Mar 222016
 

Indonesia masih membahas pembelian Su-35 jet tempur dengan Rusia dan tidak mungkin untuk menandatangani perjanjian dalam waktu dekat, ungkap seorang pejabat penting Indonesia, Kepala Pusat Pengadaan Departemen Pertahanan Laksamana Leonardi menjawab pertanyaan dari wartawan Jakarta Post mengenai kesepakatan transfer teknologi Sukhoi.

“Kami masih membahas masalah ini, setidaknya kita harus mendapatkan keterampilan perawatan dari Rusia sehingga kita tidak perlu mengirim mesin ke Rusia untuk perbaikan.”lanjutnya.

Menurutnya dari sudut pandang Indonesia, transfer teknologi cukup lambat karena kondisi yang tidak sehat dari perusahaan lokal.

“Kami memiliki anggaran untuk pengadaan senjata, tapi kami tidak memiliki anggaran untuk menyiapkan infrastruktur di industri pertahanan untuk menangani transfer teknologi. Kesiapan infrastruktur adalah domain dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Kami hanya mendukung mereka, tetapi tidak memiliki wewenang untuk melakukan apa-apa tentang itu,” tambahnya.

Indonesia berencana membeli 10 pesawat tempur Su-35 dari Rusia dan tambahan delapan lagi nantinya untuk melengkapi kekuatan satu skuadron pesawat tempur generasi terbaru untuk menggantikan F-5 yang sudah berumur puluhan tahun.

DefenceWorld

Bagikan Artikel :

  69 Responses to “Indonesia Belum Siap Transfer Teknologi Su-35”

  1. Siji

    • mungkin yang dimaksut penanda tanganan clause ToT , meliputi perbaikan , pemeliharaan , dan pengadaan suku cadang serta perakitan ,

      kalau penanda tanganan pembelian , insya allah bulan april tetap , sesuai dengan roadmap MEF 2 , tahun 2014 Poer dan 2016 dengan pak RR

      jadi permasalahanannya Tarik ulur Tot itulah intinya yang masih alot,

    • Realistik….
      Tapi ya cepat ditanda tangani donk…
      Bulan depan kan ?
      Jangan molor pak RR…

      • realistik opo..? realistik kok dibwa2

        kalau belum siap ngapain beli toh…..
        nanti2 bisa kok,kalau infrastruktur & SDM sdh siap…bru beli.
        wong home base baru sukhoi di takalar aja belum rampung.
        kalau tergesah2…nanti ada pesawat yg jatuh atau sukhoi tidak bisa terbang krna mesin dikirim ke russia untuk perbaikan…KALIAN,,,menghujat lagi…padahal kalian maunya cepet….

        KALIAN DISINI PADA GK NGERTI SABAR & TERLALU PENDEK CARA BERFIKIRNYA.>>> catet

    • TTD itu utk kesempakatan T.o.T-nya bung…..

      kalo belum ttd mana mungkin pihak Rusia mengatakan pengiriman pertama Su-35 ke Indonesia thn 2018…bisa dibilang ASBUN..

    • bantingan… bantingan…..lagi….

    • Lagi2 masalah infrastrukur, dari dulu apa yg diperbaiki, bagaimana mau membangun pespur berteknologi tinggi didalam negeri, kalau minim anggaran dan persiapan, bahkan untuk sekedar perawatan mesin saja tak mampu, bagaimana mau membangun militer yg tangguh dan modern kalau modal dan sarana untuk menuju ke tahap industri pertahanan berteknologi tinggi saja belum di sikapi dan di tindak lanjuti secara serius,,,mana slogan kita sudah kuat, dan siap perang, haruskah rakyat biasa yg jadi benteng pertahanan,,,

  2. Con esfuerzo nada es imposible!

  3. Nga siap itulah bangsa indonesia…selalu nga siap menghadapi musuh utama.. nanti papua aceh hilang.. musuh sudah dekatt… war war dimana mana.. contoh timor timor udah hilang masih bilang belum siapp.. bikin pesawat pada dasarnya sama hanya mesin saja yang berbeda.. lihat china klo nga ada motifasi bangsa nga bakalan bisa teruss..
    Jangan membatasi mengkerdirkan kemampuan bangsa sendiri..

    • hehehe bung , Khawatir ya ….
      serahkan sama TNI , semua pasti ada antidotnya ……….
      salah satu buktinya sudah reda masalah ambalat , dijamin meriang kalau mencoba lagi

      yang pasti , Timtim lepas , sipadan ligitan lepas adalah bentuk proxy Asing , yang mana RI ditinggal sendirian untuk menghadapinya
      , nah giliran sekarang , RI akan meningglkan jauh langkah setiap problema Negara Lain dengan permasalahna yang sama ,

      Tentunya pembelajaran sejarah buruk , insha allah tak akan pernah terulang kembali bagi RI

  4. mmm… hina an hanya mencerminkan keadaan kamu yang iri hati, tidak kuasa mengimbangi, jadi hanya mampu menghina…

    A lot of malaysian respect Indonesian… you should learn from others…

  5. Belum siap?!1!!…. wahhh tantangan tersendiri nih,..! yeeeaaayyyy another challenge!! Mari sama-sama kita entaskan tantangan ini!! Jaya NKRI..!

  6. Aneh banget TOT kok hanya minta ketrampilan perawatan, minta dong TOT pembuatan mesin sekalian biar nggak mubazir… he he he

  7. Ditinggal Pak Moeldoko semua jadi mental tempe…

  8. Wow total 18.

  9. Semoga Pak Moeldoko bisa segera diangkat jdi Menhan .amiiiien

  10. Mau komen apa coba lo dah gitu…?

  11. pesimis.. membuat diriku kecewa..

  12. Makanya……..jadikan Pak Moeldoko The Next Presiden……!!!
    kalau masyarakat setuju ya bisa aja.
    biar semua ga seperti ini….apa apa barang china…..dah gitu chino nya ngaku itu perairan tradisional china.

  13. Pemimpin bermental tempe ya seperti berita di atas……
    itu mental asal bapak senang.
    pemimpin saat ini tak ada bagusnya kecuali p.gubernur dan menteri kelautan.

  14. Bagaimana ini jadi kapan kita siap nya, harap kalo bisa 2-3 tahun lagi lahh kalo memang belom bisa sama sekali.

  15. MALAYSIA ITU ADALAH NEGARA OTORITER DAN MELANGGAR HAM KRNA TDAK BEBAS BER EKPRESI DI MEDIANYA SENDIRI.DAN RAKYATNYA MENTAL TEMPE KRNA TDAK MAMPU MELAWAN DINASTI KORUP.,..

  16. MALAYSIA ITU ADALAH NEGARA OTORITER DAN MELANGGAR HAM KRNA TDAK BEBAS BER EKPRESI DI MEDIANYA SENDIRI.DAN RAKYATNYA MENTAL TEMPE KRNA TDAK MAMPU MELAWAN DINASTI KORUP.,..RAKYATNYA LEMBEK KYAK TAI.HAHA

  17. Mbuletisasi

  18. ora mutu….ORA NIAT….

    JANGAN JADI BANGSA YANG PERAGU…

  19. memang pak RR ini suka menipu….katanya cuma beli 8 tok??? harus disidik ibu2 PKK nih… 🙂

  20. Ayo… C’mon wake up jendral…. Tunjukan kita bangsa pejuang bukan bangsa ambigu…. NKRI Harga Mati!!!!!!!

  21. Jenderal Moledoko layak jadi Presiden selanjutnya… Kami dukung pencelonanmu Jenderal

  22. sy heran knapa pemerintah kita bru skrng mengatakan tdk siap?

  23. Itu semua kan cara taktiknya pak RR
    Ditunggunya tgl maen nya bln April.
    Gak usah negatif thingking kyk orang2 malon gt.

  24. “Kami memiliki anggaran untuk pengadaan senjata, tapi kami tidak memiliki anggaran untuk menyiapkan infrastruktur di industri pertahanan untuk menangani transfer teknologi.”

    Jika memang spt itu kondisinya, kenapa jg beli Super Tukino, T/F-50 Golden Eagel, Heli Apache dan kapal selam CBG pak? Bukankah kita juga belum dapat keterampilan perawatan dari mereka sehingga kita tidak perlu mengirim mesin ke mereka.?

    • Untuk industri ya anggarannya di BUMN.

      • Iya saya tahu maksud pejabat tersebut bung Phd.
        Hanya saya ingin mengajak rekan2 warjag sebelum komen negatif perlu dicerna dulu maksud artikel tersebut. Pemerintah khususnya BUMN diajak utk partisipasi dan siap dalam hal pengadaan dan pemeliharaan alutsista yg ada tot nya.

  25. Q rasa ada udang di balik rempeyek dlm kata di atas

  26. hahahah…mantap…aslinya..hanya ingin…memberitahu jumlah yg akan di beli…(mungkin)

  27. ToT untuk IFX

  28. sudah cepat beli jgn bnyak omong

  29. kalo beli banyak wajarlah lama2 sedikit…

  30. hahahaha…..!! aduh, jadi sakit perut ini, dari dulu ribut mensyaratkan ToT.. Giliran mau dikasih malah mencret..!! kemaren changbogo gitu juga, jadi pengirimannya minta diundur… ampun deh..!! sorry yah, bukan mau menghina bangsa sendiri, tapi sebagai otokritik aja. makanya ucapan itu harus sama dengan kenyataan…

  31. Mohon maaf sebelumnya.. sebetulnya saya sudah lama ingin memberikan sedikit komentar pada Forum ini, namun karena masih banyak yang saya anggap lebih senior dari saya, maka komentar ataupun gagasan saya, saya pendam dulu, menunggu waktu yang tepat untuk menuliskannya.. sekarang ini menurut saya waktu yang tepat untuk menuliskan sedikit ide ataupun gagasan ini, alasannya di samping ini adalah hari Selasa, juga baru kali ini saya punya kesempatan yang cukup luas untuk menuliskannya.

    Saya terlebih dulu mohon maaf bila tulisan nanti kurang berkenan dihati dulur2 semua. Namun ide atau gagasan yang ingin saya tulis ini nampaknya tidak terlalu penting. Tetapi paling tidak menurut saya komentar, gagasan atau ide yang ingin saya tuliskan ini bisa bermanfaat bagi kita semua, walaupun saya sadar betul bahwa tulisan ini tidak original ide saya, ada beberapa yang saya ambil dari para pakar.. tetapi saya berharap apa yang saya tuliskan nantinya bisa memberi manfaat yang sebesar besarnya kepada teman2 semua.

    Ide yang akan saya tuliskan ataupun gagasan yang ingin saya ungkapkan menurut beberapa teman termasuk gagasan atau ide yang sangat bagus, namun ada juga beberapa teman yang menilai bahwa gagasan atau ide ini tidak begitu penting. Namun walau demikian saya tetap menguatkan hati dan memberanikan menuliskan gagasan atau ide itu.. sekali lagi mohon maaf bila nanti teman2 ada yang kurang setuju atas ide atau gagasan yang akan saya tulis..

    “Bagaimana pendapat Bapak Ibu semua kalau hari Jum’at nanti kita tidak usah ngantor?”

  32. kalo orang pinter melihatnya, itu namanya tidak ada koordinasi diantara kementerian di kabinet gaduh ini. Beda dengan kabinet pemerintahan sebelumnya, mereka selalu rapat antar menteri untuk mematangkan sebuah rencana dan mengambil kesimpulan untuk dibawa ke rapat kabinet umum atau rapat kabinet kordinasi. Kabinet sekarang isinya berantem mulu dan ego sektoral

  33. Huahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha…………………….

  34. pecat RR. Angkat KASAL jadi Menhan biar Wakasal jadi Kasal. Wkwkwk

  35. Sukhoi Knaapo sudah welcome TOT malah pihak Indonesia yang belum siap….??? tapi aneh juga yach hanya beli maksimal 18 unit (1 Ska) full aramanent dapat TOT. Betulkah hanya beli 18 unit padahal sukhoi pernah ditawari 32 unit..? atau Indonesia punya tawaran lebih menarik untuk Russia..??? Adakah paket-paket alutsista yang lain dan lebih gahar belum dipublish..???? ada yang tahu..????

  36. Pertamax

  37. wes tak sawang ae lakone pemerintah saiki….sak polah2 mu tinggal ngawasi hasil e mawon, upomo 5 tahun gk ono hasil e sek apik yo..tahun ngarep e ojo dipilih maneh

  38. Dibilang juga ape…industri dalam negeri aka bumn segen ngerawat mesin TVC kayak gitu. Itung-itungannya gak masuk boss,,,mending fokus ngejar peningkatan pasar jasa perawatan industri penerbangan nasional yang 70%nya masih ditampung oleh perusahaan diluar negri.

    Kalo buat tni au, dikantor ane punya dagangan yang bersahabat…ni ye ane bilangin, mesine sama kayak punya pesawat T-50. Dijamin kagak puyeng-puyeng lagi dah,,,sukur-sukur kalo belanjanya smp 2 skuadron, kan total ada 3 ska (sekitar 40an) yang menggunakan mesin GE F-404 di indonesia.

    Nah, kalo segini baru masuk dah itung2annya kalo mo minta TOT perawatan berat/modifikasi mesin didalam negeri

  39. jangan jangan yg delapan mau ambil pakfa byuuuhhhh

  40. Halah gitu lagi ngomongnya dimedia..

    Ini yg ngerri aslinya dan di izinkan utk mengetahuinya malah katawa ngakal liat komen semia di warjag ini.

    Berhasil berita yg keluae kemedia ….hihihihi

  41. Halah gitu lagi ngomongnya dimedia..

    Ini yg ngerti aslinya dan di izinkan utk mengetahuinya malah ketawa ngakak liat komen semua di warjag ini.

    Berhasil berita yg keluar kemedia ….hihihihi

  42. ya gtu lah msh tarik ulur spt tarik tambang mslh tot, hrsnya pemerintah mawas dr lah klo ga ada anggaran tuk trm tot ya knp ngotot klo beli senjt hrs tot sdg infrastruktur ga ada, niatnya bgus pingin buat psawat sndr tp apa dy kemampuan materialnya ga ada, yo nasib

  43. Menanti dan berharap yang terbaik ajah lah.. ora isoh ngopo2… hiks..hiks.. 🙁

  44. bung narayana mana yak,..

  45. .peta thn 1936 kalau ga salah laut tradisinal cina membentang..dari LCS sampai semenanjung malay terus ke selat malaka masuk teritorial pencaplokan cina..hati2 yg punya semenanjung jgn tenang2 saja ..kalau dah kejadian ..jgn nangis..nanti tak ada lg negara malay…

  46. panggil lagi Raden Wijaya, kemana ini Prabu Siliwangi, lagi ngapain Satria Piningit kaga keluar2 juga!!! saya udah kesel sama pemimpin2 sekarang, banyak cingcong, mental tempe, selalu bikin kecewa rakyat jelata kaya saya ini!!!

  47. Nyungsep semua….xixixixixixi 😆

  48. Perawatan mesin memang sangat sulit bung. Mesin turboprop aja sulit apa lg mesin jet yg uadah terpasang TVC. Industri penerbangan negara kita ya emang kayak gini tp ambil positifnya aja dengan penundaan kita bisa lebih mempersiapkannya.

  49. Coba perhatikan :
    1. Kohanudnas butuh 4 skuadron air superiority dengan jangkauan radar yang super jauh.
    2. 1 skuadron minimal 12 unit dan syukur2 ada 2 unit cadangan sehingga 12+2 = 14 unit per skuadron
    3. 4 skuadron x 14 unit = 56 unit
    4. Bukan itu saja, air superiority juga bisa untuk escorting / kawal.
    5. Yang dikawal : pespur medium.
    6. Tidak soal BUMN siap apa tidak untuk industri pertahanan, pespur air superiority radar super jauh tetap akan dibeli.
    7. Hawk, T50i dan F16 RI tidak bisa untuk air superiority, apalagi Tucano.
    8. Typhoon walau sanggup terbang lebih tinggi dari Su-35 namun radarnya masih kurang jauh begitupula gripen dan rafale radar kurang jauh.
    9. Yang memenuhi syarat ya Su-35
    10. Kesimpulan :
    a. Yakin Su-35 akan dibeli lebih dari 56 unit (lebih dari 4 skuadron) namun bertahap dan laaaaammmmaaaa seeeeeekaaaaallliiiii dan makan waktu belasan tahun.
    b. Jadi kita kudu harus mesti wajib super sabar.

  50. Warjag hari gene masih pada seneng di gocek media… Percaya aja semua msh dalan kontrol kemenhan…ga usah lebay dan pesimis… Semua berita yg beredar hanya utk konsumsi publik… Lihat Kfx/Ifx yg begitu sulit mendapatkan 4 teknologi inti dari asu bahkan korsel hampir angkat tangan saja dgn sedikit diplomasi RI bisa kelar toh..??!! Hehehehehe… Project lancar jaya dan berlanjut…Tenang aja antidot dan exit strategi sdh dipersiapkan pada semua rencana MEF dan konsep abu2 akan trs disebar utk membuat bayangan dari tujuan akhirnya… Ingat Klewang dan kapal Bakamla…NKRI Jaya.!!

  51. nunggu di gempur china baru plonga plongo

 Leave a Reply