Indonesia Produksi Jet dan Kapal Selam

132
110
Sukhoi Su-27SK
Sukhoi Su-27SK

ryamizard-r
Menhan Ryamizard
Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan pemerintah akan meningkatkan alat utama sistem senjata (alutsista) dan menginginkan bisa juga memproduksinya sendiri.

“Kita meneruskanlah ya (dari pemerintah sebelumnya). Kita ke depan bisa membuat sendiri, baik itu pesawat, kapal laut ataupun tank,” kata Ryamizardusai peluncuran buku di Energy Tower SCBD, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Ia mengatakan, pembelian kapal selam oleh pemerintah sebagai langkah alih teknologi. Namun, nantinya akan ada kapal selam buatan dalam negeri yang digunakan oleh TNI.

Pengiriman anggota TNI untuk pelatihan dengan negara lain akan tetap dilakukan.? Ia berharap Indonesia bisa mandiri dengan alutsista buatan dalam negeri yang tak kalah dengan buatan luar.

“Mudah mudahan 5-10 tahun lagi bisa buat pesawat jet sendiri. Kalau 1 atau 2 tahun lagi bikin kapal selam, kira-kira 5 atau 10 tahun bisa buat pesawat jet sendiri,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjawab sejumlah keraguan penunjukan dirinya yang berlatar belakang AD padahal presiden Joko Widodo ingin fokus pada kemaritiman.

“Ini kan jabatan Menhan, Menteri Pertahanan. Menhan itu selain berurusan dengan AD, juga AL,” ujarnya singkat. (Detik.com).

132 KOMENTAR

    • mbah kasi tau ya dek, tentara PLA tingginya 190 cm, sepatunya berlapis besi khusus untuk menendang tulang rusuk musuh, ngeri ngak ?

      mereka tinggi, tegap, dempal, jalannya lurus, tatapan matanya tajam, kalau ngomong sambil membentak dan memukul musuh, menakutkan ngak ?

      • Mbah bowo gk usah takut.. Kita msh pnya Alloh mbah yg mnntukan hidup n mati kita.. Skalipun kita cm pkai bambu runcing jk Alloh brkehendak psukan PLA bs kt klahkan.. Kt pnya rakyat militan mbah yg teruji dr sejak nenek moyang kt dl.. Jd berikan petuah n pnyemangat buat generasi muda skrg mbah bkn justru sbaliknya..

  1. Beberapa alutisita dan pendukungnya yang kelak bisa memproduksi sendiri:

    Pespur dengan Korsel
    Kapal Selam dengan Korsel
    Tank dengan Turki
    Pesawat kargo dengan Eropa
    Frigat/PKR dengan Belanda
    Bahan peledak dan propelan dengan Perancis
    Satelit dengan Jerman
    Radar dengan Inggris
    Roket dengan Ukraina

    kita tunggu proyek kerja sama dengan Rusia atau USA

  2. Mbah bowo sbnrnya IQ nya tinggi bung.

    Dia jg gk pernah menghujat sesama warga scr sarkastis. Kalo ada kata kasar misalnya kepruk, potong kepala, meremukkan tulang, dsb hanya biar otak kita sampai kpd pemikiran dia.
    Komennya lugu sederhana tp bs membuai bg yg tdk terbiasa.
    Biarpun dia menyanjung utara tp tanpa merendahkan negaranya sendiri. Dia tdk pernah mengomentari alutsista pindad, PAL dll jelek, model jadul dsb

    Tujuannya? Merubah mindset kita dgn mengulang ulang terus komen yg itu2 terus agar makin masuk ke alam bwh sdr kita shg makin lama makin mjd sebuah kebenaran.
    Sesuatu yg belum terbukti benar makin lama akan diproses otak kita mjd benar klo diulang terus biarpun dgn bahasa verbal berbeda beda. Krn bahasa verbal mengantarkan pesan2 tersembunyi yg diproses otak tanpa kita menyadarinya.
    Tahu tahu perilaku dan cara pikir kita sdh berubah.

    • Tambahan, proses cuci otak yg disengaja hanya berhasil bila suasana mendukung. Contohnya di sini sdh mulai bnyk fans mbah bowo krn tdk ada komen atau artikel yg mengcounter mbah bowo.
      Suasana pendukung lain adalah kapasitas IQ dan kepandaian dr pencuci otak hrs melebihi pasiennya.

      Dan msh bnyk lagi tp sdh terlupa.

      • bner bung petruk… sjauh yg sy amati,,,mbah bowo gk pernah berkomentar dgn kata2 kasar…kotor…merendahkan ataupun menghina pendapat personal…wlwpn dbilg omonganny ngawur…mabok kcubung dsb…ju2r sy lbh respect dgn si mbah…ktimbang mmbca komen yg cm bs mrendahkan komentr org lain,,,tnpa sopan santun…
        akhirny…sy mmilih mbah bowo sbgai “man of the match” pd artikel ini.. πŸ˜€ salam hangat..

  3. Salam utk pAra sesepuh dan rekan 2 di jkgr. Sy senang perkembangan alutsista dan strategi pertahanan. Dimarii sy suka baca komen jkgr.tapi sy mhn maaf, kurang suka komen mbah bowo. Yg hanya itu sj dr dulu. Dimari bnyk yunior yg msh perlu bimbingan .

  4. Insya ALLAH sesuai perencanaan , muLai jet fighter , kaPaL seLam , radar , UAV , heLikopter , Tank segaLa jenis , LHD , sateLit miLiter , ICBM, CIWS , RCIWS , RudaL2 & Roket2 miLiter dari jarak sedang sampai jauh (ribuan kiLometer) , roket pembawa sateLit, yang terpenting MESINNYA dan BEGITU JUGA MEKANIS Persenjataannya πŸ™‚ :mrgreen:

  5. Duiit negara ini kalu dikelola dengan baik & tepat pastinya rakyat lbh aman & sejahtera,,bsyangkan sj RP.200 T hanya utk subsidi BBM yg mayoritas disedot oleh mobil pribadi,,kita jg lihat pemotor bnyk skl pakai pertamax,,tentu Subsidi BBM ini keliru,,ngajari &memfasilitasi rakyat menjadi pemboros,,ini hrs diakhiri,,duit 200T td msh blm trmsk duit yg nocor atau tdk efisien ,,spt perjalanan dinas, rapat2 dll,,tentu duit itu lbh bermanfaat utk kebutuhan lainnya utk tunjangan sosial, peningkatan infrastruktur jln, jembatan, aringan lstrik, data, telp, ,gak lupa ,utk peningkatan alutsidta, pendidikan dll

  6. mbah bowo mmang pintar mmainkan peran dan sifat yg unik di warjag ini.,tp satu yang kurang bhw dia mngiginkn kedamaian dgn mgorbankan harkat n martabat bangsa bhkan dirinya dgn cara mnjadi pnjilat bangsa lain.dmanakah sifat patriotmu pd bangsa ini? dmanakah rasa nasionalismemu?: dmanakah rasa hormatmu pd pahlawan2 bangsa yg rela untuk mngorbankan jiwa n raganya demi harkat n martabat serta demi harga diri it sendiri.marilah kita mmbangun rasa prcaya diri akan kmampuan dan potensi bngsa kita sendiri dan sy yakin kita mampu koq mnghadapi segala ancaman yang datang dari manapun asalkan kita ttap bersatu dan harga diri bangsa tetap dinomor satukan..,,maaf jika ada kata2 yg salah cuma pandangan pribadi sja.

  7. aya aya wae, aki aki kajajaden tehh.
    nih ki bowo sya kasih tau org disebut berwibawa biasanya bukan dirinya yg ngomong tpi org di sekitarnya lahh yg mengakui wibawanya.
    org bsa menilai seseorg itu berwibawa biasanya setelah melihat dari tingkah laku, tutur katanya.
    bukannya ngaku ngaku dirinya berwibawa kaya koe, ngerti ora ki bowo..

  8. klo terfokus pada kesejahteraan dan mengabaikan pertahanan, maka yang didapat hanyalah kesejahteraan semu ……. saya lbh setuju pembanguna kekuatan pertahanan harus di imbangi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, dan saya yakin pemerintah dpt melaksanakannya dengan baik. Jayalah NKRI

  9. Menta tempe mbah bowo jangan di turutin, bagaimana bisa sejahtera rakyat kalo alutsista aja beli terus, gag ada gaharnya , dengan enaknya bangsa seperti amerika dan sekutu merongrong ekonomi, sebab kekuatan TNI bs di baca, cb kalo buat sendiri, pasti bikin keder, dan itu berdampak baik dengann ekonomi , sepertinya mbah bowo perlu di ruwat neh

  10. Realisasi program alutsista primer AU 2014-2017
    1. Pespur: Su-34 (36), Su-35 (72), Rafale (54), EF Typhoon (48), F-16C Block 52 (40)
    2. Pesawat latih tempur: Yak-130 (24)
    3. Pesawat tanker: A330 MRTT (12)
    4. Pesawat AEW&C: C-295 + EMB-145 (8+8)
    5. Pesawat angkut berat: C-17 Globemaster III (5)
    6. Pesawat angkut sedang: A400M + C-130J Super Hercules (16 + 16)
    7. Radar taktis Nebo SVU (provisi 12 situs)
    8. Sistem hanud berbasis darat S-400 (14 baterai)
    9. Sistem hanud berbasis darat HQ-16 (22 baterai)
    10. Dst..dst…

    – Realisasi program alutsista primer AL 2014-2017 (external source):
    1. Kapal Perusak Kawal Rudal: CGN Petr Veliky (provisi 2017), CG Slava (2), DDG Sovremenny (2), DDG Udaloy (2), DDG De Zeven Provincien (6), FFG Talwar (4), FFG Krivak II (5), FFG Sigma II (4),
    2. Kapal selam: SSGN Akula (2), SSB Typhoon re-powered (1), SSG Amur 950 (3), SSG Kilo 636 (2), SSG Changbogo (2), U214+ (3), U212 (2)
    3. Sistem pertahanan pantai Klub K

    – Realisasi program alutsista primer AD 2014-2017 (external source):
    1. Tank Tempur Utama: Leopard 2A4 + RI + Pz87 (120+180+64)
    2. Sistem artileri medan gerak sendiri berbasis meriam: Caesar (206)
    3. Sistem artileri medan berbasis roket multilaras: Astross II (110)
    4. Sistem artileri medan berbasis meriam 155 mm: Kh-79 (430)
    5. Sistem artileri pertahanan udara ringan Pantsyr S1 (120)
    6. Helikopter serang: AH-64D/E Apache Longbow/Guardian (14/36)
    7. Helikopter angkut/serbu: UH-60/MH-60 Blackhawk (60)
    8. Helikopter angkut berat: CH-47 Chinook (24)