Apr 202017
 

KRI Dewaruci tertambat di Dermaga Ujung Surabaya. Kapal ini sempat dipakai untuk film Hollywood, Anna and the King (all photo: Ari JKGR)

Saat ini, KRI Dewa Ruci tengah melaksanakan pelayaran dalam rangka Lattek Navigasi Astronomi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat II Korps Pelaut Angkatan 64 Tahun 2017. Kapal latih TNI Angkatan Laut tersebut melaksanakan pelayaran dengan rute Surabaya–Lampung–Surabaya.

Pada hari Kamis (20/4) ini, KRI Dewa Ruci melintasi Selat Sunda dalam perjalanan menuju Lampung. Terdapat tradisi yang turun temurun dilaksanakan KRI Dewa Ruci ketika melintas di selat antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera tersebut.

(koarmatim.tnial.mil.id)

Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi beserta ABK KRI dan seluruh Satlak Lattek Navigasi Astronomi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat II Korps Pelaut Angkatan 64 Tahun 2017 melaksanakan upacara tabur bunga untuk menghormati arwah Komandan KRI Dewa Ruci yang pertama, yaitu August Friederich Hermann Rosenow.

Tradisi ini selalu dilaksanakan oleh seluruh prajurit KRI Dewa Ruci sebagai penghormatan, karena atas permintaan beliau agar abu jasadnya di tabur di Selat Sunda.

Dispen Koarmatim

https://twitter.com/suparjorohman

  20 Responses to “Ini Tradisi KRI Dewa Ruci Saat Melintasi Selat Sunda”

  1. Miaw max

  2. Kpl induk amrik cukup di kawal kri dewaruci..

  3. Bima suci ..siap

  4. Baru tau ada tradisi bgn, komandan pertama kok orang asing dr kebangsaan mana ya?gak ada penjelasan lengkap diartikel diatas.

  5. Test

  6. Test

  7. A.F.H. Rosenow, seorang Jerman yg menjadi bapak AAL dan menjadi komandan pertama KRI Dewa Ruci
    beliau yg mengusulkan pembelian kapal latih ini ke Jerman, sebuah negeri yg ndak tau Indonesia itu dimana. Rosenow pula yg mengawasi pembuatan kapal ini d galangan S&S d jerman, dimana kapal ini hanya d buat 3 unit untuk Indonesia, Yugoslavia dan India.
    Dari ketiga kapal ini hanya Dewa Ruci yg bertahan mengabdi hingga 60 tahun, kedua kapal lain karam dan menjadi musium.
    A.F.H. Rosenow adalah orang istimewa d ALRI, karena beliau diperbolehkan berdinas tanpa batasan pensiun hanya hingga beliau sudah tidak mampu lg. Sebuah tradisi yg dilakukan beliau saat Dewa Ruci akan berlayar adalah melukai jarinya lalu membuat tanda silang d tiang utama dengan darahnya.
    sebelum wafat beliau berpesan agar abu jenazahnya d larung d selat sunda dan apabila dewa ruci melintas disana agar membunyikan gauk sebanyak 3 x dan menuangkan sampanye ke laut

  8. Hihi saya punya foto fotonya min ..si dewaruci lg nyandar di dermaga c pelabuhan panjang lampung kebetulan saya kerja d sini trs ad KRI pulau romang juga..td pas nanya nannya acara nya sampe hari minggu d sini

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)