Aug 012017
 

Tangerang – Kerja sama Operasional (KSO) bidang pengembangan bisnis, “maintenance, repair & overhaul” (MRO) pesawat, Indonesia Service Hub akan menggarap perawatan pesawat Militer Airbus.

“Indonesia Service Hub ini sekarang sudah ada perjanjian dengan GMF sebagai ‘leader’-nya yaitu yang terdekat dengan Airbus Defence and Space,” kata Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) Iwan Juniarto setelah selesai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Manajemen GMF dengan Serikat Pekerja GMF (GMF Employee Club) pada Selasa 1 Agustus2017 di Hangar 4 GMF, Tangerang.

GMF adalah salah satu perusahaan yang tergabung dalam KSO Indonesia Service Hub tersebut.

Iwan Juniarto menjelaskan nantinya kerja sama tersebut akan mengerjakan proyek-proyek perawatan pesawat Militer produksi Airbus yang digunakan di dalam negeri.

Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) mengatakan kerja sama tersebut akan dimulai untuk kolaborasi dengan beberapa perusahaan perawatan pesawat yang tergabung di Surabaya .

Indonesia Service Hub dinisiasi oleh Kementerian BUMN guna memperkuat daya saing industri dirgantara nasional.

Kerja sama tersebut ditujukkan untuk menggabungkan kapabilitas dan kapasitas dari masing-masing BUMN dirgantara, sehingga selain nantinya akan memperkuat industri dirgantara nasional, meningkatkan efisiensi belanja suku cadang, kerja sama ini pun akan memudahkan pelanggan.

“Ini adalah salah satu bentuk komitmen BUMN terhadap pembangunan bangsa, melalui merperkuat daya saing dan kompetensi Indonesia di bidang dirgantara, khususnya maintenance & repair,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno, beberapa waktu lalu.

Melibatkan 6 BUMN industri dirgantara, yaitu GMF Aero Asia, PT Dirgantara Indonesia, PT Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP), Indopelita dan Merpati Maintenance Facility (MMF), kerja sama strategis ini diproyeksikan menjadi “service hub” terdepan di regional, baik dalam hal komersial dan pertahanan.

“Target saya, Indonesia Service Hub tidak hanya menjadi penyedia jasa maintenance & service terdepan di Indonesia, tetapi juga di Asean dan bahkan Asia. Saya yakin, dengan keunggulan kapabilitas dari masing-masing BUMN yang terlibat dan letak geografis Indonesia, kita bisa menjadi service hub bagi negara-negara di sekitar kita dan tidak mustahil, kita dapat merebut sebagian pangsa pasar maskapai di Tiongkok,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno. Dirilis Antara 1 Agustus 2017.

Bagikan :

  18 Responses to “Indonesia Service Hub, Garap Pesawat Militer Airbus”

  1.  

    Wuiiiiih..mantab jaya

  2.  

    Ya, untuk A400m dan A330 MRTT

  3.  

    Jd beli A400 nya?

  4.  

    Ayo yang kemarin bilang a400m barang hibahan amerika dan eropa siapa ya?. Nyatanya kita meli di air bus kerjasama dengan perusahaan saya.

  5.  

    RI meli 5 unit. Jadi yang kemarin bilang hoax siapa ya dan barang hibahan dari amerika dan eropa. A400M. itu air bus pengangkut cargo untuk pesawat kecil. Datanya kemitraan ada dikantor saya. Haha. Sungguh malu jiran. Wkwk

  6.  

    Mantab bro sekalian dapat TOT nya

  7.  

    Waduh,mahu ikuti pembelian jiran? Wkwkwk…

  8.  

    Mantap layaw..

  9.  

    Nanti kalau ada mesin rusak bawa ke GMF aja di perbaiki nanti tak kasi diskon.

  10.  

    Itu sudah ada aturan kemitraan gan sesuai data dan kontrak pembelian. Untuk kemitraan pemerintah kita memerintah kan 3 perusahaan RI. Baik untuk service serta suku cadang

  11.  

    Wkwkwkwk hanya mampu ketawa, just smile 😀

  12.  

    Ini mah vidionya buatan rusia jelas menang sukoi lah coba aja vidionya buatan us pasti yanh menang f 15…

  13.  

    Bisa menjadi penservis motor mabur aza dah ada nilai tambahnya.klo bisa ke depan buat pesawatnya lagi…mana P Habibie…

 Leave a Reply