Dec 052014
 

 

Pangkalan Bun – Presiden Joko Widodo harus blusukan off road untuk mencapai ke acara Apel Danrem/Danramil se-Indonesia di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Rupanya apel itu dilakukan di tengah hutan, apa alasan TNI?

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan, apel diadakan di tengah hutan karena sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo tentang efisiensi anggaran. Untuk ke hutan itu, Jokowi dan rombongan mesti melintasi kebun sawit.

“Kami melaksanakan mengikuti kebijakan pemerintah. Kalau sipil atau pegawai negeri sipil kan tidak boleh rapat di hotel bintang lima,” ujar Gatot di lokasi Apel, Pangkalan Bun, Jumat (5/12/2014).

Gatot menambahkan, karena PNS tidak boleh di hotel, maka TNI pun harus melakukannya. Oleh karena itu, rapat diadakan di tengah hutan.

“Kami rapat di hutan, dan tidur di tenda pak,” ujar Gatot.

Dalam apel itu, Gatot juga menyampaikan, TNI selalu mengawal dan mendukung kebijakan presiden Jokowi. Sampai saat ini rapat masih berlangsung.

Sumber : (detik news)
Bagikan Artikel :
 Posted by on December 5, 2014

  89 Responses to “Ini Alasan TNI AD Gelar Rapat Bersama Presiden Jokowi di Tengah Hutan”

  1. wah mantap pak

    • :mrgreen:
      benar-benar membumi…

      • logikanya agak kurang ngena…Presiden itu lambang Republik Indonesia..sederhana itu penting…tapi ada kalanya kita harus tampil sesuai kondisi yg mewakili negara .krn negara kita ini harus punya gengsi…saya senang skr dgn negara mengundang investor..dan bukan meminta bantuan LN..itu jg menjaga image..kita ini butuh pengusaha bermodal …pemimpin itu harus turba..blusukan turnee. dll..utk dapat kondisi terakhir dilapangan.. kalo istilah jepang ..Gemba..hal itu dilakukan oleh juga perusahaan sekalipun..

    • Wis pokoke ane ska gaya loe pak JOKOWI….

    • Itu pangkalan tengah utan banyak ghoibnya sekalian jokowi inspeksi

    • maaf pak presiden yang terhormat,
      efisiensi anggaran tidak harus dengan cara cara yang terlampau ekstrim seperti itu, masih banyak tempat yang layak dan nyaman saat berdiskusi tanpa harus di hotel berbintang. menurut saya yang awam ini, untuk ukuran pertemuan penting seperti ini kok aneh …. ini contoh efisiensi yang terlampau vulgar dan ada sedikit unsur pencitraan lebayyy. efisien tapi kalau tidak efektif buat apa? apa biar semua rakyat tahu bahwa pemimpinnya sangat sederhana, dan tidak mau menghambur-hamburkan uang rakyat…….

  2. absen

  3. Gak ada rotan akar pun jadi,gak boleh di hotel,di hutan pun jadi…..mantab TNI…

  4. Okelah ngga di hotel bintang lima tp juga ngga di hutan kali.. jangan terlalu lebay pak presiden… apa terus jd efisien seperti ini.. kami ini rakyatmu juga bisa menganalisa lah mana yg efisiensi mana yg cuma pencintraan… mohon dengan hormat pak presiden bisa membuat kebijakan yg baik dan bisa dicontoh kami dan tidak berlebihan seperti ini. Bagaimanapun mereka (tni dan pns) juga pengabdi negara jadi kesejahteraan dan kenyamanan dalam bertugas juga harus diperhatikan walaupun dengan kesederhanaan. Maaf bila ada yg tersinggung. Jayalah negeriku.

    • setuju bung ucil..
      bagaimana mobilisasi peserta rapat? kan itu para danramil se indonesia, memang menginap di barak? apa mess perwira di pangkalan bun cukup utk seluruh danramil? kalo nginapnya juga di hotel malah runyam urusan mobilisasinya.
      bagaimana penyiapan peralatan keperluan rapat? kalo ada presentasi berarti bawa komputer trus genset juga.
      apa gak malah nambah kerjaan dan biaya tentunya..

    • Lapangannya di pake latihan bola sama angon wedus.

      Di hutan salah ,Di hotel salah,naik pesawat umum salah,tenggelamin kapal masih salah.

      Lah truss enake bpk presiden di konkon lapo biar bener .
      Di konkon mundur gtu ya .

      La dihutan itu kok yg ngomong cuman pak Gatot ?

      • Santai aja bung.. Dandim dan Danrem malah sangat antusias. Hehe

      • Jadi ingat th 2006 dari Ponti ke Banjar transit ganti pesawat di bandara Pangkalan Bun… sepi banget… bisa keluar masuk penjagaan, parkir sepi banget, lebih rame pangkalan APB… :mrgreen:
        Dari atas yang ada kebun sawit… hutan gak lebat, reboisasi kayanya…

    • punya presiden begini salah, punya presiden begitu salah, emang dasar tukang nyalahin orang, lu liat aja duduk diem-diem, nanti evaluasi dalam satu tahun ke depan, kalo rakyat tambah sengsara kita protes bareng2.

    • ga ada tempat representatif dikantor tni ya? kantor setingkat kodam ato di koramil juga ga papa ko. kalo di hutan ga efisien waktunya pak…. perjalanan menuju ke hutan yang melewati sawit berapa lama tuh. waktunya digunakan untuk mikir yang lain kayaknya lebih tepat dan efisien. ngono yo ngono ning ojo ngono kata orang jawa mas. sepakat niy dengan bung ucil. efisien biaya benar… tpi waktunya ga efisien. kerja… kerja… kerja…. yang cerdas.

    • yg gak efiseian dan efektif itu uang sertifikasi ke guru2, mana duru sekarang kerjanya gak maksimal. Anak ane sering pulang awal saat sekolah, ane tanya kenapa pulang awal?, Jawabnya” …..gurunnya kondangan…!!!” Lain saat “..gurunya rapat…!!!”

      setuju dg penghapusan tunjangan sertifikasi guru.

      • siapa bilang guru enak liat tu kur 2013 beban guru makin berat. Belum lg harus membentuk karakter anak tanpa boleh menyakiti. Kesalahan sedikit terhadap anak bisa dibawa keranah hukum. Karakter anak buruk guru yg di salahkan. Buktikan program revolusi mental karena anak anak kita krisis keteladanan. Beri contoh yg baik jangan hanya pencitraan anak kita itu pandai pandai.

      • Ada baiknya tidak serta merta berkesimpulan begitu. Banyak hal yang harus dibenahi memang.

      • Anda mengatakn hal spt itu karna anda bukan guru. dan anda tidak tahu kondisi guru di daerah seperti apa..
        so jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan..

    • Mungkin Siucil ini anggota oknum pns yg suknya study banding dihotel di bali di pataya ngabisin anggaran akhir tahun

      • Saya cuma org biasa bung, cuma petugas medis yg kerja di pedesaan bung… andai tahu bagaimana keadaan di tempat saya tugas pasti anda menyadari knp saya punya pendapat seperti diatas.. mikir ke bali aja ngga pernah apalagi pataya, buat sekolah anak aja sulit… saya yakin masih banyak orang yang tulus mengabdi ke negara walaupun gaji mrk kecil.. dan kita semua di negeri ini masih berhutang atas doa2 rakyat kecil sehingga azab dinegeri ini masih ditangguhkan.. salam hangat bung atiar..

    • Salah alamat bung, bukan Dari jokowi idenya, tp tni sendiri…

    • Tapi itu yg inisiatif di hutan dari pihak TNI-AD lho

  5. Kelihatannya judulnya agak berlebihan. Masa ditengah hutan bisa diakses mobil? Yang betul itu rapat dilakukan di suasana hutan di tengah kebun sawit.

    • trus anggaran yg sudah di pos kan…untuk sdm akan dialihkan kmn …ini bisa salah satu sumber hibah dgn alasan bla bla..jumlahnya besar setiap departemen…mudah2an teriak efesiensi2 tidak menjadi bumerang bg pemerintah jkw….salah satu menteri kabinet jkw ex golkar istrinya malah cukong surat untuk pelepasan hutan dan batubara…kita tunggu 1 thn jkw..kmn arah pemerintahannya

  6. Hebat

  7. Hik,hik,hik,aya aya wae (tengok kiri,kanan blm ada orang).lanjut dah.

  8. Hutan nya sudah gundul, karena ilegal logging, makanya bisa di akses.
    kenapa di hutan biar ga ada oknum TNI yg pada bekingin ilegal logging…..

  9. Mantepp neh … coba kalo mulai hari ini semua anggaran rapat di hotel sdh dihapus & berlaku utk semua departemen/pemda … yg rugi hotel … yg untung pabrik tenda & tukang sewa tenda neh

  10. Sekali-kali di hutan tidak apa-apalah.
    Saya mendukung langkah pemerintah untuk tidak membolehkan PNS mengadakan rapat di hotel bintang lima.
    Karena selama ini, bila diadakan pertemuan, pelatihan atau rapat itu yang bertempat di hotel mewah jelas sekali terjadi pembaziran dana.
    Selain itu, sering terjadi penyelewengan dana oleh pihak panitia dalam hal waktu kegiatan dan tempat penginapan peserta. Ini sering terjadi di daerah-daerah apalagi di akhir tahun, dengan tujuan untuk menghabiskan dana yang tersisa di SKPD.
    Saya berharap kebijakan Presiden ini bisa menyentuh sampai ke daerah-daerah.

  11. BAGUS JUGA TUH… EFISIENSI DARI BELANJA PEGAWAI ATAU BELANJA BARANG/ JASA UNTUK DIALIHKAN KE BELANJA MODAL..

    tapi ingat.. usaha efisiensi tidak boleh mengurangi inti kualitas pertemuan/ rapat tersebut termasuk waktu, distribusi logistik, dan sektor sektor penunjang lainnya..

    • tapi yang agak sedih lagi bagi para pejabat negara baik PNS atau TNI/ POLRI jiakalu pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan jumlah undangn hajatan.padahal banyak sekali yang punya keluarga yang banyak…, tetangga yang banyak.. kerabat yang banyak…
      .. menurutku ini kebijakan yang kurang populer… he.he.he..

      soalnya hidup ditengah tengah masyarakat majemuk…

  12. Hihihihi

  13. Pangkalan bun? solar mahal dan susah didapat. Akses jalan ke daerah jelek. Menurut saya biayanya mahal kalau rapat di hutan. Kalau mau murah, rapat di stadion olahraga, atau gedung serba guna lokal aja. Kan bisa juga pake tenda, gak perlu nginap di hotel :mrgreen:

    PS: Kalau cuma sekali untuk ngetes emergency meeting gak apa2 lah, saya maklum :mrgreen:

    • Kalau saya sih punya asumsi sendiri nih, rapat yg digelar seperti ini kayaknya merupakan protes halus.mudah2an dapat dipahami pembuat kebijakan. Ngono yo ngono tapi yo ojo ngono lah.

  14. Kalo hanya rapat ditengah kebun sawit sih biasa klo bt TNI gak ada yg spesial…malah ini bisa bt latihan Bpk Presiden agar bisa beradaptasi dng lingkungan yg di hadapi oleh para anggota TNI, kan Bpk Presiden selaku Panglima tertinggi di negara ini hrus bisa menyesuaikan diri

  15. saya tidak percaya alasannya hanya efisiensi. Ada pesan dan target khusus yang dtujukan bagi siapapun yang bisa memahami bahasa sanepo. Sebuah bahasa yang nyaris hilang dalam peradaban nusantara khususnya jawa.

  16. itu rapat sekaligus outbond jd hemat dan efisien, mau di hotel, hutan, laut, yg penting beritanya di media heboh

  17. Seharusnya DPR yg rapat ditengah hutan. Ngirit AC, ngirit mknn (klo laper tinggal berburu atau metik buah).
    Lagian klo rapat gk bakalan ketiduran krn bnyk nyamuk dan serangga.
    Klo ada anggota dpr yg ketauan korupsi langsung aja masukin ke mulut buaya atau ke sarang macan..

  18. orang hidup sangat susah mau begini salah mau begitu juga salah trus harus bagai mana trus yg jadi presiden siapa

  19. Yahhh,, klo skali2 sih boleh saja, nyari sensasi yg beda dalam rapat yg biasanya formal di hotel, atau gedung2 mewah,,,

  20. Kata kawan ane yg kerja di suatu hotel di Lampung, oknum2 PNS memang sdh keterlaluan dlm me mark up harga saat rapat di hotal, contoh nya soal kudapan. Kepada pihak hotal oknum2 PNS penyelenggara rapat biasa me mark up harga kudanan hingga 300%.

    Dasar oknum..

  21. hmm…sebagai masy. nkri entah siapapun presidentx yg pasti harus ikhlas jgn nyalahin yg ini & yg itu beri beliau sedikit waktu untuk menjadikan nkri sebagai bangsa yg besar serta d segani d dunia perubahan itu butuh waktu lama yg jelasx ap yg terjadi hari ini mungkin akan menjadi lebih baik hari esokx…santai d rumah mari kita awasi pemerintahan ini sesuai harapan masy. nkri

  22. Sepertinya….TNI AD menunjukan suatu wahana yg tak mungkin dipindahkan sementara ke perkotaan.
    sesuatu yg kepala negara wajib mengetahuinya.
    sepertinya…… 😀

    • Gk sekalian lebih heboh..TNI AD telah berhasil menangkap tarzan yg sdg berayun dipohon.
      Bpk Presiden diharapkan bs melihat agar ilmu TNI untuk bertahan hidup di hutan makin sempurna..

      Salam kenal bung Donnie
      TNI strong..

    • Maksudnya?,boleh lebih jelas (kata2 bersayap)nih..

    • Yup bener bung Donnie, ada pesan yg akan ditunjukan kepada Presiden. Sudah lama gak nongol, kemana aja bung? 😀

      • pesannya apa tuh bung jalo? awas ya, jangan bantingan lagi… 😀

        • Simpanan Club S, Bukminah, Bunker Persiapan Perang Nuklir, Bunker BBM untuk 6 bulan peperangan, dan yang paling hoax adalah markas pusat “Umbrella Corporation” 1 Km dibawah tanah.

        • Kalau blusukan pasti ada yg harus dilihat yakni realita, begitu juga dengan acara ini. Dengan ini mau menunjukan bahwa realita apa yg dilkukan TNI dalam hal ini membantu swasembada pangan.

          • Tapi kalau di tengah hutan di Pangkalan Bun rasanya bukan tentang swasembada pangan, mungkin yang lain ya, karena di situ rasanya bukan untuk tanaman pangan (padi, jagung, ketela pohon, kedelai, umbi-umbian). cmiiw. imho.

        • Emang kenapa bung bangza! Klo bantingan, emang mau dibully di warjag. Warjag beda dgn formil2 lainnya

          • nggak kok, cmn klo bantingan/realita tiap saat di koran juga sudah banyak..ciri khasnya bung jalo kan,awalnya biasanya suka indah2 dulu nanti terakhiir baru deh dikasih realitas yg pahit2, nah itu lah bantingannya hahhaha.
            no offense bung jalo.

  23. pro & kontra seperti’a selalu ada… kebijakan apapun yg d ambil pemerintah, nampak’a sangat sulit tuk memuaskan semua pihak.

  24. Innama a’malu binniat, kita tidak tahu “Hanya Tuhan Yang Tahu”

  25. Innama a’malu binniat, kita tidak tahu (Hanya Tuhan Yang Tahu)

  26. Kalo TNI AD rapatnya di hutan, nanti kalo TNI AL di atas kapal aja, dan kalo TNI AU di CN 235 kali ya….?

  27. IMHO

    Itu maksudnya TNI nyindir sekaligus pengen ngerjain Presidennya yg hobi memotong anggaran…

    “Kalo di hotel gak boleh, ya di tengah hutan aja kalo gitu. Undang Presidennya biar merasakan rapat ala TNI”

    Tp sayangnya yg dkerjain itu Pak Jokowi, ke ujung dunia jg dilayani…hehehe

    • Kalo pendapat ane lain lgi bung pemo.mengira ira kata bung doni. Mungkin, bahwa TNI AD ingin menyapekan secara langsung tolak ukur….kepada panglima tertingginya,ini lho….(langsung di tempat seharusnya…se andenya terjadi emergensi….) cepat,tepat,terukur,dan….imho

  28. hemat yoo ra popo…ning ojo gawe repot ee marang kahanan ketimbang dadi kembang e lambe !!!

  29. kita hanya melihat luarnya aja. tp mslah dalemnya hny tni dan pak jkw yg tau sbnarnya apa., positif thinking aja friends

  30. Jokowi bisa jadi sedang menguji komando perang gerilya. Jadi berikutnya mungkin rapat diatas kapal perang dan pulau2 kecil serta di pesawat angkut militer/ pesawat kepresidenan

  31. linknya bung

  32. Ini sebenarnya TNI yg undang Presiden??
    Atau Presiden yg minta di Tengah Hutan??

  33. Ini sih udah lebay namanya klo ngga mau dikatakan pencitraan…weleh, hemat sih hemat cuma ngga begitu juga kalii.. masih banyak tempat mas bro yg efisien

  34. Kesederhanaan? Yes!
    Sggh sangat mengharukan, melihat para pemimpin negeri ini yg tlh bersedia menampilkan kesederhaannya.
    Mudah2an itu akan ditampilkan juga dlm kehidupannya sehari2, shgg rakyat kecil tdk mrs segan dan minder jika bertemu dgn mrk, sbb kendati mrk org yg punya kedudukan dan kaya, tp mrk tdk menampik jika diberi suguhan makanan sederhana.
    Sy yakin jika pemimpin ri bisa terus menampilkan kesederhanaanya, mk suatu saat nanti negara lain akan menirunya.
    Jayalah negeriku!

  35. DIA PRESIDEN BUKAN DEWA SOMPRET > INI BUKAN TOPIX DOT COM SOMPRET

  36. Menurut saya sebaiknya tidak menyinggung ke politik praktis, nanti malah tidak kondusif. cmiiw.imho.

  37. Biar gak disadap tuh… bukan pencitraan… klo dihotel2 pasang alat gampang.. klo dihutan musti gmn hayo..??

  38. lebay klen smua. kog gk sekalian di gorong2 aja klen rapat ny biar lebih merakyat. huffft.. -_-

  39. yang mau rapat di hutan siapa?? jelas² pak gatot yang mau rapat diadakan di hutan.

  40. Weh, payung kyai mendung warisan demak msih ada tho ? Kok dipake pak Jokowi ? Khan mestinya di keraton Jogja ?

  41. apa kalian ndak ngerti….di situ ada yang ghoib ghoib….!!! itu pak jkw lagi ngecek…

  42. ” tenang bung, …
    Hutan di kalimantan aman,bukan jenis hutan belantara kok .

    Mantaaap presiden. Lanjutkan …..!!

 Leave a Reply