Des 122018
 

Desain jet tempur eksperimental, KF-X / IF-X © KAI via Flight Global

JakartaGreater.com – Indonesia sedang mencari cara untuk melibatkan elemen yang lebih luas lagi dari industri pertahanan nasionalnya dalam program bersama Korea Selatan untuk mengembangkan dan membangun jet tempur multiperan generasi 4,5 KFX/IFX, kata pejabat industri di Jakarta seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Rencana itu sedang dikembangkan meskipun pemerintah Indonesia menyatakan niat untuk menegosiasikan kembali keterlibatannya dalam program KFX/IFX, terutama karena meningkatnya kendala ekonomi saat ini.

Dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini yang diselenggarakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang berkolaborasi dengan Korea Aerospace Industries (KAI), pada program KFX/IFX, para pejabat mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan keterlibatannya dalam program pengembangan yang sekarang telah berjalan sekitar 20 persen.

Sebelumnya, Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI, Marsekal Pertama TNI Gita Amperiawan mengatakan bahwa selama 7 tahun progres proyek kerjasama antar pemerintahan tersebut sudah sampai tahap tinjauan desain awal untuk memastikan konfigurasi jet tempur KFX/IFX sesuai dengan persyaratan operasional dari TNI AU dan Angkatan Udara Korea Selatan.

“Hari ini kami sosialisasi kepada semua pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pertahanan, Kemenko Polhukam, untuk melihat sejauh mana proges setelah yang dilakukan insinyur Korsel-Indonesia selama fase Engineering Manufacturing Development“, terangnya.

Menurut Gita Amperiawan, setelah fase itu rampung dilakukan, kedua negara ini akan mengembangkan prototipe KFX/IFX. Pesawat-pesawat tempur itu ditargetkan akan diproduksi massal pada tahun 2026 usai uji coba dan sertifikasi.

Bagikan: