Indonesia – India Coordinated Patrol (CORPAT) 2016

43
6

india-indonesia

india-indonesia-1

india-indonesia-3

india-indonesia-2

india-indonesia-4

Angkatan Laut Indonesia dan Angkatan Laut India telah berpartisipasi dalam patroli terkoordinasi (corpat) dua kali setahun sejak tahun 2002 untuk menjaga bagian penting dari wilayah Samudera Hindia dan mengamankan pelayaran komersial dan perdagangan internasional.

India – Indonesia Coordinated Patrol (CORPAT) ke 27 dilakukan dari 28 Apr hingga 19 Mei 2016. Upacara Pembukaan corpat dilakukan di Port Blair dari 28-30 April 201616. Penutupan Upacara diselenggarakan di Belawan, Indonesia dari 16 – 19 Mei 2016. Angkatan Laut Indonesia diwakili oleh kapal KRI Imam Bonjol dan Maritime Patrol Aircraft CN 235, sementara INS Karmuk dan satu pesawat Angkatan Laut Dornier mewakili Angkatan Laut India.

Indiannavy.nic.in

43 COMMENTS

  1. wajar rusu tdk mau ngasi TOT.
    indonesia beli 8-12 unit, cina aja 24 unit kaga dikasih apa2 jg koq ama rusu.
    makanya fans rusu, jgn terlalu mengidolakan rusu baek lah inilah itu lah… bangun woy…. g ada makan siang gratis… pasukan nasi bungkus aja rela panas2an demi ngisi perut kosong.

    alasan rusu jelas, alutsista strategis g gampang mo di buka jeroannya apa lagi beri peluang kerja sama/TOT klo belinya ngeteng.. jadi terima saja kenyataan pahit!

      • lebih tepatnya terlalu memaksakan suatu hal bung..
        heran saya, untuk kedaulatan masih pikir2 pd abad ini.. semoga saja tdk utk saat ini…

        india perlu dicontohi, royal dengan uang demi secuil ilmu… sapa bilang india hanya bisa beli?
        nunggu papua dicaplok, nunggu natuna dicaplok, nunggu kalimantan di caplok baru nunggu alutsista strategis dibeli? persetan yg namanya ghoib, kata agnes “TAK ADA LOGIKA”.

        langkah yg tepat sebaiknya pilih yg lebih utama sambil berjalan mengisi gap.
        biarlah sukhoi 8-10 unit full armor tak dapat TOT yg lain tetap berjalan atas kemandirian.

        maaf bung terlalu bersemangat “sumpah pemuda”

        • Saya setuju Om…pembelian Alutsista tidak hanya selalu dpt TOT..pembelian tersebut harus pikirkan formasi ke depan angkatan bersenjata kita,alutsista adalah alat utk berperang…jika sampai gagal..berarti ada tekanan yg besar ke presiden ini…padahal semakin besar tekanan…berarti menunjukan mereka semakin takut jika kita punya alat tersebut…ini pendapat saya…

      • eh dodol..
        kamu pikir dengan memberi hak pengelolaan SDA dapat memenuhi semua keinginan RI di semua lini?
        anda fikir hanya satu-dua hal yg menjadi dasar dlm hub kerja sama industri pertahanan ri-rusu? sukhoi, rudal, radar, nuklir bla…bla..bla..

        buka mata mu dol.. asu aja sdh brapa lama mengelola SDA RI..lebih tepatnya bagian timur..apa yg dapat? f16 refurbish, AIM-9X Blok 2?

        bangun dr tidur anda yg panjang.. terlalu naif jika anda berfikir demikian seolah memaksakan keinginan hati antara mimpi dengan realita..!

    • He he hee…
      Pembatalan kan baru kemungkinan bung (tapi kemungkinan besar).
      Kalo pemerintah ngotot ToT ya belinya yang banyak dong jangan cuma 8 ekor. Beli 8 squadron! Tunjukkan Indonesia besar dan kaya. Sesekali propaganda semacam itu perlu untuk membungkam negara2 usil seperti solormon dan panuatu yang mulai mengusik keutuhan NKRI.
      Tapi kalo tak mampu beli banyak, apa boleh buat. Cari yang lain. Masih ada MiG.
      Yang penting cincai lah…

    • Pesawat baru punya teknologi kunci yang perlu dirahasiakan. Sebagai konpensasi teknologi kunci adalah duit. Dalam sektor perdagangan berarti merelakan diri beli banyak. Duit ini akan dipakai buat penelitian teknologi kunci yang baru. Itu yang tidak disadari Indonesia tentang pola pikir Rusia

  2. NEGARA SUPER KAYA INDONESIA SUDAH PASTI BELI PESPUR SU 35 10 SKUADRON BESERTA BLUE PRINT NYA DAN SUDAH DI BAYAR LUNAR SEDANGKAN MALEY TIDAK AKAN BELI PESPUR KARENA TIDAK PUNYA UANG HIKS…HIKS… HIKS…

  3. tak masalah kita hormati keputusan Rusia, sama seperti kita berharap mereka memahami kita, kita saja yang mental ngemisnya gede padahal kalau Rusia sudah membuka peluang bagi kita untuk boleh beli senjata mereka apalagi dibantu kredit lunak jangka panjang itu sudah lebih artinya belilah, pakailah, silahkan kalian oprek sesuka hati nanti akan disupervisi, dengan belajar mandiri bersusah payah akan lebih baik toh pertahanan negara kuat, kalau Rusia kasih TOT ke Indonesia yang beli ketengan ntar semua negara minta diperlakukan sama spt Indonesia, repot dong. Kitapun akan melakukan hal yang sama jika jadi Rusia, ……??????? ??????…..

    • bukan….. itu adiknya sayur khan,… heheheee..
      miris aja lihat KRI kita jalan bareng tuh kapal india kayaknya kapal kita tertatih tatih ngimbangi kecepatan kapal destroyed india, terlihat pecahnya gelombang di sisi kanan – kiri kapal RI dan lajunya yang tertahan geombang, sedang destroy india lempeng saja uh kapal walau beban berat minggung yakhnot dan brahmos malah seperti ombak gak ada artinya tuh buat kapal…
      tapi dapat dimaklum KRI kita dah tua namun masih bertajik…. alias makin tua makin karat. semoga cepat ada solusi peremajaan KRI

  4. su 35 zonk hahhahaha
    sssssssssssssst itu hanya pengalihan isu sbnarnya xixixix akn ad persiapan perang besar jdisu35 sdh lunas dan lunas qlo mnurut mimpi sy.
    su35 alutsista strategis yg tdk perlu d umbar.

  5. Yah Indonesia terjepit oleh 2 kekuatan besar India dan china .Dua negara yang berseteru dari dulu . India sudah bangkit sebagai kekuatan dominan dengan blue water navy demikina juga China. India sudah mulai merangsek dari barat Indonesia ,mereka semakin aktif jauh dari homebase ,mulai berseliweran di utara acheh ,Mau tidak mau Indonesia sering terpaksa mengirim kapal perang ke perbatasan di ujung sabang . Hanya untuk memasktikan Indian navy tidak melanggar wilayah Indonesia . Dan dari pada ketemu dilaut tanpa koordinasi maka diadakan patroli bersama ,seakan ngasih tahu sama India navy ,sampai sini lho wilayahku dan jangan pernah menerobos tanpa izin.
    Untuk mengatasi hal ini alangkah rencana membentuk 3 armada di percepat sehingga seluruh wilayah Indonesia bisa di kawal .

LEAVE A REPLY