Jun 142019
 

Indonesia telah mendesain dua helkcopter AS-566 Panther untuk tugas-tugas perang anti-kapal selam. Sedangkan sembilan helikopter Panther lainnya saat ini sedang dipasang untuk multimodal missions dan akan menggantikan armada helikopter Bo 105 yang menua.

Dua dari 11 Helikopter Airbus AS 565MBe Panther Angkatan Laut Indonesia (TNI-AL) yang dilengkapi untuk operasi anti-kapal selam (ASW), kata sebuah sumber militer kepada Jane pada 11 Juni.

Sisa helikopter dalam armada saat ini sedang dikonfigurasikan untuk operasi multimodal, dan secara progresif akan menggantikan skuadron armada helikopter utilitas BO 015 milik Penerbangan TNI Angkatan Laut yang menua.

“Di masa depan, sembilan helikopter yang tersisa mungkin akan dipasang dengan peralatan ASW seperti the dipping-sonar, tetapi untuk sekarang hanya dua airframes dalam armada yang didedikasikan untuk operasi ASW,” kata sumber itu.

Indonesia memesan 11 helikopter AS565 MBe Panther baru pada tahun 2014 sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan penerbangan dan misi anti kapal selam (ASW) oleh TNI-AL. Menurut informasi yang diberikan oleh Helikopter Airbus, varian Panther yang telah dipasok ke TNI-AL memiliki bobot take-off maksimum yang meningkat di atas pendahulunya, yaitu 4.500 kg, dibandingkan dengan 4.300 kg untuk versi AS 565 sebelumnya.

Helikopter ini dilengkapi dengan dua mesin Safran Arriel 2N yang telah dioptimalkan untuk kondisi’hot and high’, dan memungkinkan helikopter untuk mencapai kecepatan tertinggi 165 knot dan jangkauan 780 km. Pesawat ini juga dilengkapi dengan rotor ekor generasi terbaru Helikopter Airbus dan four-axis autopilot untuk membantu mengurangi beban kerja pilot.

Di bawah perjanjian kolaborasi antara Helikopter Airbus dan perusahaan negara Indonesia PT Dirgantara Indonesia (PTDI), semua 11 helikopter dikirim dalam keadaan ‘green’ ke fasilitas PTDI di Bandung di mana helikopter akan menerima berbagai peralatan dan perlengkapan lebih lanjut, termasuk pemasangan mission equipment.

Janes

 Posted by on Juni 14, 2019

  5 Responses to “Indonesia Jadikan Dua AS-566 Panther Sebagai Helikopter Anti Kapal Selam”

  1.  

    Ohhhh,cuma 2 unit saja.

  2.  

    Gpp 2 unit dulu untuk uji dan menunggu perkembangan teknologi yg sangat2 pesat, yg penting kedepannya seluruh 11 unit helikopter AS565 MBE PANTHER yg dibeli tni Al memang direncanakan untuk helikopter AKS,,,step by step

  3.  

    dpt TOT apaan dr beli heli ini.

  4.  

    Tidak apa Apa..2 dulu …
    Tapi ….semoga 5 unit pesanan berikut nya sebaiknya full anti submarine warfare …100%..
    Bukan multi role lagi … bosan ..