Nov 192016
 
PPRC Latihan di Tarakan, Kalimantan Utara, 15/04/2016

PPRC Latihan di Tarakan, Kalimantan Utara, 15/04/2016

Indonesia, Malaysia dan Filipina sepakat memulai pelatihan militer bersama dalam mengamankan Laut Sulu dari pembajakan yang merajalela.

Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu menjelaskan bahwa masing-masing negara akan memulai pelatihan personil militer sendiri di Januari 2017, sebelum melakukan latihan bersama di akhir tahun.

Pelatihan militer akan berlangsung di Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia, Pulau Tawao Malaysia dan Pulau Bangao Filipina.

Ryamizard mengatakan, tentara Angkatan Darat akan ikut berpartisipasi dalam pelatihan militer bersama, yang akan membentuk pasukan khusus, bertugas menghadapi kelompok militan Abu Sayyaf yang telah mendalangi serangkaian penculikan baru-baru ini di perairan Sulu, barat daya Filipina.

“Itu bagian dari tindakan konkret kita, negara-negara ASEAN mengambil langkah untuk mengamankan wilayah tersebut,” ujarnya di Jakarta, 17/11/2016.

Ryamizard mengatakan lokasi pelatihan nantinya menjadi pos gugus tugas gabungan yang ditugaskan untuk mengamankan perairan Sulu. Kebutuhan untuk pelatihan militer gabungan dibahas dalam pertemuan antara Ryamizard dengan Datuk Seri Hishammuddin Hussein Malaysia dan Delfin Lorenzana Filipina disela-sela Rapat Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) di Laos.

Malaysia dan Filipina menyambut baik inisiatif ini dan akan menambah patroli laut bersama di perairan Sulu seperti yang telah disepakati sebelumnya.

Sumber : Thejakartapost.com

Bagikan:

  7 Responses to “Indonesia, Malaysia dan Filipina Bersatu Lawan Abu Sayyaf”

  1.  

    Bersatu kita teguh, bercerai runtuh

    Patroli, patroli…

  2.  

    Kok malon ikut jg.? Bukannya pemilik Abu sayap itu negara malon. Spt ISIS yg bentukan barat.

  3.  

    wuih keren JOINT TASK FORCE SEA (South East Asian) hahahaha

  4.  

    Test ping

  5.  

    Tak adas guna latihan lagi ,kan TNI sudah cukup latihan ,langsung saja survey untuk pengenalan medan dan go ,cari itu abu sayyaf hidup atau mati diwilayah mindanao . Kelamaan kalau harus latihan dulu . Langsung saja operasi gabungan 3 negara ,habisi seluruh milisi abu sayyaf dengan operasi tanpa target waktu .
    Jangan sampai Amerika yang masuk ke sana . Repot kita.

  6.  

    Haprak malon !!..

 Leave a Reply