May 132017
 

Sistem rudal pertahanan udara (SAM) SPYDER buatan Israel. © New India Express

India pada hari Kamis, 11 Mei 2017 menguji rudal permukaan-ke-udara (SAM) “Spyder” dari lapangan uji di Odisha sebagai bagian dari rangkaian uji coba rudal reaksi cepat jarak pendek, seperti dilansir dari Economic Times.

Uji coba ini dilakukan untuk memvalidasi berbagai parameter sistem persenjataan canggih tersebut untuk memperkuat sistem pertahanan udara India, menurut sumber resmi.

SPYDER adalah sebuah sistem rudal pertahanan udara reaksi cepat jarak pendek yang telah diperoleh India dari Israel, yang dirancang untuk menyerang target udara musuh dalam tempo yang sangat singkat, kata mereka.

Rudal mutakhir buatan Israel tersebut memiliki jangkauan serangan sekitar 15 km di dataran rendah. Bagaimanapun memiliki jangkauan lebih pendek dari rudal pertahanan udara Akash yang dikembangkan secara mandiri oleh India yang memiliki jangkauan 25 km.

Rudal tersebut ditembakkan dari peluncur mobile di kompleks peluncuran 3 yang terdapat di Integrated Test Range (ITR) di Chandipur dan menargetkan drone target, menurut informasi sumber tersebut.

Spesifikasi Sistem Rudal SPYDER

  • Jenis:
    – Sistem pertahanan udara jarak pendek (SPYDER-SR)
    – Sistem pertahanan udara jarak menengah (SPYDER-MR)
  • Negara Asal: Israel
  • Negara Pengguna: Georgia, India, Peru, Singapura dan Vietnam
  • Perang: Rusia-Georgia (belum dikonfirmasi)
  • Perancang: Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries
  • Produsen: Rafael Advanced Defense Systems
  • Diproduksi: 2005 – sekarang
  • Berat:
    – 105 kg (231 lb) (Python-5)
    – 118 kg (260 lb) (Derby)
  • Panjang:
    – 3,1 m (10 ft 2 in) (Python-5)
    – 3,62 m (11 kaki 11 in) (Derby)
  • Diameter: 160 mm (6,3 inci)
  • Hulu Ledak:
    – 11 kg (24 lb) (Python-5)
    – 23 kg (51 lb) (Derby)
  • Mekanisme Ledakan: Laser aktif dan elektromagnetik proximity dengan benturan (sekering cadangan)
  • Persenjataan Utama: 4 x Rudal Python-5 atau Derby dalam berbagai kombinasi per MFU
  • Lebar Sayap: 640 mm (2 kaki 1 inci)
  • Jarak Operasional: 1-15 km (0,62-9,32 mi)
  • Ketinggian: 20-9.000 m (66-29,528 kaki)
  • Kecepatan: 4 Mach
  • Sistem Bimbingan:
    – Infrared homing dan pencitraan elektro-optik (Python-5)
    – Active radar homing (Derby)
  • Platform Peluncuran:
    – Truk Tatra
    – Truk Mercedes-Benz Actros
    – Truk MAN TGS
    – Truk Scania P-series
    – Truk Dongfeng

  15 Responses to “India Uji Coba Sistem Rudal “SPYDER” Buatan Israel”

  1. arep koment opo yo?

  2. Aku ga komen ah

    • Kita patut berbangga ….Kita juga punya segala macam merek missile …
      Rapier …RBS 70 … mistral.. Strella …QW 3…gromm …Dan….yang made in Korea itu ..
      Lebih banyak macam nya Daripada siapapun..

  3. Aku juga

  4. KABANGETAAANNN dah…Emang Hezret Israil selalu bikin kejutan dalem hal high tech, apelagi persoalan alutsiste…RI kudu buruan buka diplomatic relationship dgn Hezret Israil trus dapetin da tuh senjate2 super canggih nyang kagak ade cacatnye, contohnye ni : Merkava, jet K -Fir, sistem Iron Dome , sistem David Sling…dll…dll..Kita adalah sodare…Menorah.

  5. hoaaaamm

  6. Lebih canggih buatan pindad ,klo pindad sistim kerja3 rudalnya banteng daya jangkau trans papua nyampe pencitraan nya , lindungi sahabat dari hukum juga para ketua preman yg baunya kemana2 , bensin ilang ,pln kegirangan ,bauuuu

  7. dari kemaren banyak yg uji coba rudal mulu
    lah kita?

    CINTIIIAAAAAA………..

    • Indonesia tidak perlu senjata canggih cukup bambu runcing….. Kalo diserang masuk ke hutan perang gerilya, amerika z kalah lawan vietnam…..

  8. Cocok nih barang buat hanud paskhas, beli aja lewat filipina atau india

  9. Berharap ada artikel yang membandingkan produk-produk militer, dari udara baik itu pesawat fighter, Bomber, Peringatan dini, dsb. dari darat bisa tank (MBT, Medium, sampe light), Panser, Light Vehicle, MLRS, Artillery, ATGM, granat, sampe Senapan serbu, runduk, dsb, dari matra laut seperti Kapal patroli, coast guard, fregate, korvet, destroyer, kapal induk, kapal selam, dsb. terus juga radar, khusus kalo artikel ini ya jenis2 rudal. baik rudal permukaan ke udara, udara ke udara, dan laut ke udara, tambah satu lagi torpedo dari kapal selam, baik itu jarak pendek, jarak menengah, dan jarak jauh. bisa di bredel habis-habisan berikut kelebihan dan kekurangan masing-masing rudal. Tampilannya dibikin grafik dan angka supaya mudah, agar para warjager semakin familiar dengan artikel terkait pe”RUDAL”an, jadi kaya semacem kamus dan rujukan, bisa dipajang di pageone on top dengan selalu terupdate. Ini bisa jadi fitur reformis buat Webpage Jakartagreater.com.

  10. AS mensubsidi Israeal baik ekonomi jg militernya, sampe warga AS sendiri iri. Bantuan militer diberi AS agar Israel beli Alutsista dr AS, tetapi oleh Israel digunakan untuk R&D alutsista dlm negrinya sampai bs menjual kembali, dimana Teknologi AS dioprek dan dikembangkan akhirnya AS byk meweknya jg dibuat anak masnya!

 Leave a Reply