Mar 082019
 

Desain jet tempur KFX (@mbcgn.kr)

Seoul, Jakartagreater.com   –   Menko Polhukam Wiranto selaku Ketua Tim Indonesia telah mengadakan pembicaraan penting dengan Menteri Pertahanan Nasional Korea Mr. Jeong Kyeong-Doo di Kantor Kementerian Pertahanan Nasional Korea di Seoul, 6 Maret 2019, dalam rangka pertemuan tingkat tinggi (high-level meeting).

Pertemuan ini membahas mengenai agenda kelanjutan program kerja sama pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X, dirilis situs Kemenkopolhukam, 6-3-2019.

Dalam kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan September tahun lalu, Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo telah memutuskan untuk melanjutkan program kerja sama pengembangan jet tempur KF-X/IF-X. Keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan hubungan strategis (strategic partnership) antara Indonesia dan Korea Selatan yang selama ini sudah berjalan dengan baik dan semakin erat.

Menko Polhukam Wiranto bertemu Menteri Pertahanan Korea Selatan Jeong Kyeong-Doo di di Seoul, 6-3-2019. (@ Kemenko Polhukam)

Walaupun saat ini pemerintah Indonesia sedang fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara yang merupakan aspek vital bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan, namun pemerintah menganggap kerja sama pengembangan Jet tempur KF-X/IF-X bersama Korea Selatan ini sangat penting untuk kemajuan teknologi dan pertahanan negara.

Kerja sama pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X dengan Korea Selatan merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan SDM Indonesia untuk menguasai teknologi kedirgantaraan generasi 4,5 yang sejalan dengan roadmap Revolusi lndustri 4.0 yang diluncurkan Presiden Joko Widodo.

Posisi kemampuan engineer lndonesia saat ini dalam penguasaan teknologi pesawat tempur Jet masih belum memadai sehingga diperlukan loncatan yang signifikan dalam peningkatannya.

Diharapkan proses kerja sama pengembangan KF-X/IF-X yang sedang dilaksanakan di Seoul ini dapat mencapai kesepakatan yang akan membawa dampak positif terhadap penguasaan teknologi industri dirgantara nasional, serta memperkuat potensi pertahanan negara.

Komponen Pertama

Sebelumnya, Industri penerbangan Korea Selatan KAI, pada Kamis 14-2-2019, mengadakan upacara pemotongan bulk head, bagian depan fuselage pesawat tempur KF-X, dirilis Laman Facebook KAI, 14-2-2019.

Semua karyawan KAI akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pengembangan KF-X yang sempurna, ujar laman KAI.

Peluncuran komponen bagian fuselage pesawat tempur KF-X, 14-2-2019 (@KoreaAerospace)

KF-X akan memimpin pengembangan industri penerbangan dan pertahanan diri Korea. Semua anggota KAI akan melakukan yang terbaik untuk membuat pengembangan yang sukses.

Menurut laman facebook Republic of Korea Armed Forcesball, komponen ini adalah bagian pertama yang diproduksi untuk prototipe KF-X, yang dijadwalkan akan diluncurkan pada tahun 2021.

  25 Responses to “Indonesia – Korea Selatan Bahas Program Pesawat Tempur KF-X/IF-X”

  1.  

    apakah nanti kl seandainya ada pergantian pemimpin.proyek sprt ini akan trs berlanjut?

  2.  

    Ini jaman dari Sby sampai sekarang benar2 perjalanan yg panjang

  3.  

    Inilah alasanya knpa prioyek pesawat selalu gagal. Karena amerika tidak senang dg negara islam.

  4.  

    Pertanyaan nya adalah, sejauh mana andil enjiner2 kita dalam project ini? Kalau msh jadi “tukang jahit” pesawat, project ini tidak ada guna nya. Fase2 awal project ini lah yg harus di kuasai oleh kita. Saya bukan enjiner, jadi tidak tahu nama fase2 nya. Tapi yg pasti, fase akhirnya hanya “menjahit”.

    •  

      Dik, Nurtanio yg sekarang jadi PTDI itu awalnya juga cuman “menjahit” aja. Abis itu baru bisa berkembang buat N-250 Gatotkaca terus sekarang N-219.

      Dengan duit yg cekak Indonesia bisa ngerakit pespur canggih setara negara maju dg local content yg bakal terus bertambah jelas suatu kesempatan dan loncatan besar buat Indonesia dik.

      Lo kira negara yg cuman bisa beli peapur 11 biji bayarnya pake biskuit kaleng mau disuruh buat pespur sendiri gitu?? Ngimpi Dik. China aja yg kaya raya gitu aja kesulitan buat pespur made in sendiri kalo gak njiplak atau nyuri blueprint sana-sini.
      Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  5.  

    Opo Meneh sing di Bahas iki……….Ora PeDe

  6.  

    Susah kalau berguru sama LM, sudah pelit, mahal, persyaratannya macam2, tidak bisa sesuka hati dipakai untuk pertahanan tanpa tidak izin dulu, juga produk nya ringkih ngambekan pula

    😎

  7.  

    Indonesia banget….gitu…