Oct 092018
 

dok. MBT Challenger II. (credit: Sgt. Gustavo Olgiati, U.S. Army)

Moskow, Jakartagreater.com – Inggris sedang mempersiapkan diri jika harus berperang dengan angkatan bersenjata yang lebih kuat, termasuk Rusia, dengan latihan melibatkan pesawat tanpa awak selama latihan militer Saif Sareea-3, ujar surat kabar The Times melaporkan pada hari Senin 8-10-2018, mengutip komandan Inggris yang bertanggung jawab atas pasukan darat selama latihan, dirilis Sputniknews.com, Senin 8-10-2018.

Menurut media itu, latihan UK-Omani Saif Sareea-3 dimulai di Oman pada awal Oktober 2018 dan akan berlangsung hingga 3 November 2018. Selama latihan skala besar ini, yang memenuhi syarat sebagai “game perang terbesar” Inggris, armada drone akan digunakan, masing-masing harganya 1.000 pound ($ 1.300).  Angkatan Darat Inggris tidak pernah mengerahkan drone selama latihan militer sebelumnya.

“Kami mencoba untuk menempatkan diri melawan mereka yang mungkin dilengkapi peralatan terbaik, mereka yang mungkin memiliki pelatihan terbaik dan mereka yang akan memberi kami tantangan terberat kami,” ujar Brigjen. Zac Stenning, komandan pasukan darat selama latihan Saif Sareea-3, yang dikutip oleh surat kabar.

Pasukan dilaporkan akan mempelajari strategi taktis Rusia, dan kemudian mensimulasikan pertarungan dengan Angkatan Bersenjata Rusia. Mereka akan memerangi Household Cavalry lightly-armored vehicles, Angkatan Bersenjata Inggris yang digambarkan sebagai tank tempur T-72 Rusia.

Saif Sareea-3 melibatkan 5.500 prajurit, 200 kendaraan lapis baja, 6 kapal perang, pengangkut serangan, 8 pesawat tempur Typhoon, dan traktor berlapis baja 30 ton yang dirancang untuk pembersihan ranjau.

Selama beberapa tahun terakhir, anggota NATO telah meningkatkan pembangunan militer mereka di Eropa Timur dan negara-negara Baltik, dengan alasan perlunya perlindungan dari dugaan agresi Rusia.

Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menyerang sekutu NATO manapun. Menurut Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, aliansi militer Barat menyadari sikap Rusia ini tetapi menggunakan dugaan agresi Rusia sebagai dalih untuk meningkatkan pembangunan militernya di dekat perbatasan Rusia.

  4 Responses to “Inggris Simulasikan Pertempuran dengan Rusia dalam Latihan Militer”

  1.  

    militer rusky bukan kuat, itu mungkin diatas salah sebut…..klo banyak sih iya,,,,,sebut saja tank t-72 klo dibutuhkan bisa comot yg digudang dan diupgrade. lebih cost&time efisien dan quantity over the quality.

    sehingga wajar saja jika negara seperti inggris dan oman melakukan latihan militer dan musuhnya adalah rusky…..
    dan mereka bisa menggunakan peralatan dan keuntungan geografis utk mengalahkan militer rusky

  2.  

    inggris mau lawan rusia kah….inggris jadi bergedel nanti..
    hahaha….

  3.  

    semua negara memusuhi rusia.
    sy yakin kalau head to head ga bakalan berani sama rusia.
    apalagi negara si amer.
    pasti pada jiper duluan.
    mentang2 anggota NOTA.eh nato
    ujung2 nya main keroyokan
    itu jg kl berani.

 Leave a Reply