Mar 302017
 

Titan II ICBM Nuklir di Titan Missile Museum, Arizona, AS (Steve Jurvetson)

Jakarta – Pemerintah Indonesia mendesak negara-negara pemilik senjata nuklir agar segera memulai proses perlucutan senjata nuklirnya mengingat besarnya dampak senjata nuklir terhadap kemanusiaan di dunia, seperti disampaikan dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri di Jakarta, 28/3/2017.

Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, pada Konferensi Perundingan Traktat pelarangan senjata nuklir di New York (27/3).

“Situasi keamanan dunia saat ini sudah sangat mengkhawatirkan karena ancaman senjata nuklir. Untuk itu, satu-satunya cara untuk melawan ancaman dan penggunaan senjata nuklir adalah penghapusan total seluruh senjata nuklir di dunia,” ujar Dubes Dian Triansyah Djani di hadapan Sekjen PBB dan negara-negara peserta konferensi.

Menurut Dubes Djani, selama ini negara-negara pemilik senjata nuklir menjadikan alasan keamanan sebagai upaya melegitimasi keberadaan senjata nuklirnya.

Sebaliknya, Dubes Djani memandang bahwa justru keberadaan senjata nuklir tersebut semakin mengancam keamanan global. Untuk itu, Indonesia sangat mendukung dan berpartisipasi aktif dalam perundingan pelarangan senjata nuklir.

Konferensi perundingan Traktat perlarangan senjata nuklir dilaksanakan di New York sejak 27 hingga 31 Maret 2017. Konferensi itu dihadiri oleh Wakil Tinggi Sekjen PBB untuk Perlucutan Senjata, Presiden Majelis Umum PBB dan negara-negara anggota PBB.

Rudal nuklir jarak menengah Rusia RSD-10 “Pioneer” atau SS-20 Saber di Kapustin Yar museum, Znamensk, Rusia (Leonidl)

Pertemuan tersebut merupakan implementasi dari resolusi Majelis Umum PBB yang disahkan pada Oktober 2017.

“Indonesia memandang bahwa Traktat pelarangan senjata nuklir tersebut nantinya harus kuat dan tegas sehingga tidak lagi memberikan celah yang melegitimasi keberadaan senjata nuklir di dunia,” kata Dubes Djani.

Dia menekankan pentingnya memastikan implementasi dari prinsip-prinsip dalam traktat tersebut.

Dubes Djani juga menekankan bahwa negara-negara pemilik senjata nuklir tidak perlu khawatir bahwa Traktat pelarangan senjata nuklir yang sedang dinegosiasikan tersebut akan memperlemah Perjanjian Non-Proliferasi (Non-Proliferation Treaty/NPT). Sebaliknya, traktat baru tersebut justru akan memperkuat dan melengkapi NPT.

Konferensi perundingan Traktat pelarangan senjata nuklir tersebut merupakan putaran pertama dari dua putaran negosiasi yang telah direncanakan. Putaran negosiasi selanjutnya akan diselenggarakan di New York, pada 15 Juni hingga 7 Juli 2017.

Antara

  32 Responses to “Indonesia Desak Pelucutan Senjata Nuklir Dunia”

  1. Lanjutkan

  2. Dr dulu sampak sekarang tetep aj. Pesimis klou masalah ini…. Rusia sebagai penyeimbang amirika pasti tidak akan mau… Bahkan sebaliknya amirika juga gtu….

  3. saya dngan tegas menolak pelucutan total senjata nuklir
    nuklirlah yg akhirnya membuat perdamaian skala global di bumi dgn kebijakan mutual assured destruction (MAD) di tangan yg tepat.

    hidup Tenaga Nuklir!!!

  4. Setuju bung Dunjuan….!!!!

  5. Nuklir hanya alat penekan negara2 lemah , bukan solusi yg tepat utk keamanan bumi , usul saya ialah berikan utusan bersenjata lengkap buat pbb,tiap anggota punya peranan masing2, buat hukum global, pabila terjadi suatu kasus diantara negara anggota ,pbb langsung mengamankan?, dgn ini gejolak perlombaan senjata akan berkurang, dan efek2 ekonomi yg lebih merata antar negara

  6. Maksud pelucutan apa yah? Dihilangkan..? Dihapus..? Dinonaktifkan..?? Dibatasi..???

    Sebaiknya senjata nuklir tetap di-ada-kan. Jadi klo ada serangan alien dtg dgn puluhan ufo raksasa seukuran pulau jawa..umat manusia bisa menghabisinya.. Dgn nuklir tadi..

  7. indonesia darurat hulu ledak nuklir

  8. Padahal mau-mau aja kalau dapet senjata nuklir gratis dari Rusia

  9. Dagelan baru dimulai sesudah dagelan lama tdk teralisasi. Paling2 tetap diveto oleh negara pemegang veto yg notabene pemilik senjata pemusnah masal tsb!

  10. Somplak.

    Jika nuklir tdk ada, india-pakistan bakalan saling bacok.

    Jika nuklir tdk ada, Jepang-China bakalan saling tabok

    Jika nuklir tdk ada, Rusia-AS n NATO bakalan saling hajar

  11. Hehehe. Nice komen 🙂

  12. Selama pemegang veto dk-pbb msh megang senjata nuklir, gak bakalan bs dilucuti. Rohnya pbb itu di dk.

  13. Kita ikut ribut..nanti dikira ngiler..eh ngiri karena belum punya senjata nuklir.

  14. Harusnya Indonesia punya..Bukan malah melucuti

  15. Pantasnya Indonesia itu punya warhead nuklir 2000 pcs..Untuk jaga jaga kalau diserang negara fpda..

  16. Yg didesak iku sopo?..?? Amerika? Rusia? China? Korut?. Lg becanda ya?…jgn asal ahhh

  17. seharusnya menlu bilang dong sama negara anggota pbb kalo indonesia bila mau bisa saja bikin bom nuklir segede gaban. cuma indonesia adalah bangsa yg berperikemanusiaan tinggi dan lebih menyukai jalur lobi lobi drpd perang. lucu nggak sih 😀

  18. Menurut saya perang nuklir tidak akan terjadi selama masih banyak yg punya nuklir dan masih banyak yg punya antidotnya….kecuali sudah bisa bikin koloni diplanet lain…baru bodo amat sama efek nuklir…hancur ya hancur aja wkwkwkw…sekedar mengingatkan…dampak nuklir ecek2 si fat boy aja efeknya sampe sekarang masih terasa di jepang…apalagi nuklir secanggih sekarang yang berlipat2 kiloton dibanding nuklir sebelumnya…pasti pada mikirlah
    ….wkwkwkwkwkwk
    Sungguh naif sekali kalo nasib masa depan manusia ditangan nuklir….
    Doa saya…semoga Negara kita tercinta RI bisa segera mengupayakan bikin koloni di planet antah berantah dan 1 planet hanya 1 bendera Sang Saka Merah Putih….hihihihi…lama2 saya muak baca komen saya sendiri wkwkwk…maaf ya guys kalau saya kurang cerdas maklum gak makan sekolahan….hahahaha gak tedasZz Tejazzz….
    Salam 1 Planet

  19. Tebarkan T virus, untuk mencegah kehancuran dunia dari Nuklir.

  20. Setuju nuklir harus di hapus/dilarang,dan semua senjata modern juga harus di lucutkan,kita kembali gunakan pedang,panah,tombak dll agar lebih adil dl medan perang.

  21. mari kita COD nuklir dg rus..wkwk

 Leave a Reply