Inggris Memberi Bantuan Jutaan Pounsterling ke Korea Utara

Presiden Korea Utara, Kim Jong-un. © Wong Maye

Korea Utara telah menerima lebih dari GBP £ 4 juta dalam bentuk bantuan asing dari Inggris selama enam tahun terakhir, meskipun status negara itu sebagai paria internasional, menurut sebuah laporan yang dilansir dari The Telegraph.

Ketegangan dengan rezim komunis yang diperintah oleh diktator Kim Jong-un telah semakin meningkat setelah Korea Utara melakukan uji peluncuran rudal balistik pada hari minggu dan memperingatkan bahwa aksi militer yang dilakukan AS akan menyebabkan timbulnya perang habis-habisan.

Sementara itu, Mike Pence, wakil presiden AS, mengatakan kepada Pyongyang untuk tidak menguji tekad Donald Trump karena dikhawatiran konflik militer terus tumbuh karea Korea Utara mengejar senjata nuklir.

Meskipun Korea Utara berstatus sebagai negara nakal, statistik resmi yang dikutip oleh Daily Mail menunjukkan bahwa sejumlah GBP £ 740.000 telah dikirim ke Korea Utara oleh Inggris untuk mendanai proyek-proyek bantuan kemanusiaan di tahun 2015 dengan Kementerian Luar Negeri dilaporkan berkomitmen untuk melanjutkan pendanaan tersebut.

Korea Utara pamerkan peralatan militer terbaru yang diduga rudal balistik antar benua dalam parade hari Sabtu April 15 2017. © Wong Maye

Inggris mengirim bantuan sebesar GBP £ 32.000 ke Korea Utara pada tahun 2009, namun pengeluaran terus meningkat di bawah pemerintahan koalisi, dan memuncak hingga lebih dari GBP £ 1 juta pada tahun 2013 lalu.

Dana tersebut dilaporkan telah dihabiskan untuk pembelian barang-barang seperti peralatan untuk pelajaran bahasa Inggris bagi para pejabat rezim Korea Utara dan peralatan fisioterapi.

Kementerian Luar Negeri mengatakan kepada Daily Mail bahwa pengeluaran bantuan tidak diberikan langsung kepada rezim Korea Utara dan berpendapat bahwa uang tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki hubungan.