Agu 082016
 

Sebuah dokumen rahasia negara akhirnya dibeberkan ke publik oleh Pemerintah Amerika Serikat. Dokumen yang diberi nama the plybook tersebut menjelaskan standar operasional pemerintah saat memilih target yang akan digempur pesawat tanpa awak (drone) di luar zona perang. Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana peran seorang Presiden AS dalam operasi drone.

Dokumen 18 halaman ini dirilis oleh Serikat Kebebasan Sipil Amerika (ACLU). Dalam dokumen tersebut tertulis, rencana serangan terhadap target teroris di luar zona perang, yakni meliputi Pakistan, Libya, Somalia dan Yaman, harus melalui persetujuan atau tanda tangan Presiden Barack Obama.

Keputusan untuk melakukan serangan dengan menggunakan drone disetujui juika dipastikan tidak ada warga sipil yang akan terbunuh.

Antara tahun 2009 hingga 2015 tercatat 473 warga sipil tewas akibat serangan drone yang dilancarkan oleh Pemerintahan Obama. Namun, Pemerintah AS mengklaim hanya 64 hingga 116 warga sipil yang tewas dalam serangan tersebut. AS juga mengklaim telah menewasakan 2.581 teroris.

 Posted by on Agustus 8, 2016

  15 Responses to “Ini Dia Dokumen Rahasia Serangan Drone AS”

  1.  

    Yupp 1

  2.  

    Memang sudah d takdir kan berpasang2an ada damai adaperang tdk akan bisa d hindari begitu juga ada baik ada jahat….(damai hanya ada di surga)

  3.  

    coba ya perangnya gak pake senjata cuman adu mulut aja gituh, pasti rame yeekan ??

  4.  

    nyimak

  5.  

    Google Hapus Palestina dari Google Maps dan Diganti Israel

    – Forum Jurnalis Palestina mengecam Google yang menghapus Palestina dari petanya. Wilayah Palestina di Google Maps diganti dengan nama Israel.Dalam pernyataan yang dirilis kemarin, Rabu (3/8), forum mengatakan keputusan Google itu adalah bagian dari skema Israel. Nama Palestina dihapus pada 25 Juli. “Keputusan Google menghapus Palestina dari peta adalah bagian dari skema Israel untuk menjadi negara terlegitimasi bagi generasi masa depannya dan menghapus Palestina,” katanya, dikutip Middle East Monitor. Lebih lanjut, Forum mengatakan, langkah itu didesain untuk memalsukan sejarah, geografi, danhak rakyat Palestina atas tanah mereka. Hal ini kontras dengan norma dan konvensi internasionalmana pun.Forum mendesak Google untuk segera mengembalikan Palestina seperti sedia kala. Pasalnya, Google telah gagal mengutak-atik sejarah Palestina dan Arab di mata dunia. Kini tidak ada Palestina di Google Maps. Saat kata kunci Palestine diketik, Google Maps mengarahkan pada Yerusalem dan Gaza.(*)

  6.  

    setuju….

    Jangan bicara lagi tentang perang
    Yang hanya menghadirkan kepedihan
    Lebih baik bicara tentang cinta
    Wujudkan perdamaian di dunia

    Biarkan mereka mabuk kemenangan
    Dengan dalih perdamaian
    Pamer kekuatan

    Marilah bersama kita nyanyikan
    Lagu tentang cinta
    Yang tlah lagu sirna ditelan bising
    Bunyi letup senjata

    https://www.youtube.com/watch?v=_j4wMM17Ky0

  7.  

    Bung carin lg jth cinta yaaa

  8.  

    Sekarang semua pesawat tanpa awak di sebut DRONE ,, tidak lagi UCAV dan UAV
    mana ya senior koplok yg sotoy bin bogak
    Satrio yayan ps dll
    Waktu juga yg jawab ketolxlan ente

  9.  

    PELANGGAR HAM TERBERAT DI DUNIA AKHERAT……….!!!!!

  10.  

    Pasti kelakuannya jualan HAM atau engga teroris padahal isinya penyadapan,memetakan,terus mengacaukan. Tujuannya sih nyari keuntungan
    tau nya sendirinya ngelanggar HAM, bilang sana sini langgar HAM poin nya embargo di jatuhkan, giliran sendirinya adem2 aja tuh. Ya lagi2 kepentingan