Sep 092017
 

Prototype Tank Medium Kaplan MT, FNSS Turki-Pindad (Dunya.com)

Jakarta – Pejabat pertahanan dari Turki dan Indonesia baru-baru ini membahas kemajuan kesepakatan kerja sama, termasuk proyek yang sedang berlangsung untuk menghasilkan tank tempur medium, kata sumber Indonesia yang dilansir oleh Anadolu Agency, pada hari Jumat, 8/9/2017.

Direktur Jenderal Potensi Pertahanan untuk Indonesia Sutrimo Sumarlan mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pertemuannya dengan Wakil Menteri Pertahanan Nasional Turki Ismail Demir, memusatkan perhatian pada proyek tank dan kerjasama pertahanan lebih lanjut.

“Ini adalah Pertemuan Kerjasama Industri Pertahanan tahunan keenam dimana kami mengevaluasi kemajuan kesepakatan saling menguntungkan yang tercipta dalam pertemuan terakhir.

“Kami juga menukar informasi dan mengenalkan produk yang dibuat oleh industri pertahanan masing-masing negara,” kata Sumarlan.

Dalam pertemuan pada hari Rabu, 6/9/2017, kedua negara membahas laporan kemajuan produksi tank tempur medium KAPLAN.

Produsen kendaraan lapis baja Turki FNSS dan perusahaan pertahanan Indonesia PT Pindad telah bekerja sama untuk memproduksi tank KAPLAN di Indonesia berdasarkan kesepakatan yang dibuat tahun 2015.

Prototipe Indonesia, yang masih dalam tahap finishing, diharapkan akan ditampilkan pada parade militer Hari Tentara Nasional Indonesia, 5 Oktober 2018.

Sumarlan mengatakan Turki ingin lebih banyak bentuk kerja sama pertahanan dengan Indonesia.

“Turki menawarkan kerjasama desain dan teknologi untuk kapal selam tipe-214,” kata Sumarlan dan menambahkan: “Mereka juga tertarik untuk mendiskusikan rincian lebih lanjut untuk kerjasama business-to-business untuk industri pertahanan kedua negara.”

Sumarlan selanjutnya mencatat bahwa Ankara telah berdiskusi dengan Jakarta tentang produksi bersama pesawat tanpa awak, Medium Altitude Long Endurance (MALE).

“Selain itu, kami juga membahas kemajuan kerja sama antara Len Indonesia -produsen peralatan elektronik milik negara- dengan perusahaan Turki, serta kerja sama antara perusahaan PT Dirgantara Indonesia dan Industri TAI Aerospace Turki,” tambahnya.

Tindak Lanjut Kunjungan ke Turki

Hubungan kerja sama Indonesia dengan Turki masuk ke kemitraan industri strategis pertahanan, saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Turki, Juli 2017.

“Kerja sama lain yang mengalami peningkatan signifikan adalah di bidang industri pertahanan,” ujar Presiden dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral dengan Pemerintah Turki, di Beyaz Saray, Ankara, dilansir Antara 6/7/2017.

Jokowi menyambut baik hasil konkret kerja sama industri pertahanan, antara lain peluncuran tank kelas menengah Kaplan MT, tank tempur produksi bersama antara Indonesia dan Turki yang dikembangkan oleh FNSS Turki dan PT Pindad Indonesia.

Selain itu, ada “Memorandum of Understanding” (MoU) atau nota kesepahaman, antara PT Dirgantara Indonesia dengan Turkish Aerospace Industries untuk kerja sama di bidang kedirgantaraan.

“Tadi juga telah kita sepakati untuk menambah kerja sama di bidang pembuatan kapal selam dan truk, dan ini juga akan segera ditindaklanjuti oleh tim dari kedua negara,” ujar Presiden Joko Widodo, saat berkunjung ke Turki Juli 2017.

  18 Responses to “Indonesia – Turki Bahas Kemajuan Produksi Tank Medium”

  1. Lanjutkan,, semoga smkin meningkat kerjasama kedua negara kedepannya

  2. KS dan truck ditindak lanjuti…ucav Hale/male juga gak kalah pentingnya….

  3. tak terbayang 50 tahun kedepan,.
    pasti kita miliki alutsista berjibun..

  4. hari paradenya semoga typo seharusnya hut tni oktober 2017

  5. moga2 tdk lupa kerjasama rudalnya juga

  6. Rudal mana rudalnya….ayo…ayo….rudal….

  7. Bung Diego, menurut kabar yg beredar kita bisa ikut menyumbang uang untuk proyek pesawat R80. Kalau benar, tolong diangkat beritanya.

  8. ks nya jangan lupa

  9. Bukannya kaplan memang sudah dikembangkan turki sendiri sebelum join dgn pindad? Seperti apa kira2 kerangka kerjasamanya yah..? Apakah kembali kita kebagian tot sebagai perajut? Dgn dasar pengetahuan membangun anoa, apakah tdk lebih baik pindad mencoba unt merancang bangun dr awal suatu produk sendiri? Anoa pun msh menggunakan sasis dan mesin renault.

  10. Yang saya bingung Hull depanya itu Lo, kok curam ya ?

  11. Turkey negara mayoritas Muslim tebesar di jazirah Arab dan Eropa, RI negara mayoritas Muslim terbesar di Asia jg dunia kan bagus saling bekerjasama disegala bidang! Jg dm kedamaian dunia.

  12. Teknologi tdk ada yg mudah, cara cepat untuk dapat mengusai teknology adalah dengan TOT. Memasang atau merangkai perangkat teknology jg bulan seperti menjahit pakaian. Kadang tmn2 komentar seperti merakit adalah hal yang mudah, dengan kita merakit kita jg jadi mengetahui bagaimana sistem (hardware dan software) bekerja. Misal masalah pesawat teriak2 buat mesin sendiri, wew.. mesin itu %nya berapa dlm keseluruhan sistem? Gak lebih dr 10%.. contoh mudah anda merakit PC, apakah processor itu paling penting? Tanpa software dll proc hanyalah kotak hitam tak berfungsi, apakah dengan kita pasang komponen2 asal2an menjadi sebuah pc yg cepat? Error bisa jadi.. ok guys..

 Leave a Reply