Sep 302015
 

kapal perang Indonesia

Postur TNI AL hingga 2024 menargetkan armada KRI terdiri dari 151 kapal perang (minimum), 220 kapal perang (standar), dan 274 kapal perang (ideal). Pada saat MEF dibuat tahun 2004 TNI AL memiliki 137 kapal perang, satu dekade MEF menjadi sejumlah 145 kapal perang (bertambah 8 kapal pembelian baru dikurangi kapal yang pensiun), dan satu dekade ke depan akan menjadi 154 kapal perang (bertambah lagi 9 kapal).

TNI Angkatan Laut dalam rencana strategis (renstra) tahun 2024 mentargetkan sebanyak 154 kapal perang (KRI). Dalam minimum essential force (MEF) tahun 2024 sebanyak 154 KRI dari jumlah optimumnya sebanyak 274 KRI.
“Artinya yang sudah tua-tua sudah diganti. 154 KRI itu minimum, kalau optimum itu 274 KRI untuk mengamankan NKRI. Saat ini memiliki 145 KRI, dan kondisinya peremajaan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI AL M. Zainuddin dalam dialog Pro3 RRI.
Peremajaan kapal, ujarnya, sampai tahap kedua MEF sampai 2015-2019 secara bertahap kapal baru akan berdatangan. Dari mulai tahun 2015-2016 baik pengadaan di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Kapal selam segera datang, dan rencana ke depan kapal selam kilo kelas, dan 2017 akan datang tiga kapal (Chang bogo) ke Indonesia,” tuturnya.
Dengan datangnya kapal selam itu, jelasnya, akan memberikan hal yang positif. MEF kedua 2019 dan tahapan ketiga 2024 diharapkan MEF sudah terpenuhi semua.
“Kita MEF postur hingga renstra 2024. Kita sangat membutuhkan bantuan masyarakat maritim, dan itu bisa mengantisipasi kejahatan lautan di Indonesia. Jadi nelayan, dan masyarakat bisa memberikan informasi ke kita,” pungkasnya.

RRI

 Posted by on September 30, 2015