Indonesia Korea Selatan Tanda Tangani Kontrak Pembangunan Jet Tempur KFX

Pesawat KFX / IFX
Pesawat KFX / IFX

Jakarta – Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak Cost Share Agreement (CSA) dengan Korea Aerospace Industries (KAI) tanda dimulainya pelaksanaan tahap kedua pengembangan program pesawat tempur KF-X/IF-X, Indonesia-Korea Selatan.

“Dengan ditandatanganinya CSA ini, saya minta kedua pihak menunjukan keseriusannya dan komitmen sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan Jakarta, Kamis, 7/12/2016.

Penandatanganan kontrak CSA dilakukan antara Dirjen Potensi Pertahanan Timbul Siahaan dan Presiden sekaligus CEO KAI Ltd Ha Sung Yong.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan kontrak Work Assignment Agreement (WAA) antara Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan CEO KAI, disaksikan Menteri Pertahanan Indonesia dan Minister of Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan Chang Myoungjin.

Kontrak CSA ini mengatur kesepakatan dan ketentuan mengenai pembagian dana pendanaan pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X yang diberikan Indonesia kepada KAI berdasarkan kesepakatan bersama pengembangan pesawat tempur yang dilakukan Oktober 2014.

Sedangkan kontrak WAA mencakup partisipasi industri pertahanan Indonesia dalam rancang bangun, pembuatan komponen, prototipe, pengujian dan sertifikasi serta mengatur hal-hal yang terkait aspek bisnis maupun aspek legal.

WAA juga mengatur peran yang akan diambil PT DI meliputi semua hak dan kewajibannya sebagaimana kontrak tersebut dikategorikan sebagai dokumen “Businness to Businness”.

“Pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X ini akan membangun hubungan kerja sama Korea Selatan dan Indonesia. Saya yakin sekali dengan kerja sama ini kedua negara akan terus menjaga hubungan politik dan pertahanan yang saling membantu,” ujar Chang Myiungjin.

Antaranews.com

Tinggalkan komentar