Indonesia Terus Negosiasikan Program KFX

19
21
Miniatur Pesawat Tempur KFX. (photo: Alvis Cyrille Jiyong Jang (Alvis Jean) via commons.wikimedia.org)

Jakarta – Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu mengungkapkan kelanjutan program pembuatan pesawat tempur Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KF-X/IF-X) yang merupakan kerja sama Indonesia- Korea Selatan terus dinegosiasikan.

“Kami negosiasikan terus,” kata dia dalam perbincangan dengan kantor berita ANTARA pada Jumat 18 Mei 2018 di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.

Beberapa waktu lalu proyek bertotal investasi 8 miliar dollar AS itu diklaim sudah masuk tahap engineering manufactur development (EMD). Namun, kelanjutan program yang dibiayai Korea Selatan 80 persen dan Indonesia 20 persen itu masih dinegosiasikan.

Penelusuran Antara, pengembangan pesawat menghadapi kendala pengadaan beberapa komponen yang lisensinya dimiliki Amerika Serikat. Korea Selatan dan Indonesia sejatinya mencoba menyiasati kendala itu dengan berkolaborasi dengan negara-negara di Eropa untuk pengadaan komponen itu.

Kerja sama pengembangan Jet tempur generasi 4,5 ini telah dimulai sejak 2016. Ditargetkan pada 2019 prototipe pesawat tempur ini sudah diproduksi. Kemudian, pesawat dapat diluncurkan dan bisa terbang pada tahun 2021. Pada tahun 2026, diharapkan pesawat tempur KFX/IFX bisa mendapatkan sertifikat.

“Kita sedang negosiasikan terus, agar dapat segera diputuskan,” kata Ryamizard Ryacudu . Ryamizard Ryacudu mengatakan kekuatan militer yang memadai harus dimiliki Indonesia untuk memperkuat posisi tawar Indonesia di tingkat regional dan global. (Antara).

19 COMMENTS

  1. Inilah Kendalax :
    Empat teknologi utama dalam
    pesawat tempur tersebut adalah
    electronically scanned array (AESA)
    radar, infrared search and track
    (IRST), electronic optics targeting
    pod (EOTGP), dan Radio Frequency
    Jammer. Sebenarnya, jumlah
    teknologi yang dibutuhkan masih
    kurang 9 lagi. Namun lima teknologi
    telah didapat Korea dan dalam
    kerjasama yang dicapai Indonesia
    dan Korea Selatan, lima teknologi itu
    akan dibagikan pada Indonesia.

    Sementara untuk empat teknologi
    tersebut, Korea sedang
    mengembangkan sebagai hasil
    kolaborasi dengan pihak di Eropa.
    “Siapa pihak di Eropa, saya tidak
    dalam kapasitas menjawabnya,” kata
    Anne.
    Nantinya, 4 teknologi tersebut juga
    akan diberikan ke Indonesia. “Kami
    diperbolehkan menggunakan alat itu
    ke kita di dalam pesawat IFX kita
    nantinya. Jadi Insya Allah empat itu
    akan kita dapat,” kata Anne

  2. Indonesia jangan terlalu ambisi ingat keadaan kita dalam posisi tidak menguntungkan..indonesia saja bisa membuat pesawat jet tempur sudah bersyukur apalagi mw expor segala..ini kasusnya sama dengan ToT Rudal C705 ntah kemana rimbanya

  3. Indonesia beli lisensi 100 unit SU 30SM
    Indonesia beli lisensi 100 unit Typhoon
    Indonesia beli lisensi 100 unit Viper
    Indonesia beli lisensi 100 unit Mig 35

    salah satu aja ada yang deal udah lebih bagus ketimbang akan-akan terus

LEAVE A REPLY