Nov 032016
 
Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Dennis Manturov (kanan) berbicara dengan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution pada konferensi pers bersama mereka setelah 11th Russian-Indonesian Joint Commission on Trade, Economic and Technical Cooperation di Jakarta, Senin, 31 Oktober 2016. (JP / Dana Wardhana)

Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Dennis Manturov (kanan) berbicara dengan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution pada konferensi pers bersama mereka setelah 11th Russian-Indonesian Joint Commission on Trade, Economic and Technical Cooperation di Jakarta, Senin, 31 Oktober 2016. (JP / Dana Wardhana)

Melalui keterangan pers Dewan Bisnis Rusia-Indonesia, perusahaan teknologi nano Rusia Rusnano dan perusahaan infrastruktur Indonesia PT. Wijaya Infrastruktur Indonesia menandatangani kesepakatan pembentukan Yayasan Dirgantara Antarbangsa (IASF) yang dibuat pada Forum Bisnis tahunan Indonesia-Rusia pada 31 Oktober 2016 di Jakarta.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Manajer Investasi Rusnano Dmitry Pimkin dan Direktur Utama PT Wijaya Infrastruktur Indonesia yang juga Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Rusia, Didie Soewondho.

Melalui nota kesepahaman itu, Indonesia menjadi negara asing pertama yang berinvestasi pada perusahaan kedirgantaraan Rusia. Indonesia akan mengirimkan nilai 30 juta dolar AS untuk tahap awal dari total 100 juta dolar AS.

Dana akan diinvestasikan untuk pengembangan sistem navigasi dan komunikasi satelit, membuat bahan baru dan komponen satelit, pengembangan dan produksi pesawat, dan sektor ekonomi terkait lainnya.

Dewan Bisnis Rusia-Indonesia merupakan organisasi nonpemerintah yang mempertemukan perwakilan bisnis antara Rusia-Indonesia dengan misi utama mengembangkan hubungan bisnis saling menguntungkan dalam rangka memperkuat dan memperluas perdagangan ekonomi, investasi, kerja sama ilmiah antarkedua negara.

Forum Bisnis Rusia-Indonesia diikuti oleh 150 anggota delegasi perusahaan Indonesia dan 100 anggota perwakilan perusahaan Rusia, termasuk Russian Railways, United Shipbuilding Corporation, Rosneft, Rusal, Rusnano, dan Rostech.

Sumber: Antara News

Bagikan:

  39 Responses to “Indonesia Tanam Modal di Perusahaan Rusnano Rusia”

  1.  

    Good bye Mama Rika ….

  2.  

    Bersama Mama Rika, kita diobok-obok
    Tapi bersama Rusiah, kita BISA !!

  3.  

    Bersama Rusiah, ganti kita yang mengobok- obok Mama Rika !!

    Pembalasan lebih kejam !!

  4.  

    ditunggu kabar selanjutnya

  5.  

    Gue kok jadi monolog, sih ?

    T-T

  6.  

    Hmm

  7.  

    Semoga sukses PT. Wika

  8.  

    ditunggu hasilnya
    semoga cepat membuahkan hasil berupa produk

  9.  

    Semoga sukses, ditunggu kabar selanjutnyaa 😀

  10.  

    Disitu dijelaskn produksi dan pengembangan pesawat… Pesawat ap nich..? Hehehh.

  11.  

    Tidur makin nyenyak

    tahniah.

  12.  

    bagus deh sudah pakai kata “antarbangsa“, biasanya pakai kata “internasional” …

    bangga dengan Bahasa Indonesia …

    mulai saat ini kata “internasional” harus dibuang dari pembicaraan sehari-hari … kecuali jika anda sedang berbicara dalam bahasa Inggris …

  13.  

    gk ada tot ya sami mawon

  14.  

    pemerintah Indonesia… cerdik… investasi kok ya bukan Pindad, di ato pal… malah Wika… ingat bri kok ngurus satelit,padahal harus keuangan… pintar menipu tetangga…
    mohon apa pencerahan….

    •  

      Pencerahannya minum diapett biar semakin rapet pola pikirnya

    •  

      Katanya Indonesia tidak punya uang.. Pembelian jumlahnya selalu ngteng .. Apalagi mintanya macem macem…. Hadewwwww…. . Dan lagi pembiyayaanya hasil kredit lunak produsennya… .. Sekarang kok malah investasi di perusahaan tehnolpgi tinggi Angkasa yg jelas bepnya akan lambat bannget… .. … Uang dari mana … ????? … Hehehehehe.. Ternyata perhitungan tukang ngitung ada dasarnya… Heheheheh

  15.  

    eng ing eng….

  16.  

    itulah Indonesia sulit untuk diprediksi katanya tidak mampu tapi kok bisa, bilang bisa tapi tidak mampu, membuat lawan bingung teman lari

  17.  

    KEREN,, ternyata indonesia kaya,, mampu infenstasi ke negara sebesar rusia… hhaaa

  18.  

    Bisa dikatakan TOT belom??…

  19.  

    Beli saja 40% sahamnya..hehehe..

  20.  

    kangen komen “DUITE SOPO” muhehehe

  21.  

    PAK FA

 Leave a Reply