May 262017
 

Pasukan Anti Teroris Kepolisian London, Inggris. © Kirsty Wigglesworth

Polisi Anti Terorisme Inggris mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah melanjutkan berbagi data intelijen dengan Amerika Serikat setelah memperoleh jaminan dari Washington menyusul kebocoran informasi sensitif terkait serangan Manchester, seperti dilansir oleh Sputnik News.

“Setelah menerima jaminan baru (tentang berbagi informasi), kami sekarang bekerjasama dengan SEMUA mitra utama kami diseluruh dunia”, kata kepala badan intelijen Inggris, Mark Rowley dalam akun Twitter-nya.

Baik Inggris maupun Amerika Serikat adalah bagian dari jaringan mata-mata Five Eyes, yang juga mencakup Kanada, Australia dan Selandia Baru.

London dilaporkan menghentikan berbagi data dengan komunitas intelijen AS setelah media AS mengumumkan rincian rahasia mengenai pemboman yang terjadi pada hari Senin lalu di Manchester, termasuk foto forensik dari tempat kejadian.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May mengkritik mengenai kebocoran informasi tersebut saat bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump di Brussels pada hari Kamis. Dia berkata bahwa dia ingin menjelaskan bahwa intelijen yang dimiliki antara lembaga penegak hukum harus tetap aman.

Bagikan Artikel :

  One Response to “Inggris-AS Kembali Berbagi Intelijen Setelah Kebocoran Data Manchester”

  1. Beraninya cuma nyerang Filipina….

 Leave a Reply