Jan 132014
 
KFX C103 twin engine

KFX C103 twin engine (photo: An seung Beom)

Jakarta. Wakil Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan Deputy Minister for Budger Office, Ministry of Strategy and Finance atau Deputi Menteri Kantor Anggaran, Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan, Bang Moon Kyu, di Kantor Kemhan RI, Jakarta, Senin (13/1/2014)

Maksud kunjungan pejabat Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan tersebut untuk membahas kerjasama Industri Pertahanan kedua negara, khususnya kelanjutan proyek kerjasama strategis jangka panjang Pesawat tempur KFX/IFX. Selebihnya pada kesempatan pembicaraan kedua pejabat negara ini juga dibicarakan kerjasama pembangunan Kapal Selam.

Wamenhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima menerima kunjungan Deputy Minister for Budger Office, Ministry of Strategy and Finance (photo: DMC)

Wamenhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima menerima kunjungan Deputy Minister for Budger Office, Ministry of Strategy and Finance (photo: DMC)

Perkembangan kerjasama kedua negara di bidang pertahanan, diketahui saat ini merupakan posisi tertinggi sejak 9 tahun terakhir. Kedua pemerintah diharapkan dapat menjaga, memelihara serta mendukungnya menjadi lebih aktif lagi.

Turut mendampingi Wamenhan, Kabalitbang Kemhan, Prof. Dr. Ir. Eddy S. Siradj, M.Sc dan Korsahli Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Marsdya TNI (Purn) Eris heriyanto. (dmc.kemhan.go.id)

  92 Responses to “Indonesia – Korea Selatan, Hitung Biaya KFX / IFX”

  1. Hayo mo datang minta uang lagi ya……

    • minta uang korsel mah negara kaya,, jadi gak begitu butuh ngemis minta uang ke kita malulah ya mungkin minta jatah proyek pertambangan, negara kita kan negra kaya SDA semua negara di dunia juga tau xixixixi

      • Positive thinking aja ?ŕŏŏŎ,….ini kan program G to G….bwt kmajuan NKRI ?ŕŏŏŎ,….

      • Korea tidak kaya2 amat … Ekonomi mereka di topang oleh 10 konglomerat industri. Bayangkan yg terjadi jika Samsung dan LG (elektronic dan Handphone) tidak dibeli lagi…. Samsung sendiri omset kira2 600-800 Trilyun dgn profit 80 Trilyunan.
        Korea jg miskin bahan mentah dan pangan. Mereka banyak disupport USA.
        Jika Industrinya tidak dibeli negara lain lagi (termasuk industri perang!), maka alamat ekonomi Korea kiamat….

  2. Sejauh ini, ToT dgn korsel terbukti (LPD) atau dalam proses terbukti (Cbg). Demikian pula ToT dgn belanda (Sigma)

    • Benar, awalnya mereka meragukan kemampuan kita dengan alasan belum adanya infrastruktur untuk menunjang proses TOT ini.
      tapi kalau tidak dipaksa untuk belajar dan menyiapkan infrastrutur tersebut, trus mau kapan TOT-nya?
      Kalau mau maju, segala sesuatu memang harus dipaksa.

      Jadi ingat debat lingkaran setan (di treat apa ya? lupa), mana antara pembangungan hilir atau pembangunan hulu yg harus didahulukan.

  3. Menyimak ªjª deh hehehe…

  4. Masih nunggu komeng sepuh-sepuh deh, masih sepi nih……

  5. Bagus, yang penting tetap jalan terus proyek ini…

  6. indonesia agar lebih berhati hati dalam deal TOT dengan korea
    POSCO milik korea sudah mulai beroperasi dicilegon jawa barat.

    • ya tapikan saham pemerintah juga ada di POSCO itu ,,pelan2 ja dulu nanti klw TOTnya dah lancar baru kita nasionalisasi POSCO macam perushaan INALUM milik jepang selama 30 thn akhirnya sekarang resmi jdi mlik kita,tinggal si BLOK MAHAKAM kntraknya habis 2017 hanya pemerintahan yg baru terpilih yg mampu menjawabnya keuangan negara kita sekarang sbnarnya sudah mampu utk akuisisi perusahaan2 asing tapi ya itulah mngkin kondisi yg lom memungkinkan ;;;;;;ya mungkin juga

      • @Noah, kalau berbicara keputusan blok MAHAKAM, mungkin akan berbanding lurus dengan kedatangan alutsista dari negara yang sekarang sedang mengoperasikan blok tersebut, yang konon menawarkan tehnologi untuk matra udara kita lengkap dengan TOT-nya.

        Seperti komentar bung Noah diatas menjawab pernyataan saya yang no 1, kalau Korea minta proyek SDA kita, sebenarnya ini bisa menjadi daya tawar kita untuk mendatangkan atau kerjasama tehnologi untuk alutsista kita yang lebih canggih plus TOT juga jangan lupa.
        Bahasa kasarnya lu orang kl mau proyek brani kasih kita apa?.
        Korea sudah punya banyak proyek lho di kita, salah satu yang besar yakni dengan PERTAMINA yaitu PATRA SK.
        Kalau ada pencerahan silahkan.

      • maaf oot ..ga tahan pengen koment 😀

        1966-2014 ToT Amerika to Indonesia :

        Apa gaya Debat DPR yg ribut2 begitu..??
        atau gaya partai2 yg sok membawa aspirasi rakyat ..??

        kalo ini memang ToT..artinya sudah tercapai ya… 😀 😀

  7. Bung Diego bukannya status proyek KFX/IFX berubah menjadi jangka menengah / medium ??

    • Awalnya pembicaraan seperti itu. Tapikan sempat ditunda oleh Korsel. Pembicaraan di Korsel masuk ke dua jenis KFX:
      1) KFX C103 twin engine buatan Korea Aerospace Industries (KAI), dan
      2) KFX E Single Engine buatan Agency for Defense Development (ADD)

      Militer Korsel tampaknya memilih KFX C103 twin engine karena opsi untuk menjadi Gen 5 lebih besar.

      Kemhan memasukkan proyek ini dalam jangka panjang. Syukurlah berarti serius dan tidak bisa dipotong di tengah jalan. Kalau melihat kemampuan teknologi Korsel, jika mereka kerjakan, tak lama barang ini kelar.

      • gitu ya mas..berarti kalau proyek ini sukses maka besar harapan akan ada pengembangan IFX ke gen 5 dong mas..

      • Sedang dikembangkan Korsel ke arah sana, makanya “internal weapon bay” terus diperbesar dan mengunakan twin engine. Model KFX C103 dengan C103 iA, sudah banyak berubah.

      • Terbalik kali Om..!
        1) KFX C103 twin engine, itu Design nya ADD/CRDC ( korea 70% + indonesia 20% + 10% KAI)
        2) KFX-E Single Engine, designnya KAI , u/ jaga2 kalau C103/203 tidak disetujui parlemen.
        agar project KFX tidak mati dan KAI tetap dapat proyek.
        source:
        >KAI’s model, the KFX-E, was designed by the company as a single-engine aircraft with most systems developed for the T-50 trainer and no internal weapons bays.
        >The ADD fighter is a twin-engine plane and would require more domestic systems development. There are actually two ADD proposals, the C103 and C203, both weighing 11 tons empty.The ADD designs have the advantage of being worked on with Indonesia, the main foreign partner.

  8. korean : sory gan rudal yg om minta untuk cbg…ga di rekom ma mamarika… syafri : oh gak masalah!!!.. asal u bikin cbg sesuai spek yg i pinta… korean ; ndalem…ndoro..

  9. gara2 uu minerba, korea baik2in indo. pemerintahan sby takluk sama amerika doang.

  10. Ada yg tau bocoran pembiayaannya nggak??

  11. Ini yang datang ke Indonesia hanya sekelas deputy makanya yang nemuin adalah Pak SS
    Yang dibahas mungkin yang umum umum saja menegaskan dan melaporkan bahwa proyek proyek kerjasama antara Indonesia dan Korea berjalan sesuai dengan yang sudah disepakati…
    tidak ada hal baru yang Signifikan.

    Apakah Korea lagi galau juga karena banyak agennya yang ikutan di formil Indonesia
    yang menyiratkan ada Plan B (isue)
    jadi harus ngirim delegasi untuk MENEGASKAN bahwa IFX?KFX tetap berlanjut
    dan Indonesia supaya adem dan kagak khawatir.
    Kita sih ngikutin aja gimana kemauan Korsel kan kita cuma ikutan 20 persen pembiayaannya..
    kalau nanti biayanya membengkak yaa dikonsultasikan dulu dong ama DPR nya apakah kita ikut terus atau tetap ikut tetapi prosentasinya turun dan jatah pesawatnya nggak sampai 50 biji,

    kita gak boleh percaya 100 persen kepada korea karena takutnya menjurus ke Musrik
    maaf becanda
    hehehehe

    • To be honest, jika proses ToT IFX hanya cukup untuk Indonesia membangun pesawat latih saja atau UAV canggih saya sudah akan sangat senang 🙂

      Kecuali jika mulai tahun ini pemerintah mulai memberi perhatian lebih untuk anggaran riset dari APBN, inimal setara proporsi Singapur, baru ada harapan optimis penguasaan dan pengembangan teknologi. Jika urusannya pengadaan, beli lebih gampang.Tapi jika yang dikejar adalah kemandirian alutsista pespur maka jalan masih panjang dan berliku.

      ToT sangat diperlukan karena tidak jadi harus mulai dari nol, namun tanpa budaya R&D yang kuat, maka 5-10 tahun lagi pasca IFX jadi kita akan kembali tertinggal (lagi) dan butuh ToT (lagi) untuk next level of technology

      • * Seputar ToT…and… ToT *

        Dlm pemikiran gue sendiri :
        Tentu semua pekerjaan dari A-Z sehingga menjadi “Prototype final” yg dilanjut dgn Maasive production, termasuk semua perhitungan2 baik teknis juga biaya project secara detail dan menyeluruh.

        Masalahnya :
        1. Setelah mendapat semua ilmu Korea secara ToT, jika memiliki keinginan membuat Kelas Fighter diatas IFX/KFX apakah harus mencari ToT Lagi.(negara Berbeda).??
        2. Apakah setelah acara ToT ini selesai, NKRI memiliki kemampuan membuat Engine sendiri..?? Avionic sendiri..?? atau hanya terbatas pada kemampuan Design dan assemblingnya saja, sementara komponen Engine dan avionic tetap Import (Wamenham tempo hari Nego Produsen P&W Kanada, supaya buka Sole Agen di kita)
        3.Secara Hukum, katakanlah begini kedepannya IFX didorong Engine saturn117s..apa boleh..??

        # trimakasih, kalo ngawur harap dimaklumin z..:D

        • 1.Tidak perlu Kalau sdh bisa ilmu menjahit tinggal mengembangkannya saja contoh bikin LPD..SS 1 /SS 2,,.Anoa..dan N250
          2.Tidak,,,bikin engine perlu dana yang besar ..cina saja belum bisa bikin,dan menyiapkan anggaran sebesar 152 Triliun (sebesar dana MEF I kita) untuk riset teknologi, desain, dan material untuk industri mesin pesawat
          dan kita masih belajar ketaraf asembling saja antara .airframe.avionik dan engine
          3.Kalau program KFX/IFX kita harus nurut mereka memakai mesin apa,
          tetapi pengembangannya yang murni IFX (entah pakai nama misal srikandi) kita bisa memilih mau makai saturn,atau snecma,atau RR.sesuai dengan yang kita inginkan dan sesuai keingina negara lain yang mau membeli srikandi

        • Menurut saya tergantung sejauh apa ToTnya, teknologi pesawat siluman sangat dilindungi. Dan saya rasa tidak akan diberikan diatas nampan lewat kerjasama. Apalagi skema kerjasama 80-20 😀 Dan seperti yang bung @Satrio sampaikan China masih tergantung pada Russia untuk mesin pesawat tempur kelas atasnya. Untuk mengejar ketinggalan pemerintah China menggelontorkan dana besar khusus untuk mengembangkan mesin pesawat di dalam negeri.

          ToT adalah lompatan ke depan, namun untuk menjaga momentum itu tetap saja diperlukan budaya R&D yang kuat. Oiya, alternatif ToT adalah nyolong teknologi :mrgreen:

          • Lebih tepatnya SPANYOL 😀 😀

            Betul Budaya R&D harus diperkuat, minim2nya Pespur yg di Grounded itu dimasukan ke Kurikulum setingkat STM untuk diurai dikenali setiap Module dan functionnya, lalu Re-assembling.

            Dalam pemikiran gue (Gen 4 kebawah), untuk sekedar Assembling (Hasil ngejiplak) atau Design Airframe Pespur, masa iya PT.DI ga mampu..?

            Bahkan kita denger2 setingkat SU-30 MK2 (post assembling) dilakukan disini (juga khabar ada pembelian Engine2 baru).

            Apa wahana Pespur Modern memang memiliki Software sebagai pengintegrasi berbagai modul dan fungsi electrical component..??

          • IMO- sepertinya memang masa depan Autsista lebih besar di porsi elektronik daripada mekanika. Contohnya pesawat modern saat ini sangat tidak aerodinamis (ngejar score RCS) dan harus mengandalkan komputer agar bisa terbang. Hal yang sama juga terjadi dalam persenjataan (AAM/SAM), elektronik semakin besar perkembangannya daripada hulu ledak. Hanya saja untuk rudal mekanika dan elektronika masih berjalan bersama.

            Trend ke depan adalah senjata taktis jarak jauh daripada senjata strategis. Alasan sederhananya senjata strategis macam nuklir mahal biaya urus namun mempunyai opsi dan kemungkinan guna yang kecil. Saya baca US dan Russia mengembangkan senjata taktis jarak jauh, China baru saja menyusul. Rata2 kecepatannya hypersonic 5-10 Mach dan sangat presisi. Itu artinya mekanika dan elektronika, sedang hulu ledaknya semakin kecil dan bahkan tidak menggunakan hulu ledak.

            Senjata kimia apalagi nuklir hanya cocok bagi para warmonger dan maniac. Nuklir yang akan mengancurkan segala macam tanpa pandang bulu baik tentara, sipil, wanita, anak2, hewan, tumbuhan dan bahkan merusak alam untuk waktu yang lama dengan radiasinya.

            Sebagai Muslim saya rasa Nuklir sama sekali tidak Islami :mrgreen: Dari segi politik dan ekonomi Indonesia akan dikucilkan dunia jika mengembangkan senjata pemusnah masal, lihat saja kondisi ekonomi Iran yang minus selama embargo. Maaf nitip pesan sponsor di sini gan 😀

          • @ BUNG NOWYOUDONT

            #Senjata kimia apalagi nuklir hanya cocok bagi para warmonger dan maniac. Nuklir yang akan mengancurkan segala macam tanpa pandang bulu baik tentara, sipil, wanita, anak2, hewan, tumbuhan dan bahkan merusak alam untuk waktu yang lama dengan radiasinya.#

            TIDAK SEMUA MERUSAK DEH..(.tak berbobot anda)

            bagaimana dengan yang ini…?

            #EMP Weapon atau nuklir elektromagnetik. Merupakan senjata nuklir yang diledakkan dari ketinggian yang sangat tinggi dan akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang begitu kuat sehingga merusak seluruh perangkat elektronik dan listrik. Untuk mencegah kerusakan akibat gelombang elektromagnetiknya, Bungkus perangkat elektronik dengan tembaga atau alumunium foil dan kubur dalam tanah. Selamatkan barang yang bermanfaat nantinya seperti senter, radio atau alat-alat lain yang memiliki perangkat elektronik. Kalau TV dan ponsel? terserahlah…. hehe…”

          • bung @MERAH PUTIH, aplikasi nuklir damai untuk PLTN atau pengobatan dan pertanian saya dukung. Jika yang dikejar adalah EMP maka ledakan nuklir bukan satu2nya cara 🙂

            Ketika anda bicara Nuklir Pakistan saya berasumsi thermonuklir, bukan efek EMP-nya saja. Dan tetap saja walau hanya akan diledakan di stratosphere dari segi politik serta ekonomi bukan usul yang bisa diterapkan untuk Indonesia, lagipula siapa yang akan percaya? Indonesia ikut menanda tangani Nuclear Non-Proliferation Treaty, konsekuensi memaksakannya hanya akan berakibat kemunduran akibat embargo.

            Memaksakan teknologi pesawt JF-17 dan perenjataan Nuklir Pakistan untuk Indonesia hanya dgn alasan kesamaan agama saya kira tidak tepat dan bisa dikategorikan SARA. Berusaha menyempitkannya pada untuk ngejar efek EMP-nya malah semakin tidak masuk akal. Apa masuk akal mengorbankan ekonomi dan politik negara hanya demi efek EMP thermonuklir? Masih banyak alternatif lain yang jauh lebih masuk akal dan rasional serta less suicidal

          • @ Merah putih oke banget..
            Okelah kalu begitiu.
            I see

      • bung nowyou apa kabar?
        baru mengudara lagi
        sehat kan bung?

  12. dari 100% biaya ,korea 80%. Indonesia 20% ,di artikel terdahulu bilangnya indonesia dapet 50biji,eh sekarang merosot 24 biji, apakah dari target ada kekeliruan ataukah ada penurunan .bilangnya “akan” membuat 250 pesawat,korsel 200an indonesia 50an. Kenapa bisa turun seperti sekarang bung.
    Apakah ada kendala atau kah ada ancaman dr SAM, untuk korsel mengenai ifx/kfx.

    • Jelas jadi MAHAL hitungannya…kalo cuma 24 gadget…

      5 Milyar dollar dapet SU-35S berapa ya..?
      atau Grippen…

      • bung Donnie, klo misal 5M buat beli kita malah gak dapat teknologinya…gak msalah keluar modal asal hasil yg didapat dr proyek ini setara…jd kemungkinan negara kita produksi jet tempur sndri terbuka lbar

        • Hu’um paham, tapi kita pun mesti berhitung dgn kritis, maksud gue begini.
          Kejadian menunda Project IFX/KFX itu z sudah merupakan bentuk kerugian bagi kita, Penurunan Jumlah Unit dari 50 ke 24 yg akan kita terima itu pun Kerugian Lanjutannya, (berdasarkan informasi WARJAGER disini pula) Grippen membuka opsi lain.
          ————————–
          Membeli ToT (IFX/KFX) berhadiah Pesawat VS membeli Pesawat Berbonus ToT (grippen).
          ————————–
          Mana yg paling Menguntungkan disini, toh hasil akhirnya sama…untuk Kemandirian create Pespur dalam Negeri.
          – IFX/KFX setelah jadi “prototype final” pun akan melakukan sederet Ujicoba lapangan, ini berbeda dgn Grippen yg suda JADI.

          Jangan sampe mendapat 5 unit pun kita menjadi HO’OH z setelah mendapat argumentasi dari pihak Korea yg tentu z akan dibuat Logis.

          # kita kembalikan kepada SESEPUH disini ..analisa advance nya…:D

          • Opini saja bung Donnie. setelah tahap emd, Indonesia dengan sendirinya sudah mempunyai gambaran yang jelas dan utuh tentang “know how pembuatan pespur gen 4++”. Mengapa demikian karena tahapan berikutnya hanya maspro dan pengembangan saja. pada saat itulah gunanya kerjasama dengan pembuat pespur yang lebih terkenal (gripen/rafale/ef/knaapo), agar tidak terlalu gaptek. ada beberapa isu yang mengharuskan ijin dari us untuk beberapa komponen penting. hal tersebut bisa disiasati dengan multi sourcing.

            Jika supply aman masalah selanjutnya yang harus dihadapi adalah bagaimana mengintegrasikan sub system tersebut agar menjadi handal. Bagaimana kita bisa meraihnya jika source code dari system utama saja tidak bisa membuat. kondisi paling realistis sekarang adalah penawaran dari saab yang berani menawarkan source code terbuka (open source). source code tersebut akan memungkinkan kita untuk menggunakan persenjataan dari timur dengan system utama dari barat. mayoritas produk nato adalah rendahnya biaya maintenance dibanding produk timur. sedangkan akses persenjataan produk timur lebih mudah dibandingkan dari barat. semoga saja kasus serupa juga berlaku dengan tot dsme 209 kita.

          • sistim gado” yg seperti bung alugoro terapkan emang pas untuk NKrI dengan dana yg cukup dan amat CEKAK,,biaya operasi yg muahal buat pespur dr timmur, shg diganti ke barat,tp dg senjata yg mumpuni diambil dr timur itu udah pas.apalagi pengalaman TNI yg sudah terbukti dalam mengaplikasikan rudal yakhont ke van speijk,
            belajar emang muahal tapi dengan hasil yg memuaskan bila (kfx/ix terwujud) perpaduan ini yg slanjutnnya di tiru oleh ruskie untuk mmengembangkan kasel l dengan italia,

            aapalagi setelan men EsdM berkata kalao indonesia perang hanya cukup 2 hari sebagai bukti lemahnya kita ,tapi tidak untuk TNI sebagai contoh latgab 2013 yg selama 40hari dari berbagai matra,
            kembali ke ifx.. Bila indonesia sudah kuasai air sebagian dr ifx kalaopun berhenti indonesia setidaknya bisa belajar dr membuat mmisal air frame nya, sama spt jet KFIR milik isra’ yg tak lagi di kembangkan tp mereka mampu memmbuat UAV yg sangat populer di banding USa.
            (maaf oot org awam

  13. Pihak kroya dateng dan jelasin masalah dan lanjutan projek kfx/ifx sambil ngitip dana yg siap di gelontorkan kemhan ….

  14. di balik projeck kfx/ifx korindo sebuah ambisi indonesia untuk mempecundangi amerika dan sekutunya kelak.

  15. Info Militer Indonesia/Internasional

    Pakistan Tawari Indonesia Produksi Pesawat Tempur Bersama Pesawat tempur JF-17
    Jakarta (ANTARANews).

    Pakistan menawarkan Indonesia UNTUK memproduksi pesawat tempur JF Bersama-17 “Kami menawarkan kerja sama pesawat tempur JF Produksi-17 Kepada Indonesia. Sebelumnya,Kami Sudah melakukan kerja sama serupa DENGAN Cina, “kata Menteri Urusan Pertahanan Pakistan federal Chaudry Ahmad di Jakarta, Rabu. Usai penandatanganan nota Kesepakatan Kerja Sama Pertahanan RI-Pakistan, AGLOCO mengatakan, pihaknya Telah BANYAK BANYAK melakukan kerja sama pertahanan
    Industri DENGAN sejumlah Negara seperti Cina. Selain pesawat tempur JF-17,Pakistan juga menawarkan kerja sama Industri Kapal Patroli.

    Menanggapi ITU, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pihaknya masih menjajaki kemungkinan kerja sama DENGAN Pakistan tentang Pembuatan pesawat tempur JF-17. Ia mengatakan, Pakistan Telah melakukan Produksi pesawat
    temput JF Bersama-17 DENGAN Cina.

    “Produksi Bersama mereka mencapai 500 unit, Dari Jumlah ITU, 350 Unit UNTUK Pakistan murah sisanya UNTUK Cina. JF-17 merupakan pesawat tempur Generasi 4 + atau Lebih Canggih Dari Sukhoi murah F-16 Yang Kita punya,” ujar Purnomo.
    Sementara ITU, Wakil Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan, kedua pihak membicarakan kemungkinan Akan Produksi Bersama pesawat Utama Sistem Senjata alat seperti pesawat tempur JF-17 murah Kapal Patroli terbentuk setelah
    kesepakatan Produksi Bersama (perjanjian produksi bersama).

    “Setelah terbentuk ITU PADA Oktober mendatang, Kita baru mendata apa Akan Bisa Saja Yang dikembangkan kedua pihak. Namun, selama ini Indonesai Telah Membeli sejumlah amunisi kaliber gede. Jadi Terlalu dini, jika Kita Langsung cara
    membuat kesepakatan,” ujarnya.

    Pesawat Yang diproduksi Pakistan-Cina JF-17 Telah dipesan ANTARA berbaring Azerbaijan murah Zimbabwe sedangkan Negara lain Yang Telah menunjukkan minatnya adalah Bangladesh, Myanmar, Mesir, Iran, Libanon murah Malaysia

    • @ raden

      disaat hampir semua perbincangan mengarah ke alut sista RUSIA untuk mengimbangi usa..
      syukur masih ada yang mau mengarahkan alut sista ke pakistan yang mana mayoritas penduduknya muslim…
      dengan membeli dan produksi bersama jf17 blok 2…maka memberikan peluang untuk negara2 muslim ,agar bangkit dan maju bersama…!
      mungkin MEREKA DISINI tak sadar bahwa ancaman indonesia ke depan adalah negara2 yang MEMILIKI HAK VETO..
      sekali lagi HANYA PAKISTANLAH YANG BISA MELINDUNGI INDONESIA DARI KERAKUSAN DAN KETAMAKAN NEGARA2 PEMILIK HAK VETO..(kecuali indonesia sudah punya bom nuklir)
      DENGAN “MUSLIM NUKLIR BOM ” NYA ……..ARAB SAUDI PUN MULAI MENYADARI HAL INI

      http://web.inilah.com/read/detail/2052180/arab-saudi-ingin-beli-senjata-nuklir-dari-pakistan#.UtWdg_RdV7s

      “APAKAH ADA NEGARA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA MUSLIM BISA AMAN. ..??adil dan makmur..?

      • bukan cuma pakistan boss yg nawarin kerjasama… Tapi korut jg ada dengan KS midged,begitu pula iran, turki dg Tank,china dg C-705,korsel, dgn Cbg,ifx,dll..
        Sekali lagi setiap kerjasama pasti ada yg di inginkan dr setiap negara…
        Di DuNIA INI TIDAK MMUNGKIN KERJASAMA SECAR TEKEN KONTRAK SAJA. Tapi pasti ada udang di balik mahakam/frepot, dll…
        Ancaman musuh potensial kita ada lah china. Sdgkn Jf-17 adalh joint production china dan pakistan,apa tidak di ketawaain samma mereka?? Kalao mereka pakai SU-35 kt pakai JF-17?? Haaaaahhh (guling”)
        belum lagi angggota / abdi dhalem dari USA pakai F-35,kt pakai JF apa gak di slulupin pakai AmRam nya .?

        Terkecuali mereka nawarin pembuatan guidance rokett saya baru membuka mata & tangan bosss……

    • Mantap benar promosinya……… jng2 bung @ raden dan neng @ oke lah sepasang pengantin warga negara Pakistan yg ditugaskan jd antek2 sekalian jd sales JF-17 Sulfur ..ehhh..maaf maksudnya Pespur…hehehe nyambi jd sales obat cacing jg… 🙂
      Masa Kaleng Krupuk dng embel2 ” halal ” yg ditawarkan. Yg ada bukannya efek deteren yg didapat tapi efek deterjen…heheheh
      Bangun bung…….jng kebanyakan mimpi….dan jng bawa2 agama disini, bisa timbul SARA…Salam Sukhoi MERDEKA… 🙂

      • @ rusky cacingan

        jf 17 gen 4 ++kaleng kerupuk…???……ha ha ha

        ya …ya..ya loe pintar benar
        apa indonesia sudah bisa bikin ..?
        baca yang benar….!
        perang dan agama itu sejalan …..toell…toel……
        ingat operasion j*****um amric & eropa cs…masih berjalan..termasuk sebagian kecilnya adalah penyadapan..
        cuma nanya..
        emang waktu test yakhount 1 di samudera indonesia berhasil…??
        waktu kasal indonesia desember thn kemarin ke rusia nanyain hibah kasel ..emang bisa ketemu kasal rusia…emang enak di cuekin….ha ha ha
        sales panci rusia yee….ha ha ha
        welll itulah rusky…

        • Mbak Oke lah, Rusia adalah negara dengan penduduk muslim hampir 30% penduduknya, dan diprediksi 10 th s/d 20 th kedepan penduduk Rusia muslim melibihi 50%, hal ini karena kecendrungan demograpi mereka.
          Sebagaimana kita ketahui, hanya Rusialah yg memiliki kemampuan untuk menandingi Teknologi USA, dan pada akhirnya, Rusia akan lebih pro ke masyarakat muslim, itu satu keniscayaan. mengenai teknologi pesawat, kalau bisa kita TOT dari Rusia, Hanya saja kita tidak mudah mencapainya karena persaratan yang berat salah satunya harus membeli unit yg banyak. Juga, kekhawatiran dari Rusia, suatu saat mudah saja kita tdk lagi, pro Rusia, malah pro barat. Begitu juga kalau kita memutuskan Alutsista Full Pro Rusia, Maka USA akan menilai kita menjadi musuh lebih cepat. (walaupun di hati mereka kita adalah musuh potensial dimasa yg akan datang), sedangkan ekonomi kita saat ini tergantung dari barat dalam banyak hal.
          Bekerja sama TOT pespur JF-!7 dgn Pakistan. berarti sama saja menegaskan posisi kita, secara politik. tentu hal ini akan memberi rasa permusuhan dgn barat. Namun melihat, dari kesungguhan TNI untuk TOT pespur, hal ini bisa jadi tetap dipertimbangkan, sebagai alternatif, ke dua atau ke tiga, karena masih ada gripen yg menggoda, namun kalau dari kacamata strategi politik global maka mungkin JF-!7 adalah alternatif ke dua. Maka untuk sekarang dgn korealah yang paling aman.
          Namun hal yg paling menggoda dan menarik, adala TOT roket dgn pakistan, Namun ini sangat beresiko, tdk smurf utk geo strategi kawasan.
          Karena kalau kita salah melangkah. bisa jadi kita menjadi Irak pertama di kawasan ini. (Asia pasifik).
          dan kita sangat tidak siap sampai 30 th yg akan datang. Lebih dari periode itu pun, kita harus terus, maksimal sampai dgn MEF II dan III, lalu medium dan maksimum sampai dgn 30 th, dari sekarang.

          • @ inul

            terima kasih komentar yang hebat dan ber bobot…!
            teknologi militer yang paling ter akhir adalah NUKLIR…
            korea mungkin paling aman walaupun beresiko sangat tinggi..
            gripen memang baik bisa landing di jalan raya…dengan biaya ringan.

        • paling tidak sales panci rusia telah berhasil menjual sukhoi family berikut persenjataannya serta BMP 3….rusky emang mooyyy….hehehe
          Sales ” Kaleng Kerupuk ” pakistan sudah berhasil jual apa…? selain jual propaganda berbau SARA.?
          Kalau ente bilang gak ada negara mayoritas muslim yg aman kecuali antek2 nya, so…maksud ente pakistan sbg antek2 om sam yg sering mengirim serdadu terorisnya ke sesama negara muslim utk berbuat kekacauan termasuk di Indonesia (…gak perlu saya sebut paman ente yg diektradisi ke indonesia kan..?)
          Kalau saya mau ladeni anda utk debat tentang pembasmian Islam , akan berbuntuk ke unsur SARA, dan itu bukan disini tempatnya.
          Disini tempat bertukar pikiran antara anak bangsa yg peduli dan bangga akan kemajuan bangsanya berdasarkan berbagai sumber literatur.
          Sedikit pencerahan buat ente, perdalam dulu isi kandungan Al Quran secara mendalam melaui beberapa tafsir para ahli lalu buka literatur perkembangan Islam di eropa barat dan amerika, niscaya anda tidak mudah terpengarung propaganda barat, sambil jng lupa utk melanjutkan jualan obat cacingnya…sepertinya hanya profesi itu yg cocok buat anda….. 🙂
          Maaf bung Admin, ane sedikit esmosi dan hampir terjerumus ke SARA….salam sukhoi merdeka….. 🙂

      • @Bang RUSKYE….
        Hai Bung, hargailah opini orang, komentar Anda seakan-akan pengetahuan Anda sudah sekelas Einstain saja. Tidak ada masalah apakah komentar orang tersebut berunsur agama atau tidak, selama tidak menyinggung orang lain atau golongan tertentu. Dan komentar diatas saya lihat tidak ada bermotif SARA apapun. Justru komentar Andalah yang cenderung “tendensius”. Tolong yang cerdas dan bijaksana dalam memberikan pernyataan, karena bukan hanya Anda yang membaca blog ini. Ada ribuan pembaca yang berstatus “silet reader” disini. Bahkan lebih banyak jumlahnya daripada yang menuliskan komentarnya di blog ini. Jadi dewasalah…..

      • Sama anak kecil harus ngalah @Bank RUSKYE, nanti nangis lagi dan orang2 akan terganggu 🙂

        • @BUNG NOWYOUDONT
          sepertinya anda yang kekanak2 an
          hargai pendapat orang lain.
          komentar anda yang tak berbobot.

          • Karaker tulisannya persis saat qoute agan melekteck

            Kekanak2 an

            Sayang bila disini bisa satu orang bisa dgn banyak nama seperti di forumsebelah banyak nama abal abal tuk menguatkan karakter satu nama.

          • Id # Raden, oke lah, Bank RUSKYE, bukan orang yang sama. IP nya jauh berbeda.

            Thanks Infonya. Mulai sekarang kalau ada yang pakai nama cloningan (1 IP nama ganda) akan “disekolahkan” 😀

          • @ diego
            THX.. atas pencerahannya..

          • ip berbeda belum tentu orangnya berbeda bung diego. jika saya online menggunakan speedy, telkomsel dan dns changer pastilah ip address saya berbeda. tetapi karakter tulisan, pola pikir, intonasi bisa menunjukan pribadi yang sama. maaf sekedar intermeso saja.

  16. Lha emang lagi stress ngomongnya ngaco
    Pinginnya ngomongnya berkualitas tapi malah ngawur dan nyrempet sara
    Kalau da ngambek ,,njelekin personal disini.
    Kelaut aja deh loe neng okelah

    • Nok…Nok…Nok….Bung Diego…..Sensor….Sensor……..

      Sudah Banyak Keluhan Dengan Nick Name @Oke lah

      Banned selama 1 Tahun

      • @Melektech

        idihh…kok shering/debat ada yang kayak begini…?
        kamu ke kanak2 an..

      • Bahayanya tu mau mengadu domba antar agama disini.
        Semua agama punya kepentingan di Indonesia yang sekuler ini neng oke,,
        Anda yang kurang cerdas termakan begitu saja dengan propaganda bgtu,dan bodohnya malah mau mempengaruhi disini dengan pemkiran nya yang keliru

        Yang penting indonesia damai jangan ngajak berperang dgn isue agama,.pakistan memang satu satunya negara muslim yg punya nuklir itu aja yg neng andalkan membentuk opini anda.

        Setuju banned aja,diforum sebelah,malah mulutnya neng kotor amat.ngata ngatain para sesepuh.
        Kalau dikasih hati bentar lagi sesepuh disini juga pada dikatain jorok semua alaynya muncul.

        • @ Mas Ac

          woww….tak bisa jawab malah jadi fitnah….parah kamu..!

        • Kayaknya tante OKeLah LagI “M” jadi sedikit labil,emosionil,dan sedikit ngawur pakai sara segala….
          Di bungkus aja gan….@diego

          neng okelah kalo mmo ngetrenn bgusnya masuk Indonesia Lawyers biar aspirasi anda di denger sama tukul arwana … ….

    • fren…piss..back to alutsista…as mau bom kota makkah dan madinah itu kota udah ada yg jaga…faktor x..allah swt….bgm nih nkri harus di jaga pake apa

  17. Benar, pakistan jual pesawat jf17 ke indonesia TOTnya tapi indonesia masih menimbang tawaran pakistan hingga sekarang. Beli alutsista bersam TOT baru maupun second.

    • Saya berharap akan ada kerja sama indonesia dan pakistan
      dalam hal pesawat jf17 block2,,rudal,…sukur2 juga nuklir..

    • bung @ yudhagiz
      Menimbang itu bahasa santun dan diplomatis oleh pemerintah, segala sesuatunya pastilah dipertimbangkan. Tidak mungkin Indonesia langsung menolak di hadapan mereka toh…hehehe.
      Maksud dr dipertimbangkan kemungkinan dikarenakan sedang berjalannya kerja sama dengan Korsel dalam pembuatan pespur…sayang kan biaya yg sudah banyak digelontorkan…mungkin itu maksud menimbang tawaran pakistan…..mohon maaf jika keliru.

  18. ‘Tuntulah ilmu wlo k negri cina’.

  19. STOPP !!

    saya orang awam, tapi saya ingin belajar disini..
    mohon pencerahan…
    Tolong dijabaran komponen apa saja yg di – TOT kan beserta revresensi url linknya, untuk :

    1. TOT KFX/IFX,
    2. TOT Gripen,
    3. TOT JF-17

    apa negara pemberi TOT memproduksi semua komponen utama pespurnya sehingga ia memiliki kemampuan men-TOT kan komponen utama produknya hingga 100% ? dan persyaratan apa yg harus dipenuhi oleh negara lain agar dapat memperoleh paket TOT tsb ??

    biarlah saya yg awam ini sbg kebanyakan warga di negara ini juga bisa memiliki pandangan pribadi yg lebih “ok” terkait pemilihan alutsista penjaga bumi pertiwi.

  20. Kawan kawan….rekan-rekan….please jangan bawa-bawa agama dalam diskusi kita ini. Bisa rusak nanti kita. Landasan Ideologi Warjag adalah Pancasila.

    • setuju…..seperti yang sering saya katakan dahulu…PANCASILA .!

      • @oke lah
        pengaplikasian bom nuklir sebagai senjata strategis tidak termasuk dalam “kemanusiaan yang adil dan beradab” 🙂 peace bro sekain itu cost peliharanya mahal amir betul kata bung @nowyoudont

        yah namanya berbaik sangka dan udah terlanjur tanda tangan , toh dulu kontrak LPD berhasil diterapkan oleh PAL , pendapat saya kalo boleh milih buat batu loncatan ya mending grippen no offense dar pada pac JF 17 entah itu block II atau III hehe maaf nih sist

      • Aneh memang jika claim dan masukan bertolak belakang. Ada beberapa perkiraan yang kekanak-kanakan dan tidak berbobot tapi mungkin benar:

        a. Menderita amnesia
        a. Menderita kepribadian ganda
        c. Menderita muka badak stadium akhir
        d. Semuanya benar.

        :mrgreen:

    • Bung Diego, sebaiknya yang berbau sara semacam ini (kursus militer di pentagon) dihapus saja. Mereka yang membaca dengan konteks tertentu bisa memicu provokasi, yg akan sulit dikontrol. Thanks.

      • Siap Mas WH. Saya sedang di lapangan. Nanti saya review lagi. Salam

      • @ bung WH

        kalau bisa biar saja…….nanti lupa sendiri…..biar waktu…..kalau di delate…
        itu mengorbankan dan mencederai “reformasi ” di negeri ini…
        keadaan sudah berubah….sekarang jaman terbuka tidak jaman seperti dulu sebelum reformasi…apa anda rella mengorbankan reformasi rakyat dan TNI..?
        rakyat sudah dewasa kok..?
        dan saya pahami ke khawatiran anda.
        kalau bisa biar saja..
        tetapi semua tergantung bung diego

        • Rakyat memang sudah dewasa bisa mengerti mana yg SARA dan bukan. Cuma anda yg ndak ngerti kalo yg dibahas disini tentang alutsista dan militer bukan tentang agama, kalo mau bawa2 agama silahkan ke Tebu Ireng….salam pokoke Sukhoi….JF-17 no way..

          • itu terserah anda bung rusky…
            tetapi coba tolong perhatikan tulisan si mr oke….
            bila dia komen besok muldoko muncul…
            contohnya..1..pengenai pengungsi..
            2..mengenai sesepuh yang emosi pakai bawa2 cilangkap..di sini
            3 mengenai indonesia bisa membeli tak bisa merawat..

            ahh mungkin hanya kebetulan..?

          • tapi disini bukan komen yg ada unsur SARA, bung Merah Putih.
            sebaiknya kita kembali ke topik utama…trims

  21. * wacana ..another ToT = Joint Production (JF) *

    dulu2 khabar proposal Joint production Rus ke Brazil gimana realisasinya ya..?
    hemat gue sendiri Brazil dan NKRI memiliki nilai strategis yg sama bagi kawasan disekitarnya.
    cobaaaaaa….Joint Prod nya ma kita ya, JF lebih dari sekedar ToT walaupun harus membangun Infrastruktur yg memadai, apalagi adanya commonly dgn tudm dan viet… minim2nya mur/bautnya dan spionnya ya sama..hehe.

    wahh loncatan lebih besar dibanding IFX apalagi dgn Pakistan (penguasaan tech-nya dibanding kita pakistan ga beda jauh), so JF Suk-Ri jika pra-syaratnya adalah nge-geng…menurut gue apa salahnya, jangan2 slogan Bebas aktif ..kita salah mendefinisikannya selama ini, menggabungkan diri dgn ce-es tidak berarti harus menghambakan diri, flash back 1966-2005 antara Slogan dan Praktek-nya juga laen qo..dgn tidak menghasilkan apa2 (kurang Joss..!) dibanding apa yg didapat oleh China dan India dari Ruski, karena secara traditional Nusantara dijadikan sapi perahan western (pandangan mereka),

  22. bersatu kita teguh bercerai kawin lg

    ah mending kawin lg ah

  23. wah koment saya kok hilang yaa..???

  24. @bung diego. yah dijaman yg smkn canggih dan terbuka srt dgn maraknya gadget berbasis inet murah dipasaran, mmg membuat serba salah bagi setiap forumer dan diskusi di dunia maya. satu IP dgn satu nama sdkt byk mmg bisa mengatasi komentar2 yg sebenarnya punya id kloneng byk tp jempolnya ttp itu jg. apalgi jaman skrg satu org pny lbh 2 gadget plus compie n laptop dgn ID berlainan, tp yah.. orangnya itu2 jg.. serba salah mmg menyikapi org2 yg kelakuannya sprt itu.. cerdik srt licik dgn memanfaatkan hal sprt itu hny utk agar setiap komentarnya sprt benar dan byk yg dukung.. pdhl blm tentu benar jg komentarnya.

  25. * Wacana senjata Nuclear *

    Kalo ada acara setuju2an..gue pribadi sih setuju banget, Kita buat senjata Nuklir, why not..??
    dan sejak kapan juga perang adalah sesuai dgn Perikemanusiaan..?? Perang adalah perang bukan acara silaturahmi….hehe..malah Naikin Daya Gertak juga…”situ bisa..gue bisa”, paling begitu jika ada tekanan militer,
    hanya saja negara kita sedikit rawan Operasi Inteligent yg mengarah ke Chaos, tentu kondisi begini keamanan senjata berbasis nuklir bisa jadi senjata makan tuan.

  26. Jika dalam konteks menyeimbangkan kekuatan, Nuklir memang ujungnya, Pakistan mempunyai nuklir jauh lebih masuk akal daripada Indonesia memiliki arsenal pemusnah masal. Alasannya adalah karena Pakistan tidak mau diserang Nuklir 🙂 ini memang ironi dan bahkan nyaris konyol, tapi seperti itu juga kekuatan militer lainnya. US adalah gara2nya, dasarnya adalah keinginan superior. Langkah US diikuti UK dan karenanya Perancis bereaksi. Setelah itu seperti lingkaran setan karena lawan US juga tidak mau negaranya dihancurkan (secara harfiah) oleh senjata pemusnah masal.

    Pakistan pecahan India dan menjalani perang dengan mantan negara asalnya itu. Ketika India mempunyai senjata nuklir, satu2nya cara agar menjamin Pakistan tidak akan diserang oleh rudal berhulu ledak nuklir India adalah dgn juga menguasai senjata sejenis.

    Pakistan itu rakyatnya masih banyak yang miskin gan. Jika agan ada kesempatan ke Islamabad agan akan lihat kota yang indah ini (tapi sepiii..), walau adalah ibukota negara yang memiliki senjata nuklir, namun listriknya bisa putus 3-5 kali dalam sehari. Tiap hari kalo listrik mati ada background suara humming di kejauhan seperti suara pabrik perkebunan teh, itu adalah suara generator di rumah2 😀 Pasokan gas juga sama sering ilang, padahal udara bisa jatuh di bawah nol celcius. Kenapa Pakistan mempunyai senjata nuklir yang bahkan lebih banyak dari India tapi ga bikin PLTN saya juga ga tau alasannya. Buat saya pribadi agak tidak mauk akal

    Bagaimana dengan Indonesia? jika Indonesia ujug2 mempunyai senjata nuklir maka efek berantainya akan panjang. Pertama dan langsung adalah dikucilkan. Ekonomi akan terjun bebas dan negara menjadi terbelakang. Lupakan alutsista Timur-Barat dan mimpi menjadi negara maju. Kemudian menyusul adalah ancaman diserang oleh senjata nuklir negara lain. Australia mungkin akan segera berusaha melengkapi persenjataannya dgn nuklir juga untuk menjamin kita tidak akan menyerang mereka dgn senjata nuklir, kemudian mungkin Malaysia dll. Dan era persaingan senjata nuklir di Asia tenggara-pun dimulai

    Imo, senjata nuklir bagi Indonesia adalah lose-lose solution. Saat ini, dgn situasi dan kondisi seperti sekarang, satu2nya jalan agar Indonesia tidak terancam serangan nuklir adalah dengan tidak memiliki senjata nuklir.

    • meleset 😀 ini maksudnya komen untuk posting no 26 bung @donnie

      • xixixi..gpp….

        Mengenai Effect berantai :
        Ini sebetulnya Opini yg sifatnya temporer, Belum tentu, tergantung dinamika yg berkembang, saat ini bisa jadi dikucilkan tapi 10 atau 20 thn lagi Penguasaan tech Nuklir secara mandiri (Civilian purpose/militer) bisa jadi berubah tren.
        yg Keren..keberanian Iran dlm hal ini. NKRI suatu saat kenapa tidak?, mengikuti pola pikir Hegemoni yg diamini dunia bukan KEHARUSAN, sesekali dunia yg mengikuti Pesona NKRI… hehe.
        Tidak ada keharusan juga melakukan pengumuman gaya Menhan Malaysia,
        Titik paling krusial yg dimaksud gue mungkin pada PENGUASAAN TECH-nya, kapan z dibutuhkan maka dgn cepat bisa melakukan konversi antara civil ke militer,

        kita ambil posisi terpahitnya (dikucilkan) :
        Kadang dalam system hub.International kita menemukan ANOMALI, contoh nyata Iran dan China (dulu), merujuk kepada stabilnya NKRI di 2008, sebagian pengamat malah setuju, kita mesti embargo diri sendiri.
        Tidak semua Negara akan mengucilkan kita, yg terjadi tetap akan berkonsep “Demand and Supply” , selama kita memilki apa yg mereka butuhkan relasi akan tetap ada,

        Perlombaan Senjata Nuklir :
        menurut gue ga masalah itu perlombaan, yg jadi masalah itu ..ada lomba kita baru bangun, Nuklir hanya salah satu elemen senjata, yg namanya perlombaan akan tetap ada, itu sudah sifat dasar manusia qo,
        Pada akhirnya Bumi ini pun akan hancur juga, paling tidak selama kita hidup, kita menjalaninya tanpa ketakutan karena diancam2 pihak lain, atau ketidak merdekaan pikiran kita sendiri.

        # so..senjata Nuklir bukanlah hal yg tabu, tech Nuklir untuk kepentingan civil apalagi,

        • Pendekatan anda masuk akal gan, walau saya tidak setuju hasil akhirnya namun jika saklek memang -seperti yang saya sudah sampaikan- nuklir adalah akhir dari keseimbangan kekuatan.

          Itu sebabnya saya pendukung nuklir untuk damai di segala bidang. Jepang walau anti senjata nuklir namun menguasai semua teknologi yang diperlukan untuk membuat rudal balistik berhulu ledak nuklir. Konon, -jika diperlukan- Jepang bisa membangun senjata sejenis dalam hitungan bulan, mungkin lebih cepat lagi. Hal tersebut -in some degree- punya efek yang nyaris setara dengan nuklir siap tembak. China (atau Russia) tidak bisa mengancam Jepang dengan nuklir, karena itu sama saja dengan membangunkan macan tidur.

    • cara mengatasinya sangat mudah, dibiarkan aja. wong perang nuklir tidak akan pernah terjadi…. 😀 😀

    • Bagus jika Pakistan mau bikin PLTN. Seperti saya bilang tidak masuk akal mengumpulkan rudal berhulu ledak nuklir sementara rakyat kekurangan listrik. Saya sendiri tidak ingin Indonesia menjadi seperti Pakistan apalagi Korut.

      Note:
      saya setuju dgn agan2 yang mengatakan walau “ip address saya berbeda. tetapi karakter tulisan, pola pikir, intonasi bisa menunjukan pribadi yang sama”

    • Masuk jangkauan bukan berarti jadi sasaran. Cara satu2nya agar Indonesia tetap tidak jadi sasaran nuklir negara lain adalah dengan tidak memiliki senjata nuklir. 🙂

      Memiliki senjata nuklir dan tidak memiliki senjata nuklir sama-sama bisa mencegah serangan nuklir. Namun cara yang satu lebih rasional dan menguntungkan dari cara yang lain.

      • ….Cara satu2nya agar Indonesia tetap tidak jadi sasaran nuklir negara lain adalah dengan tidak memiliki senjata nuklir….

        Saya skeptis dengan pernyataan ini, karena fakta/sejarah menunjukkan bahwa Jepang sebagai satu2nya negara yang pernah menjadi sasaran senjata nuklir hingga hari ini tidak memiliki senjata nuklir.
        Sementara satu negara lagi yang nyaris menjadi sasaran nuklir AS, juga tidak memiliki senjata nuklir, yakni Vietnam (Utara).

        Doktrin MAD (mutually assured destruction) mungkin mampu mencegah para nuclear powers untuk menggunakan jenis senjata ini di antara mereka, tetapi ‘kewarasan’ pimpinan tertinggi mereka juga sangat menentukan, seperti Nixon yang tergoda untuk menggunakan nuklir terhadap Vietnam yang tidak mungkin membalas. Untung ada Kissinger, jika posisi Kissinger saat itu diisi orang macam Donald Rumsfeld, si biang kerok invasi Iraq, kemungkinan besar senjata nuklir sudah digunakan…

  27. Well..jf17..memang pernah dipuji oleh seorang kolumnis di majalah militer asing sekitar 2005 yang menyatakan lebih mutakhir dari versi terbaru f16 dan f18 (saat itu). Tapi kekurangannya juga nyata, masa usia overhaul mesinnya lebih pendek…sekitar 2000 jam saja. Kalau memandang pakistan justru kita prihatin dengan dinamika politik dan masyarakatnya. Justru belajar dari situasi di pakistan saja sebagai salah satu pengembangan teknologi bisa menjadi wacana. Beberapa kebijakan lain tidak perlu kita lakukan, karena indonesia lebih baik.

 Leave a Reply