Mei 132017
 

Dokumentasi uji coba rudal balistik di lepas pantai timur laut Korea Utara pada tanggal 9 Mei 2015. (EPA / KCNA South)


Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan membahas situasi terkini Semenanjung Korea dalam pertemuan bilateral mereka di Beijing, pada Minggu (14/5).

“Terkait dengan isu dan situasi di Semenanjung Korea tentunya akan ada suatu pembahasan yang dilakukan kedua presiden,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Jumat.

Nasir menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia menilai penting peran Tiongkok dalam penanganan berbagai isu dan konflik di Semenanjung Korea.

“Posisi Indonesia dalam hal ini jelas bahwa kami memandang peran China sangat penting dalam memelihara stabilitas di Semenanjung Korea,” kata dia.

Selain Indonesia, negara anggota ASEAN lainnya juga memberikan perhatian cukup tinggi terhadap situasi keamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea.

ASEAN telah mengeluarkan pernyataan bersama yang meminta semua pihak untuk menahan diri dan meminta Korea Utara untuk menaati semua resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk untuk larangan uji coba rudal.

Tiongkok merupakan salah satu kunci penting dalam penanganan Semenanjung Korea. Sementara Indonesia adalah satu dari sedikit negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan kedua Korea, Korea Utara dan Korea Selatan.

Indonesia juga memiliki kedekatan dengan Korea Utara, terkhusus pada masa pemerintahan Presiden Soekarno yang memiliki hubungan baik dengan pemimpin Korea Utara saat itu, Kim Il-sung. Sekedar ilustrasi, Soekarno menghadiahkan bunga anggrek Dendroium kim il-sungia, kepada dia.

Sumber: Antara

Bagikan:
 Posted by on Mei 13, 2017