Oct 132018
 

F-35 RAF. (credit: mod.uk via commons.wikimedia.org)

Jakartagreater.com   –   Sistem senjata paling mahal F-35 telah diganggu oleh masalah yang terus menelan biaya, dirilis Sputniknews.com,  Jumat 12 Oktober 2018.

Inggris meng-grounded armada pesawat tempur siluman F-35 seharga 120 juta Pound sterling per pesawat ($ 158,5 juta) setelah jatuhnya pesawat jet AS pada bulan September 2018.

Armada Inggris 15 jet F-35  yang tiba di negara itu pada bulan Juni 2018, sedang diperiksa untuk menentukan apakah kecelakaan bulan lalu terhadap F-35B Korps Marinir AS di Carolina Selatan disebabkan oleh tabung bahan bakar yang rusak atau lainnya.

“Keselamatan adalah perhatian terpenting kami, oleh karena itu Inggris telah memutuskan untuk menghentikan beberapa F-35 terbang sebagai tindakan pencegahan sementara kami mempertimbangkan temuan dari penyelidikan yang sedang berlangsung,” kata juru bicara Departemen Pertahanan.

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa uji coba penerbangan F-35 dari kapal induk, HMS Queen Elizabeth, terus berlanjut dan program tetap sesuai jadwal. Angkatan Udara Kerajaan saat ini memiliki 15 F-35B varian short take-off and vertical landing dan berencana untuk membeli total 138 untuk dioperasikan di Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Amerika Serikat sementara menghentikan semua operasi F-35 di seluruh dunia setelah kecelakaan pertama jet tempur F-35 Lightning II pada bulan September. Israel juga memutuskan untuk mengikuti jejak AS dan mengumumkan bahwa mereka telah meng-grounded semua Jet tempur siluman F-35 miliknya.

Biaya awal dari pesawat generasi kelima adalah di rata-rata £ 100 juta ($ 132 juta), beberapa perkiraan menempatkan harga yang sebenarnya pada masing-masing £ 150 ($ 198 juta). Hal ini diyakini biaya sebenarnya dari pesawat telah dinaikkan untuk menutupi biaya “ekstra” seperti peningkatan perangkat lunak dan suku cadang.

Sistem senjata paling mahal di sekitar, F-35 telah terganggu oleh masalah yang telah membuat biaya melonjak. Ada juga kekhawatiran bahwa kekurangan dalam sistem teknis yang mendukung generasi baru dari pesawat perang akan membuat mereka tidak dapat berfungsi dengan baik.

Angkatan Udara AS dan pelanggan Eropa menganggap biaya operasi F-35 sebagai masalah utama. Menurut laporan akuisisi Pentagon terbaru, biaya per jam untuk mengoperasikan F-35 rata-rata $ 30.000 dibandingkan dengan $ 25.500 per jam untuk F-16 yang lebih tua.

  3 Responses to “Inggris Grounded Pesawat Tempur Siluman F-35”

  1.  

    Pesawat terseram sedunia, kalau gak kuat iman bisa jatuh itu pesawat … Wkwk

  2.  

    Kalau Tidak bisa Beli pesawat tempur Russia….karena ikut NATO ..
    Kenapa Tidak Beli F15/16 saja …? Kan cukup Baik Dan aman …?

    •  

      Kalau yang kudeta turki dibalikin sama amerika. Mungkin saja begitu bung juman. Ini malah dilindungi di amerika. Turki jadi semakin curiga siapa dalang yang mau runtuhin negaranya. Makanya dia milih s400.

 Leave a Reply