Jul 292016
 

Industri layanan navigasi satelit dan berbasis lokasi China tumbuh 29,2 persen pada 2015, dengan Beidou Navigation Satellite System yang dikembangkan sendiri oleh negara memberikan kontribusi besar, menurut sebuah kertas putih (white paper).

Nilai output mencapai 173.5 trilyun yuan (US $26 miliar), hampir 20 persen dari aplikasi Beidou, menurut kertas putih yang dikeluarkan oleh Global Navigation Satellite System dan Layanan Berbasis Lokasi (GNSS dan LBS) Asosiasi China, Rabu.

Pada tahun 2015, sejumlah 466 juta produk navigasi dan produk positioning akhir yang dijual di seluruh China, termasuk 440 juta smartphone, kata asosiasi.

Sebagian produsen luar negeri mulai memproduksi dalam skala besar chip yang kompatibel dengan sistem Beidou, Beidou telah digunakan lebih luas dalam smartphone, komputer tablet, perangkat dpt dipakai dan produk lainnya.

Meskipun industri jasa navigasi satelit dan berbasis lokasi di China masih pada tahap awal pengembangan, nilai output akan terus tumbuh sebesar 20-30 persen di tahun-tahun mendatang, menurut prediksi laporan tersebut.

  8 Responses to “Industri Satelit Navigasi China Tumbuh 29% Tahun Lalu”

  1. Perkembangan teknologi China sangat pesat membuat negara lain cemburu!

  2. wanita cina lbh suka mainin titit ini fakta
    wanita cina menginginkan berulang x dlm semalem ini jg fakta

  3. Andai pemerintah Indonesia juga memberi dukungan dalam perkembangan teknologi di Indonesia, bukan sekedar basa-basi, tetapi dukungan penuh, terutama biaya riset dan pengembangan, apalagi Indonesia memiliki SDM yang berkualitas. Mestinya pemerintah mampu memanfaatkan aset yang ada

    • Haii cindy, kamu memang benar..indonesia bisa kok..cuma kurang greget..cuma diarahkan jadi konsumen doank..menyedihkan ya cindy..

  4. cina memang negara yg hebat

  5. Comment:
    belajarlah walpun hrs smpe ke negri cina

  6. makasih bos infonya dan salam sukses

 Leave a Reply