Oct 072016
 
Uji coba senjata baru Korps Marinir TNI Angkatan Laut, RM-70 Multi Launch Rocket System (MLRS) kaliber 122 MM Vampire di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/8/2016).

Uji coba senjata baru Korps Marinir TNI Angkatan Laut, RM-70 Multi Launch Rocket System (MLRS) kaliber 122 MM Vampire di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/8/2016).

Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kerjasama dengan Ceko guna meningkatkan industri pertahanan dalam negeri. Menteri Perindustrian RI, Airlangga, mengatakan bahwa penjajakan ini dilakukan karena Ceko dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki kekuatan industri permesinan dan pertahanan.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa Menteri Pertahanan RI akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Ceko pada awal bulan November mendatang. Pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan kedua negara.

“Kedatangan mereka juga dalam rangka menghadiri pameran Indo Defence Expo & Forum. Nanti di pertemuan bilateral akan dibahas lebih dalam lagi,” kata Airlangga, seperti dilansir detik.com pada Jumat (7/10).

Kementerian perindustrian akan mengkaji berbagai kebutuhan kerjasama industri pertahanan yang berpotensi dilakukan kedua negara. Kebutuhan tersebut misalnya alat persenjataan, alat tempur, dan amunisi.

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki prospek yang cukup baik dalam kemampuan industri pertahanan dalam negeri di bidang alat utama sistem persenjataan (Alutsista). Misalnya, PT Pindad telah mampu merancang dan membuat kendaraan tempur, persenjataan, dan amunisi.

Sumber: detik.com dan kompas.com

  38 Responses to “Indonesia Jajaki Kerjasama Industri Pertahanan dengan Ceko”

  1. Semangat …bikin alutsista gado2

  2. Ayolah

  3. Perlu d tindak lanjuti..supaya bisa buat sekelas vampir..

  4. Y

  5. E

  6. S

  7. !!

  8. ??

  9. YE

  10. SS

  11. ???

  12. Unruk pengembangan SPR ya Pak?

  13. Lebih bagus tuh dibidang permesinan..bisa buat mesin sndiri lwt kerjasama untuk militer ataupun sipil… ceko terkenal dgn kualits mesinnya disamping jerman … patut ditindak lanjuti biar industri permesinan dlm negri kita maju

  14. Bung diego,
    ini yg spam banned aja sebulan…
    nge-ganggu banget..

  15. Bagus ni rudalnya ceko

  16. Indonesia darurat mesin,…selama ini hanya bisa ngrakit dan ngrakit,kapan kita bisa bikin….hhhjjmm…..smoga Tuhan menggerakkan otak para pemimpin bangsa ini…

    • Betul bung….. padahal itu merek jepang sdh berpuluh puluh tahun jualan di Indonesia, tp hanya kasih rakit mobil aja sampai sekarang, semoga ditinjau oleh oleh pemerintah peraturannya

    • Bung@G….tau toyota kijang innova????…itu 100% buatan dimari.mulai dari bahan mentah sampai diolah menjadi blok mesin semuanya di buat dimari.cuman….ada cumannya.logo toyota harus terukir distu.karena apa??? U know lah.ini mobil adalah kendaraan terlaris di UEA.

    • Kemaren2 ukraina,polandia habis ntu ceko….apa nggak pusing ngurusin seabreg kerjasama???output????…belom lagi yg dengan rusia.

    • ingat mobil timor.. bru mo buat mobil nasional dah di gugat jepang di forum internasional, dan indonesia sangat tersudutkan krn itu. justru korea yg lebih iklas transfer teknologi, brani ga pemerintah buat kebijakan lebih menekan jepang yg sudah mendarah daging menguasai pasar indonesia, apalgi di backup kongmelorot dengan alasan akan kehilangan kesempatan lap kerja dan investasi. sptnya revolusi politik dan ekonomi yg bs menyingkirkanjepang dr pasar indonesia.

  17. BORONG 1000 unit

  18. lanjut

  19. Pemasok alutsista ri utk saat ini russia, swedia, ceko, ukraine, jerman, serbia dan as tentunya…semoga yg dibeli pindad adalah perusahaan pertahanan dari ukraine…

  20. Jangan lupa alutsista dr Polandia PA.. Lumayan bagus bags.. Ajak juga kerjasama…

  21. jngn lupa tuh PKR…mesinnya buat sendiri nanti ya. .
    jngn impor mlu..

  22. Om Iblis ini kok main borong aja. Lha wong beritanya kerjasama industri kok ya komentarnya borong…..

  23. Buat mesin nasional, merknya cekindo…..

  24. Kerjasama dngan banyak negara adalah hal yang sangat bagus,karna kita tau kalau kita tidak mungkin dapat tot 100%,jadi intinya kita tot masing” komponen,contoh dengan saab kita belajar buat peluru kendali dan jg dngan turki kerjasama bikin mbt,dngan korsel kita kembangkan kfx/ifx,bukal hal yg tdak mungkin kelak kita bisa mandiri di bidang alutsista,mesinnya impor?? Untuk mesin mungkin sementara kita impor tpi perlahan saya yakin anak bangsa akan tergugah untuk menciptakan mesin sendiri entah itu pesawat,tank,kapal ,,daripada kita full impored alutsista kayak sonora

  25. Siip…

  26. semoga banyak mesin berkualitas

  27. bikin yang seperti ini, kalibernya lebih besar, diisi munisi model tthermobaric.
    dijamin luluh lantak daerah musuh.
    https://www.youtube.com/watch?v=dP2NM0BoHfY

  28. Terlalu bnyak jenis alusista akan jd momok mngerikan jika terjadi perang. Bagian logistik akan kesulitan dlm mndeploy logustik ke garis dpn. Terlebih bila ada embargo dari suplayer. Lbh bijak jika ToT dilakukan dgn negara yg kecil kmungkinannya u melakukan embargo.

 Leave a Reply