Indonesia-Malaysia Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Jakarta, Jakartagreater.com – Menteri Pertahanan RI H. Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Malaysia H.E. Tuan Haji Mohammad Bin Sabu, Jumat 24-1-2020 di Ruang Tamu Kementerian Pertahanan RI Jakarta, dirilis Kemhan RI, Jumat, 24-1-2020.

Kunjungan kehormatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat dan meningkatkan kerjasama Pertahanan Malaysia dan Indonesia yang sudah terjalin baik selama ini. Tiba di Kementerian Pertahanan RI, Menhan Malaysia disambut oleh Menhan RI dengan Upacara Jajar Kehormatan.

Dalam kunjungan ini Menhan Malaysia dan Menhan RI melakukan pertemuan bilateral dengan membahas peningkatan kerjasama pertahanan kedua negara yang lebih konkrit dan saling menguntungkan.

Lebih lanjut Menhan RI menyampaikan hubungan bilateral dalam bidang pertahanan antara Indonesia dan Malaysia telah mulai sejak penandatanganan perjanjian perdamaian pasca konfrontasi pada 11 Agustus 1966. Setelah hubungan yang terjadi dengan Develop dan karena ditemukan sebelumnya.

Hingga saat ini, kerjasama pertahanan bilateral antara Indonesia dan Malaysia masih berdasarkan pengaturan keamanan 1984. Keamanan ini adalah versi yang direvisi dari satu sebelumnya (Pengaturan Keamanan 1972). Pengaturan Keamanan 1984 adalah dalam proses revisi dibawah untuk menyesuaikan ketentuan nomenklatur pemerintah Indonesia saat ini.

Menhan RI juga menyampaikan sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara kedua Menteri Pertahanan di Bali dalam acara GBC Malindo dan dalam order untuk meningkatkan dan memperkuat kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Malaysia.

4 pemikiran pada “Indonesia-Malaysia Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan”

  1. Rutinitas formalitas basa basi politik kenegaraan, kalau acaranya hanya begini cukup pakai telpon, wa, dan e mail lembar mou tanda tangan kirim pakai jne dah lebih dari cukup. Kecuali rembugan langsung dibuatkan jadwal oleh Mat Sabu semisal gimana cara supaya nelayan bisa melaut aman tak diculik perompak Abu Syaraf, jadwalkan dengan pak Prabowo latihan penanggulangan bencana bersama besar2an kerahkan sebagian besar kapal perang di laut cina selatan tapi jangan di laut Natuna Utara, soalnya nelayan kita disana cari nafkah buat keluarganya

Tinggalkan komentar