Inilah akibat Memangkas Anggaran Pertahanan

50
95
Bomber Tu-95 Bear yang bisa mengangkut rudal nuklir mendekati wilayah udara Inggris dicegat oleh Typhoon RAF (photo: CNN)
Bomber Tu-95 Bear yang bisa mengangkut rudal nuklir mendekati wilayah udara Inggris dicegat oleh Typhoon RAF (photo: CNN)

London – Nasib Inggris tergantung pada belas kasihan Rusia, karena manuver yang dilakukan pesawat-pesawat Rusia telah memperlihatkan dominasi negara itu atas pertahanan Inggris.

“Mereka (pesawat Rusia) terbang di kawasan ini untuk memeriksa pertahanan udara kita. Mereka mungkin telah mempelajari bahwa kita tidak setajam dulu,” kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon.

Dikutip dari laman Daily Mail, Jumat 20 Februari 2015, setidaknya ada 17 insiden sejak akhir 2014, di mana pesawat militer, kapal, dan kapal selam Rusia melakukan perjalanan dekat dengan wilayah Inggris.

Beberapa petinggi militer Inggris juga mengeluarkan peringatan, setelah beberapa jet Inggris mencegat dua pesawat pembom Rusia yang mampu mengangkut rudal-rudal nuklir.

Mereka menyebut, Inggris tidak dapat mengatasi serangan Rusia, karena pertahanan udara Inggris akan dengan mudah dihancurkan oleh pesawat-pesawat temur Rusia.

Tapi kekhawatiran itu ditepis oleh Perdana Menteri Inggris David Cameron. Dia menyebut, pencegatan itu justru memperlihatkan bahwa Inggris memiliki pesawat jet tercepat, pilot, dan sistem untuk melindungi negara.

Pernyataan Cameron itu segera dicemooh oleh mantan petinggi angkatan udara, yang mengatakan jumlah skuadron tempur Inggris berkurang banyak sejak berakhirnya Perang Dingin.

Saat ini, hanya tersisa tujuh skuadron dari sebelumnya 26 skuadron, sebagai akibat dari pemotongan anggaran angkatan udara oleh pemerintah. Sejak 2010, jumlah tentara dipangkas sebanyak 30 ribu personel.

Kapal, pesawat, dan tank juga dipangkas dalam upaya penghematan, membuat Kementerian Pertahanan Inggris kekurangan dana sebesar £40 miliar, atau hampir Rp800 triliun untuk belanja peralatan tempur.

“Typhoon adalah pesawat yang sangat baik, tetapi dengan jumlah yang sedikit, mereka akan dapat diatasi,” kata Marsekal Udara (Purn) Andrew Lambert, yang memimpin pasukan aliansi di Irak pada 1999. (viva.co.id).

50 KOMENTAR

    • Sengaja, Om rusia dah tahu klo ada Neg Eropa mau nawarin Typhoon second ke indonesia.
      Skr kan jadi nggak jadi, Krn semua pswt tsb di butuhin sma negara eropa tsb, yg sblmnya cma di Hanggar doank.
      Kan jadinya Spya Mulus Jualan Barang2 Rusia ke sini.

  1. bohoong… inggris sudah menumpuk senjata di beberapa pulau, inggris juga bohong hanya punya 7 skuadron tempur, ini pembohongan.
    inggris super power k dua dari AS dengan menumpuk senjata dibeberapa pulau.
    semoga kerjasama pracis-jerman berjalan sesuai rencana disusul jepang segera membrontak AS

  2. Belas kasihan?

    Kayaknya terlalu lebay..

    British punya nuklir, bisa ditembakkan lewat KS juga..

    Russia tentu perlu pikir – pikir dulu sebelum menyerang Inggris. Mungkin Inggris bisa di bombardir lewat pesawat tempur, bomber, KS maupun ICBM. Tapi, Inggris meskipun sendirianpun pun, bisa membalas.

  3. Knapa bombernya patroli gak pake fighter escort ya?
    Di tempel SU35 gitu ..

    Pasti kejadiannya beda

    Typon : misi pak kalian ngapain lwat sini

    Sukro : napa nanya2 ? Kepo loe?

    Bear : jgn galak2 kro

    Typon : kalian mau kemana ?

    Sukro : mau jalan bentar ,
    ini bear perlu olahraga biar ga asan urat
    knapa bro

    Typon : ow ya ud, ati2 dijalan ya

  4. – Dari analisis saya, sepertinya Rusia hanya menggertak dan menganilisa kemampuan angkatan udara inggris dimana mereka secara tidak langsung menunjukan kekuatan mereka terhadap anggota NATO(Inggris) yang mana serpertinya masih berkaitan dengan kasus campur tangan anggota NATO yang dipelopori Amerika, Inggris, dan Perancis, saat kasus Crimea berlangsung beberapa waktu yang lalu. Dimana campur tangan anggota NATO yang di pelopori dari ketiga negara tersebut telah melanggar memorandum tahun 1994 yang kurang-lebih berisi(Secara hukum, Crimea adalah bagian dari Ukraina, sebagaim,mana dalam memorandum yang ditandatangani juga oleh AS, Inggris dan Perancis pada tahun 1994
    Dalam memorandum itu disebutkan, Crimea adalah sebuah republik OTONOM di Ukraina, dan memiliki hak melakukan pemilihan. Dan Crimea sendiri telah memilih dengan melaksanakan Referendum (17/3 2014) dan hasilnya suara lebih banyak yang ingin bergabung ke Rusia. JADI SIKAP AMERIKA DENGAN TIDAK MENGAKUI REFERENDUM ARTINYA AMERIKA MENJILAT LUDAH SENDIRI, karena Amerika termasuk yang menanda tangani referendum Crimea 1994.

    Atas sikap para anggota NATO tersebut Rusia secara tegas menolak campur tangan pihak barat terhadap kasus crimea yang sejatinya telah tertuang dalam memorandum tetsebut.

    – Dan menilik dari point “jumlah skuadron tempur Inggris berkurang banyak sejak berakhirnya Perang Dingin” maka hampir mirip dengan Indonesia, dimana dulu kita manjadi macan asia, namun sekarang telah menjadi macan kehilangan taringnya(fakta). Penurunan tersebut mungkin di karenakan karena imbas kebijakan pemerintah setelah Priseden Soekarno digantikan. Indonesia masih jauh tertinggal dalam segi pertahan militer mencangkup daerah terluar wilayah indonesia. Masih banyak gap kosong untuk di masuki pihak asing, yang akan mengintervensi Indonesia. Namun kemandirian dan kerjasama militer yang cukup pesat belakangan ini semoga menjadi titik acuan untuk negara Indonesia bangkit kembali, seperti yang dulu lagi.

  5. Inggris negeri mini, Klu dia benar2 perang nuklir lawan Rusia, mk akan habis justru sblm bom nuklirnya habis.
    Karenanya, dia itu lbh suka perang proksi, adu domba, dan keroyokan, ciri khas NATO. Jadi sampai kapanpun dia gak bakal berani perang lawan Rusia, dia akan cari2 alasan utk tdk meladeni Rusia.
    Kena batunya luh. Hehehe!
    Sdh sana, urusin kep Malvinas saja, siap2 lawan Argentina yg skrg lagi mmbangun kapur Malvinas.
    Jayalah Indonesiaku!

  6. ingris tetaplah ingris, rusia sampai menganggab remeh inggris , maka kekalahan tlah menantimu .inggris dah kenyang pertempuran jadi jangan sekali kali meremehkan lawan yg di kira lemah ternyata sangat kuat. inagatlah mr putin jangan salah melangkahkan bedak caturmu. Jadi keingat taktik TNI jadinya. Wkwkwkwk