Indonesia – Ukraina Jajaki Produksi Rudal Udara ke Udara

Rudal udara ke udara R27 Ukraina (Jakartagreater)

Batalyon Marinir Indonesia secara resmi mulai menggunakan ‘a test batch’ armored personnel carriers, BTR-4M yang diproduksi di Morozov Machine Building Design Bureau milik Kharkiv di Ukraina. Kontrak tersebut ditandatangani pada bulan Februari 2014 antara CitensTechnoExport Concern yang dikelola negara, yang merupakan bagian dari Ukroboronprom milik negara Ukraina, dan Kementerian Pertahanan Indonesia.

Layanan pers Ukroboronprom pada hari Kamis 25/5/2017 menyebutkan CEO SpetsTechnoExport Pavlo Barbul mengatakan bahwa lima kendaraan BTR-4 pertama telah menyelesaikan pengujian dan telah dipindahkan ke militer Indonesia untuk digunakan.

“Prosedur untuk memindahkan BTR Ukraina ke militer Indonesia telah terjadi. Sejak awal bulan Mei, marinir Indonesia telah menggunakannya,” kata Barbul.

Seperti diberitakan sebelumnya, kontrak untuk memproduksi dan mengirim kendaraan uji lima BTR-4M, ditandatangani pada bulan Februari 2014. Kontrak tersebut menyediakan opsi untuk memasok lebih lanjut 50 kendaraan. Batch pertama tiba di Indonesia pada 2016.

Rudal udara ke udara R27 Ukraina (Jakartagreater)

Keberhasilan kontrak Indonesia masuk dalam kerangka peningkatan kapasitas industri militer Ukraina setelah memasok BTR-4 ke angkatan bersenjata Ukraina.

Indonesia adalah salah satu mitra potensial terbaik di kawasan Asia Pasifik. Tank Ukraina dan kendaraan lapis baja, serta peralatan penerbangan, telah diberikan ke Indonesia secara bilateral, serta layanan perbaikan dan modernisasi.

Kyiv dan Jakarta telah meningkatkan pembicaraan tentang peningkatan kerja sama militer. Indonesia saat ini tertarik untuk menciptakan perusahaan patungan untuk produksi rudal udara-ke-udara berpandu, sistem radar Ukraina dan pesawat militer militer Ukraina.

En.interfax.com.ua

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar