AS: Indonesia Hati Hati Undang Kim Jong Un

59
592
Kim Jong UN
Kim Jong UN

Jakarta – Pada April nanti, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Kabarnya, pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akan datang ke acara tersebut.

Melihat potensi kedatangan Kim Jong-un, Amerika Serikat (AS) negara yang selalu berseteru dengan Korut akhirnya angkat bicara.

Melalui Duta Besarnya, Robert Blake, Negeri Paman Sam meminta Indonesia berhati-hati atas keputusan mengundang Jong-Un. Karena negara ini tengah dalam sorotan dunia akibat beberapa masalah dan sanksi dunia.

“Keputusan harus dibuat Indonesia. Namun Indonesia harus berhati-hati terhadap pandangan dunia terhadap negara yang tengah mendapat sanksi ini,” ujar Blake, di pusat kebudayaan AS @america, Rabu (28/1/2015).

“Dan, itu pasti menjadi pertimbangan dari kementerian luar negeri (Indonesia),” tegasnya.

Kabar kedatangan Jong-un ke Tanah Air pertama kali diembuskan oleh Kantor Berita Korsel, Yonhap.

Dalam pemberitaannya, Yonhap menulis, kunjungan Jong-Un, ke Indonesia akan menjadi lawatan internasional pertamanya sejak berkuasa 2011 lalu.

Kemlu RI sampai saat ini belum menerima konfirmasi kedatangan Jong-Un. Tetapi, dipastikan Kemlu, sebanyak 109 negara di Asia Afrika termasuk apakah Korut diundang dalam hajatan besar ini. (Liputan6.com)

59 KOMENTAR

  1. Maaf ada pertanyaan OOT., bung diego..bung gue..bung jalo..bung bung semua aja..apa bener gubernur papua akan usir freeport dr papua klo freeport bangun smelter diluar papua..???
    Td sy cm bc di running text tv sekilas..

    Trimss..

  2. Amerika seharusnya merangkul Korea Utara supaya bias berdamai dengan Korea Selatan dan juga membuka diri kepada dunia. Negara super power seharusnya bias mendamaikan kawasan bahkan dunia. Ingat omongan Uncle Ben ” with great power comes great responsibility”.

  3. bung petruk@ parlemen pun ingin nya freepot bangun smelter d papua supaya terkoneksi,jadi antara pusat tambang,smelter,pembangkit listrik,dan pelabuhan berdekatan,selain itu penyerapan tenaga kerja besar disana.dan frepot harus berpengaruh besar pada kehidupan warga sekitar nya.
    Dan pemerintah melalui ANTAM harus memiliki awal saham 10% d frepot.
    Kalo menasionalisasi tambang frepot butuh dana besar kayak nya berat di ongkos.

  4. hmm, Indonesia penganut politik luar negeri bebas dan aktif, pendiri Gerakan Non Blok, tidak ikut pakta pertahanan/militer manapun harus menjalankan amanat UUD 45 tersebut dengan konsisten, jaman SBY Presiden Iran pernah ke sini, dan sekarang Indonesia mengucapkan selamat datang kepada Kim Jong Un

    dan sesungguhnya dengan datangnya pemimpin Korut ke Indonesia maka ada kemungkinan terbuka peluang bagi Indonesia untuk ikut memuluskan proses penyatuan dua Korea, mengingat negeri ini punya hubungan dekat dengan kedua Korea

  5. Amerika kalau sentimen dengan negara lain jangan ngajak pihak ketiga. Amerika harus menghargai Indonesia sebagai pemimpin non blok yang bebas memilih bersahabat dengan negara manapun. Tapi Indonesia nggak ada niat untuk bersahabat dengan Israel karena itu pilihan rakyat Indonesia,

  6. Kalimat “hati-hati” nya bercabang banget..
    sdh dapet lisensi eksport 560rb condensat freeport utk 6 bulan…eh ngatur lagi.

    jadi inget gambar cut off sebuah pesawat canggih yg banyak onderdil buatan usa nya. Apakah itu termasuk dalam kalimat “hati-hati” nya duber AS ya?

  7. Mungkin KAA itu di artikan konprensi asia amerina…hahha..memang pres.korut itu slalu kontroversial..di mata negara2 lain krna politik tertutupnya..sesuatu yg di tutupi itu mengundang pnasaran..tiba2 uji coba rudal nuklir smbil ancam2 n3gara2 tetannga jepang dn korsel yg skutu amerina..jls aj amerika suka sewot.

  8. Konferensi Asia-Afrika (KAA)sejatinya ajang prtemuan negara negara non blok untuk Menjalin krja sama atas dasar ksetaraan saling menghormati dan menguntungkan.Jdi klo usa mau ikut campur tentunya tidak pda tempatnya.,
    Indonesia Bukan tuan rumah yg baik klo smpk tak mengundang salah satu negara sahabat hnya karena rasa curiga dan sentimen dri usa.,Slam NKRI.

  9. NKRI ngak suka campur tangan asing dlm urusan domestiknya.
    apa urusanya si sam yg lberal ma korut yg sosialis, dari zaman bung karnopun NKRI dengan
    korut sudah seperti rusia dan kuba dlm hub diplomatik.malahan jauh lebih tua dari si sam
    dlm hal pertahanan.
    ingat sukarno dan kim il sung merupakan kawan dekat sejak 1965
    juga kim il sung pernah mendapat gelar doktor honoris causa dlm bidang teknologi dari UI
    pada tahun 1965. itu fakta sejarah…lho
    jadi mestinya pihak deplu RI mesti waspada terhadap apa yg akan di kerjakan si sam ini
    terkait kunjungan resmi dari korut ke NKRI
    si sam sebaiknya ngak usah di undang secara resmi meskipun sebagai peninjau bwt kisruh aja
    ni negara

  10. Saya tidak mengerti rekan-rekan disini tidak tahu atau memang pura-pura tidak tahu? Atau sedemikian rupa bencinya terhafap US? US cuma memberikan “sinyal” ke pemerintah untuk hati-hati. Hati-hati kenapa? Tentunya tentang keberadaan saudara tiri dari Kim Jon Un (KJU) yang telah lama tinggal di Indonesia bahkan sudah mendapatkan warga negara Indinesia. Saudara tiri KJU inilah seharusnya yang meneruskan tahta Korut, bukan si KJU. Paman KJU sepulang kunjungan ke Indonesia langsung dieksekusi oleh KJU. Knp dieksekusi? Pikir sendiri. Benci sama US ya boleh saja tp ya coba mikir dulu. Apa susahnya sih mikir? Jet fighter single engine dibilang cupu segala. Geleng-geleng kepala saya.