Sep 062019
 

F-35B saat akan mendarat diatas kapal induk HMS Queen Elizabeth (foto : Royal Navy)

Kapal induk HMS Queen Elizabeth Inggris akan memulai uji terbang tujuh jet tempur F-35B bulan ini setelah meninggalkan pelabuhannya di Portsmouth minggu lalu, lansir Areospace.

Kapal perang terbesar Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan mengoperasikan tujuh F-35B Inggris, varian lepas landas pendek dan pendaratan vertikal (STOVL), selama penyebaran Westlant 19 di lepas pantai timur Amerika Utara.

Penempatan ini menandai tonggak penting lainnya bagi kapal induk, yang akan melakukan pengujian jet tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara Inggris diluncurkan selama lima minggu, serta menampung F-35 dari Korps Marinir AS.

Menjelang operasi penuh pada 2021, kapal induk HMS Queen Elizabeth, F-35, dan unit pendukung lainnya akan diuji dalam skenario perang realistis, mengunjungi Kanada dan AS selama misi tiga bulan.

Komandan Perwira kapal, Kapten Steve Moorhouse mengatakan, “Memerintah kapal perang apa pun adalah hak istimewa, tetapi untuk dapat memerintah HMS Queen Elizabeth selama fase penting pengembangan kemampuannya adalah suatu kehormatan nyata.”

“Westlant 19 adalah penyebaran yang sangat menarik dan karena kami meningkatkan skala dan kompleksitas pelatihan dan pengujian kami, sehingga potensi kapal yang luar biasa ini terus tumbuh.

“Selain komponen kapal inti saya, aset pesawat tempur dan helikopter, kemampuan medis yang ditingkatkan, Royal Marinir dan elemen kekuatan lainnya dari seluruh Pertahanan akan meningkatkan HMS Queen Elizabeth dan kemampuan Carrier Strike Inggris dalam penyebaran ini.”

Kapal perusak Tipe 45 HMS Dragon dan fregat Type 23 HMS Northumberland akan menemani Queen Elizabeth, bersama dengan kapal tanker RFA Tideforce yang memberikan dukungan kepada Carrier Strike Group.

Grup kapal-kapal perang Inggris ini juga akan bergabung dengan unit-unit dari Angkatan Laut Amerika Serikat, Angkatan Udara AS dan Korps Marinir AS.

Komandan Carrier Strike Group Inggris, Laksamana Mike Utley mengatakan, “Keberhasilan penempatan tahun lalu di mana kami memulai dan mengoperasikan F-35B untuk pertama kalinya menempatkan kami di depan kurva dalam hal pengujian pengembangan antara jet dan kapal induk “.

 Posted by on September 6, 2019

  17 Responses to “Inggris Memulai Uji Operasional F-35B”

  1.  

    Harusnya Dai Nippon Teikoku Kaigun buat kapal destroyer helikopter sebesar HMS Elizabeth Queen juga. Gak masalah kok buat Kaigun, apalagi gak ada pembatasan juga. Kalo perlu Segede Nimitz atau Gerald Ford juga gak masalah. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

  2.  

    British memang suka pesawat tempur model seperti tornado, tetapi tornado sudah tertinggal teknologinya….makanya si british melirik f35b….

  3.  

    Kesamaan kapal AL jepang izumo class dan kapal AL inggris hms queen Elizabeth adlh tdk memiliki fasilitas ketapel pesawat tetapi hms queen Elizabeth memiliki fasilitas ski jump ,apapun itu setidaknya kedua kapal perang itu bs menggunakan F35B dan bisa mengangkut heli anti kapal selam ataupun heli AEW.

  4.  

    bakalan di tepuk bagai lalat .

  5.  

    alkisah kono f 35 adalah pesawat tempur stealt terbaik.
    bahkan konon juga di kisahkan saking stealthnya hingga nyemplung kelaut aja ga ketemu.
    hanya ketemu serpihannya.

    alkisah dan konon katanya.

  6.  

    Dari berita sebelah. Menurut analis Fighter Sweep. Software ALIS dan JRE yg saat ini menjadi unggulan F35 bisa jadi titik lemah bila bisa diakses/diretas lawan. Jumlah armada. Logistik bahkan database rencana operasi bisa diketahui.
    Bagaimana ini ya??

    •  

      Itu hanya untuk sparepart, gak akan ada data untuk rencana operasi.

    •  

      Dari berbagai diskusi mengenai F35 (dan di-sisi lain adalah Gripen) , ….sharing data dan network ini memang harus benar-benar di cermati dan dilindungi. Data 2 arah, bahkan terkoneksi ke unit darat adalah sangat-sangat rentan intervensi dari luar. Pesawat single engine berorientasi pada konsep ini karena keterbatasan Range dan payload.

      Hal ini bertentangan pada sisi lainnya adalah konsep Pespur “lone wolf-stand alone”
      Pespur dengan radar dan ECM yang kuat, dengan INS tanpa mengandalkan GPS/Glonas, range yang jauh, stealth / RAM , amunisi besar,

  7.  

    Pesawat ndut keluar lagi beritanya