Indonesia Darurat Pesawat Tempur Spesialis “Pembersih”

Pemerintah Indonesia dan Rusia masih melakukan tawar menawar terkait harga pesawat tempur Su-35. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu pada Jumat kemarin.

Harga untuk satu unit Su-35 Indonesia kemungkinan berkisar antara US$ 40-85 juta tergantung spesifikasi dan kelengkapannya, termasuk paket persenjataan yang diinginkan. Belum diketahui harga Su-35 yang diajukan pihak Rusia karena Menteri Ryamizard enggan mengungkapkannya.

Meski masih berlarut-larut diharapkan negosiasi pembelian Su-35 untuk Angkatan Udara Indonesia segera bisa direalisasikan mengingat adanya kesenjangan kekosongan kekuatan udara Indonesia menjelang pensiunnya F-5 Tiger II dan semakin uzurnya beberapa pesawat tempur lainnya, seperti F-16 Block 15 dan Su-27.

Saat ini bisa dikatakan Indonesia darurat pesawat tempur berat ‘predator’ yang bertugas sebagai pesawat tempur spesialis ‘pembersih’ pesawat tempur musuh, dimana pesawat tempur lain sudah tidak mampu melakukannya.

Meski diperkuat pesawat tempur Su-27 dan Su-30Mk2 ataupun F-16 Block 25i, namun jumlah yang dimiliki masih sangat terbatas. Bandingkan dengan Singapura yang dilengkapi 60-an pesawat tempur F-16 varian tercanggih dan 24 F-15 varian terganas. Belum lagi dengan rencana pembelian pesawat tempur siluman F-35.

Saat ini sangat mungkin hanya Su-35 yang memenuhi syarat sebagai pesawat tempur pesaing utama dari armada udara milik negara-negara tetangga. Walau dengan jumlah yang masih kecil, entah 8 atau 10, tapi dengan segala kelebihannya Su-35 bisa menutup kelemahan kekuatan udara Indonesia.

JakartaGreater