JakartaGreater.com - Forum Militer
Nov 142014
 
image

Menhan dan KSAL memandangi mock up Gripen SAAB, Swedia (all photos: Telik Sandi).

Jakarta – Indo defence 2014 telah berakhir, sebuah event yang diselenggarakan setahun sekali oleh Kementerian pertahanan RI. Banyak negara terlibat untuk sekedar melihat atau pun ikut mencoba peruntungan dengan menjajakan barang dagangannya. Sebut saja Inggris dengan Eurotyphon, Perancis dengan Rafaele, Rusia dengan Sukhoi family dan Amerika Serikat tentu saja tidak ketinggalan.

Namun ada satu negara yang mencuri perhatian Kemenham dan TNI. Negara itu adalah Swedia dengan SAAB yang mampu mencuri perhatian sejenak pejabat TNI AU /KSAU dan Kemenham, dimana SAAB membawa produk pesawat tempur Gripen dan kapal siluman laut drone bonefish. Dan tentu saja KRI Klewang II yang sedang dalam proses Under Construction” di PT.Lundin, Banyuwangi.

Walaupun Eurotypon telah menandatangani MoU / kerja sama pemasaran dengan PT.DI, namun sang user sesungguhnya lah yang akan menentukan pesawat mana yang menjadi penganti F-5 tiger TNI AU. Artinya kandidat pesawat tempur masih berpeluang untuk dipilih. Sebut saja SU-35, Typhoon, F16-Block 52 dan Gripen semakin nyata.

Untuk pesawat Gripen, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia bahkan mencoba secara langsung cokpit simulator Gripen di saksikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Berikut photo-photo hasil blusukannya (by: Telik Sandi).

image

Mock up KRI Klewang II (all photos: Telik Sandi)

image

Trimaran Bonefish (all photos: Telik Sandi)

image

image

KSAU Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia mencoba simulator Gripen (all photos: Telik Sandi)

image

image

image

image

Desain KRI Klewang II (Photo: Telik Sandi)

Berbagi

  88 Responses to “SAAB Mencuri Perhatian TNI dan Kemenham”

  1.  

    Asalamualikum selamat malam

  2.  

    nomero uno

  3.  

    Pertamax…opo premium…opo solar???opo minyak tanah??

  4.  

    bagus juga d ambil tu pak rr.. yg lbih bagus tu tot nya..

  5.  

    Analisa saya Gripen tetap dibeli tapi bukan kita yang membayarnya,, kita sebagai Tester dan pengambil keputusan layak nggak dibeli agar bisa terintegrasi dengan Kohanudnas dan Kawasan,
    Bila kita ok ..yang membeli pasti ok, dan bayar, makanya Saab sibuk juga memromosikan kepada testernya , agar laku,,

    Demikian Juga F 16 block 60 ,, kita juga ikut mencobanya, walau gak ikut membeli dan membayarnya

    Imho

    •  

      Maksudnya gimana nih bung @Satrio? Kurang faham nih πŸ™‚

    •  

      lalu siapa yang bayarin bung satrio? πŸ™‚

    •  

      apakah brunei bung yg akan beli??

    •  

      Bahasany bersayap ya ,, artikan sendiri,,
      Analisa saya karena mengingat Clue poros JAB.

      Dan sekarang Pak Jokowi digambarkan dimedia luar sebagai Tukang Masak dunia yang berarti Indonesia bisa meramu masakan yang siap dihidangkan untuk perdamaian dunia dan kawasan, Imho

      Indonesia pantas sebagai Penyeimbang kawasan dan menegakan perdamaian ,untuk itu perlu Alutsista yang Kuat ,dan besar
      dan banyak yang Setuju dan memilih Indonesia sebagai the Big Brother dikawasan

      Imho

      •  

        Memang sih Bung @Satrio. Kuat dugaan mengarah kesana. Ditunggu aja lah.

      •  

        Maturnuwun copasnya list A1+++. Kalau account suspended itu artinya ada rahasia negara yang bocor. Jadi makin hoex nih!

      •  

        hoax banget!!!

        duitnya mana!!!!

        cukup tdk anggarannya!!!

        kalo yg datang hibah ohp class, missile tow & hawk, p3 orion kemudian pembelian baru f-16 block52/60, mh-60 blackhawk, ch-47 chinnok kalo jd kenyataan list diatas kadaluwarsa

        bakalan teriak2 atuh jamaah rusiaiyah wal putiniyah

        sumber gw ada mantan teman sekelas yg kakaknya pilot tni au yg ikut peace bima sena di tucson amrik

        •  

          lahh…anggaran yang 150 trilliun untuk 5 tahun dipakai untuk apa?…main gaple 24 jam selama 5 tahun???..

          ingat anggaran 150t diluar anggaran tahunan dari APBN untuk TNI.

          •  

            Bayar gaji prajurit, pembangunan markas, perawatan, pemeliharaan dsb, dsb JADI TIDAK HANYA UTK BELI ALUTSISTA SAJA!

        •  

          Janganlah Menangis gitu bung !! Jangan pesimis gitu bung?

          •  

            aye tdk menangis tapi realistis kenyataannya su35 bukanlah favorit tni-au, justru tni au lbh favorit falcon

            tawaran usa memang menggiurkan sprt
            hibah p3c orion berkemampuan aew-c dan asw,
            jatah 3 transponder satelit militer usa untuk tni au, tni al & bakamla
            hibah missile anti pesawat hawk yg sdh dimodernisasi (bosan terus mainan tni shorad & manpad)
            hibah 3 skuadron f16 block 52id
            hibah 8-10 kapal cutter class ex us coast guard untuk bakamla

            dan ini sesuai dengan mef2 yg masih berfikir pada kuantitas dan visi maritim om jokowi

      •  

        ijin dan sat kennapa kok pg nya di suspend mendadak gitu apa karena earning per day nya kecil atau karena list nya dan Nara?

      •  

        Pastilah kita bisa beli itu semua rupanya ada poros JAB, itu ya bang satrio, maaf saya di medan bang, jadi bang satrio saya panggil abang ajaya bang biar lebih dekat gitulho,so jadi sekarang indonesia udah jadi panglimanya asean ya bung untukmenjaga kawasan agar tetap aman dan tentram, karena saya lihat waktu di apek kemarin tuh presiden jokowi diapit oleh mr obama dan mr.putin yg bergandengan dgan presiden china. Kayaknya macan asia sudah bangun dari tidur panjangnya ya bang satrio.
        Hidup Indonesia raya.

      •  

        kl JAB..bisa BD
        kl pengganti F5 berarti yg bayar..au ah

      •  

        sya mafhum pak. siiip

    •  

      garudamiliter.blogspot.com/2014/11/pt-dahana-siapkan-bom-untuk-sukhoi.html?m=1

      Itu maksudnya 2 skuadron apa yah? πŸ˜€

    •  

      Oh gitu to. Jadi yg bayar negara adiknya negara tetangga kita to….baguslah klo gitu

    •  

      Maksudnya seperti principal klo di perusahaan ya ndan Satrio? Sori agak lola nih.Lam kenal ndan.

  6.  

    Memang cantik sekali mainnya TNI diacungi jempol, keep up the good work

  7.  

    Absen

  8.  

    Apapun pengganti macan tua kami tunggu asal jangan si elang botak dari negeri asu !

    •  

      sayang harapan dikau tdk terkabul

      skuadron 14 tni au bakalan pake f-16 block52+ yg msh kinyis2

      3 skuadron baru tni au untuk kawasan timur indonesia bakalan mendapat f-16 block52id hibah

      tp yg menarik tentunya p3c orion yg menurut sumber gw bakalan dipake untuk aew-c (semi awacs) jg anti submarine

      sebetulnya saya lbh berharap hibah e2 hawkeye yg full awacs

  9.  

    saya belum sempat baca, situsnya sudah ditutup duluan πŸ™‚
    hoax gimana bung?

  10.  

    Gripen pasti kebeli bro…..
    td sore habis muntah smpe ampun ampun baca list A1 diwarung sebelah.
    skg dibuka lg warungnya dah tutup wadaw……

  11.  

    Suspend…., blm sempet baca koment2nya.

  12.  

    Assalamualaikum wr.wb.
    imho
    gripen punya mesin tunggal jelas tidak cocok dengan IFX dan luas wilayah kita.
    namun cocok bila di padukan dengan kapal induk
    masalahnya kita tidak punya kapal induk :mrgreen:
    saya mau tanya rudal apa saja yang bisa atau cocok dengan sistemnya grypen?

    kalau salah ya maaf πŸ˜€

    •  

      Dengan doktrin sekarang kapal induknya pulau-pulau terluar

    •  

      [email protected] deso.. ini kira kira pensil yg dpt di pakai : rudal AIM-120 AMRAAM, AIM-9 Sidewinder, rudal anti kapal Saab Dynamics RBS 15, dan rudal serang permukaan Maverick Saab

      •  

        Ente disitu juga bung, saya kan ikut beliau. Ente pake baju apa bung? ternyata kita ketemu disitu meski gak kenal, kan Pak Moel juga barengan. Yg di Typhoon kan beliau kesitu juga. πŸ˜€

      •  

        Assalamualaikum wr.wb.
        bung Ghi, la terus sparepart pesawatnya bagaimana? bahan bakarnya gimana? pisah-pisah dong? dan tidak bisa mobile kalau untuk pertempuran udara sangat terbatas.

        bung Telik, rudalnya masih jadul ya dari ameriko lagi :mrgreen:

        bung jalo hai apa kabar wuahahaha πŸ˜†

        •  

          Ya disediakan semua. Sekarang sudah Batam, lanjut Natuna. Di timur Sorong, Kupang. Dll. Ini bicara yang terbuka ekspose detilnya. Satu-satu, makin bagus ekonomi makin banyak yang bisa disiapkan .. πŸ™‚ Pulau terluar tidak serta merta diartikan pulau benar2 di batas, tapi juga pulau yang ada di garda depan. imho.

  13.  

    Hoax…hoex…..list belanjanya sangar….tapi kalo benar direalisasikan itu masterpiece dari Jenderal Besar yang pendiam

    •  

      Yang Itu baru jilid 1, TNI angkatan Darat.

      Jumlah nya bisa bikin muntah yang ga doyan Hoaxs.
      * Ka-52 “Alligator Puluhan
      * Apache Puluhan
      * Astros
      * Pantsir
      * Buk Minah
      * Startrect
      * Leo yang jumlah nya bikin merinding sekalian TOT, senjata, cahsis,
      and armour.
      * Meriam KH

      Pokoknya Bikin mules dah denger nya.

  14.  

    Kenapa ya tni au gak kepikiran beli pesawat pemboom rusia,, kayak dekade 60an.

  15.  

    Fantasi liar q jelas gripen di ambil melalui pihak tangan ke3 ko. Imhoooooo

  16.  

    seketika poster bung karno di ruangan tersenyum lebar :))

  17.  

    maaf saudara-saura sekalian…mohon banget pencerahanya, apa benar di bagian paling depan ini SU-35, apa benar ini kita punya? http://www.youtube.com/watch?v=gR5xd6IZHkk

  18.  

    maksud bung satrio pihak ke 3 yg akn ngambil sisa’y 64 lg…saab gripen NG

  19.  

    Meriang, panas dingin, panas dalem plus muntaber abis baca menu diatas apalagi yg terakhir πŸ˜†

  20.  

    apakah ni bonnya yang di supendi bung?

  21.  

    Waduh ono opo rame2 iki? Ketinggalan bis muntah2 tadi baca di PG list 1A tapi dibaca ulang uda keburu close.List nya kira2 seperti yg ditulis bung Supar Tukino di atas.
    Pokok e jos gandos markotop! Mau muntah lagi ah

  22.  

    Hmmmm he he he Sebagian hayaLan saya betuL yah he he he :mrgreen: , biarLah rahasia menjadi rahasia , nanti takutnya warung kita ini disuspended!!!

  23.  

    Bung ST makasih atas listnya …

    Kita semua berharap seperti ini nih TNI kita kedepan dengan dilengkapi alu
    tsista yang mumpuni dan modern …

    Keinginan kita pun sama, semoga apa yg direncanakan dapat dilaksanakan ..

    Kita sangat tahu betul aspek perencanaan dapat terwujud erat sekali dipengaruhi dgn kemampuan budgeting disamping itu pula SDM yg melaksanakannya … karena saya sendiri adalah praktisi perencanaan pembangunan..

  24.  

    ane lebih suka tni au mengakuisisi rafale dan su 35

  25.  

    maaf ga baca komennya bung ST dikolom 14, udah dibabarin sama beliau

  26.  

    Di warung sebelah…….alutsista darat, laut ,dan udara yang bongsor dah ada semua, termasuk tu 22 m3 backfire, tu 95ms bear, semoga perjalanan ke mari lancar…….

  27.  

    Menurut saya. Indonesia perlu ambil ini pesawat minimal 3 skuadroe yang ditempatkan di NTT, papua bagian utara dan Papua bagian selatan sebagai pesawat tempur patroli dan penangkal. Kalo masalah penggetar memang harus menggunakan SU 35 2 skuadron yang ditempa di riau dan madiun. Utk ngimbangin F35 singapura dan australia. Jadi utk pespur2 1 engine lebih difokuskan untuk patroli dan pengejaran jika ada pesawat asing masuk. Sedangkan pespur double engine untuk daya pukul.

  28.  

    ilmuwan indonesia bikin kek ginian bisa gk ya πŸ˜€
    https://www.youtube.com/watch?v=PXWJrpA8FnE

  29.  

    Itu bukan diblokir permanen bung cuma suspended aja. Menurut ane itu langganan hostingnya bulanan dan udah jatuh tempo he..he. Begitu dilunasi ya online lagi. Mungkin admin-nya lupa due date-nya πŸ™‚

  30.  

    Indonesia Fighter
    Perpur siluman idaman anak bangsa.
    Smg lekas terwujud!

  31.  

    Dilaut kita jaya.
    Didarat kita bahagia.
    Diudara kita bangga.
    Dengan kerja keras, insyaallah hal tdk lama lagi!

  32.  

    kalo ini masuk gudang arsenal…yang mau nyerang juga ‘MIKIR”…artinya TNI sdh jadi asuransi yg berkualitas utk NKRI…

  33.  

    to good tobe true, nyampur antara yg hoax sama yang real πŸ™‚
    ayooo siapa yang bisa misah2kan?

  34.  

    Klewang II naik kelas y dari KCR jadi Korvet/Fregat..

  35.  

    Bentuk Bonefish mirip Klewang II tanpa awak..

  36.  

    beli Thypoon dan SAAB dapat TOT sedangkan SU-35 tidak, TNI AU wajib punya SU 35 karena bisa menandingi F35 australia yang segera tiba, menurut saya kalau mau kebagian tot juga tidak salahnya beli secara bertahap dulu sebanyak 6 unit Thypoon atau SAAN ( dapat TOT ) beli juga SU-35 = 6 unit tentunya bertahap ( kita punya pesawat daya getar yang tinggi walau yang ini tidak ada TOT ).

  37.  

    mudah-mudahan hoax nya benar jadi kenyataan walaupun cuma 50 % saja

    Amiin

  38.  

    hoax yg mana sih ane ketinggalan berita kayanye…

  39.  

    hoex semua. Brita tipu2..hehe

  40.  

    Pengadaan Typhoon berikut ToTnya adalah sebagai pengganti peranan F-5 sekaligus Plan B bilamana proyek KFX/IFX membutuhkan opsi mesin jet ataupun teknologi yg dibutuhkan nantinya.

    Sedangkan SU-35 adalah opsi pesawat yg tepat dan harus dimiliki TNI sebagai penyeimbang kekuatan kawasan mengingat tetangga selatan dan Utara sudah memperkuat AU nya dengan F-35 s/d tahun 2020, bila tidak demikian maka dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas kawasan khususnya kedaulatan NKRI.

  41.  

    saya sempat kopi. sedang saya konversi ke excel biar enak dilihat tabel-tabelnya. yang belum sempet masuk ke PG bisa japri via email.

  42.  

    Menhan Bahas Upaya Peningkatan Kerjasama Industri Pertahanan

    Jakarta, 7 November 2014- Pada hari ketiga penyelenggaraan ajang pameran industri pertahanan β€œIndo Defence 2014 Expo and Forum” di JIExpo Kemayoran, Jumat (7/11) Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu melakukan beberapa pertemuan dengan beberapa delegasi peserta Indo Defence 2014 Expo & Forum. Secara berturut-turut Menhan bertemu dengan delegasi lain dari Defense Staff of United Kingdom (UK), Boeing Defense, Space and Security, Northrop Grumman IDS dan Defense Committee of the Republic of Korea National Assembly. Pertemuan tersebut antara lain dibahas berbagai upaya dalam meningkatkan kerjasama di bidang industri pertahanan.

    Dalam pertemuan Menhan RI dengan Vice Chief of Defence Staff of United Kingdom (UK) ACM Sir Stuart Peach dibicarakan mengenai upaya peningkatan hubungan pertahanan kedua negara dengan mengembangkan kerjasama militer dan pertahanan dari yang telah ada selama ini. Selama ini kerjasama pertahanan antara Indonesia dan UK pada bidang pertukaran pendidikan Prajurit TNI dan pengadaan Alutsista.

    Wakil Menhan Inggris yang telah melihat fasilitas PMPP Sentul, mengapresiasi komitmen Indonesia dalam berkontribusi terhadap misi perdamaian PBB. Dirinya berharap dapat mengembangkan kerjasama di bidang misi perdamaian, pendidikan dan pelatihan, Alutsista, peralatan medis serta yang paling penting dalam menghadapi ancaman saat ini yaitu cyber.
    Menhan RI Ryamizard Ryacudu setuju dan menyarankan membentuk working group kedua negara untuk membicarakan lebih lanjut implementasi kerjasama pertahanan di bidang-bidang baru seperti terorisme, cyber, peralatan medis, Alutsista, serta pendidikan dan pelatihan. Working group ini akan diwujudkan dalam bentuk MoU kerjasama.

    Selanjutnya di tempat yang sama, Menhan juga melakukan pertemuan dengan Vice President for Indonesia of Boeing Defense, Space and Security, Yeong Tae Pak. Indonesia bekerjasama dengan Boeing dalam pengadaan 8 unit Helikopter Apache yang rencananya akan tiba pada tahun 2017. Menhan berharap dapat menambah 8 unit Helikopter Apache lagi sehingga menjadi 16 unit.

    Menhan menekankan agar dalam pengadaan selanjutnya telah disertakan Transfer of Technology (ToT) bagi pengembangan industri pertahanan dalam negeri serta pendidikan dan pelatihan bagi pilot dan teknisi yang akan mengawaki Helikopter Apache ini.

    Pada pertemuan ini Menhan juga mengungkapkan ketertarikannya untuk melakukan pengadaan helikopter Chinook karena telah melihat kehandalannya dalam melakukan operasi penanggulangan bencana tsunami di Aceh pada tahun 2005 yang lalu pada saat masih menjadi Kasad. Menhan berharap Helikopter Chinook dapat membantu dalam penanggulangan bencana di Indonesia sebagai negara yang secara geografis berada dalam kawasan sabuk gempa.
    Mr Yeong Tae Pak menjelaskan bahwa garansi dan pelatihan telah masuk dalam paket pengadaan serta siap bekerjasama dalam ToT karena dirinya telah mengetahui mengenai UU Industri Pertahanan yang di dalamnya mengatur mengenai offset. Dirinya telah beberapa kali mengunjungi PT DI dan melakukan pertemuan dengan Dirut PT DI untuk mewujudkan ToT ini.
    Sementara itu, pada pertemuan Menhan Ryamizard Ryacudu dengan delegasi dari Northrop Grumman IDS yang dipimpin oleh Mr. Glenn Brown, kedua pihak membahas beberapa hal terkait dengan industri pertahanan khususnya mengenai sistem radar.

    Dalam kesempatan tersebut, Menhan sangat mengapresiasi kerjasama dengan Northrop Grumman IDS di bidang Transfer of Technology (ToT). Alih teknologi yang dimaksud adalah untuk upgrade pesawat C-130 yang dimiliki TNI AU. Kedepannya diharapkan Indonesia tidak hanya berperan sebagai pembeli saja tetapi yang lebih utama adalah dapat meningkatkan kemampuan SDM.

    Pihak Northrop Grumman IDS siap untuk mendukung kebutuhan radar GCI untuk pertahanan Indonesia. Pihak Indonesia berkeinginan adanya kerjasama pembuatan radar dengan melibatkan industri lokal.

    Menanggapi hal tersebut Northrop Grumman IDS menyatakan bahwa Indonesia merupakan partner yang sangat penting dan berharap Indonesia dapat menjadi partner utama. Selain itu diharapkan hubungan kerjasama ini dapat terjalin lebih lama lagi.

    Sebagai perusahaan yang memiliki keahlian dalam sistem radar, Northrop Grumman IDS berkeinginan untuk mendukung militer di Indonesia dan mendukung segala sistem yang dibutuhkan seperti sistem pesawat tanpa awak (UAV) dan sistem lainnya yang dibutuhkan Indonesia.

    Pada hari yang sama, Menhan juga menerima delegasi Korea Selatan yang dipimpin oleh Defence Committee of the Republic of Korea National Assembly, Shon Inchun. Pada pertemuan tersebut, Menhan RI berharap hubungan yang baik antara Indonesia-Korea Selatan dapat terus diperlihara dan ditingkatkan di masa mendatang. Menurutnya, kerjasama pertahanan khususnya di bidang industri pertahanan mengalami peningkatan yang ditandai dengan dimulainya produksi bersama pembangunan kapal selam.

    Sementara itu, Shon Inchun mengatakan hubungan diplomatik Indonesia dan Korea telah terjalin erat sejak 41 tahun yang lalu dan hingga saat ini kedua negara telah membangun bidang ekonomi dan politiknya secara bersama-sama. Saat ini, Indonesia – Korea juga telah menjalin hubungan mitra strategis di bidang pertahanan dan untuk mewujudkan hal tersebut kedua negara telah membangun industri pertahanan atas dasar saling percaya.

    Sebelumnya pada Kamis (6/11), di tempat yang sama, Menhan RI juga telah melakukan pertemuan dengan delegasi Australia, Philipina, Rusia, Belarus dan Brunei Darussalam. Pada pertemuan dengan delegasi Australia yang dipimpin Chief of Capability Development Group of Australia Department of Defence, LTGEN John Caligari, kedua pihak membicarakan kerjasama dan persahabatan kedua negara di bidang pertahanan. Lebih khusus terkait kerjasama di bidang industri pertahanan, menurut LTGEN John Caligari ada banyak kesempatan Indonesia dan Australia untuk dijajaki bersama.

    Adapun saat pertemuan dengan delegasi Philipina yang dipimpin Ass. Sec. DND of Philippine, Patrick M. Velez, dibicarakan mengenai kerjasama pertahanan Indonesia dan Philipina yang saat ini sudah berkembang hingga kerjasama bidang pengadaan peralatan militer. Menurut Patrick M. Velez, Indonesia sudah mengembangkan kemandirian di bidang industri pertahanannya, demikian juga Philipina berharap dapat mengikuti seperti Indonesia.

    Kerjasama kedua negara di bidang pengadaan peralatan militer meliputi pembelian pesawat NC212i produksi PT. DI, Kapal LPD dari PT. PAL dan juga peralatan lainnya. Lebih lanjut pihaknya kembali mengundang dan memberi kesempatan kepada perusahaan-perusahaan strategis Indonesia untuk melanjutkan kontribusinya dalam pemenuhan alutsista Angkatan Bersenjata Philipina.

    Demikian Siaran Pers Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan RI

    http://dmc.kemhan.go.id/post-menhan-bahas-upayaa-peningkatan-kerjasama-industri-pertahanan.html

  43.  

    Mengapa selama ini tidak dimasukkan dalam pertimbangan pesawat F-15 Silent Eagle…?.

 Leave a Reply