Nov 032016
 
Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pameran Indo Defence 2016 Expo and Forum, usai meresmikannya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016). (kompas.com/Garry Andrew Lotulung)

Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pameran Indo Defence 2016 Expo and Forum, usai meresmikannya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016). (kompas.com/Garry Andrew Lotulung)

Direktur Regional Departemen Perdagangan Organisasi Pertahanan dan Keamanan Inggris, Alexis Hammer, mengatakan bahwa pihaknya siap bekerjasama dengan Indonesia dalam soal transfer teknologi pertahanan. Menurutnya, hal itu demi mewujudkan kerjasama berkesinambungan antara kedua negara.

“Yang kami cari adalah kerjasama yang berkelanjutan yang akan berlangsung hingga bertahun-tahun. Hal itu hanya bisa diwujudkan dengan transfer teknologi,” ujar Hammer kepada Antara pada Kamis (3/11).

Hammer menjelaskan bahwa Indonesia masuk dalam lima besar pasar utama industri pertahanan Inggris dan pemerintah Inggris tertarik melakukan kerjasama transfer teknologi aviasi, kelautan, hingga siber dengan Indonesia. “Pesawat Hawk adalah salah satu contoh kerjasama yang berkelanjutan. Kami ingin melakukan peningkatan teknologi di platform tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Hammer mengatakan bahwa Inggris juga ingin membuka kesempatan melakukan kerjasama dengan industri pertahanan Indonesia. Menurutnya, Inggris tidak hanya tertarik mentransfer teknologi ke Indonesia, tetapi juga untuk menarik perusahaan-perusahaan Indonesia ke Inggris.

Desember tahun ini, pemerintah Inggris akan membawa beberapa perusahaan ke Indonesia untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah dan industri pertahanan lokal. “Kami ingin memastikan bahwa perusahaan-perusahaan Indonesia mempunyai akses ke pasar sama seperti dengan perusahaan-perusahaan di Inggris,” kata Hammer.

Sumber: Antara News

Bagikan Artikel :

  24 Responses to “Inggris Siap Melakukan Transfer Teknologi Pertahanan dengan Indonesia”

  1. boleh lah

  2. hnmmmmmm……tertarik uangnya

  3. lumayan lah walaupun jelas teknologi kedua ketiga

  4. Indonesia deket-deket Rusia, Inggris ikut-ikutan “cemburu” ?

  5. Indonesia semakin galau, banyak tawaran, justru semakin sdkit membeli…di indo defence hari ke 2 ini, indonesia blm bs menjual ataupun membeli peralatan tempur dr dalam negri maupun luar negeri, panser badak buatan pt pindad sdh dipesan jauh2 hari oleh wapres jk sebanyak 50 unit….utk pameran terbesar se asia pasifik ini kita blm juga menentukan langkah jenis peralatan militer jenis apa, jum lah pembelian brp, dr negara mana….wait n see tiada akhir…

    • ILSV buatan jala berikat sudah dibeli 20 buah. dulu desain awal PT. Jala berikat dan PT. DI sebelum berubah desainnya seperti yang ada di pameran indo defence 2016

  6. EMOH

  7. Pikir2 pikir dulu, bilang aja inggris tertarik dengan produk lokal, naksir tank boat ama teknologi anti sadap dari indonesia…. info dari sumber lain gitu, tapi ingris malu jadi alasannya kerjasama deh hoho

  8. Hahhahaaaa….tertarik duitnya kali ya ini mr.british.
    Seolah2 RI dijadikan sbgai pasar yg menggiurkan bagi negara produsen alutsista.british sama konci konconya tw
    Mengingat daya beli Indonesia sangat tinggi…
    Ditambah lgi Eropa msh belum pulih pasca krisis Yunani…

  9. Inggris / Australia / Malaysia = Sama Saja…

    Itu pendapat saya berdasarkan history hari ini hingga dahulu kala…

    Musuh dalam selimut…

  10. busyet dah ngajak kerjasamanya sudah telat, seharusnya ngajak kerjasama dari dulu tahun 1998 waktu di embargo dan keburu hawk 209 dijual TNI AU karena embargo uni eropa. dan TNI AU beralih ke T50i. kalau mau ngajak kerjasamanya Starstreak missile full ToT dong, jangan cuma ToT merakit yang dibagi.

  11. Banyak tawaran makin bingung milih apalagi duit juga cekak. Huh makin bingung aja.

  12. mungkin trik negara2 eropa banyak keuntunngan yang didapat oleh negara2 eropa salah satunya dng kerjasama tot dng RI karena adanya keterbatasan sda dan sekaligus memotong pangsa pasar rusia ke RI agar RI tdk terlalu banyak membeli alutsista ke Rusia yng akan memulihkan ekonomi Rusia pendapat pribadi

  13. Bahasa nya normative ..
    Sopan diplomatis Tapi Tidak jelas arah nya …
    Siap bekerja sama …berkelanjutan .
    Masih mencari Dan belum jelas mau nya apa …
    Tidak usah bawa2 pesawat tempur Hawk 109/209 scorpion& Stormer ya .mister ..
    Cukup …
    Dikorupsi habis2an sama rezim OrBa …berjamaah ….
    Sudah begitu ..di embargo sepihak …
    Tidak boleh dipakai menindak Dan menumpas perusuh kota Jakarta …Dan GPK aceh …
    Cuma bisa buat parade militer saja ….
    Makan itu senjata mu mister English …

  14. nyangkut lagi nick name orang

  15. inggris yang paling getol teriak-teriak embargo terhadap negara lain. selain Indonesia, banyak negara lain yang jadi korbannya. jauhin deh tawaran mereka

 Leave a Reply