Nov 182013
 
Peta penyadapan yang dilakukan oleh Australia.

Peta penyadapan yang dilakukan oleh Australia.

Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan memanggil pulang Duta Besar Indonesia Primo Alui Joelianto di Canberra, Australia. “Ini tidak bisa dianggap langkah yang ringan dan menunjukkan sikap kita yang tegas dan terukur,” ujar Menteri Luar Negeri Indonesia Marty di kantornya, Jakarta, Senin (18/11/2013). Marty Natalegawa menegaskan pemulangan Dubes Indonesia untuk Australia merupakan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Marty, penyadapan ini otomatis mempengaruhi hubungan diplomatik Indonesia dengan Australia.

Indonesia juga memanggil kembali Duta Besar Australia di Jakarta untuk meminta penjelasan tentang penyadapan kepada Presiden SBY dan beberapa pejabat pemerintah Indonesia. Ini pemanggilan kedua setelah pemanggilan 1 November 2013. Pihak Kementerian Luar negeri juga tengah menghubungi Menlu Australia Julie Bishop untuk meminta penjelasan.

Sementara Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Menko Polhukam, Djoko Suyanto mendesak Australia untuk menjelaskan kepada publik terkait isu penyadapan yang dilakukan intelijen negeri kangguru tersebut. “Memanggil Dubes RI di Canberra ke Jakarta untuk ‘konsultasi’, ” ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (18/11/2013).

Seperti dilansir AFP, Senin (18/11/2013), Presiden SBY dan sembilan orang yang masuk dalam lingkaran dalamnya menjadi target penyadapan Australia. Badan intelijen elektronik Australia, atau yang juga disebut Direktorat Sandi Pertahanan telah menyadap aktivitas telepon genggam presiden SBY selama 15 hari pada Agustus 2009. Saat itu, Australia masih dipimpin oleh Perdana Menteri Kevin Rudd.

Mantan karyawan Badan Keamanan Nasional AS, Edward Snowden bocorkan penyadapan yang dilakukan AS dan Australia

Mantan karyawan Badan Keamanan Nasional AS, Edward Snowden bocorkan penyadapan yang dilakukan AS dan Australia

Berdasarkan data yang dibocorkan mantan karyawan Badan Keamanan Nasional AS, Edward Snowden, kegiatan mata-mata Australia terhadap Indonesia tidak hanya menyadap telepon Presiden Susilo Bambang Yodhono (SBY). Sembilan orang di lingkaran dalam SBY, termasuk istrinya Kristiani Herawati, juga ikut disadap teleponnya.

Dalam salah satu dokumen itu berjudul “3G Impact and Update” tercantum 10 nama pejabat Indonesia lengkap dengan jenis ponsel yang mereka gunakan. Aksi penyadapan tersebut dilakukan tahun 2009.

Berikut adalah daftar nama-nama pejabat itu yang telah diperoleh ABC dari Snowden.

1. Susilo Bambang Yudhoyono, jenis ponsel Nokia E90-1

2. Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono), jenis ponsel Nokia E90-1

3. Boediono (Wakil Presiden), jenis ponsel Blacberry Bold (9000)

4. Jusuf Kalla (mantan Wakil Presiden), jenis ponsel Samsung SGH-Z370

5. Dino Pati Djalal (juru bicara presiden urusan luar negeri), jenis ponsel Blackberry Bold (9000)

6. Andi Mallarangeng (juru bicara presiden urusan dalam negeri), jenis ponsel Nokia E71-1

7. Hatta Rajasa (Menteri Sekretaris Negara), jenis ponsel Nokia E90-1

8. Sri Mulyani Indrawati (Menko Ekonomi), jenis ponsel Nokia E90-1

9. Widodo Adi Sucipto (Menko Polkam), jenis ponsel Nokia E66-1

10. Sofyan Djalil (Menteri Komunikasi dan Informatika), jenis ponsel Nokia E90-1

  174 Responses to “Indonesia Tarik Duta Besar dari Australia”

  1. sudah semestinya presiden menanggapi dgn tegas masalah spionase, mungkin dengan ameriki kita tidak berani memutuskan hubungan bilateral,jangan sampai kita tidak tegas pula dgn bule di slatan indonesia,,dengan timor” kita sudah di lecehkan sehingga lepas menjadi timur leste,,gara” bantuan dari si ausie,,sekarang sudah saatnya indonesia angkat bicara dan tegas,,seperti apa kata SBY di pidatonya di hari 17 agustus kemarin, “JIkA TIDAK INGIN BERDAMAI BERSIAPLLAH BERPERANG” apa kata” itu akan trjadi dan terlaksana dari pak SBY,,
    jangan sampai NKRI di tindas lagi martabatnya ,dan sebagai jawaban ausie atas ancaman dr indonesia ,ausie mendatangkan F-35,
    bagaimana dg indonesia?
    Sudah siap kah menerima tantangan dan ancaman di akan datang dari para jiranya yg bermuka 2,,

    wa allahu a ‘ lammu

    • manpukah indonesia memutuskanya jawapan gak kerana peralatan perang nya dari usa dan euro, jika indonesia mahu putus nya indonsia harus bersedia menghadapinya, indonesia harus beri peluang pada rusia dan iran untuk menjadi sekutu supaya gak ada sekatan senjata gak berlaku cuba lihat syria senjatanya dari rusia dan iran gak ada sekatan senjata pada nya

      • orang malaysia ya???

      • systemm…
        Tapi kenyataanya indonesia berani memutuskan hubungan bilateral dengan australia,bahkan duta besar indonesia untuk australia sudah kembali ke indonesia siang tadi,,PM abbot tidak banyak berkata saat di liput oleh media massa,,
        masalah alutsista tak payah takut, bila indonesia endekat dengan rusia, seharusnya yg takut adalah jiran” indonesia yg bersemmbunyi di ketiak inggris,dan US,bila indonesia kebali berkiblat pada rusia ,dan indonesia yang notabene adalah negara NONblok yg mendahulukan ZERO ENEMY,,
        JADI TIDAK TERGANTUNG DENGAN CUMA 1 NEGARA SAHAJA,,(PERLU DI CATAT)

      • saya ada pertanyaan buat agan”..
        Kenapa cuma dubes indonesia yg ada di autralia saja yg di pulangkan, kenapa dari ameriki tidak di suruh plg juga. Apa masalahnya,?
        secara amerika adaalah yg paling agresif,chauvinisme,ttg masalah penyadapan terhadap NKRI,

  2. Putuskan saja hubungan diplomatik dengan Aus dan juga Ame yang telah melecehkan harkat dan martabat bangsa kita. Setelah itu datangkan alutsista nan gahar dari Rusia. Semua jenis senjata pamungkas: KS Lada Class dan Kilo Class, S-300 atau S-400, Pesawat tempur SU-35 S atau PAK FA sekalian dalam jumlah yang besar. Si Vis Pacis Para Belum (Barang siapa yang ingin berdamai hendaklah ia bersiap untuk perang). Kita dilecehi oleh negara lain krn mereka memandang kita negara lemah dan bodoh. Oleh karena itu ketika bahasa diplomatik sudah tidak didengar lebih bagus bahasa militer yang berbicara… Untuk itu prioritaskan pengadaan alutsista.Itu sudah merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

  3. mari diambil hikmahnya…dengan peninjauan kerjasama dibeberapa aspek terhadap Aussie dan pembatasan pula kerjasama terhadap Uncle..pemerintah harus menetapkan saujana tapak mula perkembangan konsorsium korporasi militer kita dalam rentang 15 samapai 20 tahun – apa pun namanya kelak- ke muka. Apakah itu melibatkan EADS,atau ROSONBOROEXPORT atau korporasi-korporasi di Brazil, India, Cina, Afrika Selatan atau Negara Skandinavia..

  4. Australia ..
    – nenek moyangnya para pesakitan dari Inggris yg dibuang ke benua baru, bromocorah, narapidana, penyakit masyarakat, perampok, …
    – kalau nggak mau berhubungan baik dengan Indonesia, bergaul saja dgn PNG dan Timor Leste.
    – lebih menghargai binatang, sapi, dibanding manusia yg bukan ras nya .
    Saya sudah pernah bilang di forum ini, seorang engineer Aussie pernah bilang, orang Indonesia itu gampang dibodoh-bodohin.

    • Karakter mereka yang arogan sekaligus paranoid sebagai bule di tanah ‘asing’ dan kelemahan Indonesia sendiri membuat banyak kejadian yang merugikan dan melukai kepercayaan Indonesia terhadap mereka.

      Penyadapan ini menambah daftar panjang ‘dosa’ Aus terhadap RI. Bisa dibilang blunder mengingat US empire hampir meredup dan kemudian pada akhirnya akan meninggalkan mereka sendirian terpencil dan terkucil dikelilingi 250 juta rakyat Indonesia.
      Indonesi bisa menjadi teman dan rekan bagi Aus, namun mereka memilih masa depan yang sulit bagi hubungan dua negara

  5. Lo sopan gw lebih sopan lagi…lo kasar …ada yg nongol tuh di laut selatan yg selama ini dibicarakan…

  6. apa yg diharapkan lagi dari 2 negara bule itu sudah jelas smuanya,BURUK LUPA CERMIN DI BELAH ! hanya manis di bibir busuk di hati,kapan lagi negara kita harus tegas dan menunjukan kewibaannya sebagai negara yg berdaulat klw bukan dari sekarang kpan lagi ??? ,klw AUSIE tetap kekeuh dan menolak untuk menjelaskan spionase ini dan enggan meminta maaf kepada indonesia maka tidak jalan lain selain putus segera hubungan di plomatik dengan AUSIE tinjau ulang berbagai kerjasama yg sudah di sepakati, NASIONALISASI FREEPORT dengan US sesegera mungkin,tunjukan kepada mereka kita itu bangsa yg besar dan beradab,lain dulu lain sekarang ekonomi serta militer kita sudah mulai di perhitungkan di kawasan regional ! negara yg kuat dan berdaulat adalah negara yg berani dan tidak mau di dikte negara lain ! semuanya sudah jelas dan gamblang, semuanya ini sudah jelas menandakan kemandirian ekonomi dan militer menjadi menu wajib bagi negara kita untuk tidak bertumpu kepada satu negara saja ! ketegasan pemerintah harus di tunjukan klw tidak sekarang kapan lagi ??? jadikanlah teladan kemandirian negara china dan iran , lom telat semuanya apa harus menunggu kiamat tiba hm !

  7. Mo ikut daftar kalo ada mobilisasi umum… 🙂

  8. Sebelum Pemerintah dan DPR kelamaan mencak2nya, ada baiknya memberi klarifikasi dulu agar rakyat tidak bingung.

    RI memiliki lembaga negara resmi bernama BIN, Badan Intelijen Negara, nah definisi pemerintah/DPR tentang kata “intelijen” ini seperti apa?

    Apakah beda dari definisi “intelligence” menurut 2 kamus online di bawah?

    in·tel·li·gence

    thefreedictionary.com
    a. Secret information, especially about an actual or potential ENEMY (*).
    b. An agency, staff, or office employed in gathering such information.
    c. Espionage agents, organizations, and activities considered as a group

    merriam-webster.com:
    secret information that a government collects about an enemy or possible ENEMY (*); also : a government organization that collects such information

    UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 17 TAHUN 2011
    TENTANG
    INTELIJEN NEGARA

    BAB I
    KETENTUAN UMUM
    Pasal 1

    1. Intelijen adalah pengetahuan, organisasi, dan kegiatan yang terkait dengan perumusan kebijakan, strategi nasional, dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi dan fakta yang terkumpul melalui metode kerja untuk pendeteksian dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan setiap ancaman terhadap keamanan nasional.

    2. Intelijen Negara adalah penyelenggara Intelijen yang merupakan bagian integral dari sistem keamanan nasional yang memiliki wewenang untuk menyelenggarakan fungsi dan kegiatan Intelijen Negara.

    4. ANCAMAN (*) adalah setiap upaya, pekerjaan, kegiatan, dan tindakan, baik dari dalam negeri maupun LUAR NEGERI (*), yang dinilai dan/atau dibuktikan dapat membahayakan keselamatan bangsa, keamanan, kedaulatan, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kepentingan nasional di berbagai aspek, baik ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, maupun pertahanan dan keamanan.

    Bukankah yang digolongkan sebagai ANCAMAN pada butir 4 di atas sama dengan yang disebut ENEMY / POTENTIAL ENEMY oleh thefreedictionary.com atau merriam-webster.com ?
    Lha aksi mencak2 itu kaitannya kemana, kalau UU saja bunyinya seperti itu?

    (*) : CAPS dari saya

    • Kalau gak mau basah jangan main air, kalau gak mau kena getah jangan makan nangka.

      Kalau Intelijen Negara menyelenggarakan fungsi dan kegiatan Intelijen Negara (butir 2) terhadap setiap upaya, pekerjaan, kegiatan, dan tindakan (baik dari dalam negeri maupun) LUAR NEGERI (butir 4) ya kita harus siap menghadapi aksi serupa dari LUAR NEGERI terhadap kita (gak siap berarti kita yang culun).

      Kita toh telah memiliki Lembaga Sandi Negara, tunggu apa lagi, terapkan enkripsi, bangun secure line bagi pejabat tinggi negara, kerja dibanyakin…

      • kan ada rencana pembelian software dari qnective untuk pengamanan jalur gsm dan cdma Bung Danu. tolong diulas dong..terima kasih

        • Kalo product buatan Barat sama aja bro… engga ada gunanya.
          Tuh program pasti udah ada TROJAN HORSE nya dan sudah dikasih BACKDOOR sama yang buat program.

          Untuk menangkal tekonolgi barat, gunakan Teknologi Timur
          Untuk menangkal Teknologi Timur, gunakan Teknologi Barat.

          Produk Barat harus dikontra dengan Produk Timur, juga sebaliknya….

        • Qnective menyediakan secure communication platform yang melindungi pengguna jasanya terhadap cyberattacks dan cybercrime (industrial, institutional and/or criminal espionage).

          Mobile app myENIGMA mereka (Enigma adalah mesin enkripsi Nazi yang terkenal pada PD II) men-support pengiriman text messages atau konten multimedia (picture, video, audio atau dokumen) kepada individu atau group secara terenkripsi.

          Kata kunci terletak pada kalimat sbb:
          Third parties can’t access the information sent over the network, offering a truly secure social experience

          PIHAK KETIGA tidak bisa mengakses info yang dikirimkan pengguna jasa, tapi pihak Qnective (=pihak kedua) BISA – ya gak lucu…

          • Ini dia bro… IMO, rata2 pabrik2 alat2 komunikasi global sudah terkontaminasi CIA.
            KIta aja yang bodoh… make TROJAN HORSE… beli lagi…. hadehhhh…

          • Dan pihak kedua seperti Qnective mungkin saja dipaksa secara hukum untuk bekerjasama dengan badan intelijen negaranya.

            US internet companies, their co-operation with the NSA exposed by Snowden’s documents, fear a worldwide consumer backlash, and claim they were forced into co-operation by the law.

      • bung danu, klo perlu coba di test aja (ide konyol ya hi hi hi…….)
        Kemampuan inteljen kita undtuk mencari data baik lewat sadap menyadap, atau cara lain…..
        Test kemampuan :
        antara inteljen KPK X inteljen Polri X inteljen TNI X (BIN+lembaga sandi negara).
        siapa yang paling hebat he he he he (aneh ya…..) http://www.guyon.com
        Klo misal: KPK aja bisa menyadap pejabat bareskrim, maka ????? hi hi hi

    • Last but not least, dalam dunia intelijen-pun pesan pak Harto tetap berlaku:

      Ojo gumunan, ojo kagetan !

      • Wisdom pak Harto tersingkap; orang kagetan beresiko terburu2, tak pikir panjang, lebay

        Aksi 1 : tarik dubes (lantang)

        Reaksi 1: tolak memberi klarifikasi dan tolak meminta maaf (secara tersirat = melontarkan tantangan Harry Callahan di Sudden Impact “Go ahead make my day!…”)

        Aksi 2: MENYAYANGKAN Oz menolak memberi klarifikasi dan meminta maaf
        (ada gejala kuncup)

        Reaksi 2: bisa ditebak -nihil

        Tepat sekali kalau ada yang tanya ‘what next’?
        Dubes kita diam2 diperintahkan kembali ke Canberra?

    • Menarik utk mencermati definisi/undang2 intelejen. Saya setuju dengan bung Danu. Di situ tertulis “potential enemy” dan “ancaman”. Pertanyaanya, bagaimana cara badan intelejen mengetahui ada suatu negara tertentu yang menjadi ancaman?

      • Cara murah meriah (untuk yang memiliki anggaran intel cekak): buat shortlist negara2 yang pernah berniat tidak baik di masa lalu (berniat membom, berniat mengklaim wilayah lagi setelah dapat 2 pulau, kelompok2 separatis di monitor / eavesdrop di negara2 jauh yang memberi suaka kepada mereka).

        Jika kocek tebal, bisa nyontek cara NSA dan membuat profil detail dari individu2 yang layak diawasi (PM negara2 di atas, para pimpinan kelompok2 separatis).
        Dengan sadapan terhadap hp, laptop, Facebook, Skype, chatroom, NSA membangun ‘pattern of life’ dari individu2 di atas dan siapapun yang berhubungan dengan mereka.
        NSA diijinkan untuk melakukan ‘tiga lompatan’ pengamatan dari tokoh2 yang diamati. Jika tokoh yang diawasi bernama X, maka teman X bernama A ikut diawasi, dan juga teman A yang bernama B, dan teman B bernama C.
        Jika rata2 pengguna Facebook memiliki 190 teman (1st degree friend – si A) maka pada lingkaran C (3rd degree friend, friend of friend of friend) jumlah yang diawasi mencapai
        5,072,916 orang !.
        Tak heran jika ‘data’ yang dikumpulkan NSA amat besar. Pada sebuah artikel tentang NSA, (setelah membaca selama 3 menit dengan kemampuan English seorang melayu) saya sampai pada kalimat: since you began reading NSA has selected 74.6 terabytes of data for review. That’s about 19,300 two-hour HD movies. Sebagai bandingan, Perpustakaan Kongres AS, salah satu yang terbesar di dunia, koleksinya hanya bertambah 5 terabyte per bulan.

    • Ini adalah momentum yang tepat untuk kebangkitan intelijen Indonesia, sebagaimana, Malaysia menikam kita di SIpadan dan Ligitan terus Ambalat…
      Jadikan ini sebagai saat yang tepat untuk membenahi BIN, alat-alat beserta personil2nya.
      Jangan dikasih duit dikit ama amerika ama osy langsung ngembek… nurut aja..
      Proyek2 terorisme itu hanya topeng saja untuk ‘melunakkan’ BIN kita.
      Selalu nurut saja apa yang mereka bilang.
      Udah capek2 kita nangkap Hambali, eee…. diekstradisi ke AMrik sono….

      POKOKNYA SETIAP ADA TAWARAN KERJASAMA DARI ‘MEREKA’, PASTI ADA UDANG DIBALIK BATUNYA.
      JANGAN TERLENA DENGAN SETIAP PUJIAN-PUJIAN BANGSA BARAT TERHADAP BANGSA KITA…

      BATALKAN SEMUA PERJANJIAN2 INTELIJEN DENGAN BANGSA2 BULE ITU.

      Ada yang kurang tu,, KEPALA BIN PASTI DISADAP JUGA…..

  9. Saya setuju dengan Menlu Marty, penunjukan ketegasan sikap namun tidak berlebihan. Tindakan Aus akan mempunyai konsekuensi panjang dalam hubungan dua negara. Mengecewakan sekali, tetangga2 kita bermuka dua dan tidak bisa dipercaya.

    • dan benar sekali mengutip pernyataan menlu ” … kedaulatan tidak bisa di barter dengan sapi atau kepentingan lainya …”

      tegas namun tetap elegan … seharusnya pengambil kebijakan di negeri ini bersikap seperti ini

      NKRI HARGA MATI

      SALAM

      • Salam bung,
        Perlu dipertimbangkan lagi tawaran Brazil mengenai tawaran supply sapi, harus ada konsekuensi yang dibayar pemerintah Aus. Brazil juga sesama ‘korban’ dan secara ekonomi jauh lebih besar dari Aus. Teman dan sahabat tidak harus selalu yang dekat rumah

        • benar sekali … dan presiden wanita pertama brazil pun secara tegas dan terbuka membatalkan kunjungan nya ke amerika sebagai bentuk nyata protesnya… di kutip dari berita metrotivi td pagi

  10. Saya heran, kita khan punya BIN? Koq kecolongan? Khan ada anggarannya? Buat apain saja?…………??????????????????????????

    • some may say BIN lagi sibuk dengan urusan keamanan dalam negeri. mudah2an saja urusan persaingan politik incumbent vs oposisi tidak masuk dalam tugas kerja mereka 😉

      BIN adalah badan negara yang juga harus direformasi dan diperkuat. MEF mencakup hal yang berhubungan dengan intelegen, mudah2an akan ada perbaikan dan kerja lebih nyata untuk keamanan negara, tidak hanya keamanan pemerintah. Jangan sampai seperti negara jiran dimana lembaga negara bekerja untuk kepentingan pemerintah, dan kritik kepada pemerintah dianggap kritik terhadap negara. absurd

    • BIN sudah bekerja sesuai dgn tugasnya.. jika ada kejadian seperti ini, itu karena adanya celah yang tidak / belum tertutupi dengan sempurna. Indonesia ini adalah negara yang menjunjung tinggi demokrasi dimana tidak pernah mencurigai negara mana pun kalau belum mengetahui bahwa negara itu patut di curigai. pendapat saya, percuma saja jika kita menggunakan sandi sesulit apapun jika kita masih menggunakan software atau perangkat komunikasi buatan negara lain dan untuk mengorbitkannya masih di lakukan di wilayah negara lain. dengan kejadian ini, semoga orang” pintar di negeri ini bisa menciptakan perangkat keamanan, komunikasi, dll sendiri secara mandiri. # maaf kl salah komentar..

      • Sip, paling tidak BIN difungsikan untuk cegah-tangkal penyadapan dari negara asing. Bukan untuk mulai menyadap negara lain. Rekrut para hacker dari dalam negri. Bikin software sendiri.

        • Sudah… buat BIN tinggalkan saja proyek2 titipan AS-OSY
          proyek2 titipan itu hanya bikin sibuk halaman depan saja, sementara halaman belakang terbuka lebar…
          jangan ada lagi tukang tempel ban, tukang bakso, tukang balon, yang dieksekui mati didepan anak2 istrinya…

  11. Terjemahan pemanggilan pulang duta besar untuk negara lain :

    1. Salah satu bentuk menunjukkan suatu ketegasan.
    2. memberikan efek yang tidak terlalu keras, tetapi cukup untuk memberikan warning (peringatan) kepada negara lain
    3. sudah cukup menunjukkan bentuk teguran atau ketidaksukaan Indonesia.
    4. Pemerintah RI tetap memiliki keinginan untuk menjaga hubungan dengan negara sahabatnya, Australia tetap berjalan baik.
    5. pemanggilan pulang Dubes di Australia sudah memenuhi level minimal bentuk protes terhadap negara lain.
    6. menunjukkan ketidaksukaan adanya insiden penyadapan.
    7. Kalau Australia sudah dipanggil maka kita tunggu apakah Indonesia berani memanggil pulang Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat (Dino Patti Djalal)
    8. ketegasan sikap yang ditunjukkan Pemerintah RI kepada Australia sebagai jawaban atas insiden penyadapan terhadap kepala negara juga dilakukan dalam level yang sama kepada AS.

    Lain lagi apabila terjadi:

    Kalau sudah sampai persona non grata, seperti pengusiran dubes, dampaknya bisa lebih besar terhadap hubungan kedua negara.

    Jadi kesimpulannya : “Pemulangan dubes kita dari Australia ini tidak terlalu keras tapi sudah tegas”.

    Kayaknya sikap RI sudah lebih maju dibanding negara2 lain yg disadap seperti German, Thailand dll

    (Dirangkum dari berbagai sumber).

    • Setuju bung Gue, apa yg pemerintah RI lakukan lebih maju daripada jerman, vietnam, jepang dll. China sampai sejauh ini bahkan belum terdengar suaranya.

    • dari semua negara memang baru Indonesia yang sampai memanggil pulang dubes walau bukan pemutusan hubungan.
      namun perlu diingat Australia berada di depan pintu rumah kita, perlu ketegasan lebih agar memperjelas hubungan ke depan antar dua negara bertetangga ini, apa bisa islah dan bersilaturahmi dengan baik atau perlu direlokasi ke kampung asalnya 😀

      • Menempatkan 15 ribu marinir di Papua adalah jawaban tegas pemerintah Indonesia atas penyadapan ASU dan AUS

      • Rencana penempatan 15k Marinir di Sorong sudah ada sebelum penyadapan terungkap. setelah sekarang terungkap Indonesia makin punya alasan kuat untuk memandang Australia sebagai ancaman. Mereka kehilangan hak untuk mempertanyakan kebiaksanaan RI dalam penempatan kekuatan militer di Indonesia timur

  12. Situasi nyata hubungan RI – Aus:

    “Canberra just doesn’t trust Jakarta. We work closely with Indonesia, including in the fields of security and intelligence, but we don’t trust them. We never have, and probably never will.”

    http://www.smh.com.au/federal-politics/political-opinion/canberra-doesnt-trust-jakarta-20131118-2xr3i.html

    • sah-sah saja..
      kalo itu merupakan pernyataan politik luar negeri Aus
      sama halnya yg terjadi di Indonesia (apalagi sejak TimLes merdeka), muncul opini kuat dan kecurigaan warga kita terhadap Aus..
      warga biasa saja bisa sinis atas manuver politik Aus, apalagi pemerintah kita..

      dan saya yakin untuk urusan politik, tidak ada dua negara yg benar-benar sefaham.
      apalagi tidak adanya ikatan history dan emosional.
      bahkan sesama anggota NATO sdh terjadi saling sadap.

      Kepercayaan muncul dengan dibangun/diusahakan dengan sikap dan perilaku, bukan dibuat dengan pernyataan.

  13. Saya jagokan KPK: Bisa menyadap BBM yg konon katanya terenskripsi, server di luar negeri dll

  14. Maunya Australi itu apa sichhhh !!!
    Indonesia sudah berbaik hati, membuka tangan bagi mereka, di bidang ekonomi, pertanian, peternakan, militer, dll. Tapi masih aja di curangi. Ane gak seluruhnya menyalahkan Aussie dan juga gak seluruhnya membnarkan negara ane sendiri, mungkin dulu ataupun sekarang ada pengambil kebijakan dalam negeri yg merugikan bangsa sendiri, dan menguntungkan mereka.

    Yg jelas ane dukung, pemerintah bertindak tegas namun tidak berlebihan terhadap negeri ” kanguru ucul “. Kalaupun mereka tetap membandel dan meremehkan Indonesia, sebagai warga negara Indonesia semoga pemerintah “jitakin ” kepala kanguru ucul, baik cara alus maupun kasar.
    Semisal datangkan SU 35, tongolin lontong kilo di laut kidul, pasang es telungatus moncongin ke laut kidul, biar Jindale mereka tau apa yg bakal mereka hadapi.

    Maaf, kalo ane ngawurrr…

    Salam.

  15. Tidak ada jalan lain bagi Indonesia untuk mengatasi masalah ini selain harus membuka hubungan dengan Israel dan berguru pada SUHU-nya intelejen yang paling hebat di seluruh dunia, yaitu: MOSSAD. Struktur intelejen kita sebaiknya meniru Mossad, yang membagi-bagi peranan intelijen dalam unit-unit kecil dan rinci, dari unit operasi, kontra intelijen, bahkan unit pembunuh (Kidon). Semoga Indonesia segera mengirim beberapa anggota intelijennya untuk belajar di Mossad. BTW, kek-nya ada pejabat kita si HR yang bangga disadap…mungkin penyadapan ini membuat dirinya merasa penting di mata Australia…(pejabat ini memang katrok alias orang dusun).

    • Lho, emang bukannya BIN juga terbagi dalam direktorat kayak gitu ya? (http://www.bin.go.id/profil/struktur) Dan Mossad udah pernah ngelatih intel kita. Tuh ada di buku BIN jilid satu karyanya Ken Conboy (ada fotonya juga).

      Jadi meski secara diplomatik/resmi Indonesia gak akui Israel, tp kalangan intel kita udah berhubungan cukup baik. Coba deh cek Operasi Alpha pmbelian A-4 Skyhawk. Itu juga tercantum (meski cuma menyebut ‘sebuah negara di Asia Tenggara’) di buku ttg Mossad karya Victor Ostrovsky (mantan agen Mossad).

      Kalo unit pembunuh mungkin diserahkan ke kesatuan lain deh (BKO, tp dulu bidang beginian makanannya Kopkamtib). Tp bukannya Munir ‘dibunuh’ BIN ya?

      Terkait berita ini, mungkin dari Indonesia yg perlu dibagusin intelijen sinyal/komunikasi (Sig-Int). Jadi ya Lemsanegnya yg dibagusin. Karena ini soal sadap menyadap yg lebih ke urusan teknologi drpd pengumpulan informasi manusia ke manusia (Hum-Int).

      • Sebetulnya yg harus paling banyak kita singgung adalah Lembaga Sandi Negara alias intelijen sinyalnya RI.

        Nih tentang intelijen sinyal (Signals intelligence) dari wikipedia –>

        Signals intelligence (often contracted to SIGINT) is intelligence-gathering by interception of signals, whether between people (“communications intelligence”—COMINT) or from electronic signals not directly used in communication (“electronic intelligence”—ELINT), or a combination of the two. As sensitive information is often encrypted, signals intelligence often involves the use of cryptanalysis. Also, traffic analysis—the study of who is signaling whom and in what quantity—can often produce valuable information, even when the messages themselves cannot be decrypted.

        http://en.wikipedia.org/wiki/SIGINT

        Coba lihat yg di film ‘Enemy of The State’ yg bahas isu penyadapan komunikasi warga negara. Di situ bukan CIA (ahli humint & asesmen) yg diangkat tp NSA (intelijen sinyalnya AS) yg lalu ada FBI (intelijen keamanan dalam negeri) yg lg nguntit penjahat & secara gak langsung bongkar operasi ilegal NSA.

      • Di wikipedia dijelaskan salah satu tugas Lemsaneg:

        “Selain memiliki tugas mengamankan informasi rahasia negara, Lembaga Sandi Negara (disingkat Lemsaneg) juga memiliki tugas lain, yaitu memperoleh informasi melalui analisis informasi rahasia pihak asing. Informasi tersebut diperoleh dengan melakukan kegiatan intelijen sinyal.

        Kegiatan memperoleh informasi asing tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan salah satu fungsi intelijen, yaitu fungsi penyelidikan. Sehingga Lemsaneg memiliki dua misi utama, yaitu Penjaminan Keamanan Informasi, dan Intelijen Sinyal. Kedua misi tersebut selaras dengan misi yang dimiliki oleh badan persandian beberapa negara asing, seperti Amerika Serikat dengan NSA-nya, Inggris dengan GCHQ-nya, dan Australia dengan DSD-nya.”

        http://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Sandi_Negara

        Di situsnya (untungnya belum diserang :D) ada visi misinya juga http://www.lemsaneg.go.id/?page_id=8

        Saya pikir Lemsaneg udah antisipasi kemungkinan2 ini. Hanya saja mungkin kita yg awam kaget. Dan sebetulnya Australia lg KO krn operasinya terbongkar (lalu dibully rame2 & kita manfaatkan momentum ini u/ tekan balik kayak kasus Allan Pope pilot CIA) sementara operasi2 rahasia Indonesia masih aman :D.

      • Aku sudah baca buku itu, Bung….maksudku agar hubungan kita dengan Israel diformalkan saja sekalian, Israel itu sangat ingin berhubungan dengan Indonesia. Kalau sudah diformalkan, teknologi intelijen dan teknologi Israel bisa kita serap. Kita butuh sosok Jenderal kayak L.B. Moerdani yang punya terobosan hebat, kayak operasi alpha itu.

        • Hahaha.. bung ini lucu… israel sudah jelas sohibnya amrik….
          pasti kita disuruh beli alat2 intelijen, yang sudah jelas2 mereka sadap, dan mereka berbagi laporan dengan amrik….
          mending ga usah beli lah alat2 yang akan membunuh diri kita sendiri… apalagi dari israel….

    • Bung…sekarang aushit memperketat laut mereka…alasan pengungsi padahal untuk berjaga-jaga dr infiltrasi kopassus…

      • Analisis yang tepat Om, mereka ngajakin kita koordianted patrol itu selain berjaga2 dai infiltrasi kopasus, juga berjaga2 dari infiltrasi LONTONG kita.. hahahaha.. Licik juga tetangga selatan kita ini.
        MOdusnya aja anti people smuggling, padahal nyari2 LONTONG di laut selatan, pake ngajakin kita segala lagi…

        Hahahaha… abbot.. abbot…. licin juga dirimu ya bagai belut…

    • Sejak kapan Indonesia mengakui Israel sebagai negara, sehingga anda ingin membuka hubungan formal dengan Israel?? Sepengetahuan saya, ISI Pakistan menduduki peringkat pertama dalam jajaran intelijen dunia disusul oleh CIA ditempat kedua, kenapa tidak mengusulkan belajar ke Pakistan?? Alergi??

  16. Kita ini sebagai bangsa Indonesia samasekali tidak pernah mengganggu negara lain, mengusik negara lain, bahkan kita ini selalu menghormati & menghargai negara lain loh? ? kok malah sebaliknya kita diobok-obok! apa gak punya perasaan samaseakali! gak menghargai kebaikan orang! Sudah dikasih hati malah menjerumuskan! saya atas nama warga negara Indonesia merasa geram.

  17. Sehati gan ini menjadi keprihatinan bersama muncul penyadapan aus ini bikingemas Dan tambah esmosi krn pemerintah lembek sampai muncul ibu Negara nah ka,yak nya Akan Ada ketegasan Dan benar saja dubes e kon muleh aus ini emang kurang ajar blagu klo bahasa londonya . Ngapain nyada bu Ani sgala . Skali Kali kirim taifib atau kopasus Dan Lada eh emang punya? Namun demikian smog a membawa hikmah
    1. Penguatan Alutsista tak biisa di tawar laaagi

    2. Peguatan intelegent dan contra intel negara

    3. Keamanan telekomunikasi national

    4.peguatan pasukuan wilayah selatan

    5. In I membuktikan kebusukan Aus jd hati2 kedepanny

  18. apa ini bukan hanya pengalihan isu ?

  19. ganti jadi hp E90-1 juga ah 😀

  20. Semoga Marty Natalegawa bukan sekedar menggertak saja :

    Profesor Michael Wesley, Australian National University :

    Indonesia akan rugi bila memutus hubungan diplomatik dengan Australia. Wesley tak yakin Menlu RI Marty Natalegawa bersungguh-sungguh dengan ancamannya untuk menghentikan kerjasama dengan Australia.
    Wesley berpendapat Marty hanya menggertak pemerintahan baru Australia yang masih berjalan dua bulan. Dikutip Sydney Morning Herald, dia mengatakan, “Marty Natalegawa adalah diplomat yang amat berpengalaman. Dia tahu pemerintahan di Canberra masih baru. Di sana ada perdana menteri dan menteri luar negeri yang tak berpengalaman.”

    • Justru OSY yang akan rugi, ditinjau dari semua aspek….
      contoh:
      bagaimana bila kita menerapkan No FLY ZONE bagi maskapai Australia di atas udara Indonesia…

  21. Australia melakukan blunder, menginjak ekor macan yang baru bangun tidur. Si macan kemudian mengaum, dan yang menginjak pucat pasi. Mau membetulkan ekor yang diinjak, tapi takut dan gengsi. Mau dielus-elus kepalanya, namun mulut si macan sudah menganga. Meskipun si macan ada yang ompong giginya dan cakarnya belum pula semua diasah, tapi si penginjak sadar betul, si macan sebentar lagi akan cepat besar, dan akan sangat disegani di kawasan yang luas. Apalagi si macan bersahabat dekat dgn si Beruang Merah dan Beruang Panda. Hiiii ….

    • banyak rakyat Aus yang sama kecewanya dengan rakyat Indonesia atas peristiwa tapping hp pribadi pemimpin dan pejabat RI, bahkan hp ibu negara. mereka kecewa karena pemerintah Aus disetir dan tunduk pada kepentingan US

      Dan saya setuju, jika US lewat Australia terlalu menekan atau terlalu arogan untuk minta maaf maka bisa terjadi ‘perang dingin’ antar ke dua negara, bukan tidak mungkin Indonesia akan terdorong ke arah China jika ketegangan semakin meningkat. Dan Indonesia yang pro China merupakan kemungkinan yang sangat menakutkan bagi Aus dan US

  22. Sekarang duta besar sdh ditarik. What next?
    Untk Mr Beye n Mr Marty…. Sekarang kita sdh bertindak, sekali kita melangkah kita harus tahu perjalanan ini mau dibawa kemana. Kalau perkiraan saya ujung2nya adalah perundingan ditingkat yg serius. So…endingnya ada di meja perundingan, dan kali ini kita harus bisa menjadikan perundingan berikut menjadi tempat untuk MENEKAN Aust untuk mau membayar SEMUA yg menjadi kerugian kita selama ini. Oleh karena itu pemerintah harus tahu persis untung menghitung …seberapa besar sebenarnya kerugian kita. Jika tidak…semua akan menjadi antiklimax dan ujung2nya…rakyat yg memiliki kedaulatan ini akan kecewa. So…Jangan kecewakan kami Bros. Kami ada dibelakngmu. Kata Boneks…Salam Satu Jiwa!!

    • seperti kata Melu Marty, bola sekarang ada di pemerintah Australia. pemerintah RI hanya menunggu untuk melihat reaksi mereka pasca penarikan Dubes Nadjib dari Canberra

    • kalau ozzy-nya menanggapi…. kalau nggak menanggapi en lempeng2 aja, what’s next?
      benar kata bro, sekali melangkah ini sudah bukan lagi ‘threat’ tapi sudah jadi ‘act’ walaupun skalanya mungkin belum keras. tapi tetap saja kita harus tahu mau dibawa kemana permainan ini dan apa plan A-plan B nya kalau pihak ozz ternyata tidak ‘menggigit umpan’

  23. HARIAN RADAR TIMIKA, SELASA 19 NOVEMBER 2013 HALAMAN 08
    BESOK DUBES AUSTRALIA KUNJUNGI MIMIKA

    TIMIKA: Jika tidak ada kendala, Rabu (20/11) Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty akan berkunjung ke kabupaten Mimika. Informasi itu disampaikan asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Mimika, Ir. Benediktur Y. Renyaan keetika ditemui Radar Timika, Senin (18/11) di ruang kerjanya, kantor pusat Pemerintahan SP 3.
    Benediktur semnyampaikan bahwa kunjungan Dubes Ke Provinsi Papua dimulai sejak Senin (18/11) hingga Jumat (22/11). Kata Dia, tujuan kunjungan Dubes antara lain, untuk dapat terus mendukung agenda pembangunan di Provinsi Papua.
    Kata Benediktus, dalam surat resmi tersebut, Dubes juga menyampaikan bahwa kunjungannya ke Papua adlah salah satu dalam serangkaina kunjungan regional ke seluruh Indonesia, untuk menemui pemerintah daerah, anggota parlmen, pejabat, akademisi, pemimpin masyarakat dan tokoh-tokoh bisnis.
    Selain itu kata dia, Dubes juga ingin mendapatkan banyak masukkan dan mendiskusikan berbagai hal, termasuk situasi di Papua saat ini dan cara-cara, dimana pemerintah Australia dapat terus mendukung agenda pembangunan di Indonesia khususnya di Provinsi Papua.
    “situasi apa yang dimaksud saat ini saya belum bisa mengatakan, situasi apa sebelum hal itu disampaikan langsung oleh Dubes tersebut, karena dia hanya menyampaikan surat resmi ke Pemda Mimika,” katanya.
    Lanjut Benediktus, rencananya dalam agenda kunjungan Dubes ke Kabupaten Mimika, akan bertemu secara resmi dengan Bupati Mimika, H Abdul Muis, ST MM yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum yang sudah mendapat delegasi dari bupati Mimika maupun sekda Mimika, Ausilius You, Spd MM, sekitar pukul 11.00 WIT
    Ditambahkan Benedikdtus, selain bertemu dengan Pemda Mimika juga bertemu dengan Kapolres Mimika dan Komandan Kodim 1710 Mimika. Dubes Australia sendiri akan didampingi Sekretaris II Bidang Politi, Adelle Neary dan Koordinator Program Kedubes Australia, Theresia Christiana. (nan)

    Indonesia memanggil pulang dubesnya di Aust tapi Dubes Australia malah “jalan-jalan” ke Papua. Ada apa gerangan? Dubes Australia sepertinya langsung menuju ke “HOT SPOT”. Apa reaksi kita sebagai bangsa yang berdaulat? APakah kunjungan dubes ini sudah dicermati untung dan ruginya buat kita? Mohon penjelasan dari expert2 yang ada di warjag ini.

    • sebagai warga negara biasa yang saya rasa adalah jengkel bung, ketidaksensitif-an politik luar negeri Australia terhdap Indonesia makin menjadi dan terakumulasi. kunjungan ini hanya akan memperburuk kondisi yang semakin memanas antar kedua negara.
      saya mendukung ketegasan pemerintah apapun bentuknya, toh secara itung2an kasar jika yang terburuk terjadi kerugian lebih besar akan dialami Australia

    • ostrali ‘beli’ tantangan yg kita jual lewat menarik pulang dubes kita.
      belinya dengan ‘ngingetin’ mereka bisa punya kartu truf di papua.
      tinggal kita, bisa nggak nunjukin kartu truf mereka ternyata pepesan kosong belaka..
      bola pindah ke indonesia lagi

      • kalo boleh tanya apa kartu truf Aus di Papua gan?

        Jika Aus tetap kaku dalam urusan ini maka hubungan antara kedua negara akan mengalami degradasi dengan kedutaan RI di Canberra tanpa Dubes untuk jangka waktu yg belum ditentukan.
        dan juga jika tidak salah rencana kedatangan pejabat Aus ke Papua sudah lama diberitakan sebelum penarikan Dubes Nadjib

  24. kalau ozzy-nya menanggapi…. kalau nggak menanggapi en lempeng2 aja, what’s next?
    benar kata bro, sekali melangkah ini sudah bukan lagi ‘threat’ tapi sudah jadi ‘act’ walaupun skalanya mungkin belum keras. tapi tetap saja kita harus tahu mau dibawa kemana permainan ini dan apa plan A-plan B nya kalau pihak ozz ternyata tidak ‘menggigit umpan’

  25. Trs bagaimana nasib tuh hercules dr Australia? Sudahlah kita transfer uangnya?

    • maksud saya, “sudahkah kita transfer uangnya?”

    • Ada banyak “vulnerability” dalam Windows yang dapat digunakan sebagai backdoor untuk mengakses informasi dari database kita, juga software2 komputer laen. ALangkah baiknya kantor2 pemerintahan menggunakan “software2 opensource” (sperti linux) yang telah di teliti ahli2 IT kita, yang “bug” nya telah di “fix” kan…
      Aduh… tiap tahun ribuan ahli2 IT kita diwisuda di PTN maupun PTS…
      Manfaatkan dunkz…

      Alangkah baeknya lagi kalau pemerintahan membuka forum IT yang akan menerima masukan2 buat pemerintah mngenai isu2 IT terkini….

    • Hahaha…. engga usah dipake tuh hercules…

      SUDAH JELAS TUH BESI TERBANG DIPENUHI ALAT2 SADAP SEMUA.

      Mending jual aja ke tukang goni botot deh, biar mereka menyadap percakapan tukang2 goni botot itu waktu mencincang herkules karatannya itu..

      wakakakak…..

  26. kebijakan “Million Friends, Zero Enemy” itu BS! terlalu muluk untuk terwujud walau layak diupayakan lewat kebijakan Non Blok. A friend to all is a friend to none, pada akhirnya Indonesia harus memilih sikap

  27. apapun model diplomatik yang dilakukan harusnya sejalan dengan perkuatan alutsista. kalau tanpa perkuatan alutsista tentunya hanya gertak sambal belaka. harapannya yang terhormat pemimpin2 kita segera bangun dan memutuskan pembelian su-35bm+s-300+lada dan publikasi yang luas guna mendukung diplomasi kita. jangan sampai harga diri kita tersandera hanya karena masalah f-16 USANG dan hercules bekas.

  28. Menurut saya, melalui kunjungan Dubes Australie ke Papua, jelas Australia “mentertawakan” Indonesia atas sikap “Penarikan dubes Indonesia dari Australia”. Menurut saya hentikan saja hubungan diplomatik dengan Australia dan tinjau ulang Perjanjian2 kerja sama yang sudah dibuat selama ini.

  29. Koreksi kembali pada diri kita, kelemahan ada pada siapa ? Apakah selama ini kerja BIN dan Lemsaneng tiduran sprti kucing? Apakah hal ini trjdi krna kurangnya alat intelijen kita menyadap? Atw krn fokus pada gejolak didlm negeri tpi tdk peka dgn negara tetangga yg bermuka 2 ?
    Didlm dunia intelijen sih sah2 aja menggali semua info tnpa terbatas apapun terlebih dgn negara yg mnjdi ancaman atw nyata2 musuh.apakah Indonesia menjadi ancaman atw krn takut kepentingan tertentu yg tdk menguntungkan negara Aust dan Amerika mknya melakukan aksi spionase ? Betapa berengseknya negara ini,sudah mendukung lepasnya timor leste mendikte dlm kasus imigran gelap mlh melakukan penyadapan terhdp para pejabat kita.katanya Indonesia-Aust negara bersahabat,aust bilang menjunjung tnggi privasi.namun faktanya nya ? Justru mencederai hub yg setelah skian lama susah dibangun dgn aksi penyadapan.
    Panggil duta besar gerakan bagus,dan seharusnya pulangkan duta besar austr ke kampungnya.Jgn biarkan berkeluyuran di indonesia terlebih ke papua.
    Dan kpda cyber army indonesia good job,menjtuhkan situs asis asio dan dephan aust.lanjutkan kwn,saya dukung apa yg baik buat negara ini.

    • “Australia’s embassy in Jakarta was the location of the first overseas station of the Australian Secret Intelligence Service, established in 1954, and ASIS has always made Indonesia its top priority.”

      Read more: http://www.smh.com.au/federal-politics/political-opinion/canberra-doesnt-trust-jakarta-20131118-2xr3i.html#ixzz2l53W8cNP

      Kita dipantau Aus sejak 1954 gan 😀 , yup.. menimbulkan pertanyaan akan kualitas kerja BIN

      • sumber:kabar24.com

        Bagaimana sesungguhnya cerita intelijen Australia melakukan penyadapan telepon atau alat komunikasi penjabat negara Indonesia? Kapan intelijen Australia memata-matai Indonesia?

        Inilah sejarah intelijen dan gerakan mata-mata Australia di Indonesia, seperti ditulis oleh Philip Dorling dalam harian Australia The Age hari ini, 19 November 2013.

        Australia mendirikan kantor kedutaan di Jakarta pada 1954. Kedutaan Australia itu menjadi stasiun luar negeri pertama gerakan rahasia intelijen Australia dan menjadi prioritas utama bagi ASIS (Australian Secret Intelligence Service)

        Dalam buku harian Duta Besar pertama Australia, Sir Walter Crocker, terungkap bahwa ASIS melakukan perekaman atau pun penyadapan sinyal pertahanan Indonesia secara rutin sejak pertengahan 1950-an.

        Operasi penyadapan komunikasi petinggi militer dan sipil Indonesia sering dilakukan ASIS. Penyadapan ini dilakukan oleh dinas mata-mata elektronik, Defence Signals Directorat ASIS.

        Operasi intelijen ASIS terungkap ke publik melalui mantan intel Amerika Serikat Edward Snowden. Kali ini yang menjadi target operasi adalah Presiden Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono, dan orang-orang dekat SBY.

        Data operasi intel Australia itu terungkap dilakukan tahun 2009. Ini tahun kedua Susilo Bambang Yudhoyono maju sebagai presiden dalam Pemilu 2009.

        ASIS begitu mudah melakukan operasi karena sebagian besar komunikasi petinggi negara itu menggunakan telepon seluler generasi 3G. Intelijen ASIS memanfaatkan ‘cuap-cuap’ pejabat negara lewat handphone.

        Analis intelijen Australia mengungkap bahwa penyadapan Presiden SBY dan pembantunya pada 2009 itu bagian dari pengumpulan informasi politik, ekonomi, dan diplomatik Indonesia di bawah kepemimpinan SBY.

        ASIS melakukan operasi ‘Five Eyes’ dalam program sandi CODEC melalui sebuah fasilitas rahasia yang diletakkan di Kedutaan Australia Jakarta.

        Operasi ASIS yang sudah lama sejak 1954 tak diketahui oleh Indonesia. Keberadaan ASIS sendiri menjadi rahasia juga dan tak diketahui oleh pemerintah Australia sendiri selama lebih dua puluh tahun.

        Pada 1975 operasi rahasia ini disebut pertama kali oleh parlemen Australia. Dua tahun kemudian, 1977 Parlemen Australia secara resmi diberitahu oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Fraser bahwa ASIS melayani kepentingan nasional Australia, yang kemudian bertanggung jawab kepada Menteri Luar Negeri. (Kabar24.com)

        sekarang ini jadi tanda tanya,apakah KERJA BIN DAN LEMSANEG KITA SELAMA INI ???????????????????????????????????????????????????????????????
        apakah kekurangan sumber daya manusia atw kekurangan alat intelijen kita?
        Patut diacungin jempol buat intelijen kpk dlm penyadapan sungguh luar biasa walau hnya sekala dlm negeri tapi begitu akurat.

        Nah Pak SBY skrg udh dpt jawaban dri tony abbot bhwa dlm sidang parlemen berkata tdk akan meminta maaf krn ini demi kepentingan keamanan negara australia.Lalu sikap tegas apa yg akan ditunjukan RI1 pada Aus2 dlm kasus ini?

        BAGI SAYA:
        Membekukan kembali semua perjanjian kerja sama
        Memulangkan Dubes Australia

        memutus hub bukan langkah terbaik,krna sbnrnya peran australia hnya perpanjangan tgn dri amerika.Namun terus mendesak dgn keras atas kelakuan selama ini yg sgt melukai perasaan bgsa Indonesia.Jika bnr Aus menganggap Indonesia sahabat dan mitra strategis sebaiknya ada klarifikasi yg jelas dri tony dan permintaan maaf.
        Cth Obama yg sgera meminta maaf pada Angela Merkel atas penyadapan baik sebelum menjabat dan setelah menjabat.Keputusan yg sgt bijaksana dan tepat krn menganggap Jerman sbg negara sahabat dan sekutu.

        • mr Patton:
          Saya sangat setuju dengan pendapat anda bung. Bagi saya tidak ada efeknya menarik duta besar kita dari Ausi sementara duta besar Ause enak2 jalan2 ke Papua. Bagi saya reaksi keras yang akan berefek pada Australia adalah memutuskan hubungan diplomatik dan hapuskan semua bentuk kerja sama yang selama ini berjalan. Pulangkan pelajar2 Indonesia dari Australia. Langkah berikutnya sebagai antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk, siapkan alutsista dari Rusia (Jet tempur SU 35 S atau PAK FA, S 300 atau S 400, Helikopter serang, Kapal selam Kilo atau Lada Class, dan alutsista lainnya) yang mempunyai efek deterent yang tinggi. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna menegakkan harkat dan martabat kita sebagai bangsa yang berdaulat. Sudah terlalu sering bangsa kita dilecehkan tapi selama ini hanya sebatas Nota Protes, Nota protes, lalu kali ini yang agak keras adalah Menarik pulang dubes kita dari Ausi. Kapan bangsa kita dihargai kalau hanya sekedar basa basi di mulut? Kita perlu aksi yang lebih keras….

          • @ bung Lambert, wah jgn smpe se ekstrem itu bung dgn menarik smua pelajar kita.Dalam politik tetep politik jgn dikaitkan dgn pendidikan.Kemajuan negara ini lahir dri generasi bukan hnya Pintar tpi Cerdas,gali apa yg baik di Aust bawa plg ke Indonesia untuk kemajuan bgsa.Saya lupa siapa nama narasumber di salah 1 tv swasta berkata, kita harus tegas benar.Tapi jgn dikaitkan dgn para pelajar,krn ini murni masalah politik.Saya tdi hampir membuat statment begitu,tapi trnyta stelah dipikir2 justru merugikan kita.Kalau mslh invansi itu msih jauh dri penyelesaian bung, kita harapkan sikap Tony Abbot meniru org no 1 di Amerika(obama) dgn meminta maaf.

            @bung now,saya kira membekukan semua perjanjian baik yg baru dàn lama itu sgt2 bagus dan bntuk nyata.Kita tdk terlalu butuh mereka,tapi sebaliknya merekalah butuh kita.Aust adlh negara benua sndiri dgn tak ada negara lain yg dkt selain Indonesia.Permasalahan suaka saja sudah buat pusing abbot apalagi dgn embargo atw pembekuan kegiatan bilateral ekonomi kerja sama militer dan lain2,bisa2 tuh abbot malah kena demo dgn rakyat nya sndiri.
            Rakyat Aust sebagian bsr menyayangkan terjdinya hub yg buruk ini,berharap sgera meminta maaf,dan bahkan mantan Menlu nya juga menyesalkan terjadinya hal demikian.Ya kita liat saja bung,apa dan bagaimana Pak Sby menyelesaikan nya.Yang jelas harus sgt2 tegas keras namun terukur.

          • @ mr Patton:
            Iya bung, trims atas pencerahanya bung, bahwa ini murni urusan politik dan tidak boleh dikaitkan dengan masalah pendidikan. Tapi mengenai harapan kita agar Tony Abot meminta maaf sprtinya nihil bung. Karena tadi di TV One sudah disiarkan bahwa demi melindungi kepentingan nasional mereka, dia merasa tidak perlu meminta maaf. Jadi menurut saya ada risiko yang harus kita ambil dengan sikap cueknya Australia. Apakah kita akan lebih tegas dengan memulangkan dubesnya, karena kita tidak mau kan hanya krn mereka mau melindungi kepentingannya dengan menginjak-injak kedaulatan kita bung, atau kita diamkan saja dengan risiko bahwa ke depannya kedaulatan kita, budaya kita bahkan pulau kita diambil dan diinjak-injak oleh negara lain? Hari ini saja kan lucu, Dubes kita ditarik pulang dari Australia, dan Dubes Australia malah mengunjungi Timika dan papua. Bagaimana menurut hemat bung mr patton dan semua expert di sini?
            Mohon maaf kalau kata2 atau komen saya kurang berkenan tapi itulah menurut pendapat saya.

          • @bung Lambert YTH :
            Sikap tegas SBY jadi pukulan telak buat Tony Abbot dan jajarannya,bahkan pernyataan SBY membuat Tony Abbot menyesal atas segala tindak tanduk permasalahan penyadapan ini.Bahkan saya menjamin tekanan SBY sbg kepala Negara dan Pemerintahan akan membuat gusar Tony Abbot.
            Kenapa tdk gusar? Tekanan politik dtg bukan hanya dari RI dan segala bentuk sikap kita,tetapi tekanan poilitik dri dalam dan desakan masy Australia pasti akan menjdi kan Tony Abbot berpikir keras untuk menarik kata2 itu.
            Bahkan ada senator aust dan mantan menlu menyayangkan atas penjelasan Tony Abbot didlm rapat parlemen.Aust sgt2 bergantung dgn kerja sama yg selama ini terjalin.Terutama permasalahan isu penyeludupan manusia pencari suaka.
            Kalau saya bilang sih sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui,dan skrg aust menderita dgn aksinya.Kita lihat kedepan,apa jwbn Tony Abbot atas pengiriman surat oleh Pak SBY.Jika memang tdk ada penyelesaian,penghusiran Dubes tdk menutup kemungkinan akan menjadi opsi pilihan selanjutnya.
            Sembari menunggu sikap dan pernyataan dri Aust,kita juga hrus bisa melakukan sebuah sikap tegas kpda Amerika,krn aktor intelektualnya AS.Tidak menutup kemungkinan AS juga melakukan penyadapan di jakarta,hal yg tdk mustahil itu juga terjadi.
            Kita patut bersyùkur dan terima kasih atas pernyataan Snowden yg membongkar keborokan aust terhadap indonesia.Kedepan BIN dan Lemsaneng yg telah tidur itu dibangunkan kembali,jangan hanya memegang statment Intelijen Aust bhwa skrg dan kdpn tdk akan ada aksi penyadapan.Siapa yg bisa pegang kata2 mereka,setelah mengaku bersahabat tpi menikam dri belakang.
            Pembelajaran buat para Intelijen Indonesia bhwa hal ini sgt2 jadi kelemahan buat kita,pelajaran besar dan berarti tentang penyadapan yg selama ini berlangsung.sesuai dgn kutipan sya sebelumnya.Demikian bung Lambert atas ulasan saya.

          • @ mr patton

            Luar biasa bung, artinya untuk sementara kita wait and see sikap Tony Abot atas Jotosan dari SBY.

        • di depan parlemennya Abbot memang menolak meminta maaf dengan alasan penyadapan adalah demi kepentingan nasional Aus. Nah, sekarang tinggal kita liat apa yang akan dilakukan pemerintah RI demi kepentingan nasional Indonesia.

          Memutuskan hubungan diplomatik memang terlalu drastis. Harus diakui Indonesia masih tergantung pada Australia dan NZ terutama dalam produk dairy dan daging sapi. Namun jika sampai pada pemutusan dagang-pun saya kira masyarakat banyak bisa menerimanya, toh sekarang sajapun harga daging sapi rata2 dunia 50rb/kg di kita bisa lebih dari 100rb/kg 😀 artinya masyarakat sudah ‘agak’ terbiasa dengan daging mahal kalaupun putus hubungan dagang dengan Australia. asal kartel daging disikat dulu.

          Australia yang akan lebih rugi. Indonesia punya pasar 250jt jiwa dengan jumlah penduduk ekonomi menengah yang meningkat pesat. Akan lebih gampang bagi Indonesia sebagai pembeli mencari penjual pengganti (Brazil sudah nawarin supply sapi) daripada Australia mencari pengganti pasar pengganti dengan ukuran sebesar pasar Indonesia, dimana2 (untuk produk umum) jual lebih susah daripada beli

  30. # trus kira2 hibah hercules nya gimana y??

  31. Nama dubes RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema…

  32. ausie menolak minta maaf depada par beye

    metro tv

  33. Kalau E90nya dijual boleh deh gue beli, biarin deh gue di sadap 😀

    • hehehehe … jangan lo dah jon.. ntar lo buat transaksi yg disalah artikan intel mereka :
      – lo beli wortel sekilo.. mereka artikan rudal klub untuk si kilo
      – lo ke pasar mo masak chinese food.. mereka artikan pengAdaan ALUTSISTA n kerjasama dengan militer china.. susah kalo lo sms bilng:
      – (maaf) yu’ beol di empang sebelah !!

  34. Saya sangat mengharap kali ini pemerintah kita tegas terhadap Asutralia, sekaranglah momentumnya, usir sekalian dubes mereka. Saya melihat pemerintah Asutralia menganggap remeh ttg apa yg kita protes dan tidak bisa kita terima; yah spt selama ini, hubungan kita dg mereka tdk berimbang, cendrung selalu meminta ini-itu dan mendikte kita. Cukuplah sdh semua perlakuan mereka selama ini kpd kita. Jgnlah memaksa sesuatu yg sulit utk terlaksana dg baik (utk bersahabat).

    Kalau hubungan kita dg mereka retak, mungkin ada harga yg bangsa ini harus bayar; dari sisi ekonomi misalnya. Tapi ini masih sangat terlalu murah dibandingkan dg harga diri dan martabat bangsa utk dipertaruhkan. Ingatlah apa yg telah para pejuang dan pendahulu kita lakukan dan korbankan agar bangsa dan negara ini bisa tegak dan berdaulat sejajar dengan bangsa lain. Dari segi pendidikan (tempat menimba ilmu pengetahuan), saya kira msh sangat banyak negara di belahan utara yg mutu pendidikannya tdk kalah bahkan jauh lebih maju di banding Asutralia.

    Terakhir, kepada saudara2ku sebangsa dan setanah air, marilah kita dukung (dan dorong) sepenuhnya kpd Pemerintah (jg DPR) utk mengambil langkah yg lebih tegas dan konkrit terhadap Asutralia; mudah2an ini menjadi pembelajaran berharga bagi kita dan mereka. Terima kasih

    • Itu namanya nabok lalat di pipi sendiri, lalatnya gak kena pipi sendiri yang merah…mesti di cari cara yg lebih smart..

      Mereka itu menyadap ya harusnya kita juga gantian sadap klo perlu sampe ke core bisnis juga disadap.

      tunggu saja di 2014 aksi sadap-menyadap akan berulang lagi karena mau PEMILU seluruh tetangga rekan bisnis pasang mata untuk mengawasi siapa sih calon kandidat bahkan merucut mengarahkan calon unggulan melalui kekuatan media dan LSM yg menggunakan dana asing.

      Gunanya menyadap selain utk militer ya utk memastikan investasi yg mereka tanam di NKRI tidak diambil alih negara lain.contoh Freport, Migas, bisnis senjata ataupun pengembangan teknologi

  35. kok belum ada yang menganalisa bagaimana proses penyadapan itu berlangsung ya? apakah lewat server provider yang nota bene “Red Dot” ada akses ke sana, ataukah dengan cara pengumpulan data lapangan baik melalui agen ganda ataukah dengan cara yang lain. mohon ulasan para suhu disini.

  36. Kemungkinan besar penyadapan melalui operator seluler yg mn bbrp operator seluler kita sdh kuasai asing sprt telkomsel dan indosat yg saham terbesarnya pny singtel miliknya singapura yg notabene msh sekutunya amrik dan ausie, blm lg excel miliknya malon dan tri punyanya india srt axis miliknya qatar. dan jgn lupa satelit kita jg sangat rentan penyadapan krn bwtn mrk. klw dari server sepertinya agak sulit dilakukan sprt RIM yg membantah servernya disadap, aplg jk memakai agen spy sprt james bond. mnrt ane skrg sdh jamannya memata-matai melalui teknologi perangkat elektronik dan sdh sdkt yg memakai cara tradisional dgn merekrut dan pakai cara penyamaran, wlw msh ada dgn cara merekrut org2 dlm yg mw berkhianat kpd negaranya demi segepok uang, tp lbh rentan berbalik gagang als agen ganda sprt bro snowden. Soo.. yg plg aman skrg dgn cara penyadapan melalui satelit dan alkom bwtn mrk. blh dikoreksi jk ane salah.. thanks.

    • tambahan lagi bro… seluruh barang2 hibah peralatan2 dan perlengkapan komunikasi yanga ada di POLRI DAN TNI sudah jelas barang sadapan semua.
      menurut saya, panggil ahli2 IT, bongkar tuh semua alat2 komunikasi asal AS DAN OSY…
      kalo gak nemu, jual aja ke tukang goni botot.
      mereka aja udah mulai nyadap kitra sejak tahun 54……..

      bagaimana tuh…

      PERINGATAN!!!!!

      1. EVALUASI SEMUA PERALATAN2 DAN PERLENGKAPAN2 HIBAH MAUPUN BELI DARI AUSTRALIA DAN AMRIK, KARENA BERPOTENSI KUAT MENGANDUNG ALAT2 SADAP…

      2. EVALUASI SEMUA PERALATAN2 DAN PERLENGKAPAN2 HIBAH MAUPUN BELI DARI AUSTRALIA DAN AMRIK, KARENA BERPOTENSI KUAT MENGANDUNG ALAT2 SADAP…

      3. EVALUASI SEMUA PERALATAN2 DAN PERLENGKAPAN2 HIBAH MAUPUN BELI DARI AUSTRALIA DAN AMRIK, KARENA BERPOTENSI KUAT MENGANDUNG ALAT2 SADAP…

      4. BERHATI2LAH MENYIMPAN DATA2 PENTING DI ALAT2 AMRIK DAN OSY ITU.
      5. BERHATILAH BERBICARA, BERKIRIM SMS DI SELURUH ALAT KOMUNIKASI (gadget, hp, ipad, laptop.)
      6. FACEBOOK DAN TWITTER juga program buatan mereka.

      alat2 itu sesungguhnya menjadi mata dan telinga bagi mereka, dapat mendengar dan melihat dari kamera gadget, merekam percakapan, melihat sms2. Untuk itu, saran saya, bagi pejabat sipil dan militer, untuk tidak membawa masuk ke dalam kantornya alat2 komunikasi ke dalam kantor.. hendaknya disediakan ruangan penyimpanan hp, sebelum masuk kantor.
      Atau dapat menggunakan JAMMER yang bukan buatan barat…

    • Semoga sektor telekomunikasi bisa di Nationalisasi , gak di presiden incumbent smoga 2014

  37. Menlu: Hubungan dengan Australia akan terus diturunkan sampai ada reaksi patut dari pihak Austaralia. Artinya putus hubungan diplomatik termasuk ke dalam kemungkinan

    • Bung,kaya’y kalo smpe pemutusan hub itu ga mungkin deh,kemungkinannya kecil,kecuali klo presiden kita yg skrg berjiwa soekarno.ane dukung pemerintah kita bertindak tegas,tp dgn cara yg elegan.harus ada paln B dan C di samping plan A..ibaratkan penarikan dubes kita plan A,trs si aussi cuek,maka plan B yg harus di jalankan.

      Oiaa,masalah si herky klo emang mau di batalin ya monggo saja.secara finansial kita rugi.tapi lebih rugi lagi klo bangsa kita di mata2 i..klo perlu beli aja pesawat angkut yg laen.ga harus hercules.

      Buat bro2 yg di atas ayo ngumpul lagi,di atas ada artikel bagus tuh,mumpung lagi anget2 nya,,he he

      • Oiya… dulu selama menjadi silent reader di jkg, suka sekali dengan analisis “spiritual” dari bung Melektech, bung WH, bung Satrio, bung Diego, bung Danu dan lainnya. Kemanakah “experts2” ini semuanya??
        Maaf kalau ada yg salah dengan komen sy ini…

      • Memang kecil kemungkinan sampai ke sana gan, tapi walau kecil kemungkinan itu tetap ada.

        Saya kira pembelian dan upgrade Hercules tetap akan berjalan sesuai kontrak. Jika tidak maka urusan jadi makin serius dan akan merembet kemana-mana. Australia tidak ingin itu terjadi. Sekarang saja saya lihat Abbot sudah beada di posisi yang dilematis dan menjadi bulan2an oposisi

  38. Dan lbh dari 95% lalu lintas internet global bermuara ke US baru kembali keberbagai server provider operator seluler ke negara pengguna. layanan sprt google, yahoo,bing,microsoft,apple mwpn layanan mailing list sprt gmail,ymail,rocketmail mwpn kode WWW dan HTTPS adlh bwtn perpanjangan tangan dari goverment US dgn NSA,CIA blm lg Mossad,Shinbeth israel dan M16 nya inggris yg sdg berkoloborasi dan bekerja sama bertukar informasi dlm proyek PRISM (prisma) mencontoh efek kilauan berlian yg mengarah ke segala arah. Adlh sangat sulit bagi kita, jk msh blm bs mandiri dan msh mengadopsi serta msh tergantung dgn alkom dan elektronik bwtn mrk. cara terbaik utk menghindari penyadapan adlh sprt yg disebutkan dan di uraikan oleh bung @desperado sdh ckp mumpuni utk mengindari penyadapan dari gadget dan alkom kita yg sebenarnya mnjd mata dan telinga mrk. Mandiri dibidang Sista dan elekronik adlh hal yg sangat penting disamping mandiri dibidang politik dan ekonomi Indonesia kedepannya. hati2lah terhadap srigala berbulu domba US cs dan antek2nya yg sdh mapan di pemerintahan/militer/dpr mwpn lsm.

    • Iya bung, kita harus memiliki database alat2 elektronik dan komunikasi hibah (maupun beli) dari negeri2 yang berpotensi melakukan penyadapan terhadap indonesia, sejak zaman Soekarno hingga sekarang. Mulai dari yang terbesar hingga ke yang terkecil sekalipun. Baik software maupun hardware nya.. Mksdnya supaya kita tidak sembarangan melakukan komunikasi2 dan penyimpanan2 data2 yang berkualifikasi TOP SECRET. Alat2 elektronik/komunikasi di seputaran istana juga harus dievaluasi ulang….
      Juga diseputaran MABES TNI, AD, AL, AU, POLRI, BIN, DEPHAN, bijaksanalah menggunakan alat2 elektronik/komunikasi.

      NEGERI KITA BENAR BENAR TELANJANG BULAT!!!

      Saya setuju dengan bung pedro bareta, kita harus mandiri dalam pengadaan alat2 komunikasi sebagaimana kemandirian kita dalam alutsista.

      JANGAN SALAHKAN ORANG LAIN, AKIBAT KELALAIAN/KEKURANGAN/KETIDAKMAMPUAN KITA.
      Penyadapan Osy adalah pembelajaran bagi kita.
      Langkah Osy harus juga kita tiru….

      GENDERANG PERANG PENYADAPAN TELAH DITABUH OSY DAN AS.
      SAATNYA MEREVOLUSI DUNIA INTELIJEN KITA….

  39. Sikap pemerintah yang akhirnya tegas (memanggil dubes RI) patut di apresiasi meskipun agak telat dalam arti ketika ada nama seperti ibu Ani ada dalam daftar baru heboh (bahkan untuk penyadapan 2009) bukan ketika awal kehebohan penyadapan yang menyangkut presiden dan mentri-mentri sekarang.
    Sepertinya Aussie juga tidak menggubris dengan alasan kepentingan keamanan nasional.
    Indonesia bisa melakukan tindakan lebih keras dari menarik dubes RI dengan alasan yang sama, yaitu dengan mem persona non grata kan (mengusir) orang yang dianggap bertanggung jawab yaitu dubes Aussie dan atase intelejen dan/atau pertahanan Aussie serta tidak mengijinkan lagi adanya atase tsb selama beberapa tahun.
    Dengan demikian hubungan kedua negara turun sampai ke tingkat konsuler saja.
    Saya kira itu bisa menjadi pelajaran berharga buat hubungan bertetangga

  40. Sesuai dgn harapan saya,dan sesuai juga dgn statment Pak SBY meninjau ulang kerja sama dan membekukan semua kerja sama. Baik kerja sama intelijen,kerja sama masalah pencari suaka, kerja sama TNI dan Tentara Australia termasuk elang ausindo yg sedang berlangsung.Sekali nyelam minum air,pukulan telak buat australia.Masalah pencari suaka aja kerepotan,eh malah mw nyadap2. Good Job RI 1

  41. Amerika termasuk pasar ekspor terbesar Indonesia, Amerika merupakan salah satu raksasa yg di pegang Indonesia buat menyeimbakan kawasan ASEAN selain China n Russia, hampir semua tetangga kita temennya Amerika. Kenapa China yg udh kuat ngga mau ribut ama Amerika, krn Amerika jg pasar Ekspor besar China, kenapa Amerika ngga berani hajar China biar udh nakal.. karena China ATM-nya Amerika, alias tempat ngutang. Politik antar negara ngga sama seperti hubungan temen biasa.

    Masalah terbongkarnya intelengance justru secara politik menguntungkan Indonesia, kita jadi ada power yg jauh yg lebih besar buat menekan Aussy n USA sesuai kepentingan kita, n ngga ada tetangga2 yg nyalahkan kita bahkan rakyat pun malah mendukung. singkatnya salah sendiri Intelnya kebongkar, intel kok masuk media massaa.. apes lah di bully abis2an ama negara lain (apalagi targetnya) emang udh resikonya. Terima nasib aja Ostrali n nurut ama Indonesia pasti tenang ntar..

  42. itulah kelebihan mereka(us/aus),dan inilah kekurangan kita..secara tdk langsung mereka sdh memberi tahu kelemahan kita,mari kita perbaiki semua lini terutama intelijen..BIN terlalu byk statementnya yg ngawur,mulai dr insiden2 di papua,tewasnya beberapa anggota polri(polri blm bcr apa2,BIN sdh blg kelompok teroris a,b,c),terakhir dgn lantangnya dia blg indonesia aman,bersih dr aksi penyadapan..BIN benar2 buat malu dunia intelijen indonesia!
    nowyoudont@mungkin mmg benar indonesia harus merapat ke moskow atau beijing

    • Potensi Indonesia merapat ke China atau Russia sebaiknya tetap digunakan sebagai kartu Truff Indonesia dalam pusaran politik ada pengaruh Old/New super power. Mudah2an pemerintah bisa main cantik dalam urusan ini.

      Saya agak optimis, beda dengan kementrian lain, Kementrian Luar Negeri Indonesia dari dulu selalu ditempati orang2 kawakan dalam bidangnya. Menlu Marty juga sudah berkarier di Kemenlu sejak jaman baheula dan bukan copotan mantan pejabat pensiun seperti banyak Dubes

  43. saya sependapat,cuma pak marty kesannya lebih lugas dan tegas,justru statement pak menlu lebih “berisi” ketimbang presiden..presiden org yg keliwat hati2,tp aura militernya msh melekat koq..mdh2an beliau bs lbh tegas dan keras kpd negara manapun yg telah melecehkan bangsa ini!

  44. Ini awal kebangkitan RI.
    Diembargo hasilnya anoa 6×6
    Disadap hasilnya apa ya ????

    NKRI HARGA MATI..

    Saya Cinta Indonesia.

    • Mudah2an hasilnya adalah ketahanan pangan yang lebih baik. terutama dalam hal daging sapi, produk dairy, gandum dan garam yang masih tergantung pada Australia dan NZ yg keduanya termasuk negara 5 eyes yang sharing hasil penyadapan

  45. Kita juga jangan terlalu naif jika mengira cuma OSY dan AS yang menyadap komunikasi kita.
    Neh jelas2 di depan kita, pemilik Telkomsel, Indosat, XL Axiata…
    Ya orangnya mereka2 juga.
    Kalo untuk Perusahaan Telkomunikasi sebaiknya tidak dijual sahamnya ke luar negeri..
    Beli kembali saham2 itu seperti pemerintah membeli Inalum.
    Lalu diteliti seakurat mungkin, Trojan2 yang mungkin tertinggal…

    • Yupz… Setuju dan Sepakat

      Semut di seberang lautan tampak,
      Gajah dipelupuk mata tidak tampak…

      Perlu revolusi dan restorasi besar2an nih di Menkominfo dan BIN
      (hehe meminjam istilah bung bewok)

  46. Betul, namun BIN melakukan penyadapan pada saat SIAGA PERANG, pada waktu itu masalah Timor-Timur yang dengan jelas ditunggangi Australia, kasusnya sama dengan perang dingin AS – Uni Soviet.

    Hal itu jauh berbeda ketika Th. 2009 ketika Indonesia – Australia lagi berjuang MEMPERERAT PERSAHABATAN, namun pihak Australia (lagi Sial) ketahuan menyadap.

    Hal itu juga diperberat dengan tidak adanya MINTA MAAF dari si Abbot….

    Hal itu diperparah lagi adanya PERBANDINGAN dengan yang dilakukan BARRACK OBAMA yang dengan legowo minta maaf dengan para negara sahabatnya….

    Pertanyaanya adalah Australia menganggap Indonesia itu Apa ?
    SAHABAT atau MUSUH ????????????

  47. Berita berkembang mengidikasikan keadaan semakin keruh. Dubes Aus sudah berada di Papua dan USA baru saja mengabarkan akan menambah pasukan di utara Australia. Narcissistic toad Textor, penasehat Abbot juga malah berulah menghina Presiden dan Menlu

    Namun di saat bersamaan Indonesia mendapat dukungan dari parlemen Russia, sementara China jelas akan dengan senang hati berpihak kepada Indonesia dalam urusan ini.

  48. AUSTRALIA TIDAK AKAN PERNAH MENJADI SAHABAT YANG TULUS…

  49. Malam bung-bung . .
    Mw nanya aja . .
    Dipemberitaan katnya presiden telah memberhentikan kerjasama militer dgn ausie . . Itu berarti perjanjian hibah + upgrade hercu dari ausie juga kena ya . . ?
    klo kena,,uang yg dikeluarkan pmerintah utk upgrade otmis hangusss ?

    • Hubungan militer Indonesia dan Australia sudah terlalu panjang. Puluhan tahun tentara kita melakukan latihan militer di Australia di berbagai Pangkalan Militer. Ngambek-ngambek Indonesia seperti ini sudah dipahami Australia. Sudah hapal mereka 😀

      Lagian lihat saja langkah yg diambil pemerintah saat ini, semua masih terukur, tidak destruktif: Menarik/membatalkan latihan militer (jangka pendek). Menarik Duta Besar……terukur. Kalau yang destruktif tuh ya..mengusir duta besar Australia atau menghentikan import daging sapi…..tapi kan tidak dilakukan Indonesia

      Tentu Australia paham dan bisa menerima lanngkah diplomasi Indonesia ini, agar pemerintah Indonesia tidak kehilangan muka di mata rakyatnya.

      Kalau Australia membatalkan hibah…itu namanya baru langkah destruktif dan hal itu tidak akan dilakukan Australia karena Indonesia pun hanya melakukan basa-basi diplomasi agar tidak losing face. Lagian rakyat Australia juga tidak mendukung penyadapan yang dilakukan pemerintahnya ke Indonesia. Klop sudah. Kita lihatlah

      • masalahnya bung Diego, pemerintahan Australia yang sekarang masih sangat hijau dalam urusan diplomasi internasional. Tony Abbot itu secara umum dipandang sebagai redneck oleh sebagian masyarakat Australia, dia kasar dan agak racist. Mungkin bisa cocok untuk urusan dalam negeri, tapi urusan luar negeri dia jelas terlihat ceroboh. kebijakan pertamanya dalam masalah pengungsi langsung memuat Indonesia tersinggung

        Mengingat karakter negara2 Asia yang rata2 memandang penting “muka”, kualitas Abbot sebagai pemimpin Australia membuat khawatir banyak orang. Baru 2 bulan dia mampu menghancurkan upaya peningkatan hubungan 2 negara selama belasan tahun, dan kualitas penasehat politiknya si Textor juga tidak membesarkan hati, dalam satu kali Tweet dia mampu menghina Indonesia dan Pilipina sekaligus 😀 luar biasa

  50. selamanya australi tak akan pernah akan bershabat tulus dg indonesia, jadi percuma saja kedepanya kalao indonessia mmasih mengharap emmbel” dr oztrali,,karena ostrali malay singo smuanya sama setali uang,,sebelas sebelas,,jd lbh baik carilah kawan yg bner” kawan meskipun jauh di rantauan…

    • Setuju bro… tetangga2 kita, utara maupun selatan, kayaknya iri becampur ketakutan melihat dahsyatnya perkembangan indonesia di berbagai bidang..
      Memang kuncinya adalah kemandirian…..

  51. Kalau Ausie menganggap hangus uang pemerintah kita yg utk merefurbish hercules yg dihibahkannya ke kita, yah ada jalan lain utk mendapatkannya kembali, wlw sdkt ekstrem.. ntah berani atw kagak petinggi dan wakil rakyat kita, yakni dgn jalan menasionalisasi seluruh perusahaan ausie yg dibiayai pemerintahnya yg beroperasi di indonesia. dalam hitungan materi pasti ausiet yg paling rugi.. nangis darah tuh pasti si abbot.. wkwkwk.. tp apa iya..?? petinggi kita punya nyali ????


  52. 😀 😀 😀 😀 😀

  53. mantap….

    kemarin cuma 2 itupun nggak jadi lw besok 10 – 15 beneran tiba gmana ya ???
    😀 😀 😀

  54. Asumsi, jika laju populasi Indonesia dan negara2 maju kurun 100 th kedepan, sama spt saat ini. Saya yakin kita akan memenangkan pertempuran tanpa harus berperang.

    • asimilasi dengan imigran tidak bisa dihindari gan. Eropa barat akan berwajah Afrika utara dan Timur tengah sementara Amerika utara makin berimbang antara bule, kulit hitam dengan latin sebagai mayoritasnya.

      Yang dekat rumah adalah Singapura. fertility rate mereka sangat rendah. dan melihat kecenderungan lebih memilih imigran bule (dengan keahlian atau uang) maka 100 tahun lagi Singapura akan menjadi another Australia

      fertility Indonesia masih di atas 2.0 , dengan wilayah cukup luas yang hampir semuanya produktif daripada transmigrasi lebih baik pemerataan pembangunan. nanti nyebar sendiri. Yang menarik China (dgn kebijakan 1 anak) fertility rate-nya sangat rendah, ancaman perang demi ‘living space’ di masa depan (50-100 tahun) lebih mungkin datang dari India yang program KB-nya amburadul 😀

    • sampai kelupaan, fertility rate (tingkat kelahiran) Australia di bawah 2.0. Itu sebabnya mereka sangat khawatir dengan masuknya pencari suaka dari negara2 dunia ketiga yang bukan bangsa bule. seperti kita tau di masa lalu mereka juga pernah melakukan politik White policy alias Australia hanya untuk bangsa kulit putih dalam kebijakan imigrasinya.

      btw, untuk suatu ras/bangsa agar bisa bertahan maka fertility rate harus di atas angka 2.0 di bawah itu maka ras/bangsa tersebut akan hilang dalam beberapa generasi

      Jika kapal pengungsi tidak dapat dihentikan, maka dalam 50-100 tahun wajah penduduk Australia akan berubah jauh. Itu yang mereka takuti dalam jangka panjang

      • Maunya penduduk indonesia yang jadi imigran gelapnya.
        jadi dalam 100 tahun, kita satukan aja dengan indonesia…
        hehehee… 🙂

        • anehnya justru warga Indonesia termasuk yang paling sedikit bermigrasi ke Australia gan, kebanyakan hanya datang sementara saja untuk bekerja atau sekolah, WNI yang masuk secara ilegal ke perairan Aus paling nelayan yang tersesat. padahal arkeolog menemukan sakta bahwa bangsa luar pertama yg berinteraksi dengan penduduk asli Aborigin adalah suku Bugis

          Itu juga alasan Australia mempunyai ketakutan terhadap Indonesia, Indonesia secara alami ‘berhak” atas Australia. bangsa Eropa tidak mempunyai sejarah lurus dalam mengakui Australia sebagai miliknya dan hanya akibat dari kolonialisme.

          Ketika China mengklaim LCS akibat interaksi masa lalu, Australia ketar ketir Indonesia suatu saat akan melakukan claim yang sama atas Australia, terutama dengan meredupnya kekuatan USA dan Eropa

          • Yah.. jadi proyek jangka panjang BIN lah itu gan, menganeksasi australia secara alamiah dan naturalis.
            proyek terlama, memakan waktu 100 tahun.
            Perlahan2 warna eropa akan meredup di Osy, dan akan berganti dengan wajah Timur tengah.
            Ini adalah peluang bagi indonesia…
            Mungkin Sabah dan Serawak bisa juga kita terapkan demikian.

            (Impian ane… kalo duduk jadi kepala BIN) hehehe….. 🙂

          • Kalo Sabah Serawak sih ga usah BIN, kerajaan Malaysia sendiri yang melegalkan ribuan bahkan ratusan ribu pendatang haram dari Indonesia dan PH untuk menjadi warga negara dengan perjanjian harus mendukung pemerintah berkuasa 🙂 tanpa itu negara bagian Sabah dan Serawak akan dikuasai oposisi atau bahkan bisa memisahkan diri dari Malaysia

          • infiltrasi dunkz.. hehehee…

  55. Zero enemy, million friends adalah doktrin utopis, hanya cocok untuk masa depan yang jauh, alias surga. Jelas tidak cocok untuk kehidupan di bumi, kecuali kita ingin menggondol gelar world’s certified fool.

    Sudah waktunya bangun dan menghadapi kenyataan…

  56. Harus adil donk, jangan cuma OSY yang kena getahnya…

    • ini langkah politik yang terukur gan, ada itung2an untung ruginya mengapa Australia yang dijadikan sasaran tembak. kita tidak mampu tebang rata karena urusan penyadapan ini ternyata menyangkut banyak pihak.

      di luar itu ada alasan yang diperkirakan akan bisa diterima pandangan internasional. Yaitu upaya SBY selama 10 tahun kekuasaannya dalam mempererat hub dgn Australia walau mendapat hambatan dari dalam negeri sendiri. Kemudian ternyata tlp pribadi SBY, bahkan istrinya disadap.

      Itu masih bisa diperbaiki jika saja PM Aus bisa “bawanya”, walau bagaimana urusan sadap menyadap antar negara adalah rahasia umum. sayang PM Abbot kurang berpengalaman dengan hubungan luar negeri dan “salah” bereaksi dgn lebih memilih citra bagi pemilihnya di Australia. Di sisi SBY, pemilu tahun depan juga mungkin saja menjadi salah satu pendorong meruncingnya hubungan dua negara

  57. Makanya jangan lebay, kalau tiap dubes di negara yang terlibat penyadapan ditarik, lama2 seluruh dubes RI numpuk di Jakarta…

  58. Petikan surat Dewi Sukarno kepada presiden Ford, 1975.

    His Excellency President Gerald Ford
    The White House
    Washington, D.C.
    Dear Mr. President,

    Both in 1958 and in 1965, the CIA directly interfered in the internal affairs of Indonesia. In 1958, this monstrous action led to civil war. In 1965, it led to the ultimate takeover by a pro-Amencan military regime, while hundreds of thousands of innocent peasants and loyal citizens were massacred in the name of this insane crusade against international communism. Still today, ten years later, many tens of thousands of true patriots and Sukarnoists are locked up in jails and concentration camps being denied the simplest and most elementary human rights. American companies and aggressive foreign interests are indiscriminately plundering the natural riches of Indonesia to the advantage of the few and the disadvantage of the millions of unemployed and impoverished masses.

    It will be the painful duty for America now to reveal the CIA involvement in Indonesia and release all information and documents relevant to who really initiated the terrifying bloodbath that led to the overthrow of the legal Government and to the inhuman treatment in house arrest lasting three years until my husband’s death.

    Respectfully,
    R. S. Dewi Sukarno
    July 24, 1975

    sumber:
    Indonesia 1958: Nixon, the CIA, and the Secret War
    By L. Fletcher Prouty

    Blood ran in the streets. Villages were wiped out and a million people massacred in a battle for the riches and political control of Indonesia. Nixon and the CIA wanted Sukarno overthrown. But the creator of Indonesia knew how to fight…

    lengkapnya:
    http://www.ratical.org/ratville/JFK/Indo58.html

  59. beri tawaran menarik kpd rusia dan china utk latihan perang skala besar diwilayah timur indonesia,saya optimis jk rusia dan china tdk akan men sia2kan tawaran tsb,adalah kesempatan bagi rusia dan china utk menguji kemampuan teknologi alutsista mutakhir mereka dlm simulasi perang yg di rancang memdekati pertempuran sebenarnya,sekaligus sbg warning buat australia,amerika dan sekutu2nya utk tdk mencoba bermain api dgn mengganggu stabilitas asia tenggara khususnya indonesia!
    Itulah cara kita merangkul rusia dan china agar mereka merasa keberadaannya sangat dibutuhkan utk menjaga stabilitas dan keamanan asia tenggara dan ikut bertanggung jwb utk menjaga kedaulatan kawannya,indonesia!
    Saya yakin,obama dan abbot tdk bs tidur nyenyak,pentagon panik dan indonesia menjadi headline dimedia internasional,woww!

    • itu bisa saja terjadi.
      2014 Russia-China mengadakan latihan perang gabungan di Pasifk yang semua juga tau show of force yg ditujukan bagi USA (dan Jepang), jika dilakukan bersama TNI dengan Russia-China di perairan timur Indonesia maka jelas juga yang disapa adalah Australia dan US

  60. wooww……… @BUNG FRANS ide yang sangat cemerlang saya sangat setuju latihan bersama dengan skala besar INDONESIA RUSSIA CHINA kalau perlu ajak juga IRAN biar RUSIA, CHINA, juga IRAN merasa sangat terhormat dan sekaligus kita juga akan mendapat keuntungan [………..] dengan mesra nya 3 negara di atas de tubuh NKRI maka PENTAGON tak akan tidur nyenyak

  61. Tadi pagi dalam talkshow TV, anggota komisi I DPR ketika ditanya presenter apa yang akan ditanyakan kepada Snowden seandainya bisa bertemu, menjawab ‘why did you that?’

    Pertanyaan sia2 yang akan memakan biaya milyaran Rp, apalagi jika yang pergi rombongan…

  62. tapi logikanya tepat, ‘…dalam kasus Presiden SBY, karena telah sampai ke publik, ya sebaiknya secara garis besar disampaikan ke publik meski secara rinci tidak disampaikan dan tetap rahasia’ katanya.
    Ini yang pernah saya sebut pola/”flowchart” komunikasi (Twittter) yang aneh, jika A ada masalah dengan tetangganya X, sebaiknya mendatangi langsung X untuk mencari solusi, atau minta jasa RT untuk menengahi. Jangan halo2 ke warga kampung ‘tetanggaku si X payah’ baru mengetuk pintu rumah X…

 Leave a Reply