Jul 202018
 

KRI Nagapasa . (TNI AL)

Jakartagreater.com – Media Indonesia melaporkan bahwa legislatif telah bergerak ke arah persetujuan dari perjanjian kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan. Meskipun pembangunan itu sendiri telah lama berjalan, namun fokus dari kolaborasi keamanan yang sedang berlangsung antara kedua pihak merupakan bagian dari hubungan bilateral yang lebih luas, dirilis Thediplomat.com, 13-7-2018.

Sebagai bagian dari hubungan diplomatik yang lebih luas dari tahun 1973, Indonesia dan Korea Selatan juga telah mengejar kerja sama pertahanan. Indonesia saat ini adalah salah satu importir terbesar peralatan pertahanan Korea Selatan, dan kerja sama dalam proyek-proyek terus berlanjut ke berbagai tingkatan, mulai dari kapal selam hingga pengembangan pesawat tempur KF-X / IF-X baru yang telah mengalami beberapa komplikasi.

Kedua pihak terus mencari peluang baru dalam kerja sama pertahanan mereka, dan itu terus berlanjut setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menjabat tahun lalu dan mengajukan New Southern Policy, yang mencakup penekanan pada penguatan hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara dan ASEAN.

Memang, ketika Moon melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Indonesia tahun lalu, kedua pihak membahas beberapa area di mana hubungan dapat diperkuat, dari mekanisme konsultasi yang lebih banyak hingga kolaborasi lebih lanjut di berbagai bidang seperti cybersecurity.

Salah satu manifestasi formal dari kerja sama pertahanan yang sedang berlangsung adalah kesepakatan kerja sama pertahanan, yang pada awalnya ditandatangani oleh kedua pihak pada bulan Oktober 2013 berdasarkan beberapa pakta sebelumnya yang disepakati.

Seperti halnya beberapa pakta lain yang ditandatangani Indonesia dengan negara-negara bagian, perjanjian, yang menentukan ruang lingkup kerjasama antara kedua pihak, telah menunggu persetujuan hukum resmi.

Pada tanggal 10 Juli 2018, media Indonesia melaporkan bahwa legislatif Indonesia bergerak untuk meratifikasi perjanjian pertahanan antara kedua pihak. Perkembangan ini terjadi setelah pertemuan dan diskusi antara pejabat pemerintah, termasuk dari kementerian pertahanan dan kementerian luar negeri, dan anggota Komisi I DPR RI, yang mengawasi hubungan pertahanan.

Langkah menuju persetujuan pakta tersebut merupakan langkah lain untuk memperkuat dasar hukum bagi kerja sama pertahanan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Seperti yang dikatakan Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, “payung hukum formal” diperlukan untuk memajukan kolaborasi tersebut agar kedua aspek yang lebih konkret menerapkannya serta untuk memastikan bahwa hubungan pertahanan lebih efektif dan produktif.

Dampak pada substansi aktual dari kerjasama bilateral yang sedang berlangsung masih harus dilihat. Sementara Ryamizard Ryacudu, dan yang lain telah memperkuat pentingnya bidang-bidang kerja sama khusus seperti program jet tempur KFX/IF-X, masih ada masalah teknis yang perlu disortir untuk hal-hal yang perlu ditingkatkan, daripada langkah yang lebih umum seperti penguatan kerangka hukum untuk hubungan pertahanan.

Bagikan:

  13 Responses to “Indonesia – Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Pertahanan”

  1.  

    semoga lekas jadi IFX nya.. dan bs bersaing dgn F 16 block 70

  2.  

    Yg penting tot metalurgi dan elektronika yg mencangkup banyal hal. He3

  3.  

    Kasihan Jepang Cari Mitra Utk Membuat Pespur Gen 5, Mau Bikin Sendiri Susah, Yak141-> F-35-> F-33

    #F35&F33BersamaRakyatTNIAUKuat

  4.  

    Program Pengadaan Alutsista TNI Au tahun anggaran 2014-2015 Update 1 November 2014.Monggo…berikut list realisasi pengadaan untuk TNI AU periode tahun anggaran 2014-2015 update 1 November 2014.Yang butuh ember, ini saya masih ada satu.1. Pembom strategis Tu-22M3 Backfire D 36 12-2014,24-2015 Paket persenjataan AS-6 Kingfish, AS-16 Kickback, AS-17 Krypton, AS-18 Kazoo2. Pembom strategis/patroli maritimjarak jauh Tu-95MS Bear F 36 8-2014, 14-2015, 14-2016 Sensor dan avionik mengalami upgrade. Paket senjata sama dengan Tu-22M33. Su-35SI Super Flanker 72 16-2014, 28-2015, 28-2016 Termasuk ToT penuh rudal AAM, sistem EW, radar AESA, IRST.4. Su-34 Fullback 64 8-2014, 22-2015, 18-2016, 16-2017 –5. Rafale F2/F3/F3R 48 10-2014,14-2015, 18-2016, 6-2017 Opsitambahan 16 unit varian F4. Delivery 2017. ToT Spectra, RBE-2, datalink6. EF Typhoon 48 12-2014, 16-2015 20-2016 ToTengine EJ200, HMS,dilengkapi misil Meteor, Brimstone II.7.JAS-39 Gripen C/E 36 14-2015,14-2016, 8-2017 Opsipesanan tambahan 64 unit. Dipesan melalui pihak ketiga.8. F-16C/D Fighting Falcon Block60 28 12-2015, 16-2016 Spesifikasi sama dengan unit UAE.9. C-295 AEW&C 18 4-2015, 6-2015, 6-2016, 2-2017 –10. Saab EriEye (platform Gulfstream V) 16 6-2015, 6-2016, 4-2017 Pembelian via pihak ketiga.11 A330MRTT 24 8-2015, 8-2016, 8-2017 –12 C-17 Globemaster 5 5-2015 –13 C-130J Super Hercules 2412-2015, 12-2016 Pembelian via pihak ketiga.14 Il-76MD Candid 36 18-2015, 18-201615 Radar OTH 4 1-2014, 2-2015, 1-2016 Ex Rusia. Type classified16 Satelit “penginderajarak jauh” berbasis optik + radar 2 1-2015, 1-2016 –A-400M tidak masukdi tahun anggaran 2015, berhubung Airbus baru menyanggupi lini produksi kita di 2016,ya terpaksa alokasi budgetnya baru akan keluar di 2016. Untukhelikopter AU ada tambahan NAS 332 Super Pumasebanyak 18unit untuk 2015. SAM untuk Paskhas menggunakan SA-18 Grouse.Pada Protokol X Rusia sudah menegaskankomitmennya untuk deliver seluruh pesanan kita, disana industri pertahanan mereka jugaberoperasi dengan kapasitas penuh untuk penuhi 2 lini produksi. Dan dengan list belanjaan ini, Indonesia resmi menjadi mitra inhan Rusia terbesar sepanjang sejarah Rusia.

  5.  

    Mau ditaroh dimna mukanya…ntuch manusia.list-nya bikin sakit hati….!!!!!

  6.  

    alangkah mantapnya klo PT.PAL dan korea selatan joint dalam hal pembuatan kaprang jenis LHD/LPH, sprt statement PT. PAL di lapak2 sebelah yg katanya sdh sanggup membuat kapal sejenis LHD/LPH..
    asalkan pemerintah kita berminat tentunya

  7.  

    Kerjasama bikin rudal gitulah, kalau perlu bikin rudal antar benua, amerika aja sudah bikin rudal antar galaksi kata pilem Hollywood

    😎

 Leave a Reply