Ini Pandangan Kebijakan TNI Angkatan Udara Kedepan

“We all are Indonesian Air Force”. (instagram/@puspentni)

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah pertama-tama, dan tahap utamanya adalah membangun jiwa. Mencermati hal tersebut, jiwa prajurit penjaga dirgantara bukan hanya pintar tapi harus dilandasi dengan jiwa ksatria, militan, loyal dan professional, yang dirangkum sebagai jiwa Airmanship.

Hal tersebut dikatakan Kasau saat memberikan penyampaian pandangan tentang Pembangunan dan Kebijakan TNI Angkatan Udara ke depan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara, Selasa (25/4).

“Dilandasi Jiwa Ksatria, Militan, Loyal dan Professional, TNI Angkatan Udara Bersama Rakyat Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tegas Marsekal Hadi.

Marsekal Hadi menjelaskan bahwa saat ini wilayah udara menjadi bagian yang menentukan bagi kedaulatan suatu negara, kepentingan nasional, dan kelangsungan hidup suatu bangsa. Menurutnya, pada pembangunan Renstra 2015—2019 akan ada penambahan beberapa Alutsista diantaranya 8 pesawat pengganti F5, 4 pesawat angkut berat, 4 pesawat multi purpose, 2 pesawat jet multirole, 2 pesawat AE W&C, serta penambahan beberapa radar.

Bercermin dari hal tersebut, TNI Angkatan Udara perlu ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan mencanangkan tol udara, sehingga penetapan satu harga di seluruh Indonesia bisa terwujud. Itulah makna TNI Angkatan Udara bersama rakyat yang kehadirannya bisa dirasakan secara langsung, baik dalam aspek pertahanan maupun pembangunan untuk kesejahteraan bangsa.

Selain itu, TNI Angkatan Udara juga terus mendukung kebijakan nawacita yaitu mengenai kebijakan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk itu, Kasau berharap PPAU selaku senior dan sesepuh TNI Angkatan Udara terus memberikan dukungan dan saran untuk kemajuan TNI Angkatan Udara di masa mendatang karena sejatinya jiwa seorang tentara dan penjaga dirgantara akan selalu ada dalam setiap sanubari insan dirgantara.

Sumber: tni-au.mil.id

Tinggalkan komentar