Nov 102018
 

Medium Tank Pindad di Indo Defence 2018, Jakarta. (PT Pindad)

Jakarta, Jakartagreater.com – Pemerintah Inggris mengundang perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang pertahanan dan keamanan untuk mengikuti lelang tender sebagai pemasok negara di Eropa Barat itu.

“Sejak sekitar Mei, kami secara aktif mendorong perusahaan Indonesia untuk ikut tender dalam program pertahanan Inggris, yang kami jalankan sebagai persaingan global sehingga program ini jelas sangat kompetitif,” kata Direktur Regional Departemen Perdagangan Internasional Bidang Pertahanan dan Organisasi Keamanan (DIT DSO) Inggris Alexis Hammer di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Rabu, 7-11-2018, dirilis Antara.

Hammer hadir memimpin delegasi Inggris yang terdiri atas 16 perusahaan bidang pertahanan dan keamanan untuk mengikuti Pameran dan “Forum Indo Defence 2018” di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 7-10 November.

Perusahaan Indonesia yang tertarik untuk mengikuti tender dapat langsung mendaftar di laman Kementerian Pertahanan Inggris di www.contracts.mod.uk dan mengisi lembar registrasi bagi suplier.

“Perusahaan Indonesia dapat mendaftar dan menawarkan potensi produk-produknya karena kami mencari kontrak yang potensial dengan perusahaan Indonesia untuk masa yang akan datang,” tutur Hammer.

Menurut Hammer, Indonesia memiliki hak dan kemampuan yang sama seperti negara berdaulat lainnya untuk mempertahankan diri dari berbagai ancaman yang mengemuka saat ini dan tekonologi yang dimiliki Indonesia tidak kalah dari negara lain.

“Saya cukup terkejut dengan sertifikasi ISO yang sangat terstandardisasi, sangat tunggal, sebagai contoh, PT Pindad, PT LAN, yang mampu memenuhi standar pasokan Eropa sehingga saya pikir Indonesia memiliki potensi dan pesaing yang bagus dalam bidang ini,” ujar dia.

Meskipun demikian, Hammer menggarisbawahi standar Inggris yang tinggi dalam memilih pemasok bagi program pertahan dan keamanan mereka, bahkan perusahaan Inggris tidak serta-merta memiliki akses untuk itu.

“Kami hanya memilih mereka yang mempunyai kemampuan terbaik,” kata dia. Pameran dan Forum Indo Defence 2018 diikuti 867 peserta dari 60 negara, yang juga diramaikan dengan paviliun dari 30 negara, termasuk Indonesia.

  8 Responses to “Inggris Undang Perusahaan Pertahanan RI Ikut Tender”

  1.  

    inilah diplomasi Inggris dari 300 tahun lalu suka memperluas jaringan ekonomi sbgai politik soft power.

    kira2 apa yg suruh maju dari inhan indo? buang jauh2 inferioritas komplek takut didiskualifikasi diawal2

  2.  

    Kpn ada BUMN khusus permesinan seperti Texmaco dl.

  3.  

    Itulah kehebatan inggris, menjajah negara yang lemah, ketika negara itu sudah maju kemudian mereka mengajaknya berdagang bersama-sama meningkatkan ekonomi kalo perlu dijadikan sekutunya

  4.  

    just like the NIKE company, Adidas, Reebok. they also use manufacturers in Asia to get maximum profits

  5.  

    ini yg mantap

    Meskipun demikian, Hammer menggarisbawahi standar Inggris yang tinggi dalam memilih pemasok bagi program pertahan dan keamanan mereka, bahkan perusahaan Inggris tidak serta-merta memiliki akses untuk itu.

  6.  

    Paling mereka lagi incar produk PT Len … 😀

  7.  

    Jual peluru dan SS2 aja dulu…

 Leave a Reply