JakartaGreater.com - Forum Militer
May 042014
 

plan-for-indonesia-gdp

Jakarta – Presiden Susilo bambang Yudhoyono mengatakan Indonesia berada di peringkat ke-10 ekonomi dunia dari Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan World Bank atau Bank Dunia. Peringkat persentase GDP Indonesia terhadap ekonomi dunia memang naik pesat dibandingkan beberapa tahun lalu, peringkat Indonesia naik dari 16 besar menjadi 10 besar.

Pernyataan ini disampaikan Presiden saat acara Launching Rajawali Televisi (RTV) di Plenary Hall, Jakarta 03/05/2014. Menurut Presiden, informasi itu baru saja disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri.

Capaian ini menunjukkan kebijakan pemerintah dalam ekonomi sudah sangat tepat. Ekonomi Indonesia sudah berjalan on track dan kita membuat progres yang sangat signifikan karena beberapa tahun lalu kita di nomor 16.

Berdasarkan data World Bank dari The 2011 International Comparison Program (ICP), berikut data share (persentase) perekonomian negara terbesar di dunia.

1. United States (AS) 17,1 %
2. China 14,9 %
3. India 6,4 %
4. Japan 4,8 %
5. Germany 3,7 %
6. Russian Federation 3,5 %
7. Brazil 3,1 %
8. France 2,6 %
9. United Kingdom 2,4 %
10. Indonesia 2,3 %
11. Italy 2,3 %
12. Mexico 2,1 %
13. Spain 1,6 %
14.Korea, Rep. 1,6 %
15.Canada 1,6 %
16.Saudi Arabia 1,5 %
17.Turkey 1,5 %
18.Iran, Islamic Rep. 1,4 %
19.Australia 1,1 %
20.Taiwan, China 1 %

Bandingkan dengan posisi 2 tahun lalu di 2012:

1.United States
2.China
3.India
4.Japan
5.Germany
6.Russian Federation
7.France
8.Brazil
9.United Kingdom
10.Italy
11.Mexico
12.Spain
13.Korea, Rep
14.Canada
15.Turkey
16.Indonesia
17.Australia
18.Iran, Islamic Rep
19.Saudi Arabia
20.Poland

IMF Predictions: Indonesia as the 5th largest economy by 2030

IMF Predictions: Indonesia as the 5th largest economy by 2030

Pengertian GDP
GDP suatu negara dapat didefinisikan sebagai total nilai penjualan barang dan jasa suatu negara dalam setahun. Jadi dalam skala yang lebih kecil, misalnya sebuah toko handphone, maka GDP dari toko handphone tersebut adalah omset total nilai penjualan handphone (barang) dan servis handphone (jasa) dalam setahun. Nah kalau dalam skala ‘Negara’ maka produk berarti semua barang yang dijual / dihasilkan di negara tersebut, dari minyak mentah, kelapa sawit, kopra, bahan mentah, bahan setengah jadi, sepatu, alat pancing, pesawat terbang sampai tusuk gigi. Sedangkan untuk jasa, mencakup dari jasa servis mobil, pijat refleksi di salon kecantikan, sampai jasa transaksi keuangan.

Yang perlu diperhatikan adalah produk dan jasa yang dihitung di sini adalah berdasarkan produk dan jasa yang dikenai pajak, jadi kalau jasa naik becak tidak masuk di sini karena tidak kena pajak (PPN). Kalau begitu nilai GDP nya tidak akurat ? Ya dan Tidak, misalnya di Indonesia dimana masih banyak usaha tidak formal (UKM dsb) yang belum bersinggungan dengan pajak, ada yang mengestimasi nilainya bisa 20-30% dari nilai GDP yang dipublikasi. Tapi bagi negara-negara yang tingkat pelaporan pajaknya tinggi, maka nilai GDP bisa dikatakan akurat, seperti US, atau negara-negara Eropa, Jepang juga.

“Gross” atau “kotor” berarti bahwa nilai barang atau jasa diambil tanpa memandang tahapan produksi atau penggunaan dan juga depresiasi dari barang modal (Capital Stock) Β tidak dimasukan dalam perhitungan. Jadi entah barang digunakan untuk konsumsi, investasi atau cadangan tetap dihitung.

Selain pendekatan di atas yaitu dari sisi pendekatan produksi total barang dan jasa, dimana dianggap bahwa total barang dan jasa merupakan nilai total yang dihasilkan suatu negara, maka ada juga pendekatan dari sisi pengeluaran yang menggunakan rumus berikut: GDP = Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + (Ekspor – Impor).

(detik.com)

Bagikan :

  90 Responses to “Indonesia Peringkat 10 Ekonomi Dunia”

  1.  

    Ngaa penting posisi berapa, yg penting rakyat mampu membeli

    •  

      yupz. . .betul. . .

    •  

      Yang penting rakyat sejahtera bung..

    •  

      @ sekar melati

      membeli apa..? lamborghine atau beras…..?
      mudah2 an kalau peringkat 10….itu sesuai dengan fakta di lapangan

    •  

      bener no.10 tp klo rakyat masih byak yg miskin sama saja

      •  

        Iya Bung Jalo semoga. Tingkat kemiskinan (headcount index) menurun (persentase dan jumlah orang miskin menurun). Tapi di bagian lain, ada yang makin tertinggal dibandingkan masyarakat lainnya. Ini indikasi ada peningkatan kesenjangan penghasilan.

      •  

        Tapi sebagai catatan, patokan seseorang dikatakan miskin (miskin) jika pengeluaran per bulan kurang dari Rp 271 ribu per bulan. Ini sangat rendah. Jika dipakai patokan 1 dolar per bulan, sekitar 60 juta orang tergolong miskin.

      •  

        Artinya, kekayaan semakin menumpuk pada sedikit individu diatas semantara yang dibawah semakin melebar, persis kerucut. Secara sederhana bisa dikatakan pula sebagian besar share dalam pendapatan perkapita Indonesia disumbang oleh atas, bukan menengah kebawah = ketimpangan ekonomi semakin melebar = tidak sehat. GDP besar bukan ukuran negara makmur, tapi banyak orang tidak tahu, maka jadilah basa basi GDP dkk menjadi bahan pemanis kampanye politik.

        •  

          Kalau dilihat di laman worlbank, ada beberapa ukuran, dan lazim digunakan di dunia internasional. Tapi ukuran-ukuran tersebut yang bersifat makro memang seyogyanya harus disertai dengan ukuran mikro.

          Misalnya: harusnya daerah punya data ekonomi per keluarga. Sebab kewenangan daerah sekarang makin besar dibandingkan di masa lalu, sehingga program pembangunan di daerah amat ditentukan oleh pemerintah daerah nya.

          Agar programnya bisa tepat sasaran, maka pemda harus punya data yang sahih hingga tingkat keluarga/unit terkecil.

      •  

        data ini juga punya problem tersendiri
        orng pedalaman juga dihitung walau orng pedalaman tidak mementingkan harta yg penting kebutuhan mencukupi
        contoh badui dalam, suku anak dalam di sumatra, dayak yg di pedalaman hutan

        kalo itu msuk dlm hitungan juga kemiskinan gk bakal 0
        kalo orng yg minta2 di jkt itu
        ahhhh lupakan cukup sakit hati liat penghasilan di dpan mata sndiri

      •  

        Ekonomi meningkat mendapat no 10 itu patut kita syukuri, tapi PR ratio gini yg kian melebar jg PR besar…inilah pembenaran tuduhan neo lib thd rejim SBY..Membesar ratio gini disebabkan ketimpangan sektor edukasi shg kelompok non skill (lulusan SD/SMP ) masih dominan /signifikan dlm struktur tenaga kerja kita.

        Penggratisan biaya belajar dan kesehatan dalam rejim SBY sdh cukup baik…walau hasilnya masih harus menunggu 10 sd 15 tahun lagi….Yang penting jg harus ditengok besarnya sektor yg belum tercatat dalam pajak (UKM /UKMM) maka GDP kita masih belum memperlihatkan size yg sebenarnya….Semua indikator ini perlu kita syukuri dan bukan mengeluh..kerja keras/cerdas adalah kuncinya…

        •  

          sbnernya pendidikan kita bisa free loh bung
          dngan dana BOS per anak anggap 100rb per bulan tp kenapa sekolah masih narikin biaya SPP bisa 50rb (ane dulu 350rb)
          yg dibahas pasti biaya OP
          anggap 1angkatan 250 anak x 3 =750x100rb
          75jt/bln itu buat OP or jalan2 guru

          biaya listrik palingan yg dipake lampu, AC, ampe kom
          listrik juga bukan 3 fasa
          ini yg mesti diusut bung menurut ane

  2.  

    Mugo mugo iso nomer siji

  3.  

    Wahidun bin pertamaxun…

  4.  

    Selamat ya pak SBY

  5.  

    Sepertinya target di atas bukan mustahil bagi Indonesia yang besar ini..yg seharusnya juga dibarengi peningkatan kualitas infrastruktur ekonomi juga pemeratan pengasilan warga seluruh NKRI..sehingga pencapaian tingkat ekonomi yg ditargetkan di atas bisa disebut sebagai kemakmuran yg berdasar pada keadilan sosial bagi seluruh rakyak Indonesia..aamiin..

  6.  

    siiip.lanjutt kan

  7.  

    sekarang ekonomi indonesia masuk 10 besar. . .mudah2 an tahun esok militer indonesia yang masuk 10 besar. . .
    Amiiin. . .

  8.  

    tinggal pemerataan ekonomi d lanjutkan biar ndak jomplang……

    •  

      setuju sekali

      •  

        ada cerita ini, dikalimantan itu anak sekolah dasar uang sakunya itu 50 ribu, buat kita dijawa pasti sudah besar itu dan anak orang kaya. tapi lain halnya klo di kalimantan gak ada apa2nya uang segitu, paling cuma bisa beli makan dan jajan saja. apalagi klo di papua yang mana biaya distribusinya lebih mahal lagi. kalau persoalan kayak gini, pemerataan yang bagaimana yang dimaksud? sama2 di indonesia tapi nilai uangnya sudah berbeda.

        bisa jadi yang peringkat 10 itu peringkat ekonomi jawa saja. bukan indonesia, soalnya sangat timpang memang infrastruktur, perinsdustrian, pendidikan dijawa sama diluar jawa (kalimantan yang aku tahu). bahkan distribusi BBM yang notabene daerah penghasil minyak disana untuk membelinya solar itu harus antri dulu semalam truknya, itu pun klo datang solarnya. jauh banget sama denga keadaan dijawa.

        •  

          tp herannya ayam ras hidup sampe ikan hidup harganya hampir sama loh kayak di jawa
          mungkin ambil untungnya besar itu
          hehe

          kalo di papua rencana mau buat daerah industri tp orng2 pengusaha agak menolaknya karena (maav) orng2nya susah di atur

          •  

            kalau untuk daerah kotanya memang sedikit bung perbedaannya. apalagi kalo daerah banjarmasin, biaya hidupnya dan barang2 lainnya lebih murah daripada dikalimantan lainnya.kalau anda ke melak atau muara badak disana itu malah ada istilah “aku ada uang, mana barangmu”.

            benar memang bung love ina, saya saja merasakannya langsung, mayoritas SDM yang mau bekerja2 keras memang dari jawa (bukan maksud diskriminasi) dan memang mereka mengakuinya. tapi bukan disitu masalah utamanya. permasalahan untuk perindustrian diluar jawa adalah infrastruktur, tapi yang lebih utama adalah tidak adanya jaminan bahwa sumber energi akan terpenuhi jika pengusaha mendirikan industri. dan disini adalah tugas besar bagi pemerintah selanjutnya untuk mewujudkan MP3EI.

          •  

            Setuju bung @kuprit, masalah utama perbedaan harga yg sangt tinggi antar daerah ialah karna infrastruktur dan prasarana transportasi yg blum memadai terutama di kawasan timur indonesia…..
            Tingginya ongkos / biaya distribusi jg ikut mempengaruhi…..klo saja dr sabang sampe merauke sudah terhubung jalur transportasi memadai dan biaya transportasi jg cukup terjangkau maka distribusi barang tdk lgi menjadi kendala…
            Terkait biaya/ongkos transportasi smoga penemuan2/inovasi dlm teknologi dpt menjadi salah satu solusi….

            Di AS pertumbuhan ekonomi berbanding lurus dgn perkembangan teknologi……

          •  

            waduh kalo di bontang gmna ya bung kuprit
            ane mau merantau ksana soalnya
            hehe

            yaaa doakan saja program MP3EI ini berjalan lancar
            pemerintah sudah sadar akan kebutuhan infrastruktur dan telah dimulai pembangunan seluruhnya baik plabuhan yg di dumai, tanjung priuk, hingga manokwari
            bandara juga mulai di perluas dari kualanamu, soekarno hatta, hingga yg baru di banjarmasin
            jaringan internet tjn 2015 sudah terkoneksi semua dari barat ke timur melalui kabel FO
            infrastruktur di 2020 akan jauh lbh baik dari ini bahkan bisa meroket bung kalo subsidi bbm 50% aja buat ingrastruktur toh nilainya 100T lbh

        •  

          Jadi begini Bung Kuprit. Peringkat 10 itu dihitung dari ukuran agregat (keseluruhan) nilai ouput yang dihasilkan di wilayah Indonesia. Nilai output lazim juga digunakan sebagai pendekatan berapa pendapatan input-inputnya (tenaga kerja, modal, utang, barang sewa). Jadi ini ukuran makro.
          Yang Bung Kuprit sampaikan adalah fakta mikro. Di sinilah maka, meskipun ukuran makro penting dipakai, tetapi tak cukup, dan harus dilengkapi dengan data mikro.
          Artinya rangking itu seyogyanya disyukuri, tetapi tak boleh menjadi lengah, karena di tingkat lapangan, faktanya bisa tak sejalan dengan data makro.
          Inilah salah satu tugas pemerintah daerah, selalu memonitor apa yang tejadi di lapangan, dan membuat kebijakan berdasarkan apa yang tejadi di lapangan.

        •  

          saya sependapat dgn kawan2 bahwa masalah utamanya infrastruktur. semoga PR besar ini bisa d selesaikan secepatnya oleh masing2 Pemda dgn bantuan pemerintah pusat, agar potensi ekonomi d masing2 daerah bisa d gali dgn maksimal untuk kemakmuran bersama dan pemerataan kesejahteraan ekonomi segera terlaksana . Amiiin.

  9.  

    harusnya nusantara urutan 1
    bukan 10 knp smua kita pnya apapun
    untuk jadi yg terdepan jayalah nusantaraku

  10.  

    Smga keafilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia cpt terwujud…

  11.  

    Berdasarkan sumber bank dunia, indonesia berada di tingkat 10 ekonomi dunia, menurut saya indonesia mempunyai potensi utk mengalahkan inggris, perancis, brasil, dan rusia dlm waktu 5 thn kedepan. Indonesia memiliki bonus demografi yg menyebabkan indonesia mempunyai tenaga kerja produktif yg cukup byk utk menghasilkan output yg byk jg. Usia muda ini cenderung utk berperilaku konsumsi shg bisa menaikan tingkat konsumsi domestik. Tingkat konsumsi yg tinggi ini hrs ditunjang tingkat produksi yg tinggi pula kalau tidak akan tjd masalah di tingkat suply akibatnya akan tjd inflasi dan jg import. Oleh krn itu tingkat produktivitas tenaga kerja muda kita jg perlu ditingkatkan.

    Potensi lain adlh tersedianya suply bahan mentah di dlm negeri dan posisi kita yg strategis. Tantangan terbesar di negara kita dan mungkin disetiap negara baik negara maju maupun negara berkembang adlh pemerataan. Ketimpangan adlh ekses dari perekonomian liberal dimana yg punya modal kuat saja yg berkembang. Utk menghindari ketimpangan ini kita bisa mengurangi subsidi bbm utk golongan mampu utk dialihkan ke subsidi yg langsung kena ke golongan miskin spt subsidi kesehatan dan pendidikan kurang mampu, perbaikan infrastruktur daerah terpencil dan tertinggal, subsidi perumahaan dan subdisi utk sektor yg produktif spt pertanian, perikanan dan ukm.

    Untuk mencapai tujuan itu ada 3 cara perbaikan birokrasi atau good goverment, peningkatan produktivitas dgn peningkatan sdm dan perbaikan infrastruktur utk menunjang efisiensi perekonomian dan kualitas hidup kita.

  12.  

    Cepat sekali naiknya GDP Nya…pasti indonesia pakai webmaster tols …sehingga lebih cepat dari yg di prediksikan oleh sbagian kemengtator dan Lsm yg sll menghujat RI.

  13.  

    Mari Kita Belajar Dari Kejatuhan Pak Harto…. Lembaga Word Bank, ADB, Apalagi IMF DLL Melakukan Pujian Yang Sama Seperti Pujian Mereka Kepada SBY. Bahkan Kita Dibilang Macan Asia dan akan Tinggal Landas…. kwkwkwkwkkw…..
    “Kalau Mau Menjadi Bangsa Besar Terhormat Dunia Akherat Wajib Hukumnya Kita Belajar Dari Sejarah”

    •  

      Kalau angka itu confirmed berarti bukan angka palsu. Tapi memang tak boleh terlena, harus selalu waspada terhadap kelemahan sendiri, supaya selalu ingat untuk meningkatkan diri.

  14.  

    indonesia makmur kl gak ada korupsi πŸ™‚

  15.  

    Bunyi pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut .1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.3. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

    sistem ekonomi liberal, semua investor berlomba2 menyedot aset bumi indonesia,dan kita putra putri hanya tamu ditanah kita sendiri. Indikator yg dikeluarkan ini saya anggap SAMPAH ASING LIBERAL GUNA MENJERUMUSKAN INDONESIA KEDALAM GERBANG EKONOMI YG SALAH.Ingat bgmna bank dunia mengarahkan kpda indonesia menghapus subsidi bbm ?????????
    apakah anda yg kaya bisa liat berapa bnyk sekarang org miskin idup di indonesia ?????
    Berpikir cerdas kawan2.

  16.  

    Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut

    Demokrasi Ekonomi.

    Mengapa dipilih sistem Demokrasi ekonomi, karena menurut beliau sistem Demokrasi Ekonomi memiliki ciri-ciri yang positif, diantaranya adalah :

    Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
    Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
    Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendakinya serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
    Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
    Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
    Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
    Dengan demikian perekonomian Indonesia tidak mengizinkan adanya : Free fiht liberalism, yaitu adanya suatu kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah dan terjajah dengan akibat semakin bertambah luasnya jurang pemisah si kaya dan si miskin.

    Ingat,tokoh2 Indonesia sudah maju dlm berpikir.mereka hidup dizaman dulu berpikir dimasa depan.
    jadi bagi saya apa yg dikatakan semua organisasi luar dan dalam pro pada barat saya hanya anggap mereka sampah.

    •  

      Setuju Bung Patton. Kalau kita cermati satu per satu pembukaan UUD 45, luar biasa visi para pendiri bangsa ini, dan sudah jelas apa yang harusnya dilakukan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan. Sekarang bangsa ini secara umum sedang mengalami krisis identitas karena “lupa” pada pedoman dasar berbangsa.
      Pemerintah berikutnya harus mencari cara agar masyarakat dapat memahami dan mau menjalankan pesan dari para pendiri bangsa.

      •  

        Ya masalahnya skrg bung, para ekonom dan pemimpin bgsa ini berkitab pada ala pemikiran barat.Dan tdk mustahil juga,peran2 lsm brengsek yg dibiayai barat ini turut campur atw dibelakang layar berkoar2 mendikte pemerintahan kita.
        masalah lsm siapa ya silahkan cari sndiri dan ketahui sendiri.Kita cukup mngerti saja bhwa pola atw sistem ini sudah salah sekali lagi sistem.

        •  

          bahkan di beberapa aspek indonesia bahkan lebih liberal dari barat sendiri.bahkan yang menguasai perekonomian kita pun hanya segelintir etnis ttt.kalau soal lsm menurut saya kita harus membuat uu pengawasan sumber dana lsm agar lsm lsm dapat diawasi oleh pemerintah.saya juga bingung dengan sistem negara kita,bahkan yang mudah pun dipersulit.dan herannya lagi bung banyak uu yang justru menguntungkan asing daripada bangsa ini.kapan ya bangsa ini jadi bener……

          •  

            Begini bung, karena basic saya hukum saya ulaskan kpda anda.
            Didlm proses legal drafting atw penyusunan uu,para perumus pengkaji itu udh dicuci otaknya bhkan kesadaran nya sudah hilang.ketika rumusan berlangsung segala mcm intervensi halus berupa rayuan uang didlm amplop sprti hal lumrah.Perusahaan besr tdk mw rugi dlm uu yg sdg dirancang dan akan disahkan.Dengan kata lain lahirlah uu yg pro kpda kebijakan perusahaan bsr atw asing.Ini msih sya ingat ketika dosen saya jadi perancang suatu draft uu.beliau berkata hal yg demikian.
            Disamping itu bnyk nya yg bukan ahli hukum terjun dlm proses perancangan uu.Seorg yg berijazah Hukum aja blm tntu mengetahui detail proses mmbuat uu.Segala sisi dinilai dlm rumus uu,nah mereka yg ga basic hkm tdk ngerti.Liat aja di dpr/dprd kebanyakan basic nya berbeda.Bukan menghina atw membanggakan suatu jurusan.Dan skrg bnyk dlm uu ada timpang tindih antara uu 1 dgn lainnya.Jadi nya kembali ke meja persidangan MK.Semoga draft uu komcad wamil itu berjalan baik.

          •  

            Ya bung Patton, saya juga dapat cerita begitu, kepentingan tertentu sangat kuat mempengaruhi.

  17.  

    @ mas Jalo…

    maaf kalo request saya dil luar topik bahasan mas…

    bisa tolong share jadi tidaknya akuisisi mig 35 dan tot mig 1.42 ke kita dari rusia ?

    terima kasih mas Jalo..

    •  

      Hehehehe, sebenarnya sudah saya kasih clue di artikel2 sebelumnya nunggu teman2 membandingkan clue saya dengan KFX/IFX yg saya tulis dan bung Telik. Coba dilihat lagi, kalau gak nunggu pencerahan dari Bung Erich :mrgreen:

    •  

      Betul bung Jalo, sebenarnya Negara
      Kita sudah dikasih copy cetak birunya oleh Rusia sebagai bentuk persahabatan dari Rusia kepada Negara Kita, karena Rusia tahu bagaimana nantinya Indonesia akan menjadi Negara Besar dgn, perekonomian yg
      Besar dan maju terima kasih.

  18.  

    Bukannya gak bersyukur peringkat kita naik ampe peringkat ke-10…tapi kan itu hanya sebatas laporan diatas kertas saja, tapi realitas dilapangan apa naiknya GDP kita berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan rakyat? Masih banyak rakyat kita yg miskin jangankan sekolah, untuk beli makan sehari-hari saja hasil yg didapt gak cukup
    Jadi apa pengaruhnya? kalo hanya dinikmati sedikit orang yg gak perduli kepada rakyat banyak..yg mereka perdulikan hanya memperkaya diri sendiri ato kelompoknya

    •  

      Kata siapa @ om ryan zae..
      Ini saya tinggal di Sleman Yogyakarta, orang bangun rumah sederhana mendapat bantuan 10 JT atas rekomenadi perangkat pemerintahan dari RT/RW, kepala dukuh dan kelurahan. Tetangga saya sudah banyak yang mendapat bantuan, jaman dahulu tidak ada.
      Sekarang banyak sekali dana hibah untuk kesejahteraan, dari koperasi simpan-pinjam tingkat RT dll.
      Kalau di tempat om ryan zae tanyakan dong kinerja Kabupaten, sekarang kan otonomi daerah πŸ™‚

      •  

        ralat: “atas rekomendasi perangkat pemerintahan dari RT/RW”

        Maaf ya om ryan zae, gaya bahasa anda itu gaya bahasa beberapa tahun yang lalu pas jaman orba. sekarang sudah gak musim ah, apa-apa pemerintah pusat. Lihat kinerja pemerintahan daerah dahulu. Sekarang jamannya otonomi mas, bagaimana daerah mengelola sumber daya daerahnya, bagaimana daerah memperlakukan rakyatnya.

    •  

      Bung ryan zae, saya bisa sedikit tambahkan, moga berguna. Jadi data GDP kita tumbuh lumayan memang betul. Di lapangan juga tampak. Tapi yang anda sampaikan juga betul bahwa ada yang masih sulit ekonominya. Jadi semuanya ada di lapangan.
      PR buat pemerintah untuk mengangkat yang masih tertinggal ini.

    •  

      @Bung didoth…thanks atas kritik tentang bahasa saya, sekali lagi bukannya saya tidak bersyukur bahwa pemerintahan sekarang bekerja lebih baik dari jaman ORBA tapi saya hanya menyampaikan bahwa masih banyak rakyat yg masih kesulitan dari segi ekonomi dan kesejahteraan sesuai yg saya liat dilapangan..memang sekarang adalah mengunakan sistem otonomi daerah, kalo didaerah Bung didoth ok lah karena ada SDA,SDM dan Modal yg cukup utk meningkatkan kesejahteraan rakyat, nah tidak semua daerah di Indonesia punya SDA,SDM dan Modal yg cukup untuk kesejahteraan rakyat, contoh yg saya liat waktu saya studi di daerah NTT dan Maluku masih terdapat ketimpangan ekonomi yg agak lebar
      Jadi sekali lagi saya tetap apresiasi kineja pemerintahan pusat dan daerah yg sekarang, tapi realitas dilapangan masih banyak PR yg harus dibenahi khususnya bagi pemerintahan yg baru nanti siapa pun yg meminpin

      •  

        @ om ryan zae, terimakasih dan mohon maaf atas kritikan saya pada kalimat “tapi realitas dilapangan apa naiknya GDP kita berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan rakyat?”. Betul om ada beberapa permasalahan mendasar yang menjadi tugas pemerintahan kedepannya. Sekarang kita harus sama-sama belajar untuk tidak memukul rata ketimpangan yang ada, alangkah baiknya sebut nama daerah, ada yang sudah bagus ada yang belum, jadi semua orah bisa tahu Daerah A ini itu sudah bagus Daerah B ini masih kurang, jadi semu orang bisa melihat ada apa dengan daerah b apakah memang SDM atau SDA atau dua-duanya dan bagaimana solusinya.
        Salam NKRI

      •  

        karna anda telah menyebut ntt maka sedikit ulasan dan tanggapan / bukan ntt daerah tertinggal tapi semua ini berada dari kebijakan pusat yang mana ntt maluku papua saat orba di anggap sebagai daerah konsumtif saja baik sektor pertanian pertambangan dll saat 98 dgn sedikit pengalaman saya beserta teman teman lakukan survei baik sumber daya alam tambang dan miniral sangat terkagum kagum dengaan apa yang ada di bumi ntt dan disaat itu pula investor bergeleria dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya bahan tambang melalui masyarakat setempat mulai di jalankan sehingga wacana alih teknologi maupun alih ketrampilan diabaikan saja baik marmer mangan dll dibawah keluar tanpa nilai tambah dari masyarakat setempat ujung ujung usaha tersebut berhenti dgn sendirinya migas sesuai info dari survei jerman dan jepang luar biasa kandungan yang ada diteluk kupang sampai sampai orang yg melakuakan survei memberi jaminan bawah teluk kupang pulau masa depan Pertanian sampai gubernur terbawahtekanan menhendaki hutan industri masyarat untuk cengkeh dimusnakan karena permainan jakarta. dari hal tsb merupakan pengalaman daerah ttg hal tsb sehingga dengan adanya otonomi daerah sebaiknya sektor ekonomi rakyat di atur oleh setingkat bupati wali kota bapeda sehingga tidak ada raja kecil yang memajukan daerah tertentu, masing memajukan daerah tsb NTT mampu sebagai gudang ternak khususnya sapi era tahun 80 kebawah/garam nasional Proyek kambaniru proyek mbai ditinjau kembali sektor pertanian bila didukung oleh kebijakan pusat dengan holtikultura maka tak ada alasan bahwa ntt daerah miskin kalau dikondisikan ya nanti tuhan tolong

    •  

      @Bung EET thanks atas tanggapannya, ntt menurut saya bukan daerah miskin itulah yg saya dapat dri waktu studi saya di sana, tapi yg saya gak ngerti kok kesejahteraan masyarakatnya masih agak berbeda dari daerah lain ..sudah bnyak data bahwa disana ad hasil sda yg belum tergarap baik , sektor pariwisata juga ada tinggal dikembangkan, utk perternakan bila di kelola dan didukung oleh pusat dng baik saya yakin impor sapi kita dri luar negeri pasti akan lebih sedkit berkurang….Inilah PR besar kedepan gimana pemerintah pusat lebih dapat melihat lagi pontensi suatu daerah dan membantu pemerintah daerah utk mengembangkan pontensi didaerah tsb sendiri dan hasilnya dapat bermanfaat utk rakyat daerah tsb

  19.  

    saya setuju dgn bung patton..
    konsep ekonomi kita akhir2 ini hampir menyalahi uud 45.pola pikir ekonom berkuasa boleh di bilang pro kapitalis..lihat kepres terbaru yg makin memberi keluasan pma untuk menguasai simtem ekonomi indonesia. sedih…
    berharap pemimpin mendatang membuat kebijakan yg pro rakyat..dan mencabut uu permodalan yg sekarang

  20.  

    Konsep GDP perkapita sdh jadul utk mmproyeksikan kemakmuran suatu bangsa pndekatan terbaru adalah menggunakan indek koefisien Gini dgn menggunakan kurva lorentz yg mmproyeksikan % golongan ekonomi lemah dlm perekonomian yg mnggambarkan ketimpangan suatu ekonomi tahun 2012 koefisien gini indo adalah dalam kategori SEDANG

    •  

      Tapi dalam setahun terakhir gini nya sedikit memburuk Bung. Ini PR buat pemerintah ke depan.
      Konsep yang sekarang makin luas digunakan adalah HDI, Jadi bukan hanya ukuran ekonomi, tapi juga pendidikan, kesehatan, dll. imho.

  21.  

    kenaikan GDP kita ini berkat krisis dunia yg melanda negara2 lain tetapi Alhamdulillah INA tdk terlalu berdampak besar
    pelemahan rupiah yg terjadi sekarang ini justru membuat expor meningkat

    smoga kenaikan ekonomi INA ini kita tidak hanya sebagai penonton melainkan ikut bermain dalam kegiatan ekonomi ini
    Aamin

  22.  

    Setuju bung Ghi. kemajuan ekonomi di indonesia kita hanya secuil dapat menikmatinya, jika kebanyakan dari usia produktif yang menjadi keuntungan indonesia sekarang ini tidak bisa dimaksimalkan untuk dapat menciptakan sesuatu yang bernilai tambah tinggi. kemudian jika usia produktif ini hanya menjadi dan bermental pegawai bukan pengusaha atau inovator maka dipastikan tahun 2030 bangsa ini bisa dibilang telah terjajah. karena yang menikmati orang2 asing dan kita hanya menjadi cecunguk2nya. dan untuk membangun mental yang fighting pada generasi muda ini aku pikir kita tidak bisa berpangku tangan kepada pemerintah. tapi dibutuhkan tindakan-tindakan riil dari kita untuk memberi kesadaran kepada mereka. saya sangat suka dengan media ini, karena ini adalah salah satu media untuk membangun kesadaran kita bukan hanya untuk lebih mencintai indonesia namun lebih dari itu yaitu ikut andil dalam mengisi dan membangun indonesia ini. CMIIW

    •  

      Ya Bung Kuprit, salah satu PR besar pemerintahan mendatang adalah “mewujudkan semua masyarakat sebagai tuan rumah di negeri sendiri”.
      Kenapa saya menekankan pada pemerintah (dalam arti luas: eksekutif, legislatif, yudikatif)? karena dia telah diamanahi masyarakat untuk menjadi regulator yang produk regulasi dan implementasinya berfungsi sebagai instrumen untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
      Semoga pemerintah ke depan benar-benar berorientasi bagi kesejahteraan semua masyarakat, bukan pribadi dan golongan. Aamiin.

  23.  

    Kenyataan di lapangan malah lebih baik bukannya lebih buruk,indonesia sekarang banyak wiraswasta menengah yg tidak atau belum bayar pajak,Saya hidup di desa jadi saya lihat sendiri sekarang banyak orang kaya baru,kalau kata para politikus kemiskinan meningkat brati orang itu tidak mengerti sama sekali keadaan negri ini,…..maju indonesia!!!

    •  

      Setuju om gint, dilapangan banyak muncul pengusaha-pengusaha baru, saya asli Jawa Tengah walaupun sekarang saya tinggal di Yogyakarta, kalau mudik ke Jateng.. sudah muncul pengusaha-pengusaha baru. Jadi dilapangan yang saya lihat bagus, kebetulan saya juga sering nyari barang ke beberapa daerah, sudah sering ketemu wajah pengusaha baru. Tidak langsung jadi konglomerat pastinya tapi mereka sudah mampu menghiudpi diri sendiri dan orang sekitar.
      Yang jadi permasalahan sekarang sebetulnya kinerja Pemerintah Daerah untuk mendorong tumbuh kembangnya potensi daerah tersebut.

    •  

      Saya lihat memang kondisi di sini ibarat seperti gado-gado, ada yang sudah makin baik ekonominya, tapi masih banyak yang tertinggal. Saya pakai kata tertinggal untuk menunjukkan bahwa boleh dibilang semua meningkat, tapi ada yang peningkatannya lambat. Mereka yang lambat meningkatnya ini kemudian jaraknya menjauh dari yang meningkatnya cepat.

      Angka kemiskinan mengukurnya juga semacam itu, tetapi yang digunakan adalah jarak dari Garis Kemiskinan. Tiap tahun garis kemiskinan standarnya naik karena ada inflasi. Tahun 2013 garis kemiskinan adalah Rp 271 ribu. Artinya, seseorang yang pengeluaran per bulan kurang dari Rp 271 ribu disebut miskin.

      Garis Kemiskinan tiap tahun akan dinaikkan sejalan dengan adanya inflasi.
      Jadi memang apa yang kita lihat, secara perhitungan ekonomi bisa sejalan dengan apa yang terlihat (kenaikan sama cepat/lebih cepat dari naiknya standar), tetapi bisa juga ternyata tidak (kenaikan lebih lambat dari naiknya standar). Jadi kemiskinan pada dasarnya adalah ukuran relatif terhadap suatu standar.

      Begitulah lebih kurang kenapa bisa muncul angka kemiskinan dll di saat yang sama kita melihat ada peningkatan-peningkatan.

      Kalau di tempat Bung Gint ternyata semua kenaikannya tinggi (sama/lebih cepat dari kenaikan standar), syukurlah berarti bagus. imho.

    •  

      saya setuju….membuat orang menjadi kaya itu bukan tugas pepemrintah…pemerintah sudah berhasil membuka kesempatan seluas2nya untuk masyarakat, dibuktikan dengan data artikel diatas……masalahnya..masih banyak masyarakatnya yg kadang tidak mau/berusaha untuk berkembang lebih…

  24.  

    tinggal pemerintah berikutnya berani ga meningkatkan pendapatan pajak sampai 15% dari GDP, cuma instrumen pajak yang mampu mendorong keadilan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

  25.  

    Kita boleh tidak senang dan kecewa dengan kepemimpinan SBY, Tapi harus kita akui, selama RI dipimpin SBY Indonesia menjadi lebih baik dan lebih maju. Pelan namun pasti Indonesia mulai disegani di dunia internasional. Jayalah Negeriku Indonesia

  26.  

    Untuk meningkatkan GDP, Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, mengandal SDA saja tidak akan mampu mendongkrak GDP secara drastis, diperlukan inovasi produk dan jasa. Tidak ada inovasi tanpa pendidikan dan riset. Untuk itu segera ditingkatkan dana untuk riset and development bagi semua sektor.Saya jadi memahami langkah UU Minerba ini. Pembatasan raw material akan meningkatkan jumlah dan nilai barang-barang hasil bumi Indoensia dan pasti akan meningkatkan GDP kita secara signifikan. Coba bandingkan harga biji besi per kilo dengan lempeng besi yang sudah jadi per kilonya, pasti berkali-kali lipat. CERDAS

  27.  

    Namanya juga Indonesia raya, yg berdiri dg tetesan darah jutaan manusia. Bgmnpun Indonesia bkn negara sembarangan yg bisa merdeka dg sgala jerih payah prjuangan tetesan darah rakyatny. Walaupun bnyk yg skeptis dn mnggaggp indonesia gk lbh dr kumpuln kaum bobrok yg pnuh keserakahn. Namun hal itu gk lbh dr proses alamiah yg yg dijalani Indonesia utk mjdi negara trbaik di sgala bidang dg sgala keungguln yg dkmilikinya. dlm catatan sejarah indonesia mlalui majapahitlh yg mmpu mmpecundangi kekaisaran china. Dg sgala klebihan yg tdk dimiliki negara manapun tramat sngt pntaslh indonesia mjd salah satu yg terbaik dn spt kata Bung Karno Indonesia adalh mercusuar suar dunia. Tentu Bung Karno dimasa lalu sdh tau nntiny Indonesia akn mjd yg trhebat. Semuanya tinggsl mnunggu waktu masa kdatangannya. Dg di awali oleh presiden SBY yg memilki julukan satrio pambukaning gapuro ratu gelar kloso tanpo nglenggahi yg brrti bliau adalh pmimpin yg mmbuka pintu gerbang kmakmuran bngsa dg sgala pondasi yg tlah bliau letakkn meskipun bliau tdk brksempatn mnyaksikn kbrhasiln itu sbg seorang pemimpin yg msh aktif krn nnti akn dilanjutkn llh pmimpin selanjutnya yg tak lain Satrio pinandito sinisian wahyu ratu tanpo makutho. Yg brrti pmimpin yg akn mewujudkn kmakmuran dn keadiln utk rakyatnya. Sosok pmimpin yg religius, brpenampiln sederhana dn tdk mnyukai kemewahn. Siapa dia? Kita tunggu saja kdatangan sang pmimpin bru itu stelah pilpres 2014.

  28.  

    Apa yang sudah dicapai oleh Bapak SBY patut kita apresiasi.

    Yang belum terlaksana atau yang masih kurang kita benahi, karena ada banyak hal faktor t (waktu, kalau dalam rumus teknik) sangat mempengaruhi, jadi tidak bisa simsalabin berubah.. kadang faktor sosial (cara pandang, etos kerja dll) yang butuh waktu lama untuk berubah maju.

    Untuk media saya harapkan yang kemarin latah “bad news is good news” mulai sekarang harus berbenah dengan pemberitaan yang berimbang, yang bad news diberitakan yang good news juga diberitakan.

    Saat ini good news is good news sudah laku di Indonesia. Dengan penengemasan yang tepat, hal Ini akan menambah pembelajaran, semangat bagi daerah yang tertinggal untuk mengejar ketertinggalan. Ini adalah salah satu tanggung jawab media kepada negeri ini untuk memberikan “spirit” kepada daerah yang tertinggal dan bukannya menjadi “iri” atas daerah yang sudah maju.
    Salam NKRI

  29.  

    Ukuran kemakmuran negara itu pake legatum index bukam GDP….contoh legatum index kita dibawah vietnam tp perkapita kita dua kalli viertnam karena harga beras dan harga rumah dan suku bunga di vietnam lebih murah

    GDP itu sangat makro dan absuird

    SBY berhasil untuk kalangan most afluance customer saja yg jumlahmya 59j juta sementara 77 juta hidup tanpa fasilitas toilrt yang layak, 100juta lagi betul-betul miskin dengan hidup dibawah satu juta rupiah per bullan. Bahkan jika digunakan standar USD 2 per hari … maka hampir 130 juta rakyat kita masuk kategori miskin ….

    Jangan kegeeran sama pengamat dari lembaga konsultan buat perusahaan multi national … Hehehehe

  30.  

    Setuju bung,dan menurut saya yg paling pertama itu SDMnya yg perlu peningkatan dengan cara pendidikan yg lebih baik,yg tidak hanya anggaran tpi kinerja pendidik itu sendiri,pendidik yg berjiwa pendidik bukan karna ingin bekerja saja,slama ini saya liat kebnyakan sekolah telah mlakukan bnyak praktik ilegal sprti korupsi,liat saja pada penerimaan murid baru?,Pendidik begitu bagaimana yg di didik?,awal kemajuan bangsa itu dari SDM yg berkualitas….jaya indonesia

  31.  

    Kalau menurut pendapat saya bgmn para Capres hrs mendeklarasikan utk menasionalisasikan pabrik2 asing spt kilang2 minyak/pabrik tambang dan menandatangani kesepakatan utk deklarasi tsb. Utk nasionalisasi pabrik/kilang dg jalan apabila perjanjian kontrak habis tdk boleh diperpanjang lagi, harus dialihkan ke perusahaan2 negara/swasta Indonesia dan kedepan kita pasti dpt mengelola dg baik karena contoh2 perusahaan plat merah sdh ada yg go publik sbg patron contoh (PT Alumunium Indonesia ). Ma’af kalau tdk sesuai dg judul tulisan. Salam………………

  32.  

    se7 bung brokoli…

  33.  

    Mnurut pndpat saia pencapaian ekonomi indo sdh lumayan tnggl qt mnguatkan pondasi ekonomi dgn menggerakan sektor riil….emmm riil ekonomi indo sangat mmungkinkan utk berada dibawah 10 besar apalagi klo memasukkan unsur undergroun ekonomi yg ckup besar d ngara indo tercinta kita….Luv Indonesia

  34.  

    Untuk saudara2 yg menjadi birokrat, pengusaha, pemimpin di perusahaan, minimal kepala keluarga. Mari kita kampanyekan penggunaan produk-produk dalam negeri. Mulai dari pakaian, sepatu, alat tulis, perangkat rumah, alat tulis, bahan makanan, jajanan dll. minimal kita periksa setiap membeli barang di toko bahwa di kemasan ada label “MADE IN INDONESIA” kecuali memang tidak ada yg dibuat di Indonesia.
    Kita boleh mengkritik siapapun, tapi coba kita lihat pribadi kita sendiri, sudahkah kita cinta produk dalam negeri. Masihkah kita suka jajan di restoran cepat saji merk asing, atau lebih sering di restoran asli Indonesia. Hidup pecel lele lamongan, coto makasar, sate madura, bakso solo, rm padang, dan buanyak lainnya… saya bangga sebagai anak Indonesia.

  35.  

    @ love INA jangan salah masyarakat dayak di kalimantan di hutan itu dr dulu mpe sekarang sdh bnyak menjadi petani sawit, petani karet dll yg berpenghasilan baik.. dan hidup lbh dgn byk uang rata2 drpd pulau jawa mgkin, bahkan alhamdulillah seakarang di tmpat saya pangkalan bun kalteng ekonomi bergerak pesat, karena memang faktor SDA mambantu, daya beli masyarakat pun tinggi anak2 aja punya handphone mpe 2buah, punya spd motor, di sini hmpir gk ada mobil butut….ada iklan produk mobil terbaru gak lama udah ada disini…. tinggal bagaimana pemerintah membantu dalam mendorong pembangunan di semua daerah di nusantara jgn hanya di pulau jawa saja, mindset ke depan harus dirubah seperti amerika memajukan negara2 bagian nya…jgn mudah terlena dan bangga dgn statistik atau datayg penting bangsa kita harus terus bekrja keras untuk menjadikan bangsa kita lebih baik lagi.

  36.  

    [email protected] boy..Cuman infrastruktur yg perlu kita perbaiki sprti lintas trans kalimantan contohnya agar bs terkoneksi antar daerah2 di kalimantan.Mf cm berpendapat aja cprti omongan Gub.Kaltim alngkh indahnya Kalimantan bs terkoneksi bila jalur Kereta Api bs dibangun..kan Rusia mau membangun Kereta Api nie..he..he..Slm dr Org Kaltim..

 Leave a Reply