Oct 242018
 

Su-35 Rusia. (Dmitry Pichugin via commons.wikimedia.org)

Singapura – Jakartagreater.com – Indonesia tidak akan membatalkan kesepakatan akuisisi Jet tempur Rusia Su-35, meskipun ada sanksi terhadap Federasi Rusia. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryachdu, mengatakan kepada koresponden TASS pada hari Sabtu, 20-10-2018 di akhir pertemuan para Menteri Pertahanan ASEAN dan Mitra Dialog (SMOA plus) di Singapura.

“Saya tidak akan pernah membatalkannya. Kami melanjutkan pelaksanaan kontrak,” katanya, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan menangguhkan perjanjian karena sanksi Amerika Serikat.

Rymizard juga mengatakan bahwa Jakarta mengharapkan untuk mendapatkan Jet tempur Rusia sesegera mungkin, dan pengiriman akan dimulai setelah perjanjian terbaru antara beberapa departemen Indonesia selesai.

“Indonesia mengandalkan pengiriman awal Jet tempur itu, kami tertarik dengan ini,” kepala departemen itu menekankan. Menurut dia, “pihak-pihak terkait sudah mulai menerapkan perjanjian.” Pada saat yang sama, “Saya harus menyelesaikan masalah koordinasi terakhir, menyelesaikan beberapa poin dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan, ini terkait dengan prosedur untuk membayar kontrak,” kata kepala departemen. “Dari Kementerian Pertahanan, semua masalah telah diselesaikan,” tambahnya.

Penandatanganan kontrak dengan Indonesia untuk pasokan 11 Jet tempur Su-35 mulai diketahui awal tahun ini. Negara ini telah menjadi pembeli kedua dari sejumlah Jet tempur Su-35 setelah China. Namun, sebelumnya, surat kabar Kommersant, mengutip sumber, mengatakan bahwa mengirim Su-35 ke Indonesia ditunda karena tekanan dari Amerika Serikat di Jakarta. Menurut surat kabar itu, pesawat pertama seharusnya datang ke Indonesia pada bulan Oktober, tetapi ini tidak terjadi.

Su-35 adalah multi-tujuan super-manuver dari generasi 4 ++ Rusia, dilengkapi dengan radar onboard dengan phased antenna array, serta mesin dengan vektor yang dikendalikan. Dapat mencapai kecepatan hingga 2,5 ribu km/jam, jangkauan penerbangannya mencapai 3,4 ribu km, radius tempurnya sekitar 1,6 ribu km. Pejuang bersenjata dengan meriam 30 mm dan memiliki 12 hard point untuk bom dan Rudal.

  29 Responses to “Indonesia Tidak Akan Batalkan Akuisisi Su-35”

  1.  

    cucokkkkkk
    beli 2 skwadron sj.tetangga pasti uring uringan ga bs tidur.

  2.  

    Yaaaa… diam2…. ternyata omongan Indonesia lepas dr sanksi hanya d depan media saja… d belakang media ternyata jd tukang palak untuk daganya yg tdk laku… kasihan banget..

  3.  

    Indonesia negara berdaulat dan merdeka apa jajahan paman sam ya…..Kenapa mesti terrgantung sama pam sam. coba kalau india, cina, rusia, indonesia, turki,brasil, saudi bersatu buat blok dagang sendiri…..sdh berapa milyar penduduk yg terkumpul. ini merupakan pasar potensial. bersatu dan saling menghormati dg tujuan sama2 merdeka dalam berdagang pasti p[aman sam kalang kabut….nggak mungkin jadi pemeras lagi

  4.  

    Dengan pernytaan ini kubu sebelah “si ameerrr” pasti sedang kejang-kejang …

  5.  

    Yang di embargo utu bukqnnya Rusia ya bukan Indonesianya.

    •  

      Kalau NKRI ini di embargo USA and sekutu nya…
      Lebih Baik sekali …buat kontrak pembeli an Alutsista berikutnya segera dari Russia.
      Beli tambahan pesawat tempur sukhoi…helicopter…missile SAM …tank ..submarine …radar and War ships…
      Ya tentu saja tidak semua nya… bertahap…
      Embargo USA akan merugikan USA itu sendiri.

      •  

        justru dengan adanya embargo militer seperti dulu…. indonesia malah maju pesat dalam hal kemandirian teknology militer. Bahkan dalam beberapa hal mengalahkan atau lebih baik dari pada USA dan sekutunya yang dari eropa. (sebagai pelaku embargo).

  6.  

    SUKHOI Su-35S FLANKER Dinasti Flanker Yang Paling Mematikan

    https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/07/sukhoi-su-35s-flanker-dinasti-flanker.html

  7.  

    Mahal mahal beli sukhoi su 35,knpa gak beli sab gripen swedia aja..selain lbh murah udah jelas mereka bersedia buat tot 100 persen,itukan keuntungan buat kita dpt teknologi mesin jet tempur..selain itu sab gripen jg termasuk jet jandal,setara f16,thypoon,rafael..kpn lg coba kt dpt cetakan teknologi jet tempur..rusia mah mana mau..kecuali kt beli banyak” barulh mereka ngasi buat lisensi utk buat pesawat..

    •  

      analogi sederhananya, kita butuh motor kenceng yg bisa buat ngejar alay trek-trekan liar. Kebutuhan itu hanya bisa diisi oleh motor dg kubikasi 1000cc ke atas, jangan kasih motor 250cc apalagi ast*rea grand hahaha

      dan satu lagi, mana ada lah orang jualan ngasih ToT 100%, belum pernah dengar kayaknya

  8.  

    Kenapa gak beli sab gripen swedia selain lebih murah dpt tot 100 persen lg…beli su 35 mahal dan biaya opersionalny jg dikenal sgt mahal..

  9.  

    Sab tot 100% tp ingat gk avionik ada yg dari as gk? Di pikir dulu bener avionik dari inggris tp inggris dari as gk? Jangn mikir hanya tot 100% tp dkedepan nya.

  10.  

    Ke,NKRI,An para pejabat kita bokeh kita lihat sekarang&yg katanya negeri ini berdaulat,juga kita tunggu,hanya slogan/tunduk dng USA,sang polisi dunia,ditunggu Ke,”INDONESIAANYA”.

  11.  

    bahh..TOT 100% ?? buka kocpit saja gak bolehh

  12.  

    Amerika akan menekan indonesia sedangkan arab saudy tdk mempan ditekan
    😆 😆

  13.  

    Siap2 indonesia jatuh nilai rupiahnya. Karena amerika lebih banyak memiliki cebong perusahaan di indonesia yg pro amerika

    •  

      kan memang begitu skenarionya….sampai 1 dollar 16 ribu … sudah ada yng memprediksikan bulan bulan yang lalu. Indonesia dan turki jadi bidikan negara negara komplotan yang mempunyai lambang segitiga , musuh bebuyutan monotoheism untuk dihancurkan di segala sisi.

  14.  

    hmmm 11 unit..? yakin cmn sgtu?

  15.  

    Aaaah, muncung-muncung… dasar sesame street 😀 berani komen karena udah dapet kode dari AS 😀 klo emang kesatria, sudah dari awal tahun itu di teken coy… napa baru kemaren?

  16.  

    Yuli hantoro,zan,garu langit sotoyyy loeh semua baca berita yg terdahulu biar tau..buktinya kt beli sukhoi,mi35,mi17 tp rusia mah malah buka bengkel helikopter di vietnam,duku cadang sukhoi ada di malaysia..mkny byk baca berita lu semua dan mikir itung2 an toh beli alutsista mahal buat ada efek.gentar tp gk dpy teknologiny percuma aja..thailand udh pake saab,nyusul philipina..benar gak benar tot 100 persen tp udh ada komitmen dr mereka itu yg dipegang

    •  

      Eh Pak Raden, koq pagi-pagi udah kebakaran kumis? 😆 wkwkwkwk gak dapet jatah semalem ya?

      yg gue heran, klo duku cadang ada di malaysia, napa mereka servis ke Rusia? coba baca info yg sekrang, jangan info yang udah expired dunk 😛

      Ente mau bandingkan RI dengan negara lain seperti Vietnam yang banyak memakai alutsista buatan Rusia? Atau Malaysia yang beli pespur Rusia dalam jumlah banyak? Ente tau gak, kemaren-kemaren RI belinya eceran? Ngomong itu ya mestinya di telaah dahulu, jangan ikutin rasa sakit hati anda aja 😆 hihihihih

 Leave a Reply