Sep 022018
 

Jet tempur multiperan Su-35S Flanker-E Angkatan Udara Rusia. © Russian MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis telah memberikan jaminan bahwa Indonesia tidak akan dikenakan sanksi dengan embargo untuk membeli peralatan sistem senjata dari Rusia, termasuk pesawat tempur Sukhoi Su-35.

Seperti diberitakan Antara News, Mattis akan terus meyakinkan Kongres AS untuk mengizinkan beberapa mitra strategis AS membeli persenjataan dari Rusia tanpa ada sanksi apa pun setelah pelaksanaan Kampanye Melawan Amerika Melalui Sanksi (CAATSA) mulai tahun lalu.

Hal tersebut merupakan salah satu poin yang disajikan Menteri Pertahanan AS James Mattis di pertemuan dengan Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu di Washington DC pada hari Selasa.

Dalam pernyataan resmi yang diterima oleh Antara, Indonesia, India dan Vietnam tidak akan terpengaruh oleh CAATSA. CAATSA telah mendapat legitimasi untuk menghukum Rusia karena diduga melakukan intervensi dalam pemilihan presiden AS dan keterlibatannya di Ukraina.

Mattis mendesak Kongres untuk meringankan sanksi terhadap negara-negara – India, Indonesia, dan Vietnam – yang secara historis memiliki hubungan dengan Rusia tetapi sekarang cenderung ke Amerika Serikat sehubungan dengan pengadaan peralatan sistem pertahanan.

Sebagai tanggapan, Menteri Ryamizard mengucapkan terima kasih kepada Mattis karena telah meyakinkan Kongres ASuntuk membatalkan sanksi. Ryamizard mengatakan bahwa pengadaan Sukhoi Su-35 telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan CAATSA.

“Ke depan, Indonesia akan membeli beberapa peralatan sistem pertahanan dari Amerika Serikat, seperti pesawat angkut C-130 Hercules dan pesawat angkut berat lainnya”, ungkapnya.

Pada pertemuan bilateral itu, kedua menteri sepakat untuk mengintensifkan kerjasama dibidang pertahanan dan militer melalui pertukaran pejabat, staf dan siswa sekolah komando, pendidikan intelijen, pertukaran informasi strategis dan industri pertahanan.

“Program kerjasama ini harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam berbagai bentuk kapasitas dan pengembangan kemampuan”, tambahnya.

Berbagi

  14 Responses to “Indonesia Beli Sukhoi, AS Jamin Tak Berikan Sanksi”

  1.  

    sepertinya rada takut juga men…. kita.

  2.  

    Jauhi Rusia & China Dekati US dg melakukan kerjasama dibidang pertahanan dan militer melalui pertukaran pejabat, staf dan
    siswa sekolah komando, pendidikan
    intelijen, pertukaran informasi
    strategis dan industri pertahanan

    •  

      Berarti anda harus ingat jasmerah… jangan lupa sejarah… mengapa Indoensia menjadi dekat dengan Russia…
      Bukan Russia yang merapat, tetapi USA yang menjaduh dari Indonesia… ingat itu…

    •  

      lantas apa yg loe dapat klu cuma jd budak asing yg papua sampai saat ini blm bisa dikendalikan?

      indonesia itu sudah lama mendekat ke amerika, loe lihatlah, apa yg loe dapatkan dari situ klu cuma jadi budak asing doang, mnding loe ariev w dekat ama agato, boleh jadi loe mendapatkan tiket utk melihat su 35 200 unit yg tdk lama lg akan tiba

      hahhaahaaaa

    •  

      Klo menjauh dari China mungkin bisa betul. Tapi klo dgn Rusia, Indonesia masih akrab tuh ! Ko ingin bukti datang sendiri ke Suriah…..

  3.  

    kan rusia dan china emang jauh dari indonesia… nahhh…kalau untuk mendekati us ane saranin ente.tarik tu pulau as kemari pake tali tambang higiigiggi

  4.  

    mumpung…..

  5.  

    Amerika yg jlimet bin ribet itu senatnya….presiden harus tunduk pada kemauan senat.Democrazy macam apa ini???

  6.  

    Nyimak dulu….sambil nunggu penampakan Agato

 Leave a Reply