Rudal Penghancur Tank TNI AD

176
311

Anti Tank Guided Missile (ATGM), jakartagreater.com

Liputan6.com, Madiun – TNI Angkatan Darat akhirnya memiliki peluru kendali penghancur tank dan kendaraan tempur lapis baja yang disebut Anti Tank Guided Missile (ATGM). Keberadaan alat ini untuk melengkapi modernisasi Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) RI.

Salah satu jenis ATGM yang sedang dipesan TNI AD adalah Next Generation Light Antitank Weapon (NLAW) buatan perusahaan Swedia bekerja sama dengan Inggris, SAAB Bofors Dynamics.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com dari Kesatuan Paldam V Brawijaya, Rabu (20/8/2014), ATGM ini dipilih karena praktis dan ringan, cocok untuk postur prajurit Asia khususnya Indonesia. ATGM NLAW cukup dioperasikan seorang prajurit untuk menghancurkan berbagai jenis tank tempur utama modern, dengan sekali tembak.

Dengan bobot 12,5 kg, ATGM NLAW memiliki kemampuan memprediksi garis pandang, menyeleksi mode serangan, serangan atas atau serangan langsung.

Tapi alat ini memiliki kelemahan. Yakni jarak tembaknya pendek, antara 20 hingga 600 meter. Tapi hal ini tak dianggap masalah jika dikaitkan dengan kondisi geografis Indonesia yang relatif banyak menyediakan tempat perlindungan seperti bukit, gunung maupun hutan dan rawa.

ATGM lebih menekankan kepada aspek mobilitas operatornya. ATGM ini juga dianggap cocok untuk perang kota, di mana NLAW bisa diluncurkan dari ruang-ruang tersembunyi dan sempit.

Ukuran ATGM bervariasi. Mulai dari senjata yang ditembakkan dari bahu yang bisa dibawa satu prajurit, senjata yang lebih besar yang harus ditembakkan menggunakan tripod, sampai yang terpasang dan ditembakkan dari kendaraan dan pesawat udara.

Dengan diperkenalkannya ATGM lebih kecil, yang mampu membawa hulu ledak besar pada medan perang modern, membuat infanteri memiliki kemampuan menghancurkan tank tempur utama yang kuat dari jarak sangat jauh, dan biasanya pada tembakan pertama.

Sebelum ada ATGM, senjata-senjata infanteri TNI AD seperti senapan anti-tank, roket anti-tank, dan ranjau darat magnetik, memiliki daya tembus baja yang lemah sehingga mengharuskan seorang prajurit berada di dekat target.(Sunariyah/news.liputan6.com)

176 KOMENTAR

  1. Siap komandan,,maafkan kami bila lancang.Allah menciptakan makhluknya termasuk manusia dgn berbagai rupa dan pemikiran,jangankan 1-negara,1-keluarga aja pasti memiliki perbedaan pendapat.tpi alangkah indahnya bila perbedaan ini d gunakan utk saling melengkapi bukan utk saling menjatuhkan.ingat kualitas seseorang d nilai dri ucapannya.ilmu d sertai iman akan menjadikan manusia cerdas nan bijaksana,tpi ilmu tanpa iman akan menjadikan manusia cerdas nan licik.sekali lagi maaf lancang,mungkin d karenakan pendidikan sya yg rendah.tpi 1-hal positif adu argumen d atas ialah : mereka sama2 mengharapkan yg terbaik untuk negri ini, I like that ,, wasallam ,,jayalah negri q Indonesia ,,

  2. Setiap alutsista pasti punya fungsi yang berbeda-beda, saling dukung dan saling melengkapi. Tidak ada alutsista yang percuma, semua tergantung strategi yang dimainkan. Mohon dicermati oleh warjager bahwa jumlah yang sebenarnya tidak selalu sama dengan rilis resmi. Kalau saya sih rilis resminya saya tambahi 0 (10=100). Jadi kalau rilis leopard 124 maka saya anggap 1240 😀 maaf numpang oot.

  3. Bung setia NKRI@ mohon maaf argument sya bukan brmakmsud utk mendikte anda,tpi sya tujukan utk warga yg coment panas d atas.smoga sbagai warga negara yg baik kita bisa bertukar pikiran,berbagi ilmu namun ttp sling menghargai,mohon maaf to all warjager bila sya lancang.wasallam ..

    • ha…..ha….geli saya baca komen anda, anda mau gerah kek, bergairah kek, ejakulasi kek……………..sama sekali tidak pengaruh. Melektech itu hanya nick name, sama sekali tidak mempengaruhi saya.

      silahkan hina saya semampu sampeyan.

      saya juga ngak butuh pujian, buat apa, ngak ada hasilnya dan reward nya

      itulah forum ini, satu orang bisa 1.000 nick name, konsepnya sama dengan TOPIX, makanya saya sangat santai

      JakartaGreater sudah sangat berubah, jauh dibanding dulu yang bisa dinikmati, sekarang……………….

      “Ultimate Fighting Championship”

      tenang saja bung, nanti kalau ada komen/artikel yang “menyedihkan”, saya janji habisi secepat cepatnya dan sesingkat singkatnya.

      Surabaya, 21 Agustus 2014
      Atas nick name sendiri

      TTD
      —————————–
      Melektech

      Salam lepet bung Satroloyo