Sep 062017
 

Ri Chun Hee saat tampil di televisi (sicnoticias.sapo.pt / Kim Hong-Ji)

Setiap negara memiliki stasiun televisi berita dengan siaran lingkup nasional maupun internasional. Berbagai berita penting, menarik dan terbaru, mereka hadirkan untuk memberikan informasi bagi pemirsa. Informasi itu bisa menjadi sekedar informasi, atau bisa juga menjadi sistem menilai yang membuat orang bertindak setelah mendapatkan informasi tersebut. Artinya, informasi yang dia sampaikan, dinilai sangat penting.

Akhir-akhir ini, ada satu presenter berita yang sangat terkenal dan “terfavorit” di dunia. Ketika dia muncul, orang dari berbagai belahan dunia, melihatnya, mendengarkan dia berbicara, atau minimal melihat foto, grafik atau video yang akan ditampilkan

Ya dia adalah Ri Chun Hee, pembaca berita televisi Korea Utara. Ri Chun Hee dikenal dengan baju warnya pink-nya, yang sering digunakan saat bersiaran.

Semakin hari, Ri Chun Hee, semakin terkenal. Ketika ada wajah Ri Chun Hee, di televisi, atau multimedia, orang pasti berpikir : Wah ada berita penting nih”.

Benar saja, semakin hari berita yang ia bacakan semakin penting. Apalagi ketika Ri Chun Hee, membacakan berita bahwa Korea Utara, berhasil mengujicoba bom hidrogen. Bukan hanya masyarakat internasional yang geger, para pemimpin dunia dibuatnya kalang kabut. Mereka saling telepon, kontak komandan militer dan gelar pertermuan dengan pemimpin negara lain.

“Rudal Korea Utara sukses terbang melintasai angkasa Jepang”, ujar Ri Chun Hee. Orang Jepang panik.

“Komando Strategis Korea Utara menyiapkan skenario serangan rudal ke Guam”, ujar Ri. Orang Amerika Serikat Panik.

“Korea Utara sukses menguji coba bom hiodrogen yang lebih dahsyat dari nuklir”, ucap Ri. Semua orang panik.

Para presiden dan pejabat tinggi di berbagai negara menggelar keterangan pers atau tampil di televisi, bereaksi atau mengecam uji coba bom hidrogen Korea Utara. Stasiun televisi, media online dan radio, menyiarkan konferensi pers para pejabat tersebut, tak lama setelah Ri Chun Hee muncul di televisi.

Ri Chun Hee yang berusia 74 tahun, kini digambarkan sebagai “suara Korea Utara”. Selama lebih dari 40 tahun dia menjadi pembaca berita paling terkenal di outlet berita satu-satunya di Korea Utara, Korean Central Television (KCTV). Tampilannya dengan gaun formal tradisional Korea berwarna pink muda, membuatya digelari “wanita pink”.

Ri Chun Hee (dibaca Lee Chun Hee), lahir 8 Juli tahun 1943 di Kota Tongchon, Gangwon, Korea.

Banyak orang masih menunggu kehadiran Ri Chun Hee di layar kaca. Begitu dia muncul, orang akan menyimak : “Apalagi yang akan diinformasikan Ri Chun Hee.

  17 Responses to “Ini Pembaca Berita Paling “Favorit” di Dunia”

  1. OoT:

    @Diego
    Tolong bahas profil lengkap Direktur Utama PTDI yang baru dong bung, warjag mau kenalan sama beliau.
    https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/09/06/090906393/turki-tertarik-kerja-sama-pasarkan-n219-ke-afrika

  2. Apakah benda yg meluncur diatas wilayah indonesia rudal ICBM korut ???…..

    http://hargo.co.id/berita/benda-asing-melintasi-udara-gorontalo-roket.html

  3. Kalo di sini sih tidak ada yang seperti itu karena belum tua pun akan diganti penyiar lain yang baru yang lebih seger (yang gajinya lebih rendah).

  4. wah pink… jadi inget TVRI jaman dulu…. nuansa warna hitam putih

  5. waw..jd inget tvri .acara dunia dalam berita…jamanya tv masih hitam putih..listriknya masih pake aki..selalu setia nunguin berita dalam dunia..begitu kira kira yg terjadi pada rakyat korut..

  6. orisinil ini tanpa bahan tambahan dempulan plastik

    namun tetap masih lebih segar mbak2 pembaca berita disini apalagi di jawa timur yg pembaca berita nya pojok kampung pas ngomong empal brewok,kunci gombyok, hohohihe

    brrrrrrrrrrrrrrr

  7. saya kira osin hihihi

 Leave a Reply