Feb 262019
 

Perusak Kawal Rudal (PKR) SIGMA 10514 KRI RE Martadinata (331) © Damen via Youtube

JakartaGreater.com – Selain membeli beragam persenjataan dan alutsista baru, Angkatan Bersenjata Indonesia juga melakukan pembelian persenjataan bekas. F-16 Block 52 Refurbished dan tank Leopard/Marder adalah beberapa alutsista yang dibeli dari luar negeri dalam kondisi bekas pakai.

Namun ke depan, Indonesia tidak akan lagi membeli alutsista bekas, seperti dinyatakan oleh Menko Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menyatakan, dalam peningkatan strategi pertahanan maka pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang berkualitas diperlukan. Katanya, Indonesia tidak akan membeli lagi alutsista bekas pakai, bahkan akan berusaha membuat sendiri.

“Perlu peningkatan kuantitas dan kualitas alutsista enggak mau bekas, maunya baru dan bahkan kalau bisa dibuat di dalam negeri cukup dari dalam negeri saja,” jelas Luhut, sebagaimana dirilis oleh Okezone.

Luhut menyatakan, untuk pesawat tempur berteknologi, Indonesia masih perlu bekerjasama dengan negara lain. Saat ini, Indonesia sedang bekerjasama dengan Korea Selatan memproduksi pesawat tempur generasi 4,5. Diharapkan ke depan Indonesia dapat memproduksi pesawat tempur sendiri.

Menurut Luhut, untuk sektor kelautan, seperti kapal perang dan kapal laut Indonesia sudah bisa membuat sendiri. Selain bisa memenuhi kebutuhan alutsista Angkatan Laut, Indonesaia juga sudah bisa mengekspornya keluar negeri, seperti penjualan kapal transport dan angkut tank LPD ke Filipina.

Kedepan Indonesia juga sangat mungkin akan bisa memproduksi kapal selam sendiri. Setelah selesainya kontrak pembelian dan produksi bersama 3 kapal selam dari Korea Selatan, Indonesia bulan depan juga akan menandatangani lagi pembelian 3 kapal selam 1400 ton dari Korea Selatan, sebagaimana ditulis oleh KoreanJongangDaily.

 Posted by on February 26, 2019