Nov 102016
 
Project 636.3 submarine. (© Alexandr Demyanchuk/TASS)

Project 636.3 submarine. (© Alexandr Demyanchuk/TASS)

Setelah memesan tiga kapal selam dari Korea Selatan, Indonesia berencana membeli tiga lagi, sebagai bagian dari program minimum essential force (MEF).

Komite Pertahanan Kebijakan Industri (KKIP) mengatakan Indonesia belum memutuskan produsen kapal selam.

“Kapal selam yang pertama, kedua dan ketiga dikembangkan di Korea Selatan,” ungkap Kepala departemen korporasi dan pemasaran KKIP Laksamana (Purn) Yussuf Sollichien kepada The Jakarta Post di Jakarta, Kamis, 10/11/2016.

Dia mengatakan Indonesia belum memutuskan apakah akan membeli tiga kapal selam itu dari Korea Selatan.

Indonesia telah memesan tiga kapal selam serang tipe 209/1400 diesel, Chang Bogo class dari perusahaan pertahanan Korea Daewoo Shipbuilding and Marine engineering (DSME).

Angkatan Laut saat ini mengoperasikan dua kapal selam buatan Jerman, KRI Cakra (401) dan KRI Nenggala (402), yang dibangun pada tahun 1980-an. Kapal selam itu dijadwalkan non-aktif pada tahun 2020.

Selain tiga kapal selam baru, Indonesia juga berencana untuk membeli frigat berpeluru kendali dan kapal cepat rudal.

“Indonesia tidak ingin menurunkan persyaratan operasional dan teknis, jadi kami akan membeli dari luar negeri. Namun, kita perlu transfer teknologi [TOT] seperti yang diamanatkan oleh undang-undang, ” ujar Yussuf.

Sumber : Thejakartapost.com

Kiriman dari Bung : Lada Pedas
Terima Kasih

jakartagreater.com

  83 Responses to “Indonesia akan Beli Lagi 3 Kapal Selam dari Luar Negeri”

  1.  

    tes

  2.  

    ehem

  3.  

    Tessss

  4.  

    TNI AL mempunyai program rencana hingga tahun 2024 salah satunya adalah memiliki 12 unit Kapal Selam.
    Saat ini TNI AL baru memililiki 2 unit KS Cakra dan memesan 3 unit KS Changbogo, berarti : 2 unit Cakra + 3 unit Changbogo = 5 unit KS.
    Jika Indonesia berencana membeli 3 unit KS 626.3 / Improved Kilo Clas, berarti : 2 + 3 + 3 = 8 unit KS.
    Masih kurang 4 unit lagi.
    Rencananya PT PAL akan melengkapi 4 unit kekurangannya.
    Dengan sisa waktu -+ 7 tahun lagi, semoga saja PT PAL mampu memenuhi kuota target KS untuk TNI AL.
    Semoga saja KS made in PT PAL di instal komponen-komponen yang berteknologi yang terbaik.

    Salam…

  5.  

    Tes

  6.  

    wkwkwk kocak klo smpe beli dr luar lagi. trus slama ini beli changbogo dr korsel beserta tot buat apa ? buang2 duit klo ujung2ny ttp beli dr luar bukannya gunain ilmu tot untuk ngebangun atau improve changbogo.

  7.  

    Masa…..?

  8.  

    24 bang , yang 12 cadangan

  9.  

    3 amur / lada class dengan RUDAL S-CLUB

  10.  

    sy percaya,pemerintahan yg bersih di bawah pimpinan pak jokowi dpt menambah kekuatan militer buat TNI,kalau jumpa pemerintahan yg korup,jgn kan beli peralatan baru,beli seken aja susah…apalagi biaya perawatan nya