Jul 222016
 

Dari 12 orang kandidat yang maju dalam bursa pemilihan sekertaris jenderal PBB, akhirnya mengerucut menjadi dua nama. Mantan Presiden Slovania, Danilo Turk dan Mantan Perdana Menteri Portugal, Antonio Guterres mendapatkan dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB dalam pemungutan suara awal, Kamis (21/7/2016).

Kedua kandidat dinilai sama-sama layak untuk menjabat sebagai sekjen PBB. Di PBB, Guterres menjabat sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk urusan pengungsi. Jabatan tersebut berakhir pada Desember 2015.

Selama masa jabatannya, PBB berhasil menangani pengungsi terbesar dan krisis migran sejak Perang Dunia II.
Sedangkan mantan Presiden Slovenia periode 2007 sampai 2012, Danilo Turk, pernah menjabat sebagai wakil sekertaris jenderal PBB Kofi Anan yang mengurusi bidang politik. dia juga merupakan duta besar pertama Slovenia di PBB.

Pemilihan sekertaris jenderal PBB kemungkinan akan dilakukan dalam beberapa kali putaran. Meskipun sudah mengerucut pada dua nama, namun lebih dari 50 negara anggota PBB meminta agar jabatan sekertaris jenderal bisa diisi oleh oleh seorang perempuan.

 Posted by on Juli 22, 2016

  18 Responses to “Ini Dia Dua Calon Sekjen PBB yang Baru”

  1.  

    ouh

    •  

      Sby mana?,,sby mana?,,sby?,,

      •  

        SBY punya kemampuan jadi sekjen PBB.
        Tapi orang Indonesia cukup sulit untuk dicalonkan. Dulu pun Ali Alatas banyak negara berkembang yang mendorongnya untuk jadi calon Sekjen, tapi sulit karena USA dkk mengkait-kaitkannya dengan HAM HEM HOM HAM di Indonesia.
        Lagi pula Sekjen yg sekarang si Bang Kimun kan orang Asia. Maka sekarang giliran dari benua yang lain.

  2.  

    turk..? turki yah..

  3.  

    gk muncul koment aku

  4.  

    Berharap pak SBY masuk kandidat

  5.  

    Pak SBY paling cocok jadi sekjen PBB. Lihat saja orangnya gagah, ganteng, santun. Dan yg paling penting punya prinsip Zero Enemy.
    Tp kira2 sanggup gak y sm tekanan pemegang hak veto? Nah lho…..

  6.  

    harus ada buktinya bung jika erdogan memberangus lawan politiknya, toh oposisi Turki berdiri bersama dgn oemerintah mengutuk aksi kudeta.
    http://aa.com.tr/en/todays-headlines/turkish-opposition-leader-condemns-failed-coup/614793
    kalo soal parallel state itu bukan lawan politik tapi musuh negara.

  7.  

    siapapun nanti yang jadi, harus dapat persetujuan dulu dari zionis Israel.