Inggris Bantah Izinkan Pilot Tembak Jatuh Pesawat Rusia

Tornado RAF
Tornado RAF

Moskow – Pemerintah Inggris diberitakan telah mengizinkan angkatan udaranya (Royal Air Force/RAF) untuk menembak jatuh jet-jet tempur Rusia di Irak. Namun, Inggris membantah laporan tersebut.

Laporan awal yang dilansir beberapa surat kabar di Inggris memuat keterangan dari seorang sumber militer Inggris yang tidak disebutkan namanya. Sumber itu mengatakan bahwa pesawat tempur Tornado GR4 milik RAF yang beroperasi di Irak telah dilengkapi dengan rudal air to air jarak dekat AASRAM dan siap menembak jatuh “jet tempur Vladimir Putin”.

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan bahwa Rusia tidak melakukan operasi militer di Irak sehingga klaim Inggris sama sekali tak beralasan. Lavrov meminta klarifikasi mengenai kabar ini dari Kementerian Luar Negeri Inggris.

“Kami khawatir dengan laporan media karena mereka menyebutkan keterangan dari anggota Kabinet senior Inggris. Kami meminta klarifikasi mengenai hal ini dari Kementerian Luar Negeri Inggris secepatnya,” kata Lavrov.

“Hipotesis mengenai potensi konflik pesawat Inggris dan Rusia di wilayah udara Irak tidak dapat dimengerti karena jet Rusia tidak terlibat dalam serangan terhadap ISIS di Irak,” lanjut Lavrov.

Selain meminta penjelasan dari Kemenlu Inggris, Moskow juga dikabarkan telah memanggil atase pertahanan Inggris untuk menjelaskan laporan tersebut. Demikian dilaporkan Mirror, Senin (12/10/2015).

Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris membantah laporan media dalam blog resmi milik Kemenhan. “Tidak ada kebenaran dalam cerita tersebut,” tulisnya menjawab pertanyaan pihak-[ihak terkait.

Okezone.com

Tinggalkan komentar