Nov 022014
 

Pagi tadi Eurofighter Typhoon menggelar acara “Indonesia Lepas Landas : Boarding”, di area Car Free Day, Jl. M. H. Thamrin, Jakarta Pusat. Acara ini diselenggarakan untuk meningkatan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri kedirgantaraan dan penerbangan militer. Tema “Lepas Landas”, menurut panitia, dipilih untuk menumbuhkan semangat nasionalisme Indonesia dalam teknologi inovasi pesawat tempur. Sedangkan, sub-tema “boarding” melambangkan awal baru dari perjalanan Indonesia dan masyarakat negeri ini menuju “Lepas Landas”.

DSC_0070

3D Trick Eye Art Eurofighter Typhoon

DSC_0079

Pengunjung berfoto di 3D Trick Eye Art Eurofighter Typhoon

DSC_0083

Karya seni dari “Arian13”-Vokalis Band Seringai

Dalam release yang diterima Jakartagreater, Eurofighter diklaim sebagai pesawat tempur multi peran (multi/swing role) yang paling mutakhir di dunia, dan mampu memberikan jaminan keunggulan pertahanan udara abad ini. Saat sudah ratusan pesawat, yakni 570 pesanan serta 418 pesawat yang telah diterima oleh para pembeli.

  • Efektif : Menjadi pesawat tempur swing role yang paling tangguh dan handal.
  • Terbukti : Dalam kinerja serta kerjasama politis dan perindustrian.
  • Bernilai : Dalam memberikan keuntungan ekonomi bagi Indonesia melalui potensi lapangan pekerjaan industrial dan teknik yang bernilai tinggi serta berkelanjutan.
  • Mampu Beradaptasi : Melalui interoperabilitas yang telah terbukti dan perkembangan kapabilitas melalui tahun 2030.
  • Berkelanjutan : Dengan memberikan keleluasaan melalui jaminan ketersedian pasokan.’
DSC_0097

Paul Smith-Mantan Pimpinan Skuadron Royal Air Force dan Eurofighter Typhoon Flight Test Pilot

DSC_0101

Paul Smith berfoto bersama pengunjung di 3D Trick Aye Art

DSC_0104

Antusias pengunjung berfoto bersama Paul Smith

Karateristik Desain :

Best in class thrust to weight ratio : 1.15

G-Limits : +9/-3

Flight Envelope : >55,000ft/Mach 2.0

Passive Envelope : PIRATES IRST and Litening

Unrivalled Situational Awarness : Helmet mounted display and sensor Fusion

Lethal Air Dominance : 6xMeteor and 2x SRAAM

Air-Surface Payload : 12x Brimstone 2/6 smart bombs

Survivability/counter Area Denial : Comprehensive EW and defensive aids.

Acara ini dihadiri Komunitas, media, tokoh jejaring sosial, serta pengunjung car free day. Untuk kepastian apakah Eurofighter Typhoon ini bakal diakusisi di pertahanan kita, mari kita menunggu kabar Kemhan dan TNI. Salam

(JKGR)

 

Bagikan :
 Posted by on November 2, 2014

  149 Responses to “Indonesia Lepas Landas Eurofighter Typhoon”

  1.  

    test

  2.  

    tetap SU

    •  

      Mef 2 tni au mendapat jatah min 2 skuadron fighter.
      jadi thypoon diambil ditaruh di natuna untuk hadapi lcs, su-35 diambil ditaruh di iswahyudi hadapi australia dan jaga ibukota dari singapura.
      Tni al masuk frigat baru penggotong yakhont dan 2 amur untuk dampingi kilo kita.

      •  

        semoga bung

      •  

        Bung number one, berharap para petinggi TNI menempatkan medium atau heavy fighter di langit Timur Indonesia. Khusus SU-35 diakuisisi untuk ditempatkan di Papua guna mengcounter kemungkinan invasi dari sonotan… Untuk menjagi langit Natuna sebaiknya tetap bertumpu pada F-16 dengan backing Su-27/30 di Makassar

  3.  

    mantap !

  4.  

    Huyaa setunggal.

  5.  

    :mrgreen:

  6.  

    Entah kenapa lebih greget rafale dari pda tipun inii..
    Kalo ga salah ada artikel head to head rafale vs tipun skornya cukup jauh.. hhmm

  7.  

    rawan embargo ngga yaks??

  8.  

    oke

  9.  

    Tetap menunggu SU-35 dan Rafale

  10.  

    Nunggu pembahasan Rafale ma Gripen NG

  11.  

    10 besar

  12.  

    apakah mama eli berani berikan jaminan tidak ada embargo di kemudian hari.?
    Kalao menurut saya yg awam alangkah baiknya memilih jin rafaa sebagai pengganti nya.. secara tidak langsung mereka juga berani memberikan te ote…
    Tapi semua itu dikembalikan pada pihak kemenhan dan tni au yg lebih faham spesifikasinya…
    setali tiga uang usa dan mama eli ada laha sodara kandung ..

  13.  

    ini barang udah di bungkus apa blom y…?

  14.  

    bung@jalo yang pakai baju biru ya πŸ™‚

  15.  

    wihhh..pasti ini hasil kerja kerasnya pemerintahan jokowi…mantabb…

    sekalian mo nanya om jalo…proposal dronenya udah ada perkembangan belum…kabar2i yaa

  16.  

    yang menimbulkan banyak tanya…???

  17.  

    Terima kasih Bung jaLo Liputannya , kecepatannya MACH 2 yaah , waktu wawancara ada perwakiLan orang DI gak yaa , ngomong2 waktu daLam wawancara apakah PT.DI akan meLobi Lagi pemerintah yg kita tau skrang pemerintahan baru , ketertarikan mereka dengan Airbus kan erat πŸ™‚

  18.  

    Wait and see …

  19.  

    SU-35 selalu dihati, selalu dinanti.. eh, ini juga ok kok. πŸ˜€

  20.  

    Kayaknya sudah di akusisi ni tippu,

  21.  

    lanjutkan akuisisi EF Typhoon..
    EF Typhoon sbg pesawat multi role yang cocok digunakan TNI AL dalam melaksanakan berbagai misi
    Su-35 cocok untuk TNI AU karena merupakan pesawat yang memiliki air superiority yang tinggi sehingga TNI AU memiliki kekuatan udara yang memiliki efek gentar yang cukup tinggi
    semoga keduanya bisa diakuisi secara bertahap demi melindungi Tanah Air tercinta.

  22.  

    Bung jalo seberapa berani eurofighter memberi ToT kepada DI? Bagaimana dengan SAAB yang katanya berani memberi ToT 100%?

    •  

      Nah pertanyaan berat, yg saya tahu aja ya…

      Kalau Typhoon akan membantu airframe dan avionics. Nah kalau Grippen belum dijelaskan 100% itu apa aja? Jadi belum bisa saya kasih kesimpulan.

      •  

        Sepertinya gak bakalan ada perusahaan yang berani ngasih full 100% tot, pemerintah masih memilih mana tot yang pas dan yang belum di kuasai oleh pt.DI. Maaf bung jalo menurut anda terhadap pesawat ini?

      •  

        Tawaran yang tidak mengecewakan. Hanya sedikit produsen fighter yang mau berbagi teknologi. Merupakan sebuah lompatan bila DI nantinya bisa membuat airframe dan avionik fighter. Semoga yang dicari petinggi TNI bukan hanya daya gentar, tapi ToT untuk kemandirian bangsa.
        SAAB atau Eurofighter, mana yang lebih berani memberi transfer teknologi itulah yang saya pilih.

      •  

        Bung Jalo, yang menawarkan ToT mesin tidak ada ya? Padahal itu yang paling butuh.

        •  

          Apa bukan Typhoon juga menawarka tot mesin? .. cmiiw

          •  

            Untuk apa ToT mesin? yg kita perlu itu Tot metalurgi dan metal komposit mwpn carbon komposit utk bahan baku mesin itu yg plg penting. gimana caranya krakatau steel dan BUMN lain bisa buat. wong jepang aja udh puluhan thn jual kenderaan sampai skrg aja utk komponen mesin yg vital sprt blok dan piston aja msh didatangkan dr sono. knp? krn kita gak bs buat baja blok silinder mesin dan metal komposit sprt piston. kok di import knp gak bwt disini? jelas aja jepang kagak mau dan ngasih alasan begana begini blablabla.. pdhl klw dibuat disini, kita tau racikannya, mrk pasti yakin kita bisa buat kenderaan sendiri. gak laku lg yg namanya honda, toyota dll. begitu jg dgn mesin pesawat, soal teknologi mesin jet, saya pikir byk jg yg tau cara kerjanya. kendalanya gimana cara buat bajanya yg pas dan tahan suhu yg tinggi serta gesekan, itu yg sulit. teringat contoh susahnya lapan membuat nozel yg kuat dan tahan panas utk roket RX yg terakhir kabarnya kita berguru ke sampai ke ukraina. jd menurut saya ilmu dibidang metalurgi yg perlu kita pelajari dulu. salam bung..

      •  

        Saya sudah lama gak mantau, kalau saya yg terbaik aja pokoknya mampu membantu negara saya ini mandiri.

  23.  

    bagus juga bila diambil, tidak jelekkan, dan bila diakuisisi maka manajemen PT DI haruslah menjamin apa yang mereka dapat harus ada korelasinya dengan proyek pesawat tempur nasional yang juga PT DI yang di percaya untuk menanganinya.
    yang harus adalah NKRI harus bisa membuat pesawat fighter sendiri kedepannya….

  24.  

    bung jalo seandainya Pt DI mendapatkn tot dari eurofigter typhoon apakah ntar kfx mangacu sayap delta sperti typhoon dan mesinnya sama dgn yg digunakan typhoon? dan berharap untuk radar sudah menggunakan aesa

  25.  

    eittdahh si botak narsis benerr dahh :mrgreen:

  26.  

    Apapun pespur yg dipilih baik typhoon maupun rafale jika demi TOT sy setuju. Tetapi SU-35 tetap hrs diakuisi dlm jml yg bnyk demi superioritas udara kita.
    Jgn lupa F-22 dan F-35 ada adl lawan tanding kita.

  27.  

    Busyet da jaman skrg, ampe segitunya mereka pameran ke kalangan umum,, kayak dealer mobil jualan aja heheh ,

  28.  

    hadeuh mending SU35 ajaaa …
    mo dipake berantas pemberontak …
    mo dipake jotos penyusup …
    mo dipake pre emptive strike …
    bebassss !!!

  29.  

    User kita TNI AU tentunya lebih tahu plus minus dari si tipun .. Bagi kita masyarakat umum yg cinta tanah air harapanya pespur itu sanggup menjaga wilayah udara kita dengan teknologi di atas rata – rata pespur negara lain dari segi avionic , air frame , persenjataanya .. Salut untuk pt DI

  30.  

    Typhoon itu TIDAK ada dalam kajian TNI AU utk pengganti F-5. Apakah USER DIABAIKAN?

    Kabarnya Typhoon BERMASALAH suku cadang dan rangkanya di Austria, Jerman dan Spanyol.

    Seandainya diambil :
    – apakah PT DI sanggup dalam WAKTU YG SAMA ToT IFX dan Typhoon?
    – alasannya katanya bisa bantu IFX, apakah sudah ADA kajiannya? Korea saja BELUM memutuskan secara detil desain KFX/IFX: mesin dlsbnya.

    Lihat 30 tahun ke depan, mana lebih baik :
    – Komposisi Flanker (SU-27/30/35), IFX, Viper = 3 jenis), atau
    – Komposisi Flanker (SU-27/30), Typhoon, IFX, Viper = 4 jenis
    – Senjata + avionkTyphoon itu Eropa, lain beda dengan Rusia atau USA
    – Senjata SU-27/30 dan SU-35 sama, avionik kebanyakan sama.

    Kesimpulan : PALING BAIK pilih SU-35. TNI AU sudah sangat familier dan akrab dengan Flanker series (dan Viper). Kalau pilih yg sama sekali lain, maka akan mulai lagi learning curve yg terjal. Kita dapat minta ke Rusia didirikan fasilitas MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) seperti yg didapat Vietnam.

    JANGAN lagi kejadian seperti dulu pengganti Fokker, TNI AU pilih C-27J Spartan, tapi pemerintah pilih CN-295.

  31.  

    Typhoon vs SU 35 vs Rafale vs Gripen ??

  32.  

    SU 35 LEBIH DARI SEGALANYA !!!

    BRAVO TNI AU !!!

  33.  

    Wah….kalo udah jualan blusukan dgn buka lapak dijalanan sptnya bakalan diakuisisi nih tp bisa juga ini trick pencitraan untuk menjegal akuisisi SU 35

    •  

      kalo misalkan acara ini untuk menyamarkan kedatangan Fighter” yg lain (misal SU35 / Jin Rafa) gimana bung.. jadi ya Typhoon ini yang beritanya dibesar”kan..

      maap pendapat kuli bung

  34.  

    Menhan yg lebih tau pesawat mana saja yg akan di ambil oleh indonesia untuk mengawal nkri yg luas ini dan bebas embargo/bebas digunakan dmn saja tanpa ada tekanan…..yg jelas negara itu adalah………..hihi

  35.  

    Klo ane lebih setuju yang ngasih TOT yang paling banyak , syukur2 klo sampe mesinnya yang di kasih TOT itu akan lebih meringankan Pt DI. Yang terpenting kita jangan berbangga memiliki pespur yang bagus , tapi kita karus berbangga negara kita bisa membuat pespur walaupun belum secanggih Barat.

  36.  

    kapan ya kita bisa punya su 35 biar tetangga gak usil, trus ifx gimana nasibnya

  37.  

    kabar terbaru dari tribunews, saab berencana akan bekerjasama pembuatan pesawat di bandung dan kerjasama marine banyuwangi..

  38.  

    Tipun:

    1) lebih mahal dari SU35
    2) rawan embargo
    3) gak bakalan di kasih meteor (hanya rudal ecek2)
    4) kata jerman kapal cacat
    5) sorry ye sales tipun, terlalu blak2an nih.

  39.  

    bener bgt…

  40.  

    Kalo pendapat ane, Su 35 hukumnya fardhu ain untuk dibungkus. EF Typoon hukumnya sunah muakad untuk dibeli.

  41.  

    pertanyaannya adalah : Dari 3 jenis pesawat yg “akan” dibeli (Su-35s, Rafale & EF Typhoon) tsb. apakah EF Typhoon yg akan dipublish secara RESMI sbg pengganti F-E/E tiger II ??.
    Artinya pesawat ini yg dimunculkan ke umum, sedangkan Su-35s & Rafale menjadi ……GHOIB ??

  42.  

    Benarkah kita hanya membutuhkan 1 Ska Su-27 Fam + 2 Ska F-16 + 1 Ska pengganti F-5 + 1 Ska HS Hawk sbg fighter penjaga ruang udara nusantara? Dengan ruang udara sebegitu luas, sungguh tidak cukup jumlah tsb. Oke lah, Typhoon 1 Ska pengganti F-5. Tapi apa cukup? Dengan daya jelajahnya tidak sampai 4000 km, hanya sebagian kecil ruang udara kita yang bisa dilingkupi.

  43.  

    Perang sales pespur
    Apakah nanti pas indo defence akan keluar keputusan resminya

  44.  

    su 35 udah ada.

  45.  

    Mengapa TNI AU tertarik ke tiga pesawat tersebut ? Karena kembali kepada kebutuhan TNI AU terhadap 3 peran pesawat sesuai strategi keunggulan udara RI.
    1. Strategic bomber ( xx -xxx ) sebagai bagian dari pelaksanaan doktrin pre empitive strike
    2.Heavy fighter Role (Su-35s,Su-27 SKM, Su-30 MK2, Su-34 ) tdk cocok utk patroli udara, tapi baru diturunkan kalau kondisi gawat darurat. Juga utk pelaksanaan doktrin pre empetive strike
    3. Medium Fighter ( Rafale, EF Typhoon & F-16 C/D dst ) cocok utk patroli udara
    4. Low Fighter ( Hawk 209/ 109, T/A-50i dst ) patroli udara dan bantuan tempur ringan

  46.  

    Kalau beli sista perlu juga dipikirkan masalah integrasi.

  47.  

    menurut ane… fighter 4++ buatan negara-negara eropa pada nawarin jet-jetnya dengan iming-iming ToT karena f-35 (5th generation) udah ditawarin ke anggota Nato… sukhoi PAKFA udah mau masuk produksi di tahun 2016… dan rusia udah mulai nawarin ke negara-negara non Nato untuk join produksi (rumornya termasuk indonesia)… mumpung udah ada yang nawarin kenapa gak diambil? mumpung ada yang mau ngajarin kenapa masih ditolak? udahlah… perubahan emang awalnya menakutkan tapi kalo gak dimulai dari sekarang mau sampe’ kapan indonesia jadi negara konsumen… katanya harus mandiri

    maaf kalo ada yang tersinggung cuma opini mahasiswa

  48.  

    background pespurnya dari Icon kota ane gan Probolinggo hehehehehe…..

  49.  

    Waktu rapat di DPR terkait UU Nomer 16 Tahun 2012 ada butir-butir begini :

    * Dengan disahkan UU Industri Pertahanan, maka belanja Alutsista dalam negeri sejak 2013 ditargetkan meningkat 5% setiap tahunnya.
    * Pada tahun 2019, diharapkan 50% Alutsista TNI mampu dipenuhi oleh Industri dalam negeri.

  50.  

    Prioritas utama kita sekarang adalah kemandirian alutsista, ya salah satunya dengan tot sesuai uu. Dgn tdk mengesampingkan daya gentar tapi untk saat ini kita harus mengejar ketertinggalan kita untuk kemandirian.marilah kita lihan indonesia di masa depan dengan berbagai alutsista strategis buatan anak bangsa.

  51.  

    Su-35 bener2 pesawat jet yang ramping,flexsibel dbanding yang lain…buat nguling2 d cakrawala oke..

  52.  

    ada baiknya kita tanya ke panitia acara itu, dimana mereka bikin lukisan Typhoon dan Bromo itu. Kalo sudah dapat, kita order lukisan SU-35 dengan background misalnya singa merlion πŸ™‚

    Nah kalo lukisan udah jadi, buka lapak jg di car-free-day minggu depan. Boleh foto bayar USD 10. Duitnya dimasukin ke kencleng buat dana crowdsourcing beli SU-35. Hanya terima dolar. Saya rasa dari warjag sendiri akan dapat paling enggak USD 1.000 – 2.000. … bisa sekalian jualan kaos Kilo Strong atau Senggol Bacok. Hari kamis gitu coba kirim undangan ke Kedubes Rosiyah minta model Rosiyah yang mirip pilot.

    Salesman VS Rakyat πŸ™‚

  53.  

    Buat mengganti F5e tiger? Bohong putih deh..kan low profile aja President ke 6. Emang mau tambah pespur + squadron…Skyhawk aja dimutankan..Paling F5e tiger dimodifdulu di Israel..lalu terbang lagi

  54.  

    klo pendapat pribadi sih tentang tipon ini masih perlu di matangkan baik baik karena masalah retak di pesawat tipon bukan masalah sepele, jerman, spanyol,inggris sudah melakukan penyelidikan ketat atas temuan tersebut. jangan sampai kasus F16 retak terjadi lagi pada tipon seandainya kita jadi membeli.

    seandainya pun membeli tipon kita harus minta spesipikasi yang tinggi,full combat weapon,rudal terbaik yang di punya tipon dan yang penting nih….”SUKU CADANG” yang banyak buat kira kira 10-15 tahun pemakain,sehingga anggaplah kita terkena embargo maka kita masih punya stok suku cadang dan persenjataan buat si tipon ini.

  55.  

    Yupp setuju bung !!

  56.  

    TIV of arms exports to Indonesia, 2010-2013
    Generated: 02 November 2014
    Figures are SIPRI Trend Indicator Values (TIVs) expressed in US$ m. at constant (1990) prices.
    A ‘0’ indicates that the value of deliveries is less than US$0.5m
    For more information, see http://www.sipri.org/databases/armstransfers/background
    Source: SIPRI Arms Transfers Database
    2010 2011 2012 2013 Total
    Aircraft 156 56 77 632 921
    Air defence systems 40 40 80
    Armoured vehicles 25 1 6 10 41
    Artillery 32 6 2 41
    Engines 3 6 12 46 66
    Missiles 43 19 44 27 132
    Sensors 14 13 18 17 61
    Ships 110 110

    Total 240 236 202 774 1452

    maaf nu bii gak tau maksudnya

  57.  

    sebenarnya mo pswt tempur jenis apapun nggak masalah(asal jgn china)
    Yg penting handal dan tangguh utk bs menjaga kedaulatan nkri,dan yg lbh penting lg..kita bs mendapatkan bagian dr teknologi pembuatannya.

  58.  

    F35 mau dijual ke anggota nato secara teknologi pakai yang paling mutakhir terlepas dar segala isu yang ada…
    Euro fighter dibangun pakai teknologi tahun berapa? Dan bagaimana nasibnya setelah F35 masuk ke negara pembuat euro fighter??

  59.  

    bila kita tak jadi akuisi SU35 tapi langsung ke PAK FA tambah strong lagi nih TNI AU

  60.  

    saya jg bung, irit, ada tawaran tot, dan bisa dikembangkan network centric warfare spt thailand pny..

  61.  

    Kenapa kegiatan bertajuk lepas landas typhoon ini diadain di jalanan car free day ya?denger2 dulu ada rencana jalanan di Jakarta ada yg disetting bisa di jadikan landasan pespur. Apakah jalan ini yg dimaksud? Maaf kalo salah. Mohon pencerahannya sesepuh.. Terimakasih..

  62.  

    Salam kenal… Sepupu sy adalah pilot AU di LANUD Hasanudin Makassar. Ada banyak info alutsista yang tidak terekspos media. Seperti pesawat sukhoi SU 35 BM, sebenarnya kita sudah order kontrak 16 pesawat (bukan rencana seperti di media), 2 pesawat sudah ada di Indonesia. Begitu juga sukhoi SU-34, kita ada 1 skuadron yang keberadaannya masih dirahasiakan, tapi sering bolak-balik lanud Hasanudin Makassar. Dan Sukhoi 27 dan 30, jumlahnya lebih banyak dari yang diekspos media. Seperti yang pernah dibilang oleh mantan Menhan kita dulu bahwa target Indonesia harus memiliki 180 sukhoi, paling tidak 1/3 lebih dari targetnya sudah kita miliki.

    Jaya selalu Indonesia

    •  

      Wah, Jangan dibuka bung. itu top secret. kita komen yg dimedia aja.. mereka yg atur gimana menjaga kita spyaa bisa tidur nyeyak di negeri tercinta kita ini..

    •  

      Mohon jangan terlalu vulgar bung …

    •  

      makasih infonya bung…. reka-reka angka udah di bahas di mari. makanya sonotan n sonora pengen ngetes lari dari mana sukro yg ngejar 2 beechcraft… mereka lg nyuri -nyuri dengar lokasi tepatnya… dari utara udah. dari selatan udah yg belom dr timur. mereka pengen tau jelas, beneran di semua titik deploy sdh operasi apa blm… plus KS jg udah pada ronda… so kita cukup yakin akan kemampuan TNI (baik yg kliatan maupun yg tak kliatan) menjaga keutuhan NKRI. Yang terlihat lemah ternyata kuat. Yang terlihat kuat ternyata lemah…. Dukung TNI mengembalikan kejayaan Nusantara dalam ujud NKRI tercinta

  63.  

    12 unit ??

    •  

      Anggaran yg ada cuman begitu nanti kalau ekonomi naik 7% baru kita bicara yg lain. Ini kan masih agenda Pemerintahan sebelumnya, karena yg baru masih perlu adaptasi dulu

  64.  

    Saya pribadi untuk saat ini lebih memilih mengutamakan perolehan daya gentar dari rencana akuisisi pesawat tempur pengganti F-5 Tiger II ini daripada di iming-imingi mendapat TOT bahkan ada yang sampai 100% ; oleh karena itu saya lebih menyarankan Pemerintah RI memilih SU-35 bersenjata lengkap, walaupun cuma satu skadron namun cukup menggentarkan di kawasan apabila berhasil dimiliki. ingat perkembangan geopolitik di kawasan, ingat jangan sampai sistem senjata kita TERLALU tergantung dari satu pihak dalam hal ini blok barat dan konco-konconya

    dari Rusia kita berharap mereka bisa membuka fasilitas bengkel perawatan SUkhoi di Indonesia, itu yang paling realistis

    Saya pikir proyek KFX/IFX sudah merupakan upaya kita meraih TOT pembuatan pesawat tempur dan itu sudah cukup bagus. Saya pikir walaupun pemerintah membeli typhoon belum tentu dikasih TOT komponen kunci dari pesawat tempur tersebut apalagi cuma beli 1 skadron; ingat dengan Tiongkok saja dalam kasus TOT rudal C-705/802 sampai hari ini berjalan tersendat-sendat alias belum dapat segera direalisasikan walaupun kita sudah beli rudal tersebut

    •  

      Saya setuju, kembali ke sejarah pembuatan LPD Makasar.. Dan akan dimulai juga sejarah pembuatan kapal selam changbogo. Intinya enginer yg dikirim saat TOT harus bisa “FOKUS” dalam pembangunan pesawat IFX/KFX. Oh iya trus yg bisa di mixkan dari TOT euro figter ke IFX dimana? Klw prosentase kesesuaian yg bisa kita installakan diIFX apasaja? Pasti untuk pengembangan tidak akan terlalu berbeda dari desain awal yg sudah deal.. Dan kebanyakan upgrade pada avionic saja sepertihalnya F16 bach 60. Yaah wacana saya saja.hehe..:D

  65.  

    Pengadaan pespur SU-35S memerlukan EF.Typhoon sebagai pespur tandingan :
    SU-35S, 2 skuadron dan EF. Typhoon 1 skuadron

  66.  

    Coba, dibuka lagi isu apa saja waktu SBY mendapat gelar dari Ratu Inggris, kalau tidak salah termasuk pembelian 24 unit Eurofighter, jadi tidak usah diributkan kalau yg dirilis adalah pembelian 12 unit sebagai pengganti F5E.
    Ini hanya angan2 ngawur pedagang ayam di pasar.

    •  

      Untuk penggemar SU family, pegang saja statemen pak PUR bahwa Indonesia merencanakan punya 180 pesawat Sukhoi Family sampai tahun 2024 atau dalam 3 MEF, jadi dalam satu MEF beli 3-4 skuadron ( sekitar 60 pesawat ). ngarep.com

  67.  

    ternyata ada pramugarinya ?

  68.  

    kalau ini tempat pertempurannya lain nih

  69.  

    apapun pesawatnya, tot tetap diutamakan

  70.  

    @popi, kalo pendapat anda ditelan bulat2 kayanya indah bgt, tapi ada yg luput dari uraian anda, Angkatan udara Inggris menemukan cacat produksi pada lobang baut bagian pesawat Typhoon, yg dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan pilot, sehingga AU Inggris memerintahkan utk melarang terbang Typhoon utk wkt yg belum ditentukan sampe ditemukan perbaikan dari kecacatan itu, lalu AU Jerman membatalkan pesanan 6 unit Typhoon berkenaan dgn kecacatan tsb, sbg persiapan utk mengakusisi flanker family, TNI AU membeli simulator Sukhoi utk mendidik calon2 pilot pepsur tsb, artinya TNI AU punya renacna jk panjang thd Sukhoi, tdk ada pernyataan resmi dari pemerintah Rusia bahwa pemberian T.o.T kpd Indonesia bila membeli sejumlah 3 skuadron, segala kemungkinan bisa terjadi bila Indonesia memerlukan kita siap membantu spt pernyataan resmi Dubes Rusia utk Indonesia Mikhail Galuzin, juga menteri perdagangan Rusia ketika bertemu presiden Jokowi Denis Manturov, akan memperluas kerja sama dgn Indonesia termasuk pengembangan teknik, satu lagi tdk semudah yg dibayangkan bagi Indonesia utk menerima T.o.T spt yg dijanjikan krn Typhoon produksi 4 negara eropa (Inggris, Jerman, Spanyol & Italia) artinya setiap negara punya andil memproduksi rangkaian2 pespur tsb, sehingga bisa jadi seandainya terjadi ini adalah perjanjian MULTILATERAL, melibatkan banyak negara, pasti rumit dgn segala persyaratannya spt yg sudah2 ada perjanjian HAM, tdk boleh ini, tidak boleh itu dst, sekali lagi saya katakan TIDAK SEMUDAH YG DIBAYANGKAN,…. SAYA COBA MEMBERI KOMPARATIF DARI URAIAN @popi di atas..

  71.  

    menurut pendapat pribadi dan para wargjagers, untuk sales dan pengamat setia perkembangan dinamika geopolitik di kawasan ini kian pesat seiring dengan pergeseran armada ke 7 ke wilayah pasifik dan membuka jalan sebagai keusilan mereka mengadu domba kawasan regional, seiring perkuatan pertahanan aussie dengan di boyong nya 78 unit F-35 JSF lalu intergrade radar long range yg akan di akusisi dan pancaran sinyal radar nya bisa melampaui NTT dan sampai hingga pulau crismast, lalu penempatan USMC di pasukan yg akan di tambah 10000 dan dukungan pesawat,helikopter,marinir LHD. dan masalah LCS. sudah saat nya kita open mind saudara, sudah saat nya indonesia sebagai penyeimbang kawasan regional untuk memesan su-35 bm ecara rill dapat menekuk F-35 JSF di atas kertas juga bebas embargo, paman sam sangat takut jika kita mendekat dengan russia kembali ,ingat intermezzo ketika kita menjadi kekuatan terkuat di bumi selatan dengan arsenal alutsista mutahir seperti KRI irian. sehingga kita ingin di jadikan paman sam dan konco-konco nya turut dan dikte oleh mereka. ingat beberapa waktu lalu berbagai pencurian ikan merugikan negara 300 T pertahun dan pelanggaran batas wil udara yang kian komplek. dengan asses SU-35 BM dengan segala kelebihan akan meningkatkan taraf kewibawaan indonesia. coba baca buku karangan bpk susilo bambang widoyono tentang geopolitik di kawasan pasti ada kata kunci dr kondisi real di regional. kita tau kasus lalu kita pernah di sadap oleh aussie, dan kapal patroli aussie berkali kali masuk ke wilayah indonesia sejauh 1 mil dan mengembalikan kapal suaka. betapa miris nya. perlu nya sinergi kekuatan aset udara dan laut untuk meningkatkan wibawa dalam mutu kualitas, dan kuantitas di dukung oleh SDM kita juga. percaya lah bahwa kekuatan TNI kita secara nyata jauh di atas upil, dan sonora dgn secrect warfare, namun kita memegang teguh low profile namun sebagai negara besar ternyata banyak yang dengki dengan indonesia salah satu nya aussie negara sherif satu ini selalu ingin tahu dengan apa yg ada di halaman NKRI dan tidak mau kalah dengan terus memata-matai bersama upil.program KFX/IFX mudah mudahan dapat mengingkatkan kewibawaan kita namun dalam merintis kemajuan pasti ada up dan down. namun sebagai bangsa besar dan ingin melampaui kemandirian pasti kita tidak akan menyerah, pasti di lalui dengan TO, te ote semisal nya tipun, rafale, dan su-35 BM di pesan itu merupakan pesan bagi yg ingin mengganggu NKRI wait and see saja….

 Leave a Reply