Apr 262018
 

Howitzer CAESAR 155mm. (photo: Selvejp via commons.wikimedia.org)

Nexter Systems berhasil mempertahankan produksi self-propelled howitzer CAESAR 155mm/52 cal untuk pesanan ekspor yang sedang berlangsung dan untuk kemungkinan pesanan lanjutan dari tentara Prancis.

Selain itu, pada September 2011, Arab Saudi membuat pesanan senilai $ 210 juta untuk 32 sistem senjata CAESAR tambahan. Pengiriman pesanan ini mulai pada akhir tahun 2013. Pesanan ini merupakan tambahan dari 100 sistem CAESAR yang telah digunakan oleh Garda Nasional Arab Saudi. Nexter dilaporkan menyelesaikan pengiriman akhir dari pesanan lanjutan itu, pada paruh pertama tahun lalu, dirilis situs Armyrecognition.com, 25-4-2018.

Pada bulan Februari 2017, Angkatan Darat Indonesia membuat pesanan untuk tambahan 18 sistem CAESAR. Pesanan ini akan meningkatkan total inventaris Indonesia menjadi 55 sistem CAESAR.

Pada Mei 2017, Denmark membuat pesanan untuk 15 sistem CAESAR tambahan, dengan opsi untuk enam sistem lainnya. Pesanan ini akan meningkatkan inventaris Angkatan Darat Denmark ke setidaknya 33 sistem CAESAR.

Sistem senjata CAESAR memberikan keuntungan unik yang dapat digerakkan secara cepat di medan perang oleh unit militer. Karakteristik ini memberikan potensi penjualan yang kuat bagi CAESAR di pasar internasional. Selanjutnya, ekspansi baru-baru ini ke pasar Eropa dan Asia Tenggara, serta Arab Saudi, menandakan kepercayaan konsumen yang tumbuh terhadap artileri self-propelled yang ditawarkan Nexter.

Selain versi 6×6 yang saat ini digunakan, versi 8×8 juga dipasarkan oleh Nexter, bersamaan dengan Trajan towed howitzer. (Armyrecognition.com).

Bagikan :

  19 Responses to “Indonesia Berencana Tambah Howitzer CAESAR 155mm”

  1.  

    Lumayanlah nambah sedikit.

  2.  

    Tes

  3.  

    Indonesia ini inginnya perang dg siapa ya sbnre..

    Yg spti ini ni kita wajib malu malu malu dan malu sbg bangsa yg besar.
    Alutsista alteleri macam gini kan dah ada sejak jaman kerajaan masak masih harus impor..
    Dan lg kita jg hrs malu malu malu dan malu sbg bangsa yg besar dan kaya, dg daya beli jauh di bawah idealny..

    Jika analisis 2050 ini bnr..
    Kasihan negri ini..
    Kasihan kalian ini..

    •  

      Spy gak malu malu malu dan malu, makanya bantu cari ilmu metalurginya spy bisa buat yg lebih canggih dr yg beginian. Jng cuma ngeluh aja sambil internetan buka situs bok3p terus tiap hr ya den bagus……xicixicixi

  4.  

    Meriam legendaris.. Masa tidak ada rencana produksi didalam negeri..

  5.  

    The CAESAR (CAmion Equipé d’un Système d’ARtillerie) – Self Propelled Howitzer

    https://www.youtube.com/watch?v=oW8jrlSZi9M&feature=youtu.be

  6.  

    Saya kurang tahu doktrin perang yg seperti apa yg di anut indonesia disaat negara maju sudah mulai mengurangi senjata meriam canon nya dan mengganti dengan rudal pintar Indonesia malah menambah banyak meriam canon…

    •  

      Doktrin tempur TNI adalah Sishankamrata yg didasarkan pada Doktrin Kontinental/didasarkan pada Angkatan darat. Namun mulai dikembalikan lagi ke konsep doktrin maritim sejak MEF digaungkan, dilengkapi dg Air Superioritas.

      Meriam Artileri tetap dibutuhkan karena selain lebih murah dari rudal pintar juga lebih cocok untuk menghadapi musuh dibalik bukit atau penghancuran area skala luas. Rudal bisa menghancurkan area yg luas kalo itu pake hulu ledak nuklir.

  7.  

    Rudal secanggih apapun pasti ada penangkalnya pesawat tercanggihpun ada lawannya..naaah klo peluru altileri ceasar ini mw ditangkis pkai apa hahahhahaha…doa kalie

 Leave a Reply