Apr 262018
 

dok. Kapal Selam Nagapasa 403 TNI AL. (photo: Satsel Hiu Kencana)

Okpo – Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, mengatakan setelah kapal selam kedua kerja sama dengan Korea Selatan KRI Ardadedali-404 diserahkan, maka pemerintah fokus kepada pembuatan kapal selam sendiri.

“Ini dulu disempurnakan, kapal kelima keenam itu kita buat sendiri, masak sampai lima kali tidak bisa buat-buat, kita bukan orang bodoh, banyak orang pintar,” ujar Menhan di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine (DSME), Okpo, Korea Selatan, Rabu, 25/ 04/2018, dirilis Kantor Berita Antara.

Kapal selam ketiga kerja sama dengan Korea Selatan dibuat PT PAL, sehingga setelah ini PT PAL akan bekerja menyambung bagian-bagian kapal selam yang telah dikirim dari Korea Selatan.

Penyambungan kapal selam yang akan dinamai KRI Alugoro-405 itu sudah berjalan dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa bulan ke depan.

Setelah kapal selam ketiga kerja sama dengan Korea Selatan selesai, Menhan menuturkan diperlukan beberapa kerja sama lagi hingga akhirnya dapat benar-benar membuat kapal selam sendiri.

“Kemudian ditambah dua, tiga, kerja sama, setelah itu kita bisa buat sendiri, itu arti makna yang awal dari kerja sama ini,” ujar Ryamizard Ryacudu.

Pada 1960-an, ujar Ryamizard, Indonesia mempunyai 12 kapal selam, sementara hingga sebelum kerja sama dengan Korea Indonesia hanya memiliki dua kapal selam.

Kini dengan tambahan tiga kapal selam, Indonesia memiliki lima kapal selam, tetapi jumlah tersebut dinilainya masih kurang dan setidaknya menyamai jumlah 12 kapal selam.

“Kalau tidak ya kita mundur dong, dulu 12 masa kurang dari itu, 12 saja sudah mundur, nanti akan bertambahlah, tetapi kita belajar terus kita akan membuat kapal lebih canggih dengan dasar ini,” ujar Menteri Pertahanan. (Antara).

  18 Responses to “Indonesia Fokus Pembuatan Kapal Selam Sendiri”

  1.  

    Lanjutkan !!!

  2.  

    Berarti ada kemungkinan ToT tambahan dengan membeli KS lain sepertinya kandidatnya 214 ini kerjasama turki-jerman

  3.  

    Ditambah radar dan rudalnya supaya bisa nembak rudal jelajah

  4.  

    tinggal belajar lagi sama Turki untuk tipe yang lebih besar U212 atau U214, Nanti baru sama Swedia, Lalu Perancis. Nah Rusia tinggal dilihat untuk Kilo-nya. Kalo jual terlalu mahal dan enggak bisa ToT ya udah tinggalin aja.

  5.  

    Petikan paragraf di atas “Ini dulu disempurnakan, kapal kelima keenam itu kita buat sendiri, masak sampai lima kali tidak bisa buat-buat, kita bukan orang bodoh, banyak orang pintar,” ujar Menhan di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine (DSME), Okpo, Korea Selatan, Rabu, 25/ 04/2018, dirilis Kantor Berita Antara.”….Mantaff tenan statement pak Menhan….sangat setuju….

  6.  

    baiknya memang develop dan produksi sendiri, kita hrs yakin PAL mampu buat mandiri, kalau perlu ilmu + tekno terbaru …
    lebih baik belajar langsung ke mbah Jerman, biarpun sedikit lebih mahal tapi ilmu Jerman sdh proven utk meminimalisir kesalahan produk.
    dg Jerman sy berharap ada lompatan teknologi kasel + AIP + armament nya, setidaknya berharap mampu membuat sekelas U218 dolphin setara punya Israel.

    •  

      Sepertinya jika ngejar ke TOT , ga bakalan di kasih ama TKMS, apalagi AIP nya.
      Singapura ajah yang lagi proses U218 paling canggih ga dikasih produksi sendiri.

      Road Map Sub kita sepertinya :
      Tot U209 (non AIP) – Korsel (lisensi)
      Tot U214 (AIP) – Turki (lisensi) + AIP Lokal

      TOT di Submarine ini lebih susah dapatnya daripada di pespur

      •  

        sip bung SP … sy sependapat dg anda utk tahapan nya, hanya sj sy kepikiran kalo dg Jerman …
        tahap kesatu beli block module AIP original Jerman, pasang di PAL gabung dg modul buatan PAL yg lain, program utk 3 unit kasel U214.
        tahap kedua block modul AIP dibuat di PAL, utk 3 unit U218
        tahap ketiga PAL mandiri semua nya, kewajiban lisensi tetap berlaku, mampu ekspor kasel.
        *armament disesuaikan kebutuhan AL

      •  

        Bung SP, apakah rencana kerjasama bikin Scorpene dengan Prancis batal? soalnya belum kedengaran lagi kelanjutannya.

        •  

          scorpen, u214 dll, itu baru penjajagan. level lebih lanjut dari tot u209 cbg.
          benang merahnya adalah siapa yg mau kasih tot aip plus vls itu yg dipilih.
          saya denger klo dalam waktu deket dah ketemu ini , nagapasa class hanya sampe nomer 4, selanjutnya langsung loncat ke submarine aip

          •  

            VLSnya khusus rudal jelajah ya…xixixi

          •  

            Benar Bung Indo Elite,

            Dengan AIP akan menuju doktrin Blue Ocean
            Klo VLS , doktrin kita adalah serang maritim-darat kita belum bisa dari Kasel

  7.  

    Indonesia fokus pembuatan kapal selam sedirii? Mungkin akan jd karang krna sudah terlalu lama tdk lg ke permukaan

    Hahhaahaaaaa

  8.  

    Sssssttt